Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA YAYASAN KESUMA BANGSA DEPOK Sandy Wibiyantoro; Feb Amni Hayati
JURNAL KONSISTEN Vol 1 No 4 (2024): JURNAL KONSISTEN VOL. 1 NO.4 2024
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Yayasan Kesuma Bangsa Depok. Metode. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sample jenuh. Hasil. Motivasi Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Disiplin Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada Yayasan Kesuma Bangsa Depok. Implikasi. Terdapat pengaruh dan signifikan secara simultan antara Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja  terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai Fhitung > Ftabel atau 30,735 > 3,159 dan tingkat signifikansi probabilitas 0,000 < 0,05.
Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Desa Sekecamatan Kemang Kabupaten Bogor Sarah Wi Salsabilla; Feb Amni Hayati
JURNAL KONSISTEN Vol 1 No 4 (2024): JURNAL KONSISTEN VOL. 1 NO.4 2024
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivsi terhapap kinerja pegawai pada Kantor Desa sekecamatan Kemang Kabupaten Bogor Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis deskriptif, uji regresi linear sederhana, uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, Uji t dan Uji f. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada Kantor Desa Sekecamatan Kemang Kabupaten Bogor dengan menggunakan sampel slovin yaitu sebanyak 84 responden. Hasil. Hasil penelitian ini berdasarkan koefisien determinasi menunjukan bahwa lingkungan kerja fisik dan motivasi mempunyai konstribusi terhadap Kinerja pegawai sebesar 0,54 atau 54% sedangkan sisanya 46% adalah variabel lain yang tidak diteliti. Implikasi. Lingkungan kerja fisik dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai maka  implikasi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat dilakukan dengan cara instansi harus mengevaluasi lagi antara lingkungan kerja fisik, motivasi ataupun hal lainnya agar pegawai dapat menyelesaikan pekerjaan yang telah ditentukan dengan baik dan benar.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI KAFE OMBLEK CABANG BSD SEKTOR 1.1 Alifiya Qotrun Nada; Feb Amni Hayati
JURNAL KONSISTEN Vol 1 No 4 (2024): JURNAL KONSISTEN VOL. 1 NO.4 2024
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh secara parsial antara komunikasi terhadap kepuasan kerja karyawan, (2) pengaruh secara parsial antara motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan, (3) pengaruh secara simultan antara komunikasi dan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan objek penelitian yaitu Kafe Omblek cabang BSD sektor 1.1. Sampel penelitian yang digunakan berjumlah 60 karyawan Kafe Omblek cabang BSD sektor 1.1. yang ditentukan melalui teknik penarikan sampel jenuh. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang dilakukan melalui pengujian instrumen penelitian, uji asumsi klasik, uji regresi linier, uji koefisien, serta pengujian hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara komunikasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kafe Omblek Cabang BSD Sektor 1.1. dengan nilai thitung > ttabel atau (11,811 > 2,002). Motivasi dinyatakan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kafe Omblek Cabang BSD Sektor 1.1. dengan nilai thitung > ttabel atau (12,053 > 2,002). Hasil penelitian hipotesis secara simultan didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara komunikasi dan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kafe Omblek Cabang BSD Sektor 1.1 dengan nilai Fhitung>Ftabel atau (120,404>3,159). Koefisien determinasi secara simultan berpengaruh sebesar 80,9% sedangkan sisanya sebesar 19,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dilakukan penelitian. Implikasi. Hasil penelitian hipotesis secara simultan didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara komunikasi dan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kafe Omblek Cabang BSD Sektor 1.1 dengan nilai Fhitung>Ftabel atau (120,404>3,159). Koefisien determinasi secara simultan berpengaruh sebesar 80,9% sedangkan sisanya sebesar 19,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dilakukan penelitian. Kata Kunci. Komunikasi; Motivasi; Kepuasan Kerja; Kafe Omblek cabang BSD sektor 1.1.  
Pelatihan Pendampingan dan Peningkatan Keterampilan SDM untuk Kemandirian Ekonomi di Perumnas Monang Maning Denpasar Barat Lia Asmalah; Feb Amni Hayati; Juwita Ramadani Fitria
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i1.1748

Abstract

This community service activity was conducted to address the need for enhancing the economic capacity and self-reliance of residents in Perumnas Monang Maning, West Denpasar. The objective was to improve the skills and knowledge of local community members in managing economic activities to support sustainable economic independence. The activity took place on October 25–26, 2025, and was led by 10 lecturers from Universitas Pamulang, with 24 community members participating. The program was carried out through material presentations, practical exercises, discussions, and question-and-answer sessions. The implementation followed three stages: preparation, execution, and reporting. During the training, participants actively engaged in hands-on practice and interactive discussions, which enhanced their understanding of economic management, entrepreneurship, and human resource development. The results showed a noticeable improvement in participants’ skills and confidence in applying economic strategies to increase household income and develop community-based initiatives. The activity also strengthened collaboration between the university and the local community, providing a foundation for continued support and guidance. Overall, structured training combined with mentorship effectively empowered residents to achieve economic self-sufficiency.