Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PROBLEMATIKA PENILAIAN SIKAP SISWA PADA PEMBELAJARAN BERBASIS ONLINE Fatimah Fatimah; Rabiatul Adawiah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.13938

Abstract

Sejak bulan Maret 2020, Pemerintah melalui Mendikbud telah menetapkan kebijakan untuk melaksanaan pembelajaran secara online atau secara jarak jauh untuk semua jenjang pendidikan. Kebijakan ini tentu  tidak luput dari berbagai kendala baik bagi guru maupun bagi siswa. Salah satu kendala yang dihadapi guru adalah dalam melaksanakan penilaian, khususnya  pada aspek sikap. Untuk mengetahui kendala tersebut, perlu dilakukan penelitian yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semua guru mengatakan bahwa penilaian  sikap merupakan penilaian yang sangat penting untuk dilakukan. Oleh karena itu walaupun pembelajaran dilaksanakan secara on line,namun semua responden tetap melaksanakannya. Kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan penilaian sikap saat pembelajaran on line adalah: terbatasnya waktu untuk melaksanakan penilaian, jumlah siswa yang banyak, komponen yang dinilai banyak dan terbatasnya sarana teknologi informasi yang dimiliki siswa.
Workshop Pelatihan Penyusunan Desain Aktivitas Pembelajaran Berbasis Media Digital Dalam Pembelajaran PPKN Sebagai Inovasi Sekolah Berkemajuan Fatimah Fatimah; Dedy Ari Nugroho; Muhammad Kamil Ridha; Mutiara Shaffira
SINAR SANG SURYA Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v7i2.2789

Abstract

ABSTRAK  manajerial merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam melaksanakan tugasnya, salah satunya adalah kompetensi digital di era saat ini. Penting untuk memberikan bekal pemahaman serta praktik kepada guru untuk meningkatkan kemampuan kompetensi digitalnya. Salah satunya adalah melalui workshop yang diselenggarakan ini, dengan bertujuan memberikan wawasan berupa pengetahuan dan pemahaman kepada guru dalam menggunakan media digital dalam proses pembelajaran di sekolah khususnya pada pembelajaran PPKn untuk mewujudkan inovasi sekolah yang berkemajuan. Metode yang digunakan adalah dengan mengadakan workshop dengan dua metode yaitu dengan metode kelas atau materi dengan memberikan materi disertai dengan diskusi atau komunikasi dua arah  dan praktik menggunakan media digital serta membuat konten pembelajarannya disana, dengan memanfaatkan tiga jenis media yaitu video, podcast audio dan e-modul. Tentu hasil yang didapat berupa meningkatnya motivasi dan skill guru dalam membuat inovasi pembelajaran yang berbasis digital sehingga menjadikan proses belajar mengajar dikelas lebih kreatif dan inovatif. Disisi lain juga membuat guru memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dengan berbasis digital. Kata kunci : Kompetensi, Guru, Kompetensi DigitalABSTRACT Managerial is an essential ability that a teacher must possess in carrying out their duties, especially in the current era, where digital competence is of utmost importance. It is crucial to provide teachers with the knowledge and practical skills needed to enhance their digital competencies. One effective method for achieving this is through workshops, with the aim of imparting insights, knowledge, and understanding to teachers on the use of digital media in the school's teaching processes, particularly in the teaching of Civic Education (PPKn), to foster innovative and progressive school practices. The method employed involves conducting workshops using two approaches: the classroom method, where material is presented along with two-way discussions and practical exercises using digital media to create instructional content. Three types of media, namely video, audio podcasts, and e-modules, are utilized. The expected outcomes include increased motivation and skills among teachers in creating digital-based learning innovations, leading to a more creative and innovative classroom environment. Additionally, this approach provides teachers with opportunities to enhance the quality of their teaching through digital means. Keywords: Competence, Teacher, Digital Competencies
Workshop Penyusunan Modul Ajar Kreatif Ala Guru Milenial bebasis Kurikulum Mardeka Dedy Ari Nugroho; Fatimah Fatimah; Dian Agus Ruchliyadi; Mutiara Shaffira; Muhammad Kamil Ridha
SINAR SANG SURYA Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v7i2.2842

