Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Building a Business Model for Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) after the Covid-19 Pandemic (Case Study of MSME Fried Onions UMI 4 R Kitchen) Nurlinda Nurlinda; Vivianti Novita; Dina Arfianti Siregar; Zulia Hanum; Nirmadarningsih Hiya
International Journal Reglement & Society (IJRS) Vol 4, No 1 (2023): January -April
Publisher : International Journal Reglement & Society (IJRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55357/ijrs.v4i1.297

Abstract

This research provides an overview of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) that will build and are starting a business, so they can obtain simple information to design a business model according to the intended market segment.   The purpose of the business planning model canvas is to get information about the best planning for a business if it is applied as an appropriate technology and model in MSMEs.   The long-term goal of this research is to provide literacy to MSMEs on how to develop a business model concept that is that is easy, simple and complete.    This research will also contribute to new and pioneering MSME actors in designing business models before building a business.   This will help MSMEs in mapping each business segment, so that potential risks can be found early on and the solutions needed.   The long-term business model design will serve as a guide and help MSMEs survive crisis such the COVID-19 Pandemic, so that they are not shaken immediately when the crisis comes.  This research is a qualitative research.   Data collection techniques were carried out using a combination of interviews and Group Discussion Forums.  Data analysis used descriptive analysis and BMC matrix.   The results of the study that BMC for fried onion MSMEs UMI 4R Kitchen can be concluded that of the nine BMC elements, there are six elements that must be improved, namely Customer Segment elements, Channel Elements, Value Propositions Elements, Key resources elements, Key partners elements; and cost structure elements.
PENGHIMPUNAN DANA ZAKAT MELALUI BANK KONVENSIONAL DALAM PERSPEKTIF FIKIH MUAMALAH Muhammad Zuhirsyan; Nurlinda Nurlinda; Irwan Musriza; Supaino Supaino
Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat Vol 22, No 3 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jhk.v22i3.7017

Abstract

This paper aims to analyze the problem of collecting zakat funds in the management of contemporary zakat funds through conventional banks from the perspective of muamalah fiqh. This research is a field study with data collection methods in research using observation observations with data analysis used using descriptive analysis based on the analysis of muamalah fiqh principles regarding contemporary zakat fundraising. The results of the study show that empowering Islamic banking in collecting and even managing it is a necessity that zakat managers must provide Islamic bank accounts in an effort to collect zakat funds, this is an effort to ensure that all transactions carried out are in accordance with Islamic sharia coredor. However, conventional banking accounts are also needed in the field, so sharia banking accounts must be a top priority. Keywords: Zakat, Conventional Banks, Jurisprudence, Muamalah
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS PADA LAPORAN KEUANGAN PT PLN (Persero) PERIODE 2015-2019 Tasya Rezkia Eliadi; Nurlinda; Maria Ester P. A. Manik
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.918 KB) | DOI: 10.51510/jakp.v4i1.226

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Sumber dan Penggunaan Kas pada Laporan Keuangan PT PLN (Persero) Periode 2015 - 2019”. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui sumber dan penggunaan kas pada laporan keuangan PT PLN (Persero). Penelitian ini mengambil data Laporan Posisi Keuangan atau Neraca pada PT PLN (Persero) Periode 2015 – 2019. Teknik pengumpulan data diperoleh dari website remi PT PLN (Persero) yaitu www.pln.co.id. Pengolahan data dilakukan dengan rasio perbandingan laporan posisi keuangan atau neraca. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan kas terbesar pada aset tidak lancar dimana PT PLN (Persero) menambah aset tidak lancar, tetapi PT PLN (Persero) belum melunasi kewajiban jangka pendeknya sehingga kas selama periode 2015 – 2019 lebih kecil dari kewajiban jangka pendeknya, sehingga PT PLN (Persero) tidak likuid dalam membayar hutang jangka pendeknya. Penerimaan kas terbesar pada liabilitas jangka panjang yang digunakan untuk menambah aset tidak lancar, sehingga berakibat liabilitas pada PT PLN (Persero) lebih besar daripada penjualan aset lancarnya. Struktur pembiayaan atau pembelanjaan yang dilakukan oleh PT. PLN (Persero) selama periode 2015-2019 kurang tepat walaupun penerimaan kas lebih besar daripada penggunaan kas. Dikarenakan sumber kas berasal dari liabilitas jangka panjang atau kewajiban bagi PT PLN (Persero) daripada penjualan aset lancarnya.
PROSEDUR PELAKSANAAN PEMBERIAN KREDIT PENSIUN PADA PT BANK SUMUT KC KAMPUNG LALANG MEDAN Muhammad Ikhsan; Nurlinda; Renatha Febrini Sihombing
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.41 KB) | DOI: 10.51510/jakp.v4i1.227

