Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Analysis of Accounting Treatment of Account Receivable Based on PSAK No. 50 and PSAK No. 55 at PT Wahana Boga Nusantara Anak Agung Gek Sri Bawani; I Gusti Ayu Astri Pramitari; Ketut Nurhayanti
Journal of Applied Sciences in Accounting, Finance, and Tax Vol. 4 No. 2 (2021): October 2021
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.135 KB) | DOI: 10.31940/jasafint.v4i2.105-110

Abstract

The purpose of this study is to analyse and compare the accounting treatment of account receivable applied by PT Wahana Boga Nusantara with PSAK No. 50 and No. 55 revisied in 2014. This study uses descriptive data analysis techniques with a qualitative approach. The data collection method used is an interview with the Manager of the Financial Department and the Head of Account Receivable section on receivables accounting policy. The treatment of receivables accounting, non participant observations, and documentation with the documents used are financial position statements, profit and loss statements, receivables age lists, recapture of credit sales data during 2020. This study showed that the recognition of receivables has been by PSAK number 55 the revised the year 2014 because receivables are recognized when goods have been shipped and received by customers. Meanwhile, the measurement and presentation of receivables are not appropriate because they are not measured and presented at fair value.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Untuk Efektivitas Pengolahan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil Pada Kelompok Usaha Balini Jeni Susanti; I Ketut Suwintana; I Made Budiada; Ketut Nurhayanti
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.296

Abstract

Melihat potensi hasil pertanian buah kelapa di Bali yang selama ini dijadikan sebagai sarana ritual keagamaan dan juga dijadikan sebagai minyak kelapa, Kelompok Usaha Balini berinovasi untuk mengolah buah kelapa menjadi Minyak kelapa murni yang biasa disebut Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai salah satu usaha meningkatkan nilai ekonomis buah kelapa, selama ini Kelompok Usaha Balini memproduksi VCO menggunakan metode tradisional yang mana metode tradisonal memiliki kelemahan yaitu memerlukan proses produksi 24 jam dan berpotensi gagal produksi jika suhu ruangan tidak stabil. Kegitan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Virgin Coconut Oil dengan menerapkan teknologi tepat guna yaitu alat sentrifugal dalam proses produksi. Hasil kegiatan adalah penerapan teknologi tepat guna yaitu alat sentrifgual dalam pengolahan buah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil sehingga, dapat meningkatkan produktivitas mulai dari kuantitas produksi dan juga efesiensi waktu, hal ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas produksi VCO pada Kelompok Usaha Balini.
Efektivtias Pembelajaran Daring pada Pendidikan Vokasi Ketut Nurhayanti; I.G.A Astri Pramitari; I Made Budiada
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.468 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2623

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of online learning in vocational colleges in Hindu theory courses and electrical installation practices. Assessment indicators are student learning outcomes, learning completion, student interests and motivations as well as attractive learning experiences experienced by students during online learning. Quality research with qualitative descriptive research approach is used in this study. Data collection techniques using questionnaires in the form of essays are disseminated through the google form platform and interviews conducted with google meet. Respondents numbered 50 students. The results of online learning research are effective if reviewed from indicators of the value of learning outcomes and complete materials but are not effective if reviewed from behavior changes. Indicators of attractive learning experience will be fun assuming the media used and lecturers can package materials in an interesting, interest and motivational learning students more to the obligation to get value and no other learning alternatives except online.
INTERNALISASI NILAI AKUNTABILITAS DALAM TUGAS PROYEK UNTUK MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL MAHASISWA Ketut Nurhayanti; I Gusti Ayu Astri Pramitari
Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu Vol 6 No 2 (2019): Volume 6, Nomor 2, Tahun 2019
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.679 KB) | DOI: 10.25078/gw.v6i2.1523

Abstract

The purpose of this study is to make student learning assessment instruments for Hindu subjects in the form of project assignments that contain the basic values of accountability as an effort to develop students' spiritual intelligence. This study uses a type of qualitative research assisted with qualitative data. Data of research subjects were 28 respondents using observation, interview and questionnaire data collection techniques. The data analysis technique uses descriptive qualitative, which is to describe the symptoms or results of the research in a narrative manner. The results of this study indicate that the application of project tasks that contain the value of accountability is able to develop an attitude of responsibility, independence and respect for others to students. This attitude is part of behavior that reflects spiritual intelligence.
Pendampingan Akuntansi dan Aspek Perpajakan pada UMKM sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Strategis Ketut Nurhayanti; Anak Agung Gde Mantra Suarjana; Putu Rany Wedasuari; Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.488

