Articles
Evaluasi Keberadaan Gen catP terhadap Resistensi Kloramfenikol Pada Penderita Demam Tifoid
J, Jamilah
Prosiding Seminar Biologi 2015: Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Prosiding Seminar Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Demam tifoid atau typhus abdominalis merupakan salah satu penyakit infeksi yang dilaporkan tinggi angka kejadiannya. Penyakit ini disebabkan oleh Salmonella typhi, bakteri gram negatif yang menimbulkan infeksi akut pada usus kecil. Patogenesis penyakit ini tergantung pada inokulum, kemampuan virulensi, respon sistem imun inang dan faktor protektif lokal. Terapi antibiotikmerupakan langkah penting dilakukan ketika dugaan klinik telah kuat. Kloramfenikol merupakan antibiotik yang memiliki mekanisme kerja menghambat enzim peptidil transferase yang berperan dalam pembentukan ikatan-ikatan peptida dalam proses sintesis protein bakteri. Adanya resistensiterhadap kloramfenikol mempengaruhi efektifitas jenis antibiotik ini digunakan dalam terapi demamtifoid. S. typhi yang resisten terhadap kloramfenikol memiliki gen catP yang mengkode asetil transferase membentuk asetoksikloramfenikol sehingga kloramfenikol menjadi inaktif. Untuk mendeteksi resistensi ini, dilakukan uji disc diffusion dan uji PCR. Sampel darah dari penderita demam tifoid dari tiga rumah sakit di Makassar dan Gowa dan satu puskesmas. Berdasarkan hasil uji, ditemukan resistensi terhadap kloramfenikol sebesar 37.7% dari uji disc diffusion dan 43,4% dari uji PCR. Kesesuaian hasil Uji untuk menemukan resistensi adalah 87.0% dan untuk sensitif terhadap kloramfenikol adalah 90.9%.Kata Kunci: Demam tifoid, disc diffusion, gen catP, kloramfenikol, PCR, resistensi, Salmonellatyphi
MEASURING SERVICE-LEARNING PROGRAMS BY UNIVERSITIES ON BOARDING SCHOOLS
Jamilah Jamilah;
Eka Damayanti;
Safei Safei
International Conference on Social and Islamic Studies Proceedings of the International Conference on Social and Islamic Studies (SIS) 2021
Publisher : International Conference on Social and Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Islamic boarding schools or pesantren have to adapt to face the various problems that arise in the global era. Each has many resources that have the potential to be developed. The role of universities around the pesantren area can promote the pesantren as a qualified institution and provide quality human resources. Service-learning activities are one type of creative work that universities can do that engages with the community. This literature study article measures the position of service-learning programs at Islamic boarding schools conducted by universities. The result shows that performing service-learning activities involves several stages. The stages are planning as part of pre-implementation, implementation of service-learning activities and reflection as the implementation stage, and assessment, recognition, and celebration as part of the post-implementation stage. The position of the service-learning program in Islamic boarding schools carried out by universities is feasible because service-learning can comprehensively solve problems in the pesantren environment.
Perbandingan Kemampuan Konsentrasi Belajar Setelah Mendengar Al-Qur'an: Antara Murattal dan Tilawah
Emir Surya Kautsar;
Eka Damayanti;
Ilyas Ismail;
La Ode Ismail Ahmad;
Jamilah Jamilah
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (643.481 KB)
|
DOI: 10.29240/alquds.v4i1.1254
This study aimed at determining the differences of learning concentration ability between the students who listened to the murattal of Qur'an and the students who listened to the recitation of Qur'an. This research was a comparative study with an experimental approach using two groups pre and posttest design. There was two experimental classes and it consisted fifteen students of each. The first experimental class was given an audio murattal of the Qur'an intervention and the second experimental class was given an audio recitation of the Qur'an intervention. The data collection instruments used in this study was concentration ability tests which were developed and referenced from the Employee Aptitude Survey (EAS) test and consisted of 5 subs tests namely word fluency sub tests, verbal comprehension, verbal classification, visual space speed and accuracy test, and understanding of reading test. The results obtained in the two groups based on the t test results obtained sig. (2-tailed) 0.018 <α 0.05, this showed that there was a significant difference between the students who listened to murattal of the Qur'an and the students who listened recitations of the Qur'an. It appears that Qur'anic recitation treatments is more effective in increasing learning concentration
PERANAN SENAM OTAK DALAM MENINGKATKAN FUNGSI MEMORI JANGKA PENDEK PADA ANAK
Eka Damayanti;
Jamilah Jamilah;
Alwan Suban;
Fitriana Fitriana;
Nur Alamsyah
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/asma.v2i2.17245
