Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECTS OF ACCOUNTING CONSERVATISM, EARNINGS PERSISTENCE, INCOME SMOOTHING, INSTITUTIONAL OWNERSHIP, AND COMPANY SIZE ON EARNINGS QUALITY Suharti Suharti; Vanesa Vanesa; Harry Patuan Panjaitan; Yusrizal Yusrizal; Yusnita Octafilia Th. A. Y. I; Yuni Friska; Roni Putra Adi
Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 10 No. 2 (2025): Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/kurs.v10i2.5706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Konservatisme Akuntansi, Persistensi Laba, Perataan Laba, Kepemilikan Institusional, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kualitas Laba pada perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling, menghasilkan ukuran sampel sebanyak 22 perusahaan. Metode analisis penelitian meliputi analisis deskriptif dan berbagai jenis evaluasi menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konservatisme Akuntansi berpengaruh negatif signifikan terhadap Kualitas Laba, Persistensi Laba tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laba, Perataan Laba berpengaruh negatif signifikan terhadap Kualitas Laba, Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laba, dan Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laba. This Research Purposed to determine the effect of Accounting Conservatism, Earning Persistence, Income Smoothing, Institutional Ownership, and Company Size on Earning Quality in transportation and logistics companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019-2023. This study utilizes secondary data, and the sampling technique employed is Purposive Sampling, resulting in a sample size of 22 companies. The research analysis method includes descriptive analysis and various types of evaluations using the SmartPLS software. The results indicate that Accounting Conservatism has a negative significant effect on Earning Quality, Earning Persistence has no effect on Earning Quality, Income Smoothing has a negative significant effect on Earning Quality, Institutional Ownership has no effect on Earning Quality, and Company Size has no effect on Earning Quality.
Pelatihan Leadership dan Kepercayaan Diri sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Soft Skills Karyawan PT. General Buditekindo Rizaldi Putra; Ikas Miran; Yutiandry Rivai; Agus Hocky; Wan Muhamad Kudri; Suharti; Pamuji Hari Santoso; Okalesa
JUDIKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JUDIKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga memiliki soft skills yang mendukung efektivitas kerja. Kepemimpinan (leadership) dan kepercayaan diri (self-confidence) merupakan dua kompetensi penting yang berperan dalam meningkatkan komunikasi, kolaborasi, kemampuan mengambil keputusan, serta produktivitas karyawan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi soft skills karyawan PT. General Buditekindo melalui pelatihan leadership dan kepercayaan diri. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2026 di Office Duri PT. General Buditekindo dengan menggunakan metode pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, simulasi, dan tanya jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi peserta, serta penyebaran kuesioner untuk mengetahui efektivitas pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep leadership, komunikasi efektif, dan pentingnya kepercayaan diri dalam mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan kerja. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan keberanian dalam menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam tim, serta mengambil inisiatif dalam menyelesaikan permasalahan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi soft skills karyawan dan diharapkan dapat mendukung peningkatan profesionalisme, produktivitas, serta daya saing PT. General Buditekindo. Program pelatihan yang berkelanjutan direkomendasikan sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia perusahaan.
Analisis Pengaruh Debt to Equity Ratio, Debt to Asset Ratio, Price Earning Ratio dan Price to Book Value Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sektor Pertanian Suharti Suharti; Yuni Tannia
INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2020): INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/invest.v1i1.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh Debt to Equity Ratio, Debt to Asset Ratio, Price Earning Ratio, dan Price to Book Value terhadap Harga Saham. Populasi pada penelitian ini adalah 26 perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2018. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan tahunan periode 2015-2018. Berdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 18 perusahaan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan software SmartPLS. Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio dan Price Earning Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, Debt to Asset Ratio berpengaruh signifikan dan negatif, Price to Book Value berpengaruh signifikan dan positif terhadap Harga Saham. Kata Kunci : Debt to Equity Ratio, Debt to Asset Ratio, Price Earning Ratio, Price to Book Value, dan Harga Saham.