Claim Missing Document
Check
Articles

The Multiliteration Learning Model on Narrative Writing Skills in Elementary School Rayen Septi Arwita; Jusmawati; Satriawati; Waddi Fatimah; Eka Fitriana H. S.
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 6 No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v6i4.53983

Abstract

Most students experienced low learning outcomes in learning to write narrative essays in learning Indonesian. It is because the model used by the teacher is still conventional. Learning activities are still teacher-centered, so student creativity needs to develop optimally. Therefore, a learning model is needed that can overcome students' problems in writing narrative essays. This study aims to analyze the effect of the multiliteracy learning model on narrative writing skills in grade V elementary school. This research is quantitative with the type of experimental research in the form of a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample in this study was 27 students. The sampling technique uses simple random sampling. Observation, tests, and documentation carry out data collection techniques. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis with the help of the SPSS version 20 computer program. The results of this study indicate that the teacher's ability to apply the multiliteracy learning model means that it is well implemented. The learning outcomes of students' narrative writing skills in class VB, so the results of this study indicate an influence of the multiliteracy learning model on narrative writing skills in class V elementary school students. From the analysis results, the multiliteracy learning model has proven to affect narrative writing skills.
Pemberdayaan Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 4 Dalam Peningkatan Kemampuan Literasi Baca Tulis (CaLis) Di SD Negeri Batulaccu Jusmawati Jusmawati; Bellona Mardhatillah Sabillah; Yulmianthi Pongnupa; Elma Apriliniar; Muhammad Hajrim
Publikasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v13i1.40391

Abstract

Pelaksanaan program literasi sangatlah penting diterapkan di sekolah baik sekolah dasar maupun sekolah menengah. Literasi merupakan seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.Oleh karena itu pelaksanaan program literasi sangatlah penting diterapkan di sekolah baik sekolah dasar maupun sekolah menengah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di SD Negeri Batulaccu. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SD Negeri Batulaccu. Subjek pengabdian ini adalah siswa kelas 3. Tujuan Baca Tulis (CaLis) ini adalah untuk menciptakan dan mengembangkan budi pekerti yang baik, menciptakan budaya membaca di sekolah dan masyarakat, meningkatkan pengetahuan dengan membaca berbagai macam informasi bermanfaat, meningkatkan pemahaman seseorang terhadap suatu bacaan, membuat seseorang bisa berpikir kritis dan memperkuat nilai kepribadian, dengan demikian disimpulkan penyuluhan atau edukasi penting untuk  literasi Baca Tulis (CaLis) bagi siswa.
IMPLEMENTASI ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS IV SDN PANNARA KOTA MAKASSAR Uni Sulastri Syam; Jusmawati; R Supardi; Eka Fitriana HS
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.417 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan asesmen portofolio pada literasi sains kelas IV SD Negeri Pannara Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Penelitian ini bertempat di SD Negeri Pannara Kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA yang terdiri dari 33 siswa. Penelitian ini memiliki variabel x (asesmen portofolio) dan variable y (literasi sains). Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Data tersebut selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan menggunakan SPSS. Hasil dari analisis deskriptif dimana aktivitas guru mendapatkan rata - rata 3,6 dan aktivitas siswa 3,7 dengan kategori sangat baik kemudian hasil dari analisis inferensial dimana uji normalitas 0.087, uji homogenitas 0.052 dan hasil uji T 0.001 dari hasil analisis yang didapatkan menunjukkan bahwa penerapan asesmen portofolio berpengaruh terhadap literasi sains siswa kelas IVA SD Negeri Pannara Kota Makassar.
KOMPARASI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN HOTS SISWA DI SD INPRES MANGGALA Kamsinah; Eka Fitriana HS; Satriawati; Jusmawati
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.659 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.163

