Articles
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER BERBANTUKAN SOFTWARE SPARKOL VIDEOSCRIBE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA
Evi Widayanti;
Siti Aisyah
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2019): KALAMATIKA November 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176 KB)
|
DOI: 10.22236/KALAMATIKA.vol4no2.2019pp117-128
This study aims to determine the mathematical understanding of students of class X of SMA Muhammadiyah 4 Surabaya. From the result of the test, it is known that the mathematical understanding of class X IPA of SMA Muhammadiyah 4 Surabaya is low. To overcome this, applied treffinger learning model with software sparkol videoscribe. The research method used is a Class Action Research (PTK) with a collaborative pattern. From this study, it can be seen that there is an average increase from 48,62 (low) to 80,34 (good). In addition, it can be known that the ability to reiterate the concept learned has increased from 58.62% to 72.41%; Ability to apply the concept algorithmically increased from 41.38% to 86.21%; Ability to give examples and counter-example of the concepts studied increased from 20.69% to 58.62%; Ability to present concepts in various forms mathematical representation increased from 10.34% to 79.31%; and Ability to link various concepts (internal and external mathematics) increased from 0% to 24.14%. Based on the findings in this study, the treffinger learning model using the software sparkol videoscribe can be used as an alternative to improve students' mathematical understanding.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal TIMMS untuk Kategori Penalaran
Evi Widayanti;
Intan Aulia Kolbi
JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.644 KB)
|
DOI: 10.15642/jrpm.2018.3.1.76-85
This research aims to describe in detail the errors of students in doing TIMSS question and describe the factors that cause students to experience errors in the TIMSS for reasoning category in 8th grade. The research using descriptive qualitative approach. The subjects were 8th-grade students of SMP Al-Karimah Surabaya Data collection techniques used include tests, interviews, and documentation. While the object in this research is the test results of students of class VIII SMP Al-Karimah Surabaya in working TIMSS in Mathematics 2011 for the category of reasoning. The results of the error analysis of students in TIMSS 2011 can be summarized as follows: mistakes made by students are grouped into 3 types: a) Concept errors, b) Errors procedures, and c) Calculation error. In doing the TIMSS 2011 on reasoning category, the type of error that most students experience is a mistake in understanding the concept.
PENGARUH PENGGUNAAN YOUTUBE TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA
Denok Julianingsih;
Evi Widayanti
SIGMA Vol 7, No 1 (2021): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53712/sigma.v7i1.1216
The purpose of this study was to determine the effect of using youtube media on student learning outcomes in the even semester 2020/2021 Statistics lectures and to see student responses while using youtube media as a source of learning information during lectures. This research is a quasi-experimental research with 18 students taking the subject of statistics. The design in this study used a one group pretest-posttest design. The instruments used in this study were a matter of learning outcomes tests and student response questionnaires. The data analysis technique used was descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The data was processed using SPSS 22. Based on the results of inferential statistical analysis using the paired sample t-test, an alpha value of 0.000 <0.05 means that there is an effect of using YouTube media on student learning outcomes. It can be seen that there is a difference in the average learning outcomes before and after using YouTube, which is 54.44. In addition, based on the results of the student response questionnaire, it showed that all aspects contained in the student response questionnaire showed an average of 67.36 good results.
ANALISIS ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Yuni Ashari Rachmawati;
Evi Widayanti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5227
Berpikir kreatif merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengembangkan gagasan yang berkualitas dan berbeda dengan orang lain serta sesuai dengan tugasnya. Kemampuan berpikir kreatif siswa dapat dilihat melalui pemberian soal open ended. Soal open ended merupakan soal yang mempunyai beberapa jawaban benar dan banyak cara untuk mendapatkan jawaban tersebut. Soal open ended yang telah dikerjakan akan dianalisis berdasarkan indikator kemampuan berpikir kreatif. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal open ended pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pada akhir pemberian masalah dilakukan analisis berdasarkan beberapa indikator kemampuan berpikir kreatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 17 Surabaya tahun ajaran 2019/2020 berjumlah 5 subjek. Instrumen penelitian ini menggunakan soal tes berupa soal open ended yang memiliki banyak jawaban benar dan sudah divalidasi oleh dua validator. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada siswa secara keseluruhan sudah mencapai aspek kelancaran dan elaborasi. Hanya beberapa siswa saja yang mencapai aspek keluwesan dan hanya ada satu siswa yang mencapai aspek kebaruan. Hal ini membuktikan bahwa siswa berkemampuan tinggi pun tidak selalu memenuhi keempat indikator berpikir kreatif.