Abstract

Penelitian ini berjudul “Prosedur Pelaksanaan Pemberian Kredit Pensiun Pada PT Bank Sumut KC Kampung Lalang Medan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur/persyaratan pengajuan permohonan kredit pensiun.Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan wawancara.Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur pemberian kredit pensiun yang terlaksana sudah baik, kesesuaian tersebut dapat dilihat dari terlaksananya prinsip 5C dimana bank telah menganalisis terlebih dahulu mengenai character, capacity, capital, collateral maupun condition of economy debitur.Dan juga kualitas kredit yang terdapat pada bank tergolong lancar, disamping itu juga bank juga sigap dalam mengatasi permasalahan kredit jika prosedur pemberian kredit tidak terlaksana dengan melakukan Recheduling.
Analisis Boston Consulting Group (BCG) pada PT Bukit Asam Tbk. Ricardo Saragih; Dede Ashadi; Mira Octavia Sembiring; Nurlinda Nurlinda
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jakp.v6i1.1086

Abstract

PT. Bukit Asam is a State-Owned Enterprise (BUMN) that contributes to state revenues, so it is necessary to conduct research to analyze the position of PT. Bukit Asam Tbk to be able to compete with coal mineral companies. The research method uses descriptive analysis by describing the collected data as it is without intending to make general conclusions. The type of data in this study is quantitative data, namely data in the form of numbers or certain definite quantities. Based on the source, the data is secondary data obtained by researchers indirectly from the object of research. Based on this research it is known that PT. Bukit Asam Tbk in 2021 is in a Star position which shows that the position of PT. Bukit Asam Tbk is in high growth and a relatively high market share. Abstrak PT. Bukit Asam merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkontribusi pada penerimaan negara, maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis posisi PT. Bukit Asam Tbk agar mampu terus bersaing dengan perusahaan mineral batu bara. Metode penelitian menggunakan analisis deksriptif dengan menggambarkan data yang terkumpul sebagaimana adanya tanpa ada maksud membuat kesimpulan secara umum. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data yang berupa angka atau besaran tertentu yang sifatnya pasti. Berdasarkan sumbernya, data tersebut merupakan data sekunder yang didapatkan oleh peneliti secara tidak langsung dari objek penelitian. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa PT. Bukit Asam Tbk. pada tahun 2021 berada pada posisi Star atau bintang yang menunjukkan bahwa posisi PT. Bukit Asam Tbk berada pada pertumbuhan tinggi dan pangsa pasar yang relatif tinggi.
Analisis Pola Pengelolaan Keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah Masril Tua Rambe; Tigor Panuturi Tambunan; Nurlinda Nurlinda
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 6, No 1 (2023): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v6i1.1784

