Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DENGAN MODEL ARTIKULASI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMP NEGERI 3 SUNGGUMINASA KAB. GOWA Fitri Febiyanti Mansyur; Salahuddin Salahuddin; Eka Damayanti
Al-AHYA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1 No 2 (2019): AL-AHYA
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.286 KB) | DOI: 10.24252/al-ahya.v1i2.8085

Abstract

This thesis discusses the comparison of biology learning outcomes through the application of the Snowball Throwing learning model with the Articulation model to students VIIA class and VIIB SMP Negeri 3 Sungguminasa. The formulation of the problem in this research is how the students' learning outcomes by using the Snowball Throwing learning model? What is the learning outcomes of students using the Articulated learning model? Are there any differences in student learning outcomes using the Snowball Throwing model with the Articulation model? Class VII SMP Negeri 3 Sungguminasa Gowa regency in the subject of this research cell aims to obtain information about the results of biology students learning grade VII SMP Negeri 3 Sungguminasa academic year 2017/2018 learners are taught through the model of Snowball Throwing and learners are taught through the model of Articulation , and to know the difference of learning outcomes of learners who are taught through the Snowball Throwing model with the Articulation model. This research is Quasi Experimental Design research with Noquivalent Control Group Design research design. The population of this study are all students of class VII SMP Negeri 3 Sungguminasa which amounted to 353 people while the sample is VIIA class amounted to 33 people and class VIIB amounted to 33 people. The research instrument used in this study is the test of student learning outcomes. Data analysis techniques used are descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on the results of descriptive statistical analysis, obtained the average of the two groups, the experimental class I is taught by using the learning model of Snowbal Throwing of 78.15. In the experimental class II that was taught using the Articulation learning model of 71.5. While based on result of inferential analysis using independent sample t-test obtained p value equal to 0,003 smaller than at α equal to 0,05 (p <0,05) hence can be concluded that H0 is rejected. So there is a significant difference between the Snowball Throwing model and the Articulation of the biology learning outcomes of learners in class VII of SMP Negeri 3 Sungguminasa Kab. Gowa.
PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA SEKOLAH FULL DAY DENGAN SEKOLAH REGULAR Dian Prasetyo; Salahuddin Salahuddin; Eka Damayanti
Al-AHYA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 1 (2020): AL-AHYA
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.978 KB) | DOI: 10.24252/al-ahya.v2i1.11369

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui motivasi belajar biologi siswa kelas XI di SMAN 20 Gowa berbasis sekolah full day. (2) Mengetahui motivasi belajar biologi siswa kelas XI di MA Madani Alauddin Pao-Pao berbasis sekolah regular. (3) Mengetahui ada atau tidak perbedaan antara motivasi belajar biologi siswa kelas XI di SMAN 20 Gowa berbasis sekolah full day dengan MA Madani Alauddin Pao-Pao berbasis sekolah regular. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis deskriptif motivasi belajar biologi siswa di SMAN 20 Gowa berbasis sekolah full day diperoleh rata-rata 97,72, sedangkan pada MA Madani Alauddin Pao-Pao berbasis sekolah regular diperoleh rata-rata 93,72. Hasil uji normalitas Shapiro wilk menunjukkan data normal dengan nilai sig. 0,087 dan 0,057. Pada hasil uji homogenitas diperoleh nilai sig. 0,094 yang menunjukkan bahwa sampel homogen. Hasil uji independent sampel t-tes nilai sig. (2-tailed) 0.013 < 0.05 menunjukkan terdapat perbedaan signifikan motivasi belajar biologi siswa kelas XI di SMAN 20 Gowa berbasis sekolah full day dengan MA Madani Alauddin Pao-Pao berbasis sekolah regular. Skor rata-rata lebih tinggi motivasi belajar di sekolah full day hanya saja perbedaannya tidak terlalu banyak.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN QUANTUM TEACHING TIPE TANDUR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI Fitrawati Fitrawati; Salahuddin Salahuddin; Ainul Uyuni Taufiq
Al-AHYA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2020): AL-AHYA
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.117 KB) | DOI: 10.24252/al-ahya.v2i2.15585

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui hasil belajar siswa mata pelajaran biologi materi keanekaragaman hayati yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw di kelas X MA Madani Alauddin Pao-Pao, (2) mengetahui hasil belajar siswa mata pelajaran biologi materi keanekaragaman hayati yang diajar menggunakan model pembelajaran TANDUR di kelas X MA Madani Alauddin Pao-Pao, (3) menganalisis apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa mata pelajaran biologi materi keanekaragaman hayati yang diajar menggunakan model pembelajaran Jigsaw dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran TANDUR pada kelas X MA Madani Alauddin Pao-Pao. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan Pretest Posttest Group Design. Sampel penelitian ini kelas X MIA 1 sebanyak 20 orang dan X MIA 2 sebanyak 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan metode statistik berupa analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis independent sample t-test diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001, dengan nilai α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) <α, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan model kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang diajar menggunakan model quantum Teaching tipe TANDUR.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REMAP-STAD TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI KELAS XI SMAN 2 GOWA Nurul Amelia Darwis; Salahuddin Salahuddin; Zulkarnaim Zulkarnaim
Al-AHYA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 1 (2021): AL-AHYA
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.992 KB) | DOI: 10.24252/al-ahya.v3i1.20333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kognitif tanpa dan dengan menggunakan model pembelajaran ReMap-STAD serta mengetahui apakah terdapat pengaruh terhadap hasil belajar kognitif pada materi biologi. Jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design, populasi sebanyak 322 peserta didik yakni seluruh peserta didik kelas XI IPA SMAN 2 Gowa dengan sampel sebanyak 50 orang yang terdiri dari kelompok eksperimen ( XI IPA 5) dan kelompok kontrol (XI IPA 4) dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yakni tes hasil belajar berupa pilihan ganda sebanyak 20 nomor. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif dan analisis data inferensial dengan uji prasyarat dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif tanpa menggunakan model pembelajaran ReMap-STAD memperoleh nilai pretest 42,71 dan posttest 69,38 dengan selisih rata-rata kenaikan 26,67, sedangkan hasil belajar kognitif dengan menggunakan model pembelajaran ReMap-STAD memperoleh nilai pretest 46,60 dan posttest 82,60 dengan selisih rata-rata kenaikan 35,80, berdasarkan hasil analisis inferensial dengan menggunakan IMB SPSS Statistics 24 diperoleh nilai Sig (2.Tailed)< ɑ atau (0,000 < 0,05) sesuai dengan kriteria pengujian dapat dikatakan bahwa model pembelajaran ReMap-STAD berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi biologi.