AbstrakTujuan studi ini untuk mengetahui secara teoritik peranan senam otak dalam meningkatkan fungsi memori jangka pendek (short term memory) pada anak. Penelitian kualitatif jenis studi kepustakaan ini dilakukan dengan mengumpulkan berbagai sumber dari jurnal dan buku terkait dengan fokus kajian. Analisis data yang digunakan berupa analisis naratif deskriptif. Hasil penelusuran menunjukkan gerakan yang dilakukan dalam senam otak dapat meningkatkan fungsi memori jangka pendek yang terbukti dengan kemajuan kemampuan anak dalam membaca. Gerakan senam otak melatih daerah sensorik otak sehingga daya tahan informasi yang didapat bertahan lebih lama membuat memori lebih kuat sehingga membuat proses belajar lebih mudah dan menghilangkan hambatan belajar. Senam otak sangat dianjurkan untuk anak-anak yang kemampuan matematikanya belum optimal. Hasil penelitian ini mengimplikasikan pada guru, orang tua atau pengasuh anak untuk senantiasa memberikan stimulus berupa senam otak pada anak agar dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat tubuh rileks sehingga semangat dalam belajar sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar. AbstractThe purpose of this study is to know how the brain gym improves short term memory function to children. This qualitative research with a literature study was conducted by collecting various sources from journals and books related to the focus of the study. The data analysis used was descriptive narrative analysis. The results showed that the movements in the brain gym can improve short-term memory function that is the progress of children's ability to read. Brain gym movements train the sensory areas of the brain so that the resistance of the information lasts longer, makes memory stronger, making the learning process easier and eliminating learning obstacles. Based on the study, a brain gym is highly recommended for children whose mathematical abilities are not yet optimal. It implies that teachers, parents, or caregivers should provide a stimulus in the form of brain gym to children. With that stimulus, it can improve brain function and relax the body. The children become more enthusiastic and improve their learning achievement.
Analisis Bakteri Pengakumulasi Logam Berat Timbal (Pb) di Tanah Pembuangan Limbah Industri Non-Pangan
Jamilah ,;
Amri ,
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.008 KB)
|
DOI: 10.51336/cb.v2i2.172
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri dan konsentrasi logam berat timbal (Pb) yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa. Pendekatan penelitian berupa deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah semua tanah dari hasil pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa sedangkan sampel adalah tanah hasil pembuangan limbah industri non pangan pabrik beton PT. Cipta Beton Sinar Perkasa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengambilan sampel dan pengujian di laboratorium. Teknik analisis data yang digunakan secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik. Berdasarkan hasil dan temuan penelitian didapatkan bakteri yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan adalah Bacillus subtilis, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus badius, Alcaligenes faecalis, Acinetobacter calcoaceticus dan Bacillus alcalophilus. Adanya bakteri yang ditemukan pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa masih memiliki potensi untuk memperbaiki kandungan tanah atau mengurangi tingkat pencemaran yang terjadi pada tanah. Konsentrasi Pb yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa berturut turut dari sampel 1 sampai ke 4 adalah 5.1934 mg/Kg, 3.9779 mg/Kg, 5.0829 mg/Kg, dan 5.9669 mg/Kg. Dapat dikatakan bahwa semakin dekat dengan sumber buangan, ditemukan lebih dari satu jenis bakteri yang dapat hidup dan berpotensi untuk mengakumulasi kandungan logam berat pada tanah.Kata kunci: Bakteri dan Logam timbal (Pb)
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS FENOMENA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Hasbullahair Ashar;
Nurpadilah Basri;
Jamilah Jamilah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (595.535 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v6i2.5331
Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis pada peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena, mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik yang tidak diajar metode Inquiry berbasis fenomena, dan mengetahui pengaruh metode pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only posttes only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA MAN 1 Polewali Mandar yang berjumlah 101 orang yang tersebar dalam 3 kelas. Sampel penelitian berjumlah 32 pasang sampel yang dipilih dari dua kelas dengan menggunakan tekhnik simpel random kelas (Konvaince Sampling) dengan pertimbangan pemahaman konsep yang baik. Hasil penelitian deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena sebesar 76 dan yang tidak diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena sebesar 60, dimana frekuensi tertinggi yang diperoleh peserta didik pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dan frekuensi tertinggi yang diperoleh pada kelas kontrol berada pada kategori tinggi. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan program SPSS diperoleh signifikansi sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena pada kelas XI IPA MAN 1 Polewali Mandar. Implikasi penelitian ini yaitu bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan dan rujukan untuk mencari metode pembelajaran lain yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Inquiry Berbasis Fenomena; dan Kemampuan Berpikir Kritis.
