Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SOLE (SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENT) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 POLLUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Tigor Sitohang; Elza Leyli Lisnora Saragih; Lastioma Tiarma Lumban Gaol
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19288

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) Terhadap Kemampuan  Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII Di SMPN 4 Pollung Kabupaten Humbang. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen, menggunakan desain penelitian One Group Pretest dan Posttest. Populasi penelitian 109 dan sampel 27 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Sampling. Hasil penelitian pretest menunjukkan bahwa jumlah siswa yang lulus KKM dalam  menulis teks berita berjumlah 3 orang (11%), dan setelah menggunakan model pembelajaran SOLE terdapat peningkatan jumlah siswa yang mencapai standar ketuntasan belajar sebanyak 18 (67%) orang. Didapat Lhitung = 5,58 dan Ltabel =1,70 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) dapat meningkatkan kemampuan menulis berita siswa pada pelajaran bahasa Indonesia pada jenjang SMP kelas VIII.
PENGARUH METODE SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR TEKS BERITA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 37 MEDAN Eva Ria Sitinjak; Elza Leyli Lisnora Saragih; Sarma Panggabean
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Scramble Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-Unsur Teks Berita Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 37 Medan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Kunatitatif eksperimen dengan desain eksperimen posttest-only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah siswa 30 yang tentunya dengan teknik sampling jenuh.Teknik analisis data digunakan adalah uji hipotesis, uji homegenitas dan uji hipotesis. Setelah dilakukan untuk eksperimen posttest dan posttes menggunakan metode scramble, diperoleh  nilai rata-rata kelas kontrol posttes 56,73 dan dikelas eksperimen 78,2. Berdasarkan hasil perhitungan Setelah itu, nilai yang diketahui akan disesuaikan dengan tabel pada taraf signifikan 5% dengan df = N-1, df = 30-1 menjadi 29. Berdasarkan df 29 diperoleh taraf signifikan 5% = 2,045. Berdasar perhitungan yang telah dilakukan maka, dapat diketahui bahwa t_hitung>t_(tabel ) yaitu  10,80 > 2,045. Dengan demikian hipotesis awal (Ho) ditolak  dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Sehingga dinyatakan bahwa Metode Scramble Berpengaruh Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-Unsur Teks Berita.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI PADA SISWA-SISWI SMA GAJAH MADA MEDAN KELAS X TAHUN AJARAN 2023/2024 Elza Leyli Lisnora Saragih; Ira Kristini Sihotang; Sarma Panggabean
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Pada Siswa-Siswi SMA Gajah Mada Medan Kelas X Tahun Ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian Two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dengan jumlah 60 orang dan yang menjadi sampel  dalam penelitian ini adalah  kelas X-I sebanyak 30 siswa dan X-2 sebanyak 30 siswa yang ditentukan dengan teknik Cluster Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas menggunakan uji F, uji homogenitas dan uji hipotesis. Setelah dilakukan penelitian untuk eksperimen pretest dan posttest penggunaan Pembelajaran Berdiferensiasi, diperoleh nilai rata-rata pretest yaitu 60,93 dengan simpangan baku 9,21 dan nilai rata-rata pada posttest yaitu 80,8 dengan simpangan baku 80,54. Dari hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan uji “t” pada taraf signifikan ? =0,05, diperoleh thitung > ttabel yaitu 9,11272 <  1,67155 ,  dengan demikian bahawa H0 ditolak, dan Ha  diterima. Hasil uji prasyarat data pretest dan posttest menyatakan sampel terdistribusi normal dan homogen. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Penggunaan Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Pada Siswa-Siswi  SMA Gajah Mada Medan Kelas X Tahun Ajaran 2023/2024. Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Teks Negosiasi, Kemampuan Menulis This research aims to determine the effect of differentiated learning on the ability to write negotiation texts among students at Gajah Mada Medan High School Class X for the 2023/2024 academic year. This type of research is quantitative experimental research with a two group pretest-posttest research design. The population in this study was all class X students with a total of 60 people and the samples in this study were class The data analysis technique used is the normality test using the F test, homogeneity test and hypothesis test. After conducting research for pretest and posttest experiments on the use of Differentiated Learning, the average pretest score was 60.93 with a standard deviation of 9.21 and the average score on the posttest was 80.8 with a standard deviation of 80.54. From the results of hypothesis testing in this study, a "t" test was carried out at a significant level ? = 0.05, obtained tcount > ttable, namely 9.11272 < 1.67155, thus H0 was rejected, and Ha was accepted. The pre-test and post-test data prerequisite test results stated that the sample was normally distributed and homogeneous. So it can be concluded that there is an influence of the use of differentiated learning on the ability to write negotiation texts in Gajah Mada Medan High School students, Class X, academic year 2023/2024.
Metafora Perempuan dalam Peribahasa Indonesia : Kajian Semantik Kognitif Elza Leyli Lisnora Saragih; Tigor Sitohang
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3637

