Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Error Analysis Performed by Tour and Travel Business Students as a Tour Guide Wijaya, Eka Anastasia; Astawa, I Gede
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 12 No. 2 (2024): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v12i2.5245

Abstract

Error as an inseparable part of English teaching and learning should be considered as a positive thing, since it could help in improving the teaching and learning process. Therefore, this study was conducted to analyze the error performed by the tour and travel business students in English class in the form of simulation. Framed within a qualitative design, this research used error classification theory by Thornbury. The findings showed that there are 5 lexical errors, 35 grammar errors, and 11 discourse errors performed by the students as a tour guide. It implied that lexical error is the least type of error and grammar error is the major type of error performed by the students. Further, the error performed by the students caused by two major sources. The first source is interference from the native language and the second source is intralingual and developmental factors.
EDUKASI BAHASA ASING UNTUK PEMANDU WISATA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI YAYASAN BHAKTI SENANG HATI Eka Anastasia Wijaya; Ni Ketut Sutrisnawati; Ni Putu Sri Utami Putri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4765

Abstract

Pemandu wisata memiliki peran yang sangat penting dalam industri pariwisata, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan budaya antara wisatawan dan masyarakat lokal. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa keterbatasan penguasaan bahasa asing menjadi tantangan besar, khususnya bagi pemandu wisata berkebutuhan khusus. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan tujuan meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa asing (bahasa Inggris, bahasa Prancis, dan bahasa Jepang) bagi anggota Yayasan Bhakti Senang Hati yang berprofesi sebagai pemandu wisata. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis konteks guiding, dengan pendekatan komunikatif dan praktik langsung agar peserta mampu mengaplikasikan materi dalam situasi nyata. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan, dengan pertemuan mingguan dan materi yang meliputi sapaan, perkenalan diri, mendeskripsikan objek wisata, dan menutup tur. Hasil kegiatan menunjukkan pendekatan pelatihan yang komunikatif, kontekstual, dan berbasis peran (role-play) sangat efektif untuk mendukung pembelajaran bahasa bagi kelompok berkebutuhan khusus. Selain peningkatan keterampilan bahasa, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap rasa percaya diri peserta dalam memandu wisata. Keberhasilan kegiatan didukung oleh keterlibatan aktif peserta, dukungan dari mitra yayasan, serta penggunaan metode yang adaptif terhadap kebutuhan khusus peserta. Dengan hasil yang dicapai, diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal menuju pengembangan pariwisata inklusif yang berkeadilan.