Students’ Errors Analysis in Finishing A Problem Solving Test Based on Newman Procedures in Trigonometry Materials
Nandika Sri Wahyuni;
Evi Widayanti
IndoMath: Indonesia Mathematics Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/indomath.v3i2.7213
This study aims to describe the types of student errors in solving problems based on the Newman procedure, the causes of errors and solutions to resolve errors made by students in solving problems on Trigonometry material. In this study using qualitative methods. The instruments in this study were tests and interviews. The results of the research are written test data and information from interviews, and the results of the analysis of researchers obtained several conclusions. Mistakes made by students in completing problem-solving test questions on Trigonometry material ie students cannot receive information from the questions properly, students can model through sketch drawings but the information on the sketch does not match the problems in the questions, students are not able to choose what method or formula used to solve problems and lack of understanding of the method or formula chosen, students do not use all the information provided on the problem, as a result of previous mistakes, when the initial process is wrong the final result must be wrong and students are not used to writing conclusions at the end of the work question.
ANALISIS ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Yuni Ashari Rachmawati;
Evi Widayanti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (740.622 KB)
|
DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5227
Berpikir kreatif merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengembangkan gagasan yang berkualitas dan berbeda dengan orang lain serta sesuai dengan tugasnya. Kemampuan berpikir kreatif siswa dapat dilihat melalui pemberian soal open ended. Soal open ended merupakan soal yang mempunyai beberapa jawaban benar dan banyak cara untuk mendapatkan jawaban tersebut. Soal open ended yang telah dikerjakan akan dianalisis berdasarkan indikator kemampuan berpikir kreatif. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal open ended pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pada akhir pemberian masalah dilakukan analisis berdasarkan beberapa indikator kemampuan berpikir kreatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 17 Surabaya tahun ajaran 2019/2020 berjumlah 5 subjek. Instrumen penelitian ini menggunakan soal tes berupa soal open ended yang memiliki banyak jawaban benar dan sudah divalidasi oleh dua validator. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada siswa secara keseluruhan sudah mencapai aspek kelancaran dan elaborasi. Hanya beberapa siswa saja yang mencapai aspek keluwesan dan hanya ada satu siswa yang mencapai aspek kebaruan. Hal ini membuktikan bahwa siswa berkemampuan tinggi pun tidak selalu memenuhi keempat indikator berpikir kreatif.
Desain Media Pembelajaran Mobile Learning pada Mata Pelajaran Matematika SMP
Denok Julianingsih;
Evi Widayanti
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i1.2379
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk media pembelajaran mobile learning berbasis android pada mata pelajaran matematika SMP. Materi yang digunakan adalah materi di kelas VII, VIII, dan kelas IX. Produk pengembangan dikatakan valid jika adanya penilaian dari validator yaitu ahli media dan ahli materi. Dikatakan Praktis jika produk yang dikembangkan dapat dengan mudah digunakan oleh guru dan siswa di lapangan dan mendapatkan nilai kepraktisan media yang baik oleh siswa. Sedangkan efektif ditunjukkan dengan adanya hasil belajar siswa yang baik dan respon siswa selama pembelajaran menggunakan media pembelajaran matematika berbasis android juga baik. Selain itu produk pengembangan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif bagi peserta didik dalam memahami konsep-konsep matematika dan dapat digunakan untuk belajar mandiri, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan model Hannafin and Peck yang terdiri dari tiga tahapan yaitu analisis kebutuhan (need assess), desain (design) dan pengembangan dan implementasi (development/implementation). Pada penelitian ini, peneliti hanya menggunakan sampai pada tahap pengembangan yaitu sampai pada tahap uji validitas dan kepraktisan media pembelajaran mobile learning. Berdasarkan hasil uji kelayakan yang dilakukan oleh dua orang validator didapatkan prosentase kelayakan untuk aspek materi sebesar 82,5% dengan kategori sangat valid, sedangkan untuk aspek penyajian sebesar 87,5% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil uji coba terbatas pada kelompok kecil yaitu sebanyak 5 orang siswa yang heterogen didapatkan hasil sebesar 85% dengan kategori sangat praktis. Artinya media pembelajaran mobile learning pada mata pelajaran matematika SMP dapat diimplementasikan pada pengguna sebagai media memudahkan siswa untuk belajar kapan dan dimana saja.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED
Hery Dwi Luthfi;
Erik Valentino;
Evi Widayanti
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/admathedust.v10i1.26054
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan soal open ended dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaiakan soal open ended. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Sumber data dalam penelitian ini adalah 3 siswa SMP Muhammadiyah 17 Surabaya dan terdiri dari 1 siswa good ability, 1 siswa middle ability, dan 1 siswa poor ability. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan pemecahan masalah sudah terpenuhi dengan baik, hanya 1 siswa yang kurang memenuhi tahapan pada salah satu soal. Setiap subjek juga sudah menyelesaikan soal dengan baik dan siswa yang memiliki kemampuan poor ability menurut sekolah belum tentu mendapat hasil terendah, hal ini terbukti dengan penelitian ini yang menunjukkan bahwa siswa poor ability justru dapat memahami kedua soal dengan baik hanya saja kurang teliti dan kurang fokus dalam memahami soal. Hal ini menunjukkan bahwa soal open ended mempunyai peranan yang penting dalam pembelajaraan matematika, dengan soal open ended siswa dituntut agar berpikir kreatif untuk menyelesaikan sebuah permasalahan.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di TK dan Playgroup Madina Luhur
Dewi Rosaria Indah;
Apsari Fajar Prihantini;
Riska Nur Oktaviani;
Nur Aini Saura Putri;
Evi Widayanti;
Alfina Citra Sukmawati;
Wisnu Kristanto;
Suhartini Nurul Azminah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 06 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Educators are the key determinant of changing learning styles in the midst of a pandemic. They are required to be more creative and innovative in conducting learning. The purpose of this community service is to increase the use of IT-based learning media for Madina Luhur Kindergarten teachers. The implementation method used in this activity is the lecture method from the speakers and practicum by the teachers with the devices they have such as mobile phones and laptops for each participant as well as mentoring by the lecturers in practicing the steps for using these web tools. For teachers, the result is an increase in their understanding and skills in using web tools such as Answer Garden and Tricider for learning materials. For lecturers, the results of this community service activity are an increase in motivation to be more active and sensitive to engage in development in the community directly, especially those related to the world of education. For Higher Education, the resulting achievement is the increasing quality of sustainable academic programs, and as a manifestation of the accountability of the Higher Education in the community. With this service, it is hoped that it can improve the skills of Madina Luhur Teachers in IT-based learning, and can apply them in the teaching and learning process at Madina Luhur Kindergarten. Keywords: Increase; Instructional Media; IT based; Madina Luhur Kindergarten
PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN-ENDED PADA MATERI PELUANG
Asya Dwi Apriana;
Evi Widayanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/1y4vmb49
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal Open-Ended pada materi peluang. Berpikir kreatif merupakan kemampuan siswa dalam menghasilkan berbagai alternatif penyelesaian terhadap suatu permasalahan. Penerapan pendekatan Open-Ended melalui sebuah persoalan dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif pada siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini yaitu soal tes dan pedoman wawancara. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Al-Furqon Driyorejo dengan jumlah 6 subjek penelitian. Objek pada penelitian ini yaitu proses berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal Open-Ended. Penelitian yang dilakukan dianalisis melalui pemberian soal Open-Ended yang sesuai dengan indikator berpikir kreatif. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan bahwa proses berpikir kreatif dalam menyelesaikan soal Open-Ended pada siswa dengan kemampuan matematika rendah kurang memahami persoalan dengan benar. Pada siswa dengan kemampuan matematika sedang telah memahami persoalan namun tidak dapat memperinci hasil penyelesaiannya dengan baik. Sedangkan pada siswa dengan kemampuan matematika tinggi ia dapat memahami persoalan, merencanakan penyelesaian, dan mampu menyelesaikan permasalahan dengan benar serta beragam.