Abstract

ABSTRAK  Modul ajar merupakan perangkat pembelajaran atau rancangan pembelajaran yang didasarkan pada suatu kurikulum yang dilaksanakan dengan tujuan mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.  Modul pengajaran mempunyai peran besar dalam mendukung guru dalam merancang pembelajaran. untuk dapat melakukan inovasi dalam modul pengajaran. Ditambah dengan kemajuan teknologi yang berkembang pesat dan perubahan kurikulum yang mengikuti perkemangan zaman, tentu saja modul pembelajaran harus disusun secara kreatif agar tidak termakan zaman salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan workshop mengenai bagaimana Pelatihan  Penyusunan Modul Ajar Kreatif Ala Guru Milenial bebasis Kurikulum Mardeka serta Apasajakan hasil yang diperoleh dari penyusunan modul ajar kreatif ala guru milenial bebasis Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah transfer of knowledge melalui workshop dan sosialiasi secara online Tim Pengabdian berkolaborasi dengan platform digital penyedia jasa pelatihan bagi guru yaitu Ruang Temu Guru, dan juga bekerjasama dengan FISIP Universitas Negeri Semarang.dengan workshop ini tentunya memberikan pemahaman baru kepada seluruh guru yang ada di Indonesia terkait pengertian dan pentingnya modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka serta pengenalan sistematika dan komponen modul ajar kurikulum Merdeka yang cenderung baru. Kata kunci : Modul Ajar, Kurikulum Merdeka, Kreatif ABSTRACT Teaching modules are learning tools or learning designs that are based on a curriculum that is implemented with the aim of achieving predetermined competency standards. Teaching modules have a big role in supporting teachers in designing learning. to be able to innovate in teaching modules. Coupled with rapidly developing technological advances and curriculum changes that follow the times, of course learning modules must be arranged creatively so that they do not become outdated. One way that can be done is with a workshop on how to prepare creative teaching modules for millennial teachers based on the Mardeka Curriculum and What are the results obtained from preparing creative teaching modules in the style of millennial teachers based on the Independent Curriculum. The method used is the transfer of knowledge through workshops and online socialization. The Service Team collaborates with a digital platform providing training services for teachers, namely Ruang Temu Guru, and also collaborates with FISIP, Semarang State University. This workshop will certainly provide new understanding to all existing teachers. in Indonesia regarding the understanding and importance of teaching modules based on the Merdeka Curriculum as well as the introduction of the systematics and components of Merdeka Curriculum teaching modules which tend to be new.Keywords: Teaching Module, Independent, Creative Curriculum
PENGEMBANGAN E-BOOK MATA KULIAH MEDIA FOTOGRAFI Muhammad Yanto; Fatimah Fatimah; Mastur Mastur
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.3812