Abstract

This article discusses the financial administration of Regional Public Service Agency (Badan Layanan Umum Daerah) and its alignment with the financial plan of the Regional Public Assistance Organization. The Regional Public Assistance Organization is a local government entity that provides assistance without prioritizing profit. Its management is governed by Regulation Number 1 of 2004 regarding State Storage Institutions and Unofficial Law Number 12 of 2019 concerning Territorial Monetary Administration. The topics covered include revenue, utilization, and funding of the Regional Public Assistance Organization. Revenue sources encompass administrative fees, collaborations, local government budgets (APBD), and others. Administrative rates are determined by unit costs and reserve profit. Tax systems consider maintenance, enhancement, purchasing power, and fairness. Despite financial management improvements enhancing governance effectiveness, deficiencies highlighted by the Supreme Audit Agency (Badan Pengkajian Unggul or BPK) regarding the financial administration of the Regional Public Assistance Organization underscore the need for development in the financial administration of the Regional Public Service Agency.
Studi Komparasi Kinerja Keuangan Industri Rokok Berdasarkan Perspektif Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas Supriyanto Supriyanto; Fatma Juliana; Khairunnisa Almadany; Nurlinda Nurlinda
Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 11 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan guna mengukur kinerja keuangan industri rokok melalui perbandinganrasio likuiditas dan profitabilitas pada PT. Gudang Garam, Tbk dan PT. HM Sampoerna, Tbkdengan periode 2019-2022, menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, melaluipengukuran Rasio Likuiditas yaitu Current Ratio, dan Quick Ratio, sedangkan RasioProfitabilitas ditinjau dari Net Profit Margin, Return on Asset, dan Return on Equity.Berdasarkan perbandingan kinerja keuangan, diketahui bahwa PT. HM Sampoerna, Tbkmemiliki rasio likuiditas yang lebih baik dibandingkan PT. Gudang Garam, Tbk. Dilihat darisegi likuiditasnya PT. HM Sampoerna, Tbk memiliki kinerja keuangan yang lebih baikdibandingkan Gudang Garam, Tbk. PT. HM Sampoerna, Tbk. Return on Asset pada tahun2019 menunjukkan nilai sebesar 13,8% dan pada tahun 2020 menunjukkan nilai 9,8%sehingga perusahaan mengalami penurunan sebesar 4%. Sedangkan hasil perhitungan Returnon Equity PT. Gudang Garam, Tbk pada tahun 2019 menunjukkan angka sebesar 39,0% danpada tahun 2020 menunjukkan nilai sebesar 28,0% sehingga perusahaan mengalamipenurunan sebanyak 11%.
Analisis Kemandirian Keuangan Daerah, Ketergantungan Fiskal dan Efektivitas Fiskal pada Kabupaten Tapanuli Utara dan Daerah Otonomi Barunya Periode Tahun 2018-2022 Richardo Saragih; Nurlinda Nurlinda
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/liabilities.v6i2.14810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemandirian keuangan daerah, ketergantungan fiskal daerah dan efektivitas fiskal daerah pada empat kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara pada periode tahun 2018-2022 yang diharapkan dapat memberikan masukan kepada pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan Daerah Otonomi Barunya (DOB) dalam upaya peningkatan pelayanan publik sebagaimana amanat otonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pooled data yaitu kombinasi antara data time series dengan data cross section selama periode tahun 2018 sampai dengan 2022 atas data realisasi APBD pada empat Kabupaten. Model analisis rasio keuangan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah: rasio kemandirian keuangan daerah, rasio ketergantungan fiskal daerah dan rasio efektivitas. Rasio kemandirian keuangan daerah pada gabungan empat kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara berada pada level belum mandiri. Kemudian, rasio ketergantungan fiskal daerah berada pada level ketergantungan sangat tinggi.  