Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU IPA KABUPATEN MANOKWARI PAPUA BARAT Sri Wahyu Widyaningsih; Irfan Yusuf; Insar Damopolii
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol. 3, No. 2: Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.333 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v0i0.1155

Abstract

Abstrak: Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan kegiatan penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru di kelas. Artikel ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh tim PKM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua. PKM ini bertujuan untuk melatih kemampuan menyusun PTK bagi guru IPA yang ada di Kabupaten Manokwari Papua Barat. Pelatihan diberikan kepada guru-guru IPA yang ada di Kabupaten Manokwari yang dihadiri oleh 35 orang guru IPA dari 17 sekolah SMP yang ada. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan ini yaitu metode ceramah, diskusi, demonnstrasi dan latihan penyusunan perangkat dan pelaksanaan PTK.  Instrumen yang digunakan yaitu angket respon yang diisi oleh peserta pelatihan untuk mengetahui tanggapan mereka tentang PTK dan pelaksanaan kegiatan pelatihan PTK. Teknik analisis data menggunakan pemodelan Rasch. Hasil analisis diperoleh nilai person measure +0,11 lebih besar dari 0,00 logit yang menunjukkan bahwa peserta pelatihan setuju terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan PTK. Berdasarkan hasil penelusuran pernyataan angket, sebagian besar guru belum pernah melaksanakan PTK sebelumnya sehingga pemahaman mereka tentang PTK masih perlu untuk terus dikembangkan. Kegiatan pelatihan PTK sangat membantu guru-guru IPA di Kabupaten Manokwari dalam menyusun perangkat, melaksanakan, mengevaluasi, dan melaporkan hasil PTK.Kata Kunci: Pelatihan; Penelitian Tindakan Kelas; Respon.Abstract: Classroom Action Research (CAR) is an action research activity carried out by the teacher in the class. This article was the result of Community Service activities conducted by a team of lecturers from the Teacher Training and Education Faculty, Universitas Papua. This activity aims to train the ability to develop CAR for science teachers in Manokwari District, West Papua. The training was given to the existing science teachers in Manokwari District, which was attended by 35 natural science teachers from 17 existing junior high schools. The method used in the implementation of this training was the method of lecture, discussion, demonstration and training in the preparation of tools and implementation of CAR. The instruments used were response questionnaires filled out by training participants to find out their responses about CAR and the implementation of CAR training activities. The data analysis technique uses Rasch modeling. The results of the analysis obtained a person measure value of +0.11 greater than 0.00 logit which indicates that the training participants agreed to the implementation of CAR training activities. Based on the search results of the questionnaire statement, most teachers have never implemented CAR before so their understanding of CAR still needs to be developed. CAR training activities are very helpful for science teachers in Manokwari Regency in compiling devices, implementing, evaluating, and reporting on CAR results. Keywords: Training; Classroom Action Research; Response.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM): E-learning dan Media Laboratorium Virtual sebagai Solusi Pembelajaran Inovatif di Sekolah Sri Wahyu Widyaningsih; Irfan Yusuf; Riana Murianty
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v2i2.2405

