Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Verbal Reinforcement pada Motivasi Belajar Siswa Nurcaya Nurcaya; Andi Ebe; Arisa Arisa; Nur Rahmi; Ahmad Ghazali Samad
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2022): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v9i1.6866

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari pemberian penguatan verbal (verbal reinforcement) pada saat pembelajaran berlangsung terhadap motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif ex-post facto dengan desain regresi yaitu mencari pengaruh variabel pemberian penguatan verbal (X) terhadap variabel motivasi belajar (Y). Penelitian ini dilaksanakan di SD 24 Pakkana, Kabupaten Sengkang. Sebanyak 30 orang siswa kelas V sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan pemberian penguatan verbal terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SD 24 Pakkana, Kabupaten Sengkang. Besarnya nilai koefisien korelasi yang dilambangkan dengan R yaitu sebesar 0.955. Sedangkan besarnya persentase (%) pengaruh yang ditimbulkan variabel bebas (pemberian penguatan verbal) terhadap variabel terikat (motivasi belajar siswa) yang dilambangkan dengan R square (R2) yaitu 0.911, artinya bahwa pengaruh variabel pemberian penguatan verbal (X) terhadap variabel motivasi belajar siswa (Y) adalah sebesar 91.1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar dari yang diteliti. Jadi, konstribusi pemberian penguatan verbal terhadap motivasi belajar siswa sebesar 91.1%.Kata Kunci: pengaruh, penguatan verbal, motivasi belajar
Penggunaan Tindak Tutur Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII DI UPTD SMP Negeri 1 Sajoanging Besse Riani Atmi; Arisa Arisa; Sitti Aminah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan tindak tutur guru dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di UPTD SMP Negeri 1 Sajoanging. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, rekam, dan catat selama empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan dominasi tiga jenis tindak tutur: lokusi (13 contoh), ilokusi (10 contoh), dan perlokusi (10 contoh). Tindak tutur lokusi digunakan untuk menyampaikan informasi secara langsung, ilokusi untuk mengekspresikan maksud tersirat, dan perlokusi untuk memengaruhi sikap siswa. Temuan ini mengungkapkan bahwa komunikasi efektif antara guru dan siswa dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif dan meningkatkan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru dalam menggunakan tindak tutur yang tepat.
Pelatihan Pemanfaatan AI Untuk Pembelajaran dan Asesmen di Sekolah: Studi Kasus di SMAN 5 Wajo Abdul Kadir; Arisa; A. Ebe; Ratnawati Umar; Hasniaty
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juni
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.4031

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pendidikan, terutama dalam perencanaan pembelajaran, pengembangan bahan ajar, penyusunan asesmen, dan pemberian umpan balik kepada peserta didik. Meskipun demikian, pemanfaatan AI di lingkungan sekolah menengah masih menghadapi tantangan, terutama berkaitan dengan literasi digital guru, kemampuan menyusun instruksi atau prompt yang tepat, serta pemahaman etis dalam menggunakan teknologi generatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SMAN 5 Wajo dalam memanfaatkan AI, khususnya ChatGPT, untuk mendukung pembelajaran dan asesmen berbasis kebutuhan peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi penggunaan aplikasi, praktik langsung, diskusi reflektif, serta evaluasi pemahaman peserta. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep AI dalam pendidikan, penyusunan materi ajar berbasis capaian pembelajaran, pembuatan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), penyusunan rubrik penilaian, dan penggunaan AI secara bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memiliki antusiasme tinggi terhadap pemanfaatan AI karena teknologi ini dinilai mampu membantu efisiensi kerja pedagogis, memperkaya variasi pembelajaran, serta mendukung penyusunan asesmen yang lebih adaptif. Kegiatan ini juga mendorong perubahan cara pandang guru dari penggunaan teknologi sebagai alat bantu administratif menjadi mitra pedagogis yang perlu digunakan secara kritis, etis, dan kontekstual. Pelatihan ini merekomendasikan adanya pendampingan lanjutan agar pemanfaatan AI dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam komunitas belajar guru dan program digitalisasi sekolah.
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa: Systematic Literature Review Abdul Kadir; Arisa Arisa; Nur Rahmi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 15, No 1 (2026): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v15i1.8367

Abstract

This study aims to analyze strategies, media, and instructional practices in Indonesian language learning based on literacy that contribute to improving students’ reading interest. The research employed a Systematic Literature Review (SLR) method with a descriptive qualitative approach. Data were obtained from 102 research articles published in nationally accredited and internationally reputable journals between 2018 and 2025. A stepwise selection process using inclusion and exclusion criteria resulted in 22 relevant articles for analysis. Data were collected through database searches (Google Scholar, Sinta, ScienceDirect, and ERIC) using keywords such as “literacy-based learning,” “Indonesian language,” and “students’ reading interest.” Data were analyzed through thematic synthesis to identify patterns and trends. The findings indicate that literacy-based Indonesian language learning effectively enhances students’ reading interest when supported by contextual strategies, interactive digital media, and active involvement of teachers and school environments. Four main themes emerged from the synthesis: (1) project- and reflection-based literacy strategies, (2) use of digital and multimodal media, (3) teachers’ and school culture roles in building a literacy ecosystem, and (4) challenges and future directions of literacy in the Merdeka Curriculum era. This study provides theoretical contributions by mapping literacy-based learning practices and practical implications for teachers and policymakers to strengthen literacy culture in schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi, media, dan praktik pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi yang berkontribusi terhadap peningkatan minat baca siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari 102 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi selama rentang waktu 2018–2025. Proses seleksi dilakukan secara bertahap menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, hingga terpilih 22 artikel yang relevan untuk dianalisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui database search (Google Scholar, Sinta, ScienceDirect, dan ERIC) dengan menggunakan kata kunci “pembelajaran berbasis literasi”, “Bahasa Indonesia”, dan “minat baca siswa.” Analisis data menggunakan teknik sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola dan kecenderungan hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi efektif meningkatkan minat baca siswa apabila didukung oleh strategi yang kontekstual, penggunaan media digital yang interaktif, dan keterlibatan aktif guru serta lingkungan sekolah. Empat tema utama yang muncul dalam hasil sintesis meliputi: (1) strategi pembelajaran literasi berbasis proyek dan refleksi, (2) pemanfaatan media digital dan multimodal, (3) peran guru dan budaya sekolah dalam membangun ekosistem literasi, serta (4) tantangan dan arah pengembangan literasi di era Kurikulum Merdeka. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pemetaan praktik literasi Bahasa Indonesia, sekaligus implikasi praktis bagi guru dan pengembang kebijakan pendidikan untuk memperkuat budaya literasi di sekolah.