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potret perempuan dalam peribahasa Indonesia. Penelitian ini sangat penting dilakukan mengingat isu perempuan dan feminisme masih sering dianggap sensitif dan jarang diteliti khususnya menggunakan perspektif linguistik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data utama diperoleh dari buku Super Lengkap Peribahasa Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Dalam analisis data digunakan metode padan dan agih serta menggunakan interpretasi. Sebagai pendukung interpretasi, peneliti melakukan wawancara terhadap penutur asli yang bertujuan untuk memahami aspek sosial dan budaya masyarakat Indonesia sehingga interpretasi dapat dilakukan dengan tepat. Dalam temuan penelitian diperoleh peribahasa yang memuat konten yang berhubungan dengan perempuan termasuk ibu, induk, istri, perawan, gadis dan anak perempuan . Secara umum metafora perempuan dalam peribahasa Indonesia digambarkan secara positif dan negatif. Secara positif perempuan digambarkan cantik, kuat, pemimpin, pengayom, setia, dan mendatangkan keberuntungan. Secara negatif perempuan digambarkan pasif, sebagai objek, menunggu, buruk hati, alat pencari kekayaan dan perilaku jahat yang dilakukan secara tersembunyi.
INTERFERENSI BAHASA GAUL DAN KESALAHAN BERBAHASA DALAM KOMENTAR TIKTOK DIKAJI DALAM BIDANG MORFOLOGI DAN SEMANTIK Elza Leyli Lisnora Saragih; Ratna Enjeli Sinaga; Delvina Yanti Siahaan; Elena Sihotang
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk interferensi bahasa gaul serta kesalahan berbahasa dalam komentar pengguna TikTok dengan pendekatan morfologi dan semantik. Media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi ruang interaksi linguistik yang dinamis, tetapi sering kali menunjukkan penyimpangan dari kaidah bahasa Indonesia baku. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa komentar pada video TikTok yang mengandung unsur bahasa gaul dan kesalahan linguistik. Analisis morfologis menyoroti penggunaan bentuk kata tidak baku seperti singkatan, pelesetan, serta afiksasi yang salah. Sementara itu, analisis semantik menemukan kesalahan seperti hiperkorek, pleonasme, ambiguitas, dan pemilihan diksi yang tidak tepat. Temuan menunjukkan bahwa interferensi bahasa gaul dalam komentar TikTok tidak hanya menyebabkan penurunan mutu bahasa, tetapi juga menimbulkan gangguan dalam pemaknaan. Penelitian ini memberikan implikasi penting terhadap upaya pembinaan dan pelestarian bahasa Indonesia di ruang digital yang semakin terbuka terhadap ragam bahasa informal
Penggunaan Bahasa Gaul Pada Remaja Milenial Di Media Sosial  Twitter Elza Leyli Lisnora Saragih; Nomi Agustina Simorangkir; Cynthia Aritonang; Oktavia Dewita Marbun
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja milenial di Twitter. Fenomena ini penting untuk dikaji karena bahasa gaul memengaruhi pola komunikasi remaja, pembentukan identitas sosial, dan berdampak pada kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data diperoleh melalui teknik menyimak, mencatat, dan mengambil tangkapan layar pada tweet yang berisi kata-kata gaul populer, singkatan, dan akronim. Data tersebut kemudian direduksi, disajikan dalam tabel, dan dianalisis untuk menemukan pola, jenis, makna, dan kecenderungan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja milenial di Twitter menggunakan banyak bentuk akronim seperti otw (on the way), dan lainnya sebagai ekspresi keakraban dan identitas kelompok. Namun, penggunaan bahasa gaul berdampak pada menurunnya kepekaan remaja terhadap kaidah bahasa Indonesia baku, sehingga memengaruhi kemampuan mereka untuk menyusun kalimat formal dengan tepat. Penelitian ini terbatas pada data di media sosial Twitter, sehingga tidak mencakup media sosial lain atau percakapan luring. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pendidik, orang tua, dan pemerintah dalam merumuskan strategi pengembangan bahasa Indonesia di era digital, sehingga remaja mampu menempatkan penggunaan bahasa gaul pada konteks yang tepat.
Analisis Penggunaan  Bahasa Inggris dalam Nama Produk UMKM terhadap Minat Konsumen dan tantangannya pada Pembinaan Bahasa Indonesia Elza Leyli Lisnora Saragih; Iren Rut Serlina Pakpahan; Rumada Siregar; Anita Septina Haloho; Boy Florentius Sinaga
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan bahasa Inggris dalam penamaan produk pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dampaknya terhadap minat beli konsumen dan upaya pembinaan bahasa Indonesia. Metode penelitian yang diterapkan bersifat deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi dan wawancara terhadap para pelaku UMKM serta konsumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemberian nama produk dengan bahasa Inggris menjadi strategi pemasaran yang cukup berhasil, karena dinilai lebih modern, eksklusif, dan menarik, khususnya bagi generasi muda. Kendati demikian, fenomena ini membawa tantangan bagi keberlangsungan bahasa Indonesia, seperti mulai tergesernya istilah lokal, meningkatnya gejala campur kode, serta menurunnya rasa bangga terhadap penggunaan bahasa Indonesia. Di sisi lain, pemakaian bahasa asing juga berpotensi memperluas jangkauan pasar internasional dan menambah khazanah kosakata nasional. Dengan demikian, diperlukan pendekatan pembinaan bahasa yang responsif, mendidik, dan melibatkan berbagai pihak guna menjaga keseimbangan antara perkembangan industri dan pelestarian bahasa Indonesia.
Pengaruh Model Project Based Learning (Pjbl) Berbantuan Media Nearpod terhadap Kemampuan Menulis Teks Drama Siswa : The Influence of the Project-Based Learning (Pjbl) Model Assisted by Nearpod Media on Students' Drama Text Writing Ability Elia Maynita Karo-karo; Martua Reynhat Sitanggang Gusar; Elza Leyli Lisnora Saragih
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 02 (2025): Research Articles, August 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i02.7030