Kemudian, rasio efektivitas fiskal daerah pada gabungan empat pemerintah Kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara berada pada angka 89,45% atau cukup efektif pada tahun 2022. Hal ini menunjukkan bahwa empat pemerintah kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara masih memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap alokasi dana transfer dari pemerintah pusat dalam rangka melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat. Disamping itu masih terdapat kelemahan dalam menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau kelemahan dalam implementasi strategi pencapaian target PAD. Sehingga, keempat Pemerintah Kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan dan Samosir perlu melakukan optimalisasi sumber-sumber PAD, baik melalui strategi intensifikasi atas sumber-sumber PAD yang telah tersedia dan melalui strategi ekstensifikasi atas potensi PAD yang belum digali selama ini.
ANALISIS BOSTON CONSULTING GROUP (BCG) PADA PT ASTRA HONDA MOTOR: INDONESIA Fadel Yusuf; Fahri Yusuf; Nurlinda
Majalah Iptek Politeknik Negeri Medan Polimedia Vol. 26 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melaksanakan strategi pemasaran selalu berkaitan dengan bauran pemasaran yang terdiri dari empat variabel yaitu product, price, place, promotion. Dimana keempat variabel tersebut saling berkaitan satu sama lain dan akan mempengaruhi dalam strategi pemasaran. Matrik BCG adalah matrik dan internal- external (IE) matrik yang dibentuk secara khusus dalam rangka meningkatkan usaha-usaha perusahaan yang memiliki multidivisi dengan merumuskan strategi yang paling cocok. Metode BCG Matrik adalah sebuah perencanaan portofolio model yang dikembangkan oleh Bruce Henderson dari Boston Consulting Group pada tahun 1970 awal. Hal ini didasarkan pada pengamatan bahwa unit bisnis perusahaan dapat diklasifikasikan ke dalam empat kategori berdasarkan kombinasi dari pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif terhadap pesaing terbesar, maka nama "pertumbuhan-berbagi". Obyek dari penulisan ini adalah PT. Astra Honda Motor, yang bergerak dalam bidang produksi kendaraan roda dua dengan merek dagang Honda. PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor. Berdasarkan perhitungan matriks BCG untuk mengetahui pangsa pasar relatif (relative market share) maka telah diketahui bahwa pangsa pasar relatif Honda tahun 2018 sebesar 3,27 kali > 1 dan pada tahun 2019 sebesar 3,42 kali > 1 yang artinya menunjukkan bahwa PT.AHM memiliki pangsa pasar lebih besar dibandingkan dengan Yamaha karena nilai pangsa pasar relatifnya lebih besar dari satu.PT.AHM pada tahun 2018 sebesar 3,27 menjadi 3,42 pada tahun 2019, dengan kata lain mengalami kenaikan sebesar 0,15. Berdasarkan pada kedua matriks BCG posisi PT.AHM pada tahun 2018 dan tahun 2019 berada pada posisi star atau bintang yang menunjukkan bahwa posisi PT. AHM berada pada pertumbuhan tinggi dan pangsa pasar tinggi karena pangsa pasar PT. AHM pada tahun 2018 dan tahun 2019 dan mempunyai nilai pangsa pasar relatifnya pada tahun 2018 dan 2019 lebih besar dari satu (>1).
ANALISIS BOSTON CONSULTING GROUP (BCG) PADA PT SIANTAR TOP TBK: Indonesia Arninda Sekar Sari Siregar; Fitri Widya Sari; Nurlinda
Majalah Iptek Politeknik Negeri Medan Polimedia Vol. 26 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan ringan menjadi konsumsi yang sangat digemari berbagai kalangan baik anak-anak hingga orang dewasa. Makanan ringan yang diproduksi setiap perusahaan harus menjaga kebersihannya, mencantumkan bahan yang digunakan untuk mengolah makanan, serta memiliki sertifikat dari Badan Pangawas Obat dan Makanan (BPOM).PT Siantar Top Tbk yang melakukan produksi dengan menggunakan mesin-mesin berkualitas dari Eropa. Penelitia ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan pasar, pangsa pasar, dan posisi matriks Boston Consulting Group (BCG) yang dilakukan oleh PT. Siantar Top Tbk untuk mampu bersaing di industri makanan. Adapun metode penelitian adalah analisis deskriptif, jenis data kuantitatif dengan menggunakan data sekunder atau dokumentasi, dan di analisis dengan teknik matriks BCG. Hasil penelitian PT. Siantar Top Tbk berada pada posisi Question Marks. PT Siantar Top Tbk memiliki tingkat pertumbuhan perusahaan yang tinggi dan pangsa pasar yang rendah.