Abstract

Eksistensi UMKM yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi faktanya masih banyak yang memiliki keterbatasan dalam pelaporan keuangan dan juga aspek perpajakan yang mana ini menjadi dasar bagi UMKM dalam pengambilan keputusan yang strategis bagi keberlangsungan perusahaan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM wilayah Kabupaten Badung melalui kegiatan pendampingan akuntansi dan aspek perpajakan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan pendampingan berupa bimbingan teknis kepada mitra yaitu UMKM. Dari hasil pendampingan pelaporan keuangan dan aspek perpajakan kepada mitra yaitu 30 UMKM di wilayah badung dengan jenis usaha dagang, jasa dan manufaktur ditemukan bahwa masih banyaknya UMKM yang belum memiliki kemampuan dalam Menyusun laporan keuangan mulai dari menganalis, mencatat transaksi di jurnal maupun buku besar, dan tata cara perhitungan pajak. Pemberdayaan UMKM melalui penampingan akuntansi dan aspek perpajakan perlu dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam penyusunan laporan keuangan sebagai dasar untuk mengambil keputusan bagi perusahaan mereka mengingat bahwa tidak semua owner UMKM berlatar belakang pendidikan akuntansi atau perpajakan.
Pengolahan Limbah Produk VCO Menjadi Arang Briket I. G. A. Oka Sudiadnyani; I Ketut Suwintana; I. G. Putu Mastawan Eka Putra; Ketut Nurhayanti; I Made Agus Putrayasa
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.528

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bermitra dengan UMKM Balini bertujuan untuk memberikan edukasi dalam pengolahan ampas kelapa sebagai limbah dari produksi VCO menjadi produk yang bernilai ekonomi yaitu arang briket. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua tahapan yaitu menyerahkan alat pencetak briket dan melaksanakan pelatihan pembuatan arang briket.
Pendampingan Pengelolaan Usaha UMKM Isi Ulang Bali di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung I Gusti Ayu Astri Pramitari; Kadek Nita Sumiari; Ketut Nurhayanti; I Komang Wiratama
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.591

Abstract

Rusaknya lingkungan akibat peningkatan jumlah sampah menjadi isu yang dialami hampir sebagian besar daerah di Indonesia, salah satunya di Provinsi Bali. Sebagai salah satu destinasi wisata yang paling populer, keindahan alam di Bali tak luput dari pencemaran yang diakibatkan oleh banyaknya jumlah sampah khususnya sampah plastik. Isi Ulang Bali adalah stasiun isi ulang/refill station untuk kebutuhan sehari-hari, berupa deterjen, pelembut pakaian, sabun cuci tangan, sabun cuci piring, sabun dan shampoo, hand sanitizer, disinfektan, pembersih lantai, pembersih toilet, shampoo untuk hewan, dan masih banyak lagi produk-produk eco-friendly lainnya. Dengan konsep ramah lingkungan dan konsep mengisi ulang produk, pelanggan hanya perlu botol/kemasan plastik yang dapat digunakan berulang kali untuk diisi ulang. Sebagai UMKM yang baru berdiri masih banyak permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan usaha Isi Ulang Bali, diantaranya berkaitan dengan penataan toko, pengelolaan stock barang baik dari segi jumlah maupun keamanannya, distribusi barang hingga pencatatan keuangan. Jenis barang yang cukup banyak dengan luas toko yang relatif sempit mengakibatkan barang menjadi tertata kurang rapi, selain itu bentuk toko yang semi permanen dan terletak di lokasi yang cukup ramai mengakibatkan seringnya toko menjadi sasaran pencurian, sehingga dapat dikatakan keamanannya masih kurang. Dari sisi distribusi barang, masih banyak pelanggan yang mengharapkan jasa pengantaran ke rumah-rumah, hal ini mengakibatkan lokasi yang bisa dijangkau masih relatif sedikit. Pengelolaan keuangan masih dilakukan secara manual baik pencatatan pendapatan maupun pengeluaran biaya sehingga masih ada beberapa transaksi yang tidak tercatat. Pemilik juga belum mampu menyusun laporan keuangan sehingga pemilik tidak mengetahui secara pasti berapa keuntungan yang diperoleh. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan bantuan baik berupa barang untuk penataan toko maupun pengelolaan persediaan, sistem akuntansi yang terkomputerisasi serta pemberian penyuluhan terkait dengan program kemitraan untuk meningkatkan jaringan distribusi, pengelolaan sosial media serta penggunaan sistem akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan yang diperlukan.
Digitalisasi Laporan Keuangan Akselerasi Pendukung Kebijakan Strategis UMKM Putu Rany Wedasuari; Ni Nyoman Yintayani; Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi; Ketut Nurhayanti; Nyoman Angga Pradipa
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.667

