Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Scriptura : Jurnal Ilmiah

STRATEGI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DOKTER KEPADA PASIEN DALAM PROSES PELAYANAN KESEHATAN DI RSU RAFFA MAJENANG Grace Sinthike Kewas; Rini Darmastuti
Scriptura Vol. 10 No. 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.875 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.10.2.60-76

Abstract

Majenang merupakan kota kecamatan di kota Cilacap yang terletak di ujung paling barat dan berbatasan dengan Jawa Barat. Letak geografis ini membuat budaya yang dimiliki masyarakat Majenang adalah percampuran antara budaya Jawa dan Sunda. Akibatnya, membawa dampak pada komunikasi antarbudaya yang terjadi, termasuk proses komunikasi dalam pelayanan kesehatan yang ada di RSU Raffa, Majenang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang digunakan oleh dokter kepada pasien yang berbeda budaya di Rumah Sakit Umum Raffa selama proses pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil penelitian menemukan bahwa pertama, proses komunikasi antarbudaya yang dilakukan oleh dokter dan pasien terjadi dalam bentuk komunikasi verbal dan non verbal. Kedua, Hambatan yang terjadi dalam komunikasi antarbudaya ini adalah hambatan bahasa, persepsi dan budaya. Ketiga, strategi yang digunakan untuk mengatasi hambatan ini adalah dengan menggunakan penerjemah, edukasi pasien, mempelajari budaya dan karakter pasien dan sosialisasi ke desa-desa
STRATEGI PERSONAL BRANDING MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Analisis Isi pada Media Sosial MahasiswaUniversitas Kristen Satya Wacana) Awallina Yusanda; Rini Darmastuti; George Nicholas Huwae
Scriptura Vol. 11 No. 1 (2021): JULY 2021
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.566 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.11.1.41-52

Abstract

Personal branding menjadi urgensi bagi setiap individu pada saat ini. Pada era digital ini, media massa dan media baru (termasuk Instagram) mempunyai peran sangat besar dalam membentuk personal branding seseorang, termasuk mahasiswa yang ada di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Berdasarkan latar belakang ini, maka tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendiskripsikan strategi personal branding yang dilakukan oleh mahasiswa UKSW melalui instagram. Tulisan ini didasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan desain penelitian analisis isi. Hasil dari penelitian tersebut adalah, pertama, perilaku mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana dalam menggunakan instagram. Kedua, mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana yang sudah melakukan strategi personal branding di Instagram dengan pemilihan busana, mengunggah prestasi, dan menggunakan keterangan foto yang dapat memotivasi dan mahasiswa yang belum menerapkan strategi personal branding. Personal branding is an urgency for every individual at this time. In this digital era, mass media and new media (including Instagram) have a very big role in shaping a person's personal branding, including students at Satya Wacana Christian University (SWCU). Based on this background, the purpose of this paper is to describe the personal branding strategy that SWCU students are doing through Instagram. This paper is based on the results of research conducted with a qualitative approach and content analysis research design. The results of this study are, first, the behavior of Satya Wacana Christian University students in using Instagram. Second, Satya Wacana Christian University students who have implemented a personal branding strategy on Instagram by selecting fashion, uploading achievements, and using photo captions that can motivate and students who have not implemented a personal branding strategy.
BUDAYA BELANJA ONLINE GENERASI Z DAN GENERASI MILENIAL DI JAWA TENGAH (Studi Kasus Produk Kecantikan di Online Shop Beauty by ASAME) Rani Apsari Utamanyu; Rini Darmastuti
Scriptura Vol. 12 No. 1 (2022): JULY 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.675 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.12.1.58-71