Abstract

Pada umumnya permasalahan yang dihadapi oleh berbagai sekolah khususnya di Provinsi Papua Barat, Indonesia yaitu rendahnya keterampilan dan kemampuan literasi informasi oleh peserta didik. Sebagian besar sekolah belum dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang pelaksanaan percobaan. Salah satu solusi yang dilakukan melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu menyediakan e-learning yang terdiri dari media laboratorium virtual untuk memudahkan peserta didik memahami pelajaran. Target utama PKM ini yaitu efektifnya proses pembelajaran dan timbulnya motivasi serta kemampuan guru-guru dalam memanfaatkan media e-learning sebagai salah satu solusi belajar efektif bagi peserta didik. Mitra sasaran yaitu SMA Santo Paulus Manokwari. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM ini yaitu berupa pengembangan media e-learning untuk digunakan di sekolah serta pendampingan dan pembimbingan penggunaannya kepada peserta didik dan guru-guru. Pada bagian akhir pelaksanaan kegiatan, dilakukan evaluasi melalui wawancara dan pembagian instrumen penilaian respon berupa angket kepada peserta didik dan guru-guru untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap kegiatan PKM yang dilakukan mengenai penggunaan e-learning dan laboratorium virtual. Teknik analisis yang digunakan yaitu pemodelan Rasch dengan menggunakan program aplikasi Winstep. Hasil analisis Rasch untuk setiap pengukuran respon peserta didik dan guru-guru yaitu diperoleh nilai person measure masing-masing +1,30 dan +2,09 atau lebih besar dari 0,00 logit yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik dan guru-guru setuju dan antusias. Guru-guru memberikan respon dapat menerapkan e-learning dalam pembelajaran. Begitu pula dengan peserta didik, mereka dapat belajar melalui e-learning meskipun masih perlu dilakukan pendampingan secara berkelanjutan. In general, the problems faced by various schools, especially in West Papua Province, Indonesia, are the low skills and abilities of information literacy by students. Most schools are not yet equipped with adequate facilities and infrastructure to support the implementation of experiments. One of the solutions is through the Community Partnership Program (CPP), which is to provide e-learning consisting of virtual laboratory media to make it easier for students to understand lessons. The main target of this CPP is the effectiveness of the learning process and the emergence of motivation and the ability of teachers to use e-learning media as an effective learning solution for students. The target partner is SMA Santo Paulus Manokwari. The method used in implementing this CPP is in the form of developing e-learning media for use in schools as well as mentoring and guiding its use for students and teachers. At the end of the activity implementation, an evaluation was carried out through interviews and distribution of response assessment instruments in the form of questionnaires to students and teachers to find out their responses to CPP activities carried out regarding the use of e-learning and virtual laboratories. The analysis technique used is Rasch modelling using the Winstep application program. The results of the Rasch analysis for each measurement of the response of students and teachers, namely the person measure values obtained respectively +1.30 and +2.09 or greater than 0.00 logit, which shows that most students and teachers agree, and enthusiastic. The teachers gave a response to be able to apply e-learning in learning. Likewise, with students, they can learn through e-learning even though there is still a need for ongoing assistance.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik di SMK Negeri 02 Manokwari Rismawati Rismawati; Iriwi L.S. Sinon; Irfan Yusuf; Sri Wahyu Widyaningsih
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2017): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v8i1.267

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah rendahnya Keterampilan Proses Sains(KPS) peserta didik untuk mata pelajaran fisika di SMK Negeri 02 Manokwari. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing (GuidedInquiry) terhadap Keterampilan Proses Sains peserta didik. Penelitian ini merupakanpenelitian kuasi eksperimen yang menggunakan The Matching Only Posttest Control GroupDesign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMK Negeri 02 Manokwariyang terdaftar sebagai peserta didik pada tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 13kelas.Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X Otomotif A dan Otomotif B yangditentukan dengan teknik purposive sampling dengan proses pengambilan sampelnyaberdasarkan kriteria tertentu. Kelas otomotif A merupakan kelas eksperimen yang diajarmenggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing sedangkan kelas Otomotif Bmerupakan kelas kontrol yang diajar menggunakan model pembelajarankonvensional.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakantes dan lembar observasi. Dari hasil analisis data diperoleh rata-rata persentase keterampilanproses sains kelas eksperimen sebesar 69,34% sedangkan kelas kontrol 43,83%. Hasilpengujian hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai signifikansi 0,236. Berdasarkan hasilpengujian hipotesis tersebut makadapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yangsignifikan antara peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiriterbimbing dibandingkan peserta didik yang diajar menggunakan model konvensional.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HOTS, MOTIVASI DAN MINAT PESERTA DIDIK Nurul Komariah; Mujasam M.; Irfan Yusuf; Sri Wahyu Widyaningsih
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 1 No 2 (2019): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.582 KB) | DOI: 10.31540/sjpif.v1i2.788