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan keefektifan model pembelajaran problem based learning dengan model pembelajaran discovery learning ditinjau dari kemampuan HOTS Siswa di SD Inpres Manggala, melalui pelajaran matematika kelas IV Siswa SD Inpres Manggala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen serta desain penelitian yaitu quasi eksperimental design (nonequivalent control group design) dengan sampel kelas IV A yang terdiri dari 33 siswa dan IV B terdiri dari 35 siswa dengan memperhatikan beberapa kriteria tertentu dalam pemilihannya. Instrument penelitian yang digunakan, yaitu lembar observasi aktivitas guru dan siswa, angket dan tes hasil belajar, begitupun dengan teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, angket dan tes yang ditinjau berdasarkan kemampuan HOTS siswa. Setelah melakukan analisis peneliti menemukan perbedaan, yaitu untuk aktivitas siswa pada model pembelajaran problem based learning 3.6 sedangkan untuk model pembelajaran discovery learning 3.5 respon siswa untuk model pembelajaran problem based learning 3.5 sedangkan untuk model pembelajaran discovery learning 3.0. Hasil belajar untuk model pembelajaran problem based learning 3.6 sedangkan untuk model pembelajaran discovery learning 3.5 (sangat baik). Jadi melalui hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model problem based learning terbukti sangat efektif ditinjau dari kemampuan HOTS Siswa SD Inpres Manggala dengan skor 3.6 (sangat efektif) sedangkan model discovery learning hanya mendapatkan skor 3.4 (cukup efektif).
PENGARUH MODEL MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD INPRES TIMBUSENG KABUPATEN GOWA Sri irawati; Eka Fitriana HS; Jusmawati; cayati
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.424 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuih hasi belajar matematika kelas IV SD Inpres Timbuseng Kabupaten Gowa dengan menggunakan model Missouri mathematic project (mmp). Penelitian ini merupakan penelitian suatu penelitian eksperimen.Subjek penelitian ini ialah kelas IV SD Inpres Timbuseng Kabupaten Gowa yang berjumlah 20 orang.Instrumen penelitian digunakan seperti observasi, tes, dan angket. Setelah menganalisis data, penulis menemukan bahwa aktivitas siswa pada model Missouri Mathematics prject (mmp) dengan skor nilai dalam kategori baik. Adapun skor nilai pada respon siswa menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics prject (mmp) sebesar 3, . Hasil belajar pada model pembelajaran Missouri Mathematics prject (mmp) setelah perlakuan dengan skor nilai 86,33 kategori sangat baik. Jadi hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Inpres Timbuseng Kabupaten Gowa sangat baik.
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SD INPRES BANGKALA II KOTA MAKASSAR Sopi Paris; Jusmawati; Syamsul Alam; Jumliadi; Muhammad Arsyam
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.922 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD Inpres Bangkala II pada mata pelajaran IPA menggunakan model Kooperatif dengan pendekatan Eksperimen. Pendektan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) Penelitian dilaksanakan selama dua siklus yang tiap siklusnya terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan menggunakan prosedur penelitian terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Inpres Bangkala II berjumlah 28 siswa. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes evaluasi, catatan lapangan dan dokumentasi sedangkan pada Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif dan analisis data kualitatif. Hasil Prestasi belajar siswa melalui hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Bangkala II pada siklus I nilai ketuntasan 46,42% kategori kurang, dengan 13 siswa yang berada pada kategori tuntas dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan nilai 89,28% berada pada kategori sangat baik, dengan 25 siswa yang berada pada kategori tuntas sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Kooperatif dengan pendekatan Eksperimensn dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD Inpres Bangkala II pada mata pelajaran IPA.
FUN GAMES PENGEMBANGAN DIRI SDN 69 BATU TIROA Cayati Cayati; Jusmawati Jusmawati; Baharuddin Hafid; Sri Evi; Rian Mansyur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2027-2033

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan akan selalu menggugah rasa ingin tahu siswa terhadap sesuatu, sebuah game edukasi diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, bermakna, dinamis dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh permainan tradisional dalam mengembangkan kecerdasan jamak anak usia dini Bermain itu menyenangkan, belajar melalui permainan memungkinkan seorang anak untuk optimal. Pembentukkan karakter atau kepribadian disiplin peserta didik harus ditanamkan sejak dini, baik dilingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah. Upaya sekolah dalam menerapkan atau menanamkan sikap disiplin tersebut adalah melalui kegiatan kokurikuler dan atau ekstrakurikuler. Pendidikan karakter merupakan pondasi untuk masa depan dan pendidikan karakter anak sebagai landasan penerapan disiplin untuk tolok ukur anak berperilaku. Disiplin menjadi salah satu tujuan dari adanya pembentukan karakter baik seseorang atau peserta didik. Adanya kedisiplinan yang tertanam pada diri seseorang melahirkan suatu sikap tanggung jawab yang besar. Baik tanggung jawab pada diri sendiri maupun tanggung jawab pada orang lain. Disiplin menjadi salah satu tujuan dari adanya pembentukan karakter baik seseorang atau peserta didik. Adanya kedisiplinan yang tertanam pada diri seseorang melahirkan suatu sikap tanggug jawab yang besar. Baik tanggung jawab pada diri peserta didik merupakan perwujudan dan tercapainya salah satu tujuan pendidikan. disiplin merupakan perilaku yang menunjukkan kepatuhan seseorang terhadap suatu tatanan tertentu melalui aturan yang berlaku. penting dalam menentukan kesuksesan belajar peserta didik dan banyak manfaat lain yang dapat diambil apabila peserta didik menerapkan kedisiplinan. Pembentukkan karakter atau kepribadian disiplin peserta didik harus ditanamkan sejak dini, baik dilingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah. Upaya sekolah dalam menerapkan atau menanamkan sikap disiplin tersebut adalah melalui kegiatan kokurikuler dan atau ekstrakurikuler.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN JOYFULL LEARNING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI PANNARA KOTA MAKASSAR Nur Ainaya Mutiah Alfatiha; Satriawati Satriawati; Cayati Cayati; Jusmawati Jusmawati
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.50336