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing the Project-Based Learning (PjBL) model with Nearpod media on the drama writing skills of eleventh-grade students at SMK Telkom 1 Medan in the 2024/2025 academic year. This research was motivated by students' low drama writing skills, which are caused by a lack of varied learning methods and minimal use of interactive media. The research method employed was quantitative, with an experimental approach using a One-Group Pretest-Posttest Design. The study population included all 205 eleventh-grade students, while the sample consisted of 36 students selected as the experimental group. Data were collected through drama writing ability tests before and after the treatment, then analyzed using normality tests, homogeneity tests, and t-tests. The results showed a significant improvement in students' drama writing skills after implementing the PjBL model with Nearpod. The average pretest score was 65.83, with a standard deviation of 10.03, and increased to 81.38, with a standard deviation of 8.70, in the posttest. The hypothesis test shows that the calculated t-value is greater than the t-table value (0.7300 > 0.6669), so it is concluded that the implementation of the PjBL model assisted by Nearpod has a significant effect on students' drama text writing skills. This model has been proven effective in enhancing creativity, collaboration, and student engagement during the learning process. Therefore, the combination of PjBL and Nearpod is recommended as an innovative learning strategy to improve students' writing competencies at the vocational education level.
KESALAHAN BERBAHASA PADA UNGGAHAN PAMFLET MEDIA SOSIAL TIK TOK Elza Leyli Lisnora Saragih; Oki Helena Mandari Saragih; Laura Junima Silalahi; Yusnita Situmeang
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5592

Abstract

Penelitian ini membahas kesalahan berbahasa pada pamflet yang diunggah di media sosial TikTok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan dan penyebabnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengamati 15 pamflet. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 34 kesalahan berbahasa, yang terdiri dari kesalahan fonologi, morfologi, sintaksis, dan ejaan. Kesalahan ini terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap bahasa Indonesia, pengaruh bahasa pertama, dan cara pengajaran yang kurang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berbahasa yang baik di media sosial.