Evaluasi Keberadaan Gen catP terhadap Resistensi Kloramfenikol Pada Penderita Demam Tifoid
Jamilah Jamilah
Prosiding Seminar Biologi Vol 1 No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v1i1.2131
Demam tifoid atau typhus abdominalis merupakan salah satu penyakit infeksi yang dilaporkan tinggi angka kejadiannya. Penyakit ini disebabkan oleh Salmonella typhi, bakteri gram negatif yang menimbulkan infeksi akut pada usus kecil. Patogenesis penyakit ini tergantung pada inokulum, kemampuan virulensi, respon sistem imun inang dan faktor protektif lokal. Terapi antibiotik merupakan langkah penting dilakukan ketika dugaan klinik telah kuat. Kloramfenikol merupakan antibiotik yang memiliki mekanisme kerja menghambat enzim peptidil transferase yang berperan dalam pembentukan ikatan-ikatan peptida dalam proses sintesis protein bakteri. Adanya resistensi terhadap kloramfenikol mempengaruhi efektifitas jenis antibiotik ini digunakan dalam terapi demam tifoid. S. typhi yang resisten terhadap kloramfenikol memiliki gen catP yang mengkode asetil transferase membentuk asetoksikloramfenikol sehingga kloramfenikol menjadi inaktif. Untuk mendeteksi resistensi ini, dilakukan uji disc diffusion dan uji PCR. Sampel darah dari penderita demam tifoid dari tiga rumah sakit di Makassar dan Gowa dan satu puskesmas. Berdasarkan hasil uji, ditemukan resistensi terhadap kloramfenikol sebesar 37.7% dari uji disc diffusion dan 43,4% dari uji PCR. Kesesuaian hasil Uji untuk menemukan resistensi adalah 87.0% dan untuk sensitif terhadap kloramfenikol adalah 90.9%.
Pengaruh penambahan serbuk jagung pada komposisi media tanam terhadap pertumbuhan miselium bibit F1 jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus)
Muhaeming Muhaeming;
Jamilah Jamilah;
Zulkarnaim Zulkarnaim
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 10 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/bioma.v10i2.7429
Penambahan nutrisi perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah serbuk jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk jagung pada komposisi media tanam terhadap pertumbuhan miselium bibit F1 jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan mengetahui konsentrasi serbuk jagung yang paling baik digunakan pada pertumbuhan miselium bibit F1 jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 12 satuan percobaan; P0 (perlakuan kontrol), P1 (25%), P2 (50%), dan P3 (100%). Variabel yang diukur adalah persentase pertumbuhan miselium yang diamati pada hari ke-6, 12 dan 18 dan waktu penyebaran miselium Hari Setelah Inokulasi (HSI). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dengan uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pada pertumbuhan miselium bibit F1 jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dengan penambahan serbuk jagung pada komposisi media tanam. Selain Itu, konsentrasi serbuk jagung yang memberikan hasil yang paling baik terhadap pertumbuhan miselium adalah P2 dengan konsentrasi 50%. Kata kunci : miselium F1; Pleurotus ostreatus; serbuk jagung ABSTRACTAdditional nutrition needs to be done to increase the productivity of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) growth. One of the materials that can be used is corn powder. This study aimed to determine the effect of corn powder on the planting medium composition towards mycelium growth of oyster mushroom F1 seeds (Pleurotus ostreatus) and to find the best concentration of corn powder to grow mycelium seeds F1 oyster mushroom (Pleurotus ostreatus). This research was an experimental study using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments namely; P0 (control treatment), P1 (25%), P2 (50%), and P3 (100%), and 3 repetitions so that obtained 12 experimental units. The variables measured were the mycelium growth percentage on days 6, 12, and 18, and the mycelium widespread time after the day of inoculation. The data were analyzed using ANOVA then continued on the Least Significant Difference (LSD) test. The results showed that the addition of corn powder on oyster mushroom growing media affected mycelium growth of the oyster mushroom F1 seeds (Pleurotus ostreatus). It also found that the P2 with a 50% concentration of corn powder gave the widest mycelium growth. Keywords: corn powder; mycelium; Pleurotus ostreatus
Strategi belajar overlearning menggunakan media edmodo dapat meningkatkan motivasi belajar biologi peserta didik
Reski Rahayu Ramadan;
Safei Safei;
Eka Damayanti;
Jamilah Jamilah
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 10 No. 1: April 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/bioma.v10i1.7176