Abstract

Berbagai langkah yang dilakukan pemerintah dalam upaya pemulihan sektor pariwisata akibat pandemi COVID-19 salah satunya adalah melalui digitalisasi UMKM. Digitalisasi UMKM tidak hanya mencakup sistem pemasaran melainkan mengubah pembukuan dan laporan keuangan menjadi digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan dengan memanfaatkan teknologi sebagai bentuk perwujudan digitalisasi UMKM. Pelatihan dan pendampingan tersebut, diselenggarakan Di Kabupaten Badung dengan jumlah peserta 17 orang dengan materi Pemahaman SAK EMKM, penggunaan aplikasi pencatatan dan pembukuan menggunakan mikrosoft excel untuk berbagai jenis usaha. Metode pelaksanaan kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif kepada pelaku UMKM terhadap pengembangan usahanya.
Eksistensi dan Adaptasi Hindu di Era Disrupsi Digital Studi kasus Masyarakat Desa Penglipuran Nurhayanti, Ketut; Sugiarka, I Gede
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i6.360

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin masif memberikan perubahan signifikan terhadap eksistensi, adaptasi praktik tradisi dan budaya agama Hindu masyarakat Bali yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan kehidupan sosial sehari-hari. Perlunya untuk terus beradaptasi terhadap perkembangan jaman tanpa harus melupakan tradisi dan budaya. Penelitian ini akan mendeskripsikan eksistensi dan adaptasi Desa Penglipuran sebagai Desa Wisata yang banyak melakukan interaksi sosial dan budaya karena pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah masyarakat Desa Wisata Penglipuran menerapkan ajaran Tri Hita Karana yaitu prahyangan, pawongan dan palemahan sebagai landasan mengelola pariwisata sehingga tercermin dalam kehidupan setiap hari masyarakatnya. Desa Wisata menggunakan platform digital Instagram, Facebook, dan Youtube untuk mempromosikan eksistensi Desa Wisata Penglipuran, penggunaan platform digital sebagai bagian dari adaptasi Desa Wisata Penglipuran terhadap perkembangan jaman. Dalam pengelolaan Desa Wisata Penglipuran juga menggunakan transaksi melalui QRISS untuk mempermudah wisatawan pada saat pembelian tiket masuk ke Desa Wisata Penglipuran.
Achieving Environmental Sustainability Through Hindu Ecological Spirituality Nurhayanti, Ketut; Putra, Anggara Putu Dharma; Atmaja, I Gusti Ngurah; Utama, I Komang Sudharka
Advances In Social Humanities Research Vol. 3 No. 4 (2025): Advances In Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v3i4.358

Abstract

The South African automotive industry has undergone significant transformation from a domestically protected market to a globally integrated export-oriented sector. This paper examines the institutional and firm-level dynamics that have shaped this evolution, particularly under the Motor Industry Development Programme (MIDP) and its successor, the Automotive Production and Development Programme (APDP). The study aims to understand how industrial policies and institutional configurations interact to enable or constrain structural transformation and inclusive development. Using a qualitative case study approach, the research draws on policy documents, industry reports, and interviews with key stakeholders. Findings reveal that while policy reforms have effectively enhanced export performance and attracted foreign direct investment, they have fallen short in fostering deep supplier development, local content expansion, and technological upgrading. Moreover, institutional fragmentation and weak coordination have limited the developmental impact of these policies. The study also explores emerging challenges such as the shift toward electric vehicles and the need for green industrialization, arguing that future policy must address both competitiveness and sustainability. The research underscores the necessity of coherent institutions and localized capability building to realize inclusive industrial transformation. These insights have implications for industrial policy design not only in South Africa but also in other developing economies pursuing structural transformation in the context of global value chains and environmental imperatives.