Abstract

This study aimed to increase students’ interest in learning using joyfull learning strategies in natural science subjects in fifth grade students of SD Negeri Pannara. The type of this research used classroom action research and used a quantitative approach. In this classroom action research there were 2 cycles where in each cycle consisted of 3 meetings. Subjects in this study were all fifth grade students of SD Negeri Pannara of Makassar City, totaling 31 students consisting of 15 boys and 16 girls. Data collection techniques used observation, questionnaires, and documentation. The research instrument used observation, questionnaires, and documentation. The result of the research were in cycle I  and cycle II. Where in cycle I there was student interest in learning with an average value of 37 with a presentation of 48.3% in the less interested category, for teaching activities the teacher reaches a presentation of 71.79% with a good category and student learning activities reach a percentage of 74.35% in the good category, while in the second cycle there was interest in learning with and average grade of 69 with a presentation 0f 87.9% for teacher teaching activities reaching a presentation of 97.43% in the very good category and student learning learning activities with a presentage of 94.87% in the very good category. So that it can be seen an increase in cycle II which experienced a significant increase.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa menggunakan Strategi Pembelajaran Joyfull Learning mata pelajaran IPA pada siswa kelas V SD Negeri Pannara. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam Penelitian Tindakan kelas terdapat 2 siklus dimana pada setiap siklusnya terdiri dari 3 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Pannara Kota Makassar yang berjumlah 31 orang siswa yang terdiri dari laki-laki 15 orang dan perempuan 16 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Angket dan Dokumentasi. Instrument penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan Observasi, Angket dan Dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus I dan siklus II. Dimana pada siklus I terdapat minat belajar dengan nilai rata-rata 37 dengan presentasi 48,3% kategori kurang berminat, untuk aktivitas mengajar guru mencapai prestasi 71,79% dengan kategori baik dan aktivitas belajar siswa mencapai presentasi 74,35% kategori baik, sedangkan pada siklus II terdapat minat belajar dengan nilai rata-rata kelas 69 dengan presentasi 87,9%, untuk aktivitas mengajar guru mencapai presentasi 97,43% kategori sangat baik, dan aktivitas belajar siswa mencapai presentasi 94,87 kategori sangat baik. Sehingga dapat dilihat peningkatan pada siklus II yang mengalami peningkatan yang signifikan.
Komparasi Keefektifan Pembelajaran Ipa Dengan Media Pembelajaran Kontekstual Dan Video Pembelajaran Interaktif Pada Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Negeri Pannara Kota Makassar Nazla Makassar; Jusmawati Jusmawati; Nur Hadifah Amaliyah; Perawati Bte Abustang
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan keefektifan media pembelajaran kontekstual dengan video pembelajaran interaktif IPA pada siswa kelas III SD Negeri Pannara Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. penelitian ini mengambil tempat di SD Negeri Pannara Kota Makassar. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III/A dan III/B yang terdiri dari 35 siswa kelas III/A dan 33 siswa kelas III/B, sehingga jumlah sampel 68 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Setelah dilakukan analisis data, penulis menemukan bahwa aktivitas siswa dalam media pembelajaran kontekstual dengan skor 3,6 dalam kategori sangat baik, sedangkan media pembelajaran video interaktif skor 3,2 dalam kategori baik. Skor tanggapan siswa dengan menggunakan media pembelajaran kontekstual adalah 3,60 dalam kategori sangat positif dan tanggapan siswa pada media pembelajaran video interaktif dengan skor 3 dalam kategori positif. Hasil belajar pada media pembelajaran kontekstual setelah perlakuan dengan skor 84,43 dalam kategori baik dan menggunakan media pembelajaran video interaktif skor 83,33 dalam kategori baik, sehingga hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri Pannara Kota Makassar pada penerapan media pembelajaran kontekstual lebih efektif dibandingkan hasil belajar IPA siswa pada penerapan media pembelajaran video interaktif.
PENGARUH GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP CALISTUNG PESERTA DIDIK KELAS IV SD INPRES ANTANG 1 Nidiayestin Nidiayestin; Jusmawati Jusmawati; Jalal Jalal; Bellona Mardhatillah Sabillah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i2.21309

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Calistung Peserta Didik Kelas IV SD Inpres Antang 1 Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian yaitu peserta didik kelas IV SD Inpres Antang 1 yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes kemampuan calistung. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata aktivitas guru 3,7, nilai rata-rata aktivitas peserta didik 3,5, nilai rata-rata keterlaksanaan gerakan literasi sekolah 4,0, nilai rata-rata kemampuan membaca peserta didik 3,1, nilai rata-rata kemampuan menulis peserta didik 3,1, dan nilai rata-rata kemampuan menghitung peserta didik 3,1. Hasil tes kemampuan calistung nilai rata-rata pretest 56.61 dan nilai rata-rata posttest 84,42. Analisis inferensial, pada hasil uji normalitas 0,167 > 0,05 (berdistribusi normal), hasil uji homogenitas adalah 0,111 > 0,05 (homogenitas terpenuhi) dan hasil uji T adalah 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gerakan literasi sekolah berpengaruh terhadap calistung peserta didik kelas IV B SD Inpres Antang 1 Kota Makassar.