Abstract

TThe study has bee carried out with a view to estamblishing an aplication of the opposing problem based learning model help the google classroom on the HOT, motivation and interest student yapis manokwari high school. The focus treatment is from yhe realm C4, C5 and C6. Researdch methods pre eksperimental designwith researdch desigh is the one group pretes-posttest design.the subjek in this study is a leaner’s class XII IPA high school of Yapis Manokwari 21 person. Results pretest and posttest in normal distribution and homogenized analysis, this hypotesis was tested using the wilcoxson test for its significance α = 0,05. value results is sig 2 tailed is 0,00 which is less than an significance 0,05 so his hypothetical decision is H0 is bounce or HA be accepted, thus there is influence from aplication of the problem based learning model help the google classroom on the higher order thingking skill (HOTS), as well as enaugh grades for HOTS in the kategory, motivation and interest student yapis manokwari high school. Spacing data analyzed using winstep, where person measure 0,58 ˃ 0,00 for motivation and 0,08 ˃ 0,00 for interest. Generally learners have good motivation and interest in learning.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe The Power Of Two Berbasis Alat Peraga di Kelas VII SMP Yapis Manokwari Irmansyah Karoror; Sri Wahyu Widyaningsih; Sri Rosepda Br. Sebayang; Irfan Yusuf
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 2 No 1 (2020): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika (SJPIF)
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sjpif.v2i1.937

Abstract

This study aims to determine how the application of the power of two type of cooperative learning model based on teaching aids to improve student learning outcomes in class VII A SMP YAPIS Manokwari. The instrument used was a learning achievement test to measure cognitive aspects and observation of students' activities in practicum to measure psychomotor aspects. This research is included in Classroom Action Research (CAR). Instrument analysis uses CVR and CVI to see the validity and reliability. Analysis of cognitive results using Microsoft Excel and psychomotor results using the Rasch Model. The results of this study indicate that, in the first cycle of classical completeness in the cognitive aspects by 65%, and psychomotor aspects by 84%. In second cycle of classical completeness in the cognitive aspects of 81%, and psychomotor aspects by 90%. This shows that learning using the power of two cooperative model based on teaching aids can improve student learning outcomes.
Analisis Minat Belajar Mahasiswa FKIP Universitas Papua pada Pembelajaran Online Cendy Chaterina Manopo; Sri Wahyu Widyaningsih; Sri Rosepda Br. Sebayang
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 2 No 2 (2020): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika (SJPIF)
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sjpif.v2i2.1043

Abstract

This study aims to analyze the learning interests of FKIP University Papua students in online learning. The research method used is a survey method using a questionnaire. The sampling technique used was purposive sampling, with a sample of 100 students from all study programs in the FKIP, University of Papua. The instrument used in this study was a student learning interest questionnaire consisting of 15 statements. The results of the analysis show that the level of interest in learning from Papua University FKIP students falls into three categories. On the indicator of pleasure, the results of interest in learning are very high as much as 23%, categories of high interest in learning as much as 56%, and categories of interest in learning as much as 19%, and low category as much as 2%. In the indicator of interest, it was found that the results of interest in learning were very high as much as 22%, categories of high interest in learning as much as 64%, categories of interest in learning as much as 13%, and low category as much as 1%. In the indicator of attention, the results of interest in learning were very high as much as 8%, the category of high interest in learning was 61%, the category of interest in learning was 29%, and the category for the low category was 2%. The most visible learning interest is interest in learning with an indicator of interest, namely a sense of interest in solving the questions given during online learning.
Analisis Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Kelas X IPA di SMA Negeri 1 Manokwari melalui Pembelajaran Online Dian Novitasari; Sri Wahyu Widyaningsih; Sri Rosepda Br. Sebayang
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 3 No 1 (2021): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika (SJPIF)
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sjpif.v3i1.1238

Abstract

This study aims to analyze student’s understanding of the physical concepts in class X IPA SMA Negeri 1 Manokwari through the online learning. The research method used is a survey method using a test instrument. The sampling technique used was purposive sampling with the test sample was 66 students from the first 2 classes who completed the material and the research sample was 219 students from the other 7 classes. The instrument used in this study was a test of understanding the concept of physics which was made and arranged by paying attention to the cognitive process of understanding the concept which consisted of 17 valid questions. The results of the analysis showed that the student’s ability to understand the physics concepts of class X IPA at SMA Negeri 1 Manokwari on Newton’s law material about straight motion were divided into five categories. The very high category was 4%, the high category was 20%, the moderate category was 39%, the low category was 25% and the very low category was 12%. The most visible understanding of the physics concepts is the cognitive process of interpreting with a percentage of very high and high ability students of 57,1%.
Analisis Tingkat Kejenuhan Belajar Fisika pada Pembelajaran Daring di SMA YPK Oikoumene Masa Pandemi Covid-19 Desi Yunisari Tutuala; Sri Wahyu Widyaningsih; Kaleb A Yenusi; Irfan Yusuf
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 3 No 2 (2021): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika (SJPIF)
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sjpif.v3i2.1395

