Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PENGGUNAAN JASA KATERING PADA PT. ENERGY STATION INDONESIA Muhammad Irfan Wahyudi; A. Ratna Pudyaningsih; Vita Fibriyani
Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (JEBISMA) Vol 4 No 1 (2026): Agustus 2026
Publisher : PT. Media Edutama Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70197/jebisma.v4i1.254

Abstract

Dalam industri jasa katering yang semakin kompetitif, bisnis harus tetap menetapkan harga yang kompetitif dan mempertahankan kualitas produk untuk tetap membuat klien puas. Tujuan studi ini adalah mempelajari pengaruh persepsi harga dan kualitas barang terhadap kepuasan klien yang menggunakan layanan katering di PT. Energy Station Indonesia secara simultan dan parsial. Dalam studi ini, pendekatan kuantitatif digunakan bersamaan dengan metode survei. Orang-orang yang menggunakan layanan katering PT. Energy Station Indonesia di PT. Henkel Adhesive Technologies Indonesia adalah subjek penelitian. Dengan menggunakan rumus Slovin untuk menentukan sampel, 54 orang dipilih secara random. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda setelah dikumpulkan dari kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil studi mencerminkan persepsi harga dan kualitas barang keseluruhan bersamaan berpengaruh besar pada tingkat kepuasan pelanggan dengan layanan katering. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,414 mencerminkan variabel kualitas barang dan persepsi harga dapat bertanggung jawab atas 41% variasi kepuasan penggunaan jasa. Faktor lain di luar model studi ini mempengaruhi sisa variasi. Persepsi harga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan penggunaan jasa. Sebaliknya, kualitas produk berpengaruh secara parsial dan signifikan pada kepuasan penggunaan jasa (signifikansi 0,000). Faktor utama ini memengaruhi kepuasan pelanggan adalah kualitas produk. Temuan ini menunjukkan bahwa pelanggan lebih mengutamakan kualitas makanan, kebersihan, variasi menu, dan penyajian daripada pertimbangan harga ketika mereka menilai kepuasan terhadap jasa katering. Akibatnya, PT. Energy Station Indonesia harus terus meningkatkan dan menjaga kualitas barang secara konsisten agar kepuasan pelanggan tetap terjaga dan perusahaan dapat meningkatkan daya saingnya.
Pemanfaatan Wall planter di Asman Toga Kesambi Indah Ratna Zulfarosda; Ahmad Zainul Arifin; Vita Fibriyani
JUMAT PERTANIAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i3.5391

Abstract

Mitra dalam kegiatan ini (Asman Toga) antusias untuk melakukan budidaya tanaman sayuran dan ingin memanfaatkan lahan yang kurang bermanfaat. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi berupa budidaya vertikultur dengan memanfaatkan wall planter. Kegiatan dilakukan pada bulan Agustus 2024 di Asman Toga Kesambi Indah, Dusun Bebekan Kidul, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan dengan melibatkan peserta sejumlah 15 orang. Tahap kegiatan antara lain: (1) pre-test (lisan) dan dilanjutkan dengan pengenalan dan penyampaian materi terkait budidaya vertikultur; (2) pemasangan wall planter dan penanaman sayur pakchoy; (3) diskusi dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan 20% peserta (3 orang) mengetahui budidaya vertikultur dan wall panter, 60% peserta (9 orang) mengetahui budidaya vertikultur tapi belum mengetahui wall planter, serta 20% peserta (3 orang) belum mengetahui vertikultur dan wall planter. Wall planter berhasil terpasang di tembok yang tidak termanfaatkan dan seluruh peserta terlibat dalam proses penanaman pakchoy. Penyampaian materi yang selaras dengan praktek (penanaman pakchoy pada wall planter) meningkatkan antusias peserta untuk memahami materi melalui pertanyaan (diskusi). Sehingga diperoleh hasil post-test menunjukkan 100% peserta (15 orang) memahami budidaya vertikultur dan mengetahui teknik penanaman sayuran menggunakan wall planter.
PENGARUH PERSEPSI HARGA, PERSEPSI KUALITAS DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU COMPASS: (STUDI KASUS: MAHASISWA UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN) Novaiatut Diana; Agnes Ratna Pudyaningsih; Vita Fibriyani
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1068

Abstract

Sepatu telah menjadi salah satu item fashion yang diminati karena mampu menyatukan unsur kenyamanan, estetika, serta status sosial. Sepatu Compass adalah salah satu merek lokal yang sempat mengalami peningkatan minat signifikan pada tahun 2020, namun beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan tren minat yang stabil pada level rendah. Fenomena ini tercermin di media sosial TikTok melalui berbagai keluhan konsumen mengenai kualitas produk dan harga yang dianggap tinggi, sehingga berpotensi menurunkan citra merek dan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi harga, persepsi kualitas, dan citra merek terhadap keputusan pembelian sepatu Compass pada mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan yang pernah membeli sepatu Compass, dengan jumlah sampel 89 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,573. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa persepsi harga, persepsi kualitas, dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (sig. 0,000). Secara parsial, persepsi harga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,029 (kontribusi 13,7%); persepsi kualitas berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,042 (kontribusi 15,7%); dan citra merek berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 (kontribusi 27,8%). Citra merek ditemukan sebagai variabel yang berpengaruh paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian
Analisis Pengendalian Persediaan dengan Metode ABC pada MSH Otomotif Pasuruan Salma Salsabila; Sri Hastari; Vita Fibriyani
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/ymwdjv37

Abstract

This study was motivated by the absence of an inventory classification system based on sales contribution levels at MSH Otomotif Pasuruan, resulting in a uniform approach to stock control. This situation led to stockouts for certain high-demand products. The study aims to analyze inventory control using the ABC method and to classify spare parts based on their annual usage value. A quantitative descriptive method employing ABC analysis was used. Data regarding 2026 product sales and prices were obtained through observation, interviews, documentation, and a literature review. The analysis involved calculating annual usage values, value percentages, and cumulative values. The results indicate that out of 100 inventory items, 43 fall into Category A, contributing 79.54% of the total value and thus representing the top priority for inventory control. Thirty-three items fall into Category B, contributing 15.67% and requiring periodic control, while 24 items fall into Category C, contributing 4.79% and requiring only simple management. Implementing the ABC method enables MSH Otomotif Pasuruan to establish inventory control priorities more effectively and efficiently, thereby minimizing stockout risks and optimizing stock management