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan motivasi belajar biologi peserta didik yang diajar dengan penerapan strategi belajar overlearning yang menggunakan media edmodo dengan tanpa menggunakan media edmodo di kelas XI MIA SMA Negeri 9 Sinjai. Penelitian kuantitatif eksperimen semu (quasi eksperimental design), ini menggunakan the static comparasion group design. Sampel berjumlah 29 peserta didik kelas XI MIA 3 di kelas eksperimen dan sebanyak 29 peserta didik kelas XI MIA 4 di kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket motivasi belajar. Data dianalisis menggunakan independent sampel t test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan motivasi belajar biologi yang diajar dengan menerapkan strategi belajar overlearning menggunakan media edmodo dengan peserta didik yang diajar dengan menerapkan strategi belajar overlearning tanpa menggunakan media edmodo. Rata-rata motivasi belajar yang diajar dengan menerapkan strategi belajar overlearning dengan menggunakan media edmodo lebih tinggi daripada peserta didik yang diajar dengan menerapkan strategi belajar overlearning tanpa menggunakan media edmodo sehingga motivasi belajar peserta didik dapat ditingkatkan dengan penerapan strategi belajar overlearning melalui media edmodo. Kata kunci: media edmodo; motivasi belajar; strategi belajar overlearning ABSTRACTOverlearning strategies using edmodo media can increase the motivation of students in learning biologyThis study aims to examine the differences in biology learning motivation of students who were taught by applying the overlearning learning strategy using Edmodo media and students who were taught without using Edmodo media in class XI MIA SMA Negeri 9 Sinjai. This quasi-experimental quasi-experimental research used the comparison group design. The sample consisted of 29 students of class XI MIA 3 in the experimental class and 29 students of class XI MIA 4 in the control class. The instrument of the research was a learning motivation questionnaire. Data were analyzed using an independent sample t-test. The results showed there is a difference in the motivation of the students who were taught by applying the overlearning learning strategy using Edmodo media and the students who were taught without using Edmodo media. Learning motivation taught by applying overlearning learning strategies using Edmodo media higher than without using Edmodo media. It concluded that the students learning motivation can be improved by implementing overlearning learning strategies with Edmodo media.Keywords: edmodo media; learning motivation; overlearning learning strategy
Pengembangan Media Pembelajaran Dart Board Bio pada Materi Sistem Pencernaan
Sutraningsi Sutraningsi;
Muhammad Khalifah Mustami;
Jamilah Jamilah;
Eka Damayanti
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 2 (2021): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/bioed.v6i2.3308
Penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran ditujukan sebagai sarana pendukung mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Penggunaan media dart board bio diharapkan dapat membangkitkan semangat belajar dan mampu mendorong peserta didik agar aktif di kelas sehingga tercipta pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Dart Board Bio, menentukan validitas, kepraktisan, dan keefektifannya. Pendekatan Research and Development (RD) yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan 4-D yang memiliki empat tahapan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Produk yang dikembangkan adalah media pembelajaran Dart Board Bio yang diuji melalui uji validitas, uji kepraktisan dan uji keefektifan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 11 SMAN 3 Sinjai tahun pelajaran 2020/2021. Instrumen penelitian berupa angket respon guru dengan jumlah soal sebanyak 20 butir dan angket respon siswa dengan jumlah soal sebanyak 20 butir untuk memperoleh data kepraktisan produk, serta soal tes untuk memperoleh data keefektifan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran papan Dart Board Bio materi sistem pencernaan yang dikembangkan memiliki tingkat validitas 3,67 oleh ahli materi dan tim ahli desain, sedangkan tingkat kepraktisan berada pada kategori positif dengan rata-rata nilai total 2,89. Tingkat keefektifan sebagai tes hasil belajar dikategorikan efektif karena mencapai 100%. Artinya media pembelajaran Dart Board Bio tersedia karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.