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media dan sumber belajar berupa e-book untuk mata kuliah media fotografi  yang layak. Penelitian pengembangan ini menggunakan  model pengembangan  Alessi & Trollip yang meliputi tiga tahap yaitu perencanaan, tahap perencanaan ini berisi penjelasan dan rencana gambaran produk yang akan dikembangkan. Perancangan, yaitu proses penggabungan dari konten perspektif instruksional dan interaktivitas, tahap perencanaan ini, dilakukan komunikasi dengan dosen untuk menemukan ide yang tepat antara perancangan dengan produk yang akan dikembangkan. Pengembangan yaitu penuangan konsep perencanaan menjadi sebuah produk yang matang. Pengembangan meliputi proses pengembangan konten (teks, gambar, animasi, soal latihan, audio dan video) yang dipadukan dengan menggunakan software Flip PDF Profesional hingga menjadi sebuah program e-book fotografi. Hasil uji cobal skor penilaian kelayakan produk melalui uji alpha pada ahli pembelajaran sebesar 3,56 (kategori sangat layak , ahli materi sebesar 3,55(kategori  sangat layak) dan pada ahli e-book sebesar 3,53 (kategori sangat layak), Uji beta  jumlah rata-rata keseluruhan 0,93 (kategori layak). Jadi produk e-book fotografi dinyatakan layak sebaagai sumber belajar mata kuliah media fotografi.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Siti Maulida; Hamsi Mansur; Fatimah Fatimah
J-INSTECH Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v1i1.3645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa di kelas IV SDN Pelambuan 2 Banjarmasin. Data utama dari penelitian ini adalah (a) mengetahui fasilitas yang dimiliki sekolah berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah, (b) media mengajar yang digunakan guru saat pembelajaran berdasarkan wawancara dengan guru kelas, (c) minat belajar yang dimiliki siswa berdasarkan hasil observasi di kelas ketika pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi and Evaluation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) fasilitas yang dimiliki sekolah dapat digunakan dengan baik, (b) media yang dikembangkan layak digunakan dikelas, hal ini dilihat dari hasil validasi ahli media sebesar 98% dan validasi ahli materi sebesar 96,2% dengan kategori sangat layak (c) minat belajar siswa meningkat ketika pembelajaran menggunakan media video pembelajaran, hal ini dilihat dari hasil Uji N-Gain sebesar 0,7 dengan kategori tinggi.
Evaluasi Video Pembelajaran Senam Ritmik Mata Pelajaran PJOK di SDN Sekumpul Martapura Rifki Reza Pahlevi; Fatimah Fatimah; Agus Hadi Utama
J-INSTECH Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v3i2.8693

Abstract

Kualitas media pembelajaran menjadi sebuah tuntutan bagi pengembang teknolog pendidikan guna menjamin penyampaian informasi pembelajaran yang bermakna. Untuk mengukur produk hasil pengembangan media pembelajaran, perlu dilakukan keberlanjutan program media pembelajaran berupa tahapan implementasi, evaluasi sumatif, dan difusi inovasinya. Produk pengembangan video pembelajaran senam ritmik mata pelajaran PJOK yang diimplementasikan pada SDN Sekumpul Martapura telah menjadi perhatian peneliti untuk melihat kelayakan isi materi dan kelayakan penyajiannya secara deskriptif kualitatif dengan model evaluasi sumatif Michael Sriven. Model evaluasi tersebut terdiri dari beberapa tahapan 1) analisis kebutuhan, 2) menentukan tujuan evaluasi, 3) merancang instrumen kelayakan isi materi dan penyajian, 4) validasi instrumen oleh para pakar ahli, 5) revisi instrumen, 6) uji coba lapangan, dan 7) menyusun laporan evaluasi sumatif.  Hasil evaluasi sumatif produk video pembelajaran senan ritmik mata pelajaran PJOK baik dari validasi pakar ahli isi materi dan pakar ahli penyajian menyatakan "baik" untuk didistribusikan secara massal di sekolah lain.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE PAI UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA SD KELAS IV Ermawati Ermawati; Fatimah Fatimah; Agus Hadi Utama
J-INSTECH Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i2.3914

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Namun, dalam proses belajar mengajar terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya yaitu minat belajar. Minat merupakan rasa suka dan ketertarikan pada suatu hal. Pada penelitian ini minat siswa dalam belajar kurang, karena tidak adanya media yang digunakan guru pada saat mengajar selain buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan,  kelayakan, dan peningkatan minat belajar siswa kelas IV SDN Hilir Mesjid pada pendidikan agama islam dengan menggunakan media puzzle. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi 6 tahapan. Hasil penelitian ini produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran puzzle dinyatakan “sangat layak”. Media ini juga dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SDN Hilir Mesjid. Sebagai rekomendasi untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan uji coba dan penyebarluasan kesekolah lain, kemudian bagi guru agar dapat menggunakan media pembelajaran puzzle dalam proses belajar mengajar.