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membawa imbas pada perubahan aktivitas belanja masyarakat Indonesia dari belanja konvensional ke belanja online. Yang menarik, perubahan perilaku belanja ini terjadi pada semua generasi, termasuk Generasi Z dan Generasi Milenial yang memiliki karakter yang sangat berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui budaya belanja online Generasi Z dan Generasi Milenial serta strategi persuasi pada Generasi Z dan Generasi Milenial di Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain penulisan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa pertama, perilaku belanja online Generasi Milenial sangat ditentukan oleh ulasan atau review dari orang kepercayaan, sedangkan perilaku belanja Generasi Z sangat ditentukan oleh pendapat dari KOL (Key Opinion Leader) yang mereka jadikan panutan. Harga, lokasi dan iklan menjadi faktor yang penting bagi Generasi Z dan Generasi Milenial dalam perilaku belanja mereka. Kedua, mengunggah konten secara konsisten setiap harinya di sosial media menjadi strategi digital marketing Beauty by ASAME dalam persuasi khalayak.
Strategi Komunikasi Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Mensosialisasikan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (Studi Kasus Nelayan Kota Tegal) Gerungan, Kirsten Kimberly Injily; Darmastuti, Rini; Kristiyani, Dian Novita
Scriptura Vol. 14 No. 1 (2024): JULY 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.14.1.1-13

Abstract

Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) merupakan suatu kebijakan yang dilakukan dengan menerapkan sistem kuota dan pembagian zona atau wilayah penangkapan ikan yang diatur dalam PP 85 Tahun 2021. Sekalipun sudah ada sudah ada sosialisasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nelayan di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa termasuk nelayan Kota Tegal bergejolak memberikan respon negatif terhadap kebijakan ini. Strategi komunikasi yang kurang tepat dan perbedaan persepsi menjadi permasalahannya. Tujuan dari tulisan ini pertama, memetakan strategi komunikasi Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada nelayan dalam membangun pemahaman tentang kebijakan penangkapan ikan terukur. Kedua, memahami persepsi nelayan terkait kebijakan ini dan memberikan masukan untuk membangun persepsi yang sama. Tulisan ini didasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain penelitian studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, ada beberapa strategi komunikasi yang digunakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mensosialisasikan kebijakan penangkapan ikan terukur ini. Strategi tersebut adalah Word of Mouth (WOM), konsultasi publik dan publikasi melalui media. Kedua, strategi yang digunakan KPP belum berhasil, karena ada perbedaan persepsi antara pemerintah, dalam hal ini KPP dengan nelayan. Nelayan di Pantura beranggapan kebijakan PIT ini sangat merugikan nelayan. Karena itu, strategi komunikasi KPP seharusnya didasarkan dari persepsi nelayan.
Analisis Ketidakpastian pada Wisatawan Mancanegara dalam Pengembangan Pariwisata di Biak Numfor Papua Derek, Ryand Christian; Darmastuti, Rini
Scriptura Vol. 14 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.14.2.117-127

Abstract

Biak Numfor merupakan Kabupaten yang menempati posisi 10 dari bawah di provinsi Papua sebagai kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia. Suatu kondisi yang ironis, karena Biak Numfor memiliki potensi wisata yang tinggi baik dari sumber daya alam maupun dari sisi budaya. Hanya saja, dalam beberapa waktu terakhir ini sektor pariwisata di Biak Numfor terjadi penurunan jumlah wisatawan asing. Salah satu penyebabnya adalah terjadinya ketidakpastian pada saat berkomunikasi antara wisatawan asing dengan penduduk asli. Berdasarkan dari latar belakang diatas yang menjadi pertanyaan adalah ketidakpastian apa saja yang dihadapi wisatawan asing di kabupaten Biak Numfor berdasarkan teori ketidakpastian Gudykunst dan bagaimana solusinya? Tujuan dari tulisan ini adalah mengindentifikasi dan mendiskripsikan ketidakpastian yang terjadi antara wisatawan dengan penduduk asli dan solusi dalam mengatasi ketidakpastian tersebut. Analisa pada tulisan ini didasarkan pada teori ketidakpastian Gudykunst, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kasus pariwisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, wisatawan asing di Biak Numfor mengalami ketidakpastian informasi, ketidakpastian budaya dan bahasa. Ketidak pastian informasi terkait dengan informasi situasi kegiatan, informasi atraksi wisata, informasi fasilitas pendukung, informasi akomodasi serta akesibilitas. Kedua, solusi dalam mengatasi ketidakpastian bagi wisatawan asing di Biak Numfor adalah dengan membuat pusat informasi terpadu berbentuk website maupun blog yang terintegrasi dengan pihak terkait dan didukung optimalisasi mesin pencari.