Articles
Pendidikan Islam di Iran Pasca Revolusi
Salwa Atika Sari;
Andi Prastowo
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v18i2.337
Gerakan revolusi yang dipimpin oleh Khomeini, berhasil menumbangkan sistem monarki dan mendirikan negara republik dengan menerapkan syariat Islam dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat, sesuai dengan mazhab syiah Itsna’ Asyariyah. Setelah revolusi Islam Iran tahun 1979, sistem pendidikan Iran mengalami perubahan yang sangat mendasar, semua upaya pendidikan serta pengajaran harus sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Upaya-upaya pendidikan juga harus diarahkan pada penggunaan al-Quran, tradisi Islam, dan konstitusi republik Islam Iran sebagai dasar dalam merumuskan tujuan dan sasaran pendidikan. Iran menyediakan sarana cuma-cuma bagi para pemuda dan anak-anak sampai tingkat Sekolah Menengah Pertama. Metode pengajaran menggunakan hafalan. Kurikulum pendidikan Islam di Iran menganut sistem sentralistik yang kurikulum diatur oleh pemerintah pusat. sedangkan perguruan tinggi, di mana dosenlah yang menentukan isi mata kuliahnya. Madrasah tertua berada di iran seperti madrasah miyan dahiyah, al-bahaqiyah, dan Nizhamiyyah
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KONSTRUKTIVISTIK PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VI DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Lilla Septiliana;
Andi Prastowo
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol 1 No 1 (2023): March 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to describe the application of the contextual teaching and learning (CTL) approach in improving students' constructivist thinking skills in class VI science learning at Madrasah Ibtidaiyah. This study used a qualitative method with descriptive qualitative research. The primary data source was obtained from the teacher. Data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. The data analysis technique used in this study is data reduction, data presentation and conclusion. With the results of research regarding the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach to improve the constructivist thinking skills of students in science learning class VI of Madrasah Ibtidaiyah, that science learning includes three stages namely planning, implementation and evaluation and in this study the results were obtained by increasing the ability Constructive thinking of students in science learning with the Contextual Teaching and Learning approach at Madrasah Ibtidaiyah is based on the teacher's competency in managing the class first starting from asking questions, and learning media, the teacher in optimizing all students' abilities to be able to participate actively in learning through providing motivation to students, there are also efforts to overcome obstacles from the ineffectiveness of the CTL learning approach by increasing the percentage of time for teachers
PERAN GURU DALAM MEMBERI MOTIVASI BELAJAR KEPADA SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Arif Prasetyo;
Andi Prastowo
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol 1 No 1 (2023): March 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Motivation is one of the psychological elements present in every student, so that to arouse students' enthusiasm for active learning, the role of the teacher in providing learning motivation is very important. One of the determinants of successful learning is the motivation that students possess. This research was conducted with the aim of: (1) Knowing and describing the role of teachers in motivating students' learning in thematic learning in grade V at Madrasah Ibtidaiyah (MI). (2) Knowing and describing the efforts of teachers in motivating students' learning in thematic learning in grade V at Madrasah Ibtidaiyah (MI). This research is a qualitative descriptive study using observation, interview, and documentation as data collection techniques. The results of this study state that: (1) The role of teachers in motivating students' learning in thematic learning in grade V at Madrasah Ibtidaiyah (MI) is demonstrated by the teacher as a demonstrator, classroom manager, mediator and facilitator, and evaluator. (2) Efforts made by teachers to motivate student learning include: a) The teacher as a demonstrator: using appropriate methods, using language that is easy to understand. b) The teacher as a classroom manager: paying attention to students' concentration, rolling seats. c) The teacher as a mediator and facilitator: providing learning media and facilities, playing movies. d) The teacher as an evaluator: giving rewards, giving grades or scores, giving praise and punishment.
Peran Kompetensi Sosial Guru dalam Pembelajaran Autentik Berlandaskan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar
Rahmad Illahi;
Andi Prastowo
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 3 Nomor 2, September 2022
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/jrpd.v3i2.13642
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran kompetensi sosial guru dalam pembelajaran autentik berlandaskan profil pelajar Pancasila yang sesuai dengan tuntutan nasional untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Peneliti melakukan penelitian di SD 20 ranah batahan teknik penelitian ini melalui observasi,wawancara dan dokumentasi Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara bagaiamana peran kompetensi sosial guru dalam pembelajaran autentik berlandaskan profil pelajar pancasila, dan peneliti mengamati peran komepetensi sosial guru dalam pembelajaran autentik berlandaskan profil pelajar pancasila di SD 20 ranah batahan. Peneliti mengumpulkan data melalui mengobservasi guru dan pserta didik dalam pembelajaran terlihat guru melakukan penanaman nilai agama dan pancasila di dalam pembelajaran seperti membaca doa sebelum dan sesudah belajar, selalu melakukan diskusi, menghargai keberagaman, melaksanakan piket kebersihan, sikap kritis dan kreativitas dan melakukan kerja kelompok untuk membuat produk akhir pembelajaran. Kesimpulannya peran kompetensi sosial guru dalam pembelajaran terlihat dari penanaman nilai-nilai agama dan pancasila dalam pembelajaran sehingga mempersiapkan peserta didik menjawab tantangan nasional saat ini.
Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Project-Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa MI Ma’arif Bego
Kharisma Lujeng Lestari;
Andi Prastowo
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joeai.v7i2.8094
Literasi merupakan seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, Literasi tidak bisa di lepaskan dari kemampuan berbahasa. Berbagai inovasi model pembelajaran dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar literasi anak. Model pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman penerapan sekaligus mempelajari suatu kegiatan pembelajaran adalah model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Adapun keterampilan Literasi pada siswa MI Maarif yaitu dalam mengerjakan suatu proyek anak dapat menerima penjelasan dari guru dan dapat mengunggkapkan atau menanyakan apa saja yang belum anak pahami. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas anak untuk memecahkan masalah dengan menerapkan keterampilan membuat, menciptakan, sampai dengan mengkomunikasikan hasil pembelajaran berdasarkan pengalaman yang nyata dan dilakukan oleh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran PJBL dalam peningkatan keterampilan literasi siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran PJBL untuk meningkatan keterampilan siswa sudah dilakukan dengan cukup baik.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING (Pjbl) UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN INOVASI DAN KEAKTIFAN SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Muhammad Fadhlan Syahnaidi;
Andi Prastowo;
Muhammad Amin Qodri Syahnaidi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v8i3.11654
Pemilihan dan penggunaan metode klasikal atau ceramah dianggap oleh para guru sebagai metode paling sering digunakan untuk mengelola kelas dan bisa mengejar target materi yang harus diselesaikan sehingga kurangnya keaktifan dan kemampuan inovasi siswa masih rendah. Akan tetapi dengan penerapan kurikulum merdeka guru diminta menggunakan model project based learning didalam pembelajaran, dilatarbelakangi oleh masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengungkap “Implementasi Model Project Based Learning (Pjbl) Untuk Meningkatkan Kemampuan Inovasi dan Keaktifan Siswa Kurikulum Merdeka” Penelitian dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Saman Bantul. Dengan metode studi kasus, jenis penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara serta dari sumber-sumber yang relevan dengan penelitian ini. Kemudian data direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model project based learning siswa lebih aktif dan inovatif dalam pembelajaran, ada beberapa proyek yang telah dibuat dengan memanfaatkan sampah yang didaur ulang lalu dijadikan kerajinan perhiasan.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI MODEL DRILL AND PRACTICE UNTUK MI/SD
Zainal Asrin Nasution;
Andi Prastowo
El Midad Vol. 13 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20414/elmidad.v13i1.2972
Guru merupakan salah satu komponen mikrosistem pendidikan yang sangat strategis dan mempunyai peran yang besar pada proses pendidikan di sekolah. Dalam penyampaian materi pembelajaran guru yang kreatif harus mampu menejelaskan materi dengan berbagai media yang ada. Media pembelajaran dalam dunia pendidikan bermacam-macam seperti multimedia interaktif, presentasi, hypermedia, tutorial dan drill and practice. Drill and practice bisa disebut metode mengajar yang dilaksanakan oleh siswa dalam bentuk kegiatan latihan yang nantinya keterampilan tersebut menjadi sebuah kebiasaan dan peserta didik nyaman mempelajari materi tersebut dengan diasah terus menerus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research) ialah suatu kegiatan yang berhubungan dengan pengumpulan data pustaka penelitian yang memanfaatkan sumber pustaka untuk mendapatkan data penelitian, Dengan Melaksanakan Metode Drill and Practice dalam masa pandemi sangat dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru.
Perencanaan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Berbasis Project Based Learning Pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Muhammad Ferry Irawan;
Zulhijrah Zulhijrah;
Andi Prastowo
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 12 No. 3 (2023): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/pjp.v12i3.20716
Di era saat ini, siswa dituntut untuk memiliki keterampilan yang luas seperti keterampilan pemecahan masalah, berpikir kreatif, berkolaborasi, dan berkomunikasi. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dianggap sebagai cara pembelajaran yang dapat memfasilitasi pengembangan keterampilan tersebut karena melibatkan siswa dalam proyek-proyek berbasis kehidupan nyata. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk lebih memahami bagaimana guru dapat merencanakan pembelajaran IPA yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar di OKU Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran melalui Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dapat menjadi cara yang efektif dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam kurikulum ini memberikan dampak positif pada pemahaman dan motivasi siswa dalam pembelajaran IPA
IMPLEMENTATION OF SCIENCE LEARNING BASED ON ANIMATED VIDEOS IN ELEMENTARY SCHOOL
Rizka Safitri;
Andi Prastowo
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2024): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/pjp.v13i1.21467
This study aims to find out how the implementation of science learning based on animated videos in elementary schools. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. This research was conducted at Al-Fatih Integrated Islamic Elementary School. The subjects in this study were science lesson teachers in class V. The instrument used to collect data was in the form of semi-structured interview instruments. Data collection techniques with interviews. This data analysis technique is carried out by collecting data, then continued with the selection of the data obtained, after that continued with the presentation of data, and drawing conclusions. The implementation of learning in class is divided into three stages of implementation, namely initial activities, core activities, and closing activities. In the implementation of learning, teachers play an important role in transferring knowledge to students. Teachers need media that can help them in transferring knowledge. Animated videos are a medium that can help teachers transfer knowledge to students. The implementation of animated video-based science learning provides benefits and has a positive impact on students and teachers. Animated videos motivate students, increase students' interest and understanding and help teachers in providing concrete examples and creating a fun learning atmosphere
THE USE OF CANVA-BASED LEARNING ANIMATION MEDIA IN GRADE V SCIENCE SUBJECTS IN ELEMENTARY SCHOOLS
Anisa Fadhlia;
Andi Prastowo
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2024): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/pjp.v13i1.21468
This study aims to see how the learning process occurs using Canva-based animation media in science learning at SD IT Al-Fatih Peusangan. The subjects in this study were class teachers and class V students. Qualitative research is research that produces descriptive information in the form of written and spoken words. Data collection techniques are by interviews via mobile phones and filling in google from. The results of the study show that by using animation media, students like and feel happy because they can easily understand the material, learning, and also learning becomes more interesting. The difficulty of teachers in using animation media is the lack of projectors, LCDs, internet in schools and the difficulty of choosing characters when creating animation media.Keywords: IPAS, Information technology, canva-based animation media