Abstract

This study aims to analyze the level of learning saturation of students at SMA YPK Oikoumene in online learning. The research method used in this study is a survey method using a questionnaire. The sampling technique used was purposive sampling, with a sample of 60 students from class X and XI science. The instrument used in this study was a learning saturation level questionnaire consisting of 15 statements. The results of the analysis show that the level of learning saturation in students belongs to four categories, namely 1) very saturated 10%, 2) 60% saturated, 3) moderately saturated 27% and 4) unsaturated 3%. While the level of saturation shown by YPK Oikoumene High School students is the saturation caused by very monotonous learning. The results of the analysis using the Rasch model are 1). The analysis carried out on the person there is one student with a very high level of saturation and two students with a very low level of saturation. 2). The analysis carried out on items, the statement with the highest logit value is the statement with the code P1 and the lowest is the statement with the code P15.
Penerapan Model Kooperatif Tipe NHT untuk Meningkatkan Partisipasi dan Prestasi Belajar Fisika Bambang Edi Purnomo; Iriwi L.S. Sinon; Irfan Yusuf; Sri Wahyu Widyaningsih
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6164572017

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya partisipasi dan prestasi belajar fisika peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar fisika peserta didik. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA 1 SMA Negeri 01 Manokwari semester 1 tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana aktivitas setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pada pelajaran fisika. Instrumen penelitian menggunakan tes prestasi belajar, lembar angket partisipasi, lembar observasi partisipasi, angket respon peserta didik, lembar observasi guru dan catatan lapangan. Pelaksanaan penelitian secara kolaboratif dengan melibatkan 2 guru fisika. Seorang guru bertindak sebagai pelaksana tindakan dan seorang guru lagi bertindak sebagai pengamat aktivitas guru dan aktivitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh rata-rata skor partisipasi 3,07, dan rata-rata skor prestasi belajar fisika 59,70 dengan persentase klasikal 20%. Siklus II dengan rata-rata skor partisipasi 3,11, dan rata-rata skor prestasi belajar 80,79 dengan persentasi klasikal 77%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan partisipasi dan ketuntasan secara klasikal. Dengan demikian penelitian tindakan kelas dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar fisika peserta didik.
Penerapan Laboratorium Virtual pada Mata Kuliah Eksperimen Fisika terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Papua Irfan Yusuf; Sri Wahyu Widyaningsih
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6164582017

Abstract

Media Laboratorium Virtual (Lab-Vir) merupakan salah satu solusi keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium. Melalui kegiatan laboratorium, berbagai keterampilan dapat dikembangkan salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan media Lab-Vir terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah eksperimen fisika di Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua. Media Lab-Vir yang digunakan terdiri dari materi percobaan fisika modern meliputi penentuan nisbah e per m, tetes minyak millikan, dan aktivitas zat radioaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi hubungan asosiatif kausal antarvariabel. Subjek penelitian terdiri atas 11 orang mahasiswa yang memprogram mata kuliah eksperimen fisika pada semester genap 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kerja mahasiswa yang memuat indikator keterampilan berpikir kritis yaitu mengklasifikasi, mengasumsi, memprediksi, menghipotesis, menganalisis, menyimpulkan dan mengevaluasi serta angket penilaian pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang diisi oleh mahasiswa pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh rata-rata persentase keterampilan berpikir kritis mahasiswa 70,2% ± SD 11,1 atau berada pada kategori baik dan penilaian terhadap pembelajaran menggunakan media Lab-Vir diperoleh persentase 81,63% ± SD 6,59 atau berada pada kategori sangat baik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Somers' d diperoleh nilai d=0,763, p=0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan Lab-Vir dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa.