Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis of the Impact of Entrepreneurship Education and Curriculum Innovation on Entrepreneurial Motivation and Student Performance in Private Universities in East Java Chairunnisa Chairunnisa; Yenik Pujowati; Tera Lesmana
West Science Social and Humanities Studies Vol. 3 No. 01 (2025): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v3i01.1579

Abstract

This study examines the impact of Entrepreneurship Education and Curriculum Innovation on Entrepreneurial Motivation and Student Performance in private universities in East Java. Using a quantitative research design with a sample of 180 students, data were collected using a Likert scale (1-5) and analyzed with Structural Equation Modeling (SEM-PLS 3). The results indicate that Curriculum Innovation significantly affects Entrepreneurial Motivation and Student Performance, with Entrepreneurship Education also positively influencing both Entrepreneurial Motivation and Student Performance. These findings highlight the importance of innovative curricula and entrepreneurial-focused education in fostering entrepreneurial attitudes and enhancing academic performance among students. The study provides practical implications for educational institutions, suggesting that continuous curriculum innovation and entrepreneurship education are critical to preparing students for entrepreneurial ventures and improving their overall academic success.
STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI PEMUDA DI PERKOTAAN Trioksa Siahaan; Chairunnisa Chairunnisa; Marliza Oktapiani; Urwatul Wutsqah; Arifannisa Arifannisa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen pendidikan kewirausahaan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda di perkotaan. Menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola dan praktik terbaik dari program-program kewirausahaan yang relevan. Data diambil dari Google Scholar dengan cakupan tahun 2012-2024, menghasilkan 16 artikel terpilih dari 27 artikel awal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan yang efektif harus mencakup pendekatan berbasis praktik, pemanfaatan teknologi digital, dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, serta sektor swasta. Studi kasus seperti Jakpreneur di Jakarta dan Pahlawan Ekonomi di Surabaya membuktikan bahwa pendidikan kewirausahaan dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan akses pemuda ke sumber daya ekonomi yang lebih luas. Namun, keberhasilan implementasi strategi ini menghadapi tantangan seperti relevansi kurikulum, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses bagi pemuda dari latar belakang sosial ekonomi rendah. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya evaluasi berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.
KOLABORASI STRATEGIS ANTARA INSTITUSI PENDIDIKAN DAN KOMUNITAS LOKAL DALAM PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL Herlina Herlina; Chairunnisa Chairunnisa; Purwani Puji Utami; Masrum Masrum; Ahmad Durul Napis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44506

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memperkaya literatur dalam konteks pengabdian kepada masyarakat, khususnya mengenai kolaborasi strategis antara institusi pendidikan dan komunitas lokal dalam pengelolaan program pendidikan nonformal berbasis kearifan lokal. Penelusuran data dilakukan melalui platform Google Scholar dan berbagai situs akademik kredibel lainnya dalam rentang waktu 2006 hingga 2025. Dari 50 artikel yang ditemukan, sebanyak 29 artikel dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan relevansi dan kualitas isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang dibangun secara partisipatif, kontekstual, dan berbasis aset lokal dapat meningkatkan efektivitas program pendidikan nonformal dalam memberdayakan masyarakat. Integrasi nilai-nilai lokal seperti bahasa, seni, kearifan tradisional, dan praktik ekonomi berbasis komunitas terbukti memperkuat rasa memiliki, partisipasi aktif, serta keberlanjutan program. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya perubahan paradigma institusi pendidikan dari aktor dominan menjadi mitra setara dalam proses pemberdayaan. Temuan ini memberikan kontribusi prioritas terhadap pengembangan pendekatan pengabdian masyarakat yang lebih adil secara epistemik, sensitif terhadap konteks budaya, dan berkelanjutan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE MENIRU TULISAN Chairunnisa Chairunnisa; Ahmad Ari Masyhuri
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 3 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v3i1.378

Abstract

Mengetahui pengembangan kemampuan motorik halus melaluikegiatan meniru pada anak usia dini, merupakan tujuan darihasil penelitian tindakan kelas (PTK) ini, melalui riset langsungdengan sampel kelompok B di PAUD Ar-Rohman JakartaTimur Tahun Ajaran 2018/2019. Metode yang digunakanadalah metode meniru tulisan, teknik pengumpulan data yaitudengan observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakandalam 3 siklus dalam 3 hari penelitian terdiri dari 4 tahap, yaitu:perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Siklus pertamayaitu pertemuan. Teknik analisis komparatif untukmembandingkan kemampuan anak setiap siklusnya yaitudengan persentase keberhasilan. Hasil penelitian inimenunjukkan terjadi peningkatan 5% tiap siklus yaitu akhirhasil terdapat 37 peserta didik mengalami peningkatan menulisyang cukup signifikan, dibandingkan pada observasi awal hanya17 peserta didik dari 40 yang mampu menulis. Hal inimenunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anakmengalami peningkatan melalui kegiatan meniru tulisan. Inidapat dilihat dari persentase hasil observasi kemampuanmotorik halus anak.
Manajemen Mutu Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat: Implementasi Total Quality Management dalam Meningkatkan Efisiensi dan Akuntabilitas Keuangan Layanan Pendidikan dan Sosial : Pengabdian Ade Ananto Terminanto; Purwani Puji Utami; Trioksa Siahaan; Chairunnisa; Nurhasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya referensi akademik mengenai pengabdian masyarakat melalui kajian implementasi Total Quality Management (TQM) dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas keuangan layanan pendidikan dan sosial. Penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari Google Scholar, ScienceDirect, dan berbagai sumber kredibel lainnya yang dipublikasikan pada periode 1991–2026. Pada tahap awal ditemukan 50 artikel yang relevan, kemudian setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 31 artikel dipilih untuk dianalisis. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tema, sintesis literatur, dan interpretasi deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa TQM mampu meningkatkan kualitas layanan, efisiensi anggaran, akuntabilitas keuangan, dan efektivitas program melalui perbaikan berkelanjutan serta pengelolaan sumber daya yang sistematis. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, lemahnya budaya mutu, dan belum optimalnya kolaborasi antar pemangku kepentingan.