Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Inventory Turnover Terhadap Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya Periode 2020 – 2024 Rachel Katrin Togatorop; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7311

Abstract

Penelitian ini mengambil objek penelitian suatu perusahaan retail yaitu PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart). Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perusahaan ritel tersebut mengelola Inventory Turnover, yang mencakup beban pokok pendapatan dan persediaan, serta laba bersihnya dari tahun ke tahun. Periode yang dipilih adalah 2020-2024, mengingat pada rentang waktu tersebut perekonomian mengalami tekanan berat akibat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Pokok Pendapatan, Rata-rata Persediaan, Inventory Turnover, dan Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya meningkat signifikan selama masa pandemi COVID-19, khususnya pada 2020, 2021, 2023, dan 2024. Namun, Inventory Turnover pada 2022 tercatat kurang baik akibat kenaikan drastis Beban Pokok Pendapatan yang tidak sebanding dengan Rata-rata Persediaan, sehingga turun 0,4% dari 2021. Di sisi lain, Laba Bersih tetap meningkat setiap tahun, menunjukkan bahwa penurunan Inventory Turnover tidak berdampak pada kinerja laba perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa kinerja perusahaan mengalami fluktuasi selama masa pengamatan. Sebelum dan sesudah Covid-19, kinerja perusahaan mengalami peningkatan.
Analisis Tingkat Kesehatan pada PT Bank Tabungan Negara Tbk menggunakan Metode RBBR periode 2021-2025 Mutya Sekar Kinasih; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk selama periode 2021-2025 menggunakan metode RBBR berdasarkan pendekatan RGEC yang mencakup aspek Risk Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan Capital. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan PT Bank Tabungan Negara Tbk periode 2021-2025. Penilaian dilakukan melalui analisis rasio Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), Capital Adequacy Ratio (CAR), serta hasil self-assessment GCG. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk secara keseluruhan berada pada kategori sehat sepanjang periode penelitian. Dari aspek Risk Profile, rasio NPL berada dalam kategori sehat dengan kecenderungan menurun, sedangkan rasio LDR termasuk kategori cukup sehat. Aspek GCG memperoleh predikat sehat berdasarkan hasil penilaian internal perusahaan. Pada aspek Earnings, rasio ROA menunjukkan kategori cukup sehat, sementara rasio NIM tetap berada pada kategori sehat meskipun mengalami penurunan pada tahun 2024. Sementara itu, aspek Capital mencerminkan kondisi sangat sehat karena rasio CAR secara konsisten berada di atas batas minimum yang ditetapkan regulator. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa PT Bank Tabungan Negara Tbk memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola risiko, menerapkan tata kelola perusahaan yang efektif, menjaga stabilitas profitabilitas, serta mempertahankan kecukupan modal untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Analisis Pencatatan Persediaan Barang Pada Aplikasi SAKTI di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi Mufidah Syahrani; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7315

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) dengan fokus pada proses pendataan persediaan barang menggunakan aplikasi SAKTI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendataan persediaan pada aplikasi SAKTI telah sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga mempermudah pencatatan dan pelaporan persediaan. Penggunaan aplikasi SAKTI juga meningkatkan efisiensi dan keteraturan dalam pengelolaan persediaan barang.
Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang Ardiana Zahrani Pratiwi; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis rasio efektivitas dan rasio kontribusi berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi anggaran pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerimaan PBB-P2 berada pada kategori sangat efektif dengan rata-rata rasio sebesar 101,32%. Capaian tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah daerah mampu merealisasikan penerimaan PBB-P2 sesuai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan pada sebagian besar periode penelitian. Meskipun demikian, pada tahun 2025 terjadi penurunan efektivitas menjadi 90,84%, namun masih termasuk dalam kategori efektif. Dari sisi kontribusi terhadap PAD, PBB-P2 memiliki rata-rata kontribusi sebesar 25,94% dengan kategori sedang. Kontribusi tertinggi terjadi pada tahun 2024 sebesar 31,21% dengan kategori cukup baik, sedangkan kontribusi terendah terjadi pada tahun 2021 sebesar 18,27% dengan kategori sangat rendah. Fluktuasi kontribusi dipengaruhi oleh perubahan realisasi penerimaan PBB-P2, peningkatan target penerimaan setiap tahun, serta perkembangan sumber-sumber PAD lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pengelolaan dan pemungutan PBB-P2 di Kabupaten Karawang telah berjalan sangat efektif, kontribusinya terhadap PAD masih perlu dioptimalkan. Upaya yang dapat dilakukan meliputi peningkatan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak, optimalisasi pendataan objek pajak, pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi perpajakan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik guna mendukung peningkatan penerimaan PAD secara berkelanjutan.
Analisis Kendala dalam Pemungutan Pajak Alat Berat pada Bapenda Provinsi Jawa Barat UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Karawang Imas Komalasari; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.2357

Abstract

Heavy Equipment Tax is one of the provincial taxes implemented based on Law Number 1 of 2022 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments. As a relatively new type of regional tax, its implementation still encounters various constraints that may affect the optimization of regional tax revenue. This study aims to identify the constraints in Heavy Equipment Tax collection, the factors causing such constraints, the efforts undertaken to overcome them, and the effectiveness of these efforts at BAPENDA of West Java Province, UPTD PPPD Karawang Regency Area. The study employed a descriptive method with a qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the main constraints in Heavy Equipment Tax collection include companies that have not reported the use of heavy equipment, the use of leased heavy equipment, and ownership of heavy equipment located outside the Karawang Regency area and the Province of West Java. The primary factor causing these constraints is that Heavy Equipment Tax is a relatively new type of tax, requiring further adjustments in its implementation. Efforts undertaken to address these constraints include field data collection, taxpayer outreach, and coordination with related agencies. These efforts have been relatively effective, as evidenced by the increase in the number of registered taxpayers and the realization of Heavy Equipment Tax revenue exceeding the established targets.
Analisis Kendala dalam Pemungutan Pajak Alat Berat pada Bapenda Provinsi Jawa Barat UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Karawang Imas Komalasari; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.2357

Abstract

Heavy Equipment Tax is one of the provincial taxes implemented based on Law Number 1 of 2022 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments. As a relatively new type of regional tax, its implementation still encounters various constraints that may affect the optimization of regional tax revenue. This study aims to identify the constraints in Heavy Equipment Tax collection, the factors causing such constraints, the efforts undertaken to overcome them, and the effectiveness of these efforts at BAPENDA of West Java Province, UPTD PPPD Karawang Regency Area. The study employed a descriptive method with a qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the main constraints in Heavy Equipment Tax collection include companies that have not reported the use of heavy equipment, the use of leased heavy equipment, and ownership of heavy equipment located outside the Karawang Regency area and the Province of West Java. The primary factor causing these constraints is that Heavy Equipment Tax is a relatively new type of tax, requiring further adjustments in its implementation. Efforts undertaken to address these constraints include field data collection, taxpayer outreach, and coordination with related agencies. These efforts have been relatively effective, as evidenced by the increase in the number of registered taxpayers and the realization of Heavy Equipment Tax revenue exceeding the established targets.