Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Hardiness Pada Bintara Polri Sebagai Langkah Mencapai Career Adaptability Sundari, Sri; Prastika, Netty Dyan
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 3 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i3.8262

Abstract

The ability to adapt to a semi-military work environment is one of the things that every NCO graduate must have, this can be realized by having resilience in overcoming every problem faced by the NCO. This study aims to empirically examine whether or not there is a relationship between hardiness and career adaptability in the 2019/2020 NCO graduates in East Kalimantan. This study uses a quantitative method designed for correlational tests. The sample in this study amounted to 77 graduates of the 2019/2020 NCO in East Kalimantan who were selected using a simple random sampling technique. The data collection in this study used measuring instruments in the form of a hardiness scale and a career adaptability scale which were analyzed using the Pearson Product Moment correlation test. The results of the study show that there is a relationship between hardiness and career adaptability in the graduates of the 2019/2020 NCO in East Kalimantan as evidenced by the value of r count = 0.398 and p = 0.000 < 0.05. This means that the higher the hardiness of the NCO, the higher the ability to adapt to a police career. Career adaptability can be reach by control, challenge, and commitment in high level.Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja semi-militer adalah salah satu hal yang harus dimiliki oleh setiap lulusan Bintara Polri, hal tersebut dapat terwujud dengan adanya ketahanan dalam mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi oleh Bintara Polri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara hardiness dengan career adaptability pada lulusan Bintara Polri angkatan tahun 2019/2020 di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dirancang untuk uji korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 orang lulusan Bintara Polri angkatan tahun 2019/2020 di Kalimantan Timur yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dalam pelitian ini menggunakan alat ukur berupa skala hardiness dan skala career adaptability yang dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara hardiness dengan career adaptability pada lulusan Bintara Polri angkatan tahun 2019/2020 di Kalimantan Timur dibuktikan dengan nilai r hitung = 0.398 dan p=0.000 < 0.05. Artinya, semakin tinggi hardiness yang dimiliki oleh Bintara Polri, maka semakin tinggi pula kemampuannya dalam beradaptasi dengan karir kepolisian. Career adaptability dapat meningkat karena adanya control, challenge, dan commitment yang tinggi.
Keseimbangan Kehidupan Kerja: Relevansi Dukungan Sosial Aprida, Linda; Prastika, Netty Dyan
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.8436

Abstract

Individual needs as workers in order to improve their performance are influenced by the conditions in which they feel balanced in the demands of work and outside of work. There are many things that affect the balance, one of which is social support. This study aims to determine the effect of social support on worklife balance in employees of PT. C. This study uses a quantitative approach. The sample in this study were employees of PT. C, a total of 110 people were taken using a saturated sampling technique. The data collection methods used are scale of worklife balance and scale of social support. The data analysis technique used is simple linear regression. The results showed that there was a significant effect of social support on worklife balance in employees of PT. C with a value of t count = 7.397 > t table = 1.982 and p value = 0.000 and had an influence contribution value (R²) of 33.6%.Kebutuhan individu sebagai pekerja dalam rangka meningkatkan kinerjanya dipengaruhi oleh adanya kondisi dimana ia merasa seimbang dalam tuntutan maupun diluar pekerjaan.  Ada banyak hal yang mempergaruhi keseimbangan tersebut salah satunya adalah dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap keseimbangan kehidupan kerja pada karyawan PT. C. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. C sejumlah 110 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala keseimbangan kehidupan kerja dan dukungan sosial. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial terhadap keseimbangan kehidupan kerja pada karyawan PT. C dengan nilai t hitung = 7.397 > t tabel = 1.982 dan nilai p = 0.000 yang memiliki nilai kontribusi pengaruh (R2) sebesar 33.6%. 
Hubungan Antara Efikasi Diri dengan Penyesuaian Diri pada Santri Baru di Pondok Pesantren Dinanti Yusriani; Muhammad Ali Adriansyah; Netty Dyan Prastika
Contemporary Education Review Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : PT. Citra Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69875/cer.v1i1.194

Abstract

Adjustment became a problem for new students of Islamic boarding school, especially those who didn’t have experience living in a dorm. This research was conducted to see the correlation between self efficacy and adjustment of the new students in Islamic Boarding School Hidayatullah Berau. This research was done using a quantitative approach. The subjects of this research were 53 new students of Islamic Boarding School Hidayatullah Berau which were chosen using Total Sampling method. The datas were collected using self efficacy scale and adjustment scale. Then, the collected datas were analyzed using pearson correlation product moment method. This research showed that there is a positive and significant correlation between self efficacy and adjustment of the new students in Islamic Boarding School Hidayatullah Berau with the value of calculated r > r table = 0.623 > 0.2706 dan p = 0.000 < 0.05. It means that if someone has high self-efficacy, they have the high ability to adjust, and vice versa
Ketika Hidup dan Kerja Seimbang Sebagai Kunci Optimalisasi Kinerja Karyawan di PT. X Putri Cahya Rahma Dewi; Netty Dyan Prastika; Nanik Handayani; Frida Zakiyya Harasuna
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i1.5086

Abstract

Work-life balance has become an important issue in human resource management as it relates to employees’ ability to balance work demands and personal life. An imbalance between these roles may lead to stress, role conflict, and decreased work performance. Therefore, this study aimed to examine the relationship between work-life balance and employee performance at PT X, a nationally scaled fertilizer industry company. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of all employees of PT X, with a sample of 131 employees selected using probability sampling through simple random sampling. Data were collected using Likert-scale instruments, including an employee performance scale and a work-life balance scale. The employee performance scale showed a reliability coefficient of 0.925, while the work-life balance scale demonstrated a reliability coefficient of 0.928. Data analysis was conducted using Pearson Product Moment correlation after fulfilling the assumptions of normality and linearity. The results indicated a positive and significant relationship between work-life balance and employee performance (r = 0.534; p < 0.05). This finding suggests that employees with higher levels of work-life balance tend to demonstrate better performance. A balance in time, involvement, and satisfaction between work and personal life contributes to emotional stability, improved focus, and more productive work behaviors. In conclusion, work-life balance is a crucial psychological factor that supports employee performance improvement. Therefore, organizations are encouraged to implement work policies that promote work-life balance, such as flexible work arrangements and employee well-being programs, to achieve sustainable performance enhancement.
Burnout in Inclusion Primary School Teachers: Testing the Role of Social Support Jihan Safitri; Netty Dyan Prastika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i2.7590

Abstract

The role of social support is needed to reduce burnout, because of the social support, teachers can properly handle the work pressures that cause burnout. This study aims to empirically test the presence or absence of a relationship between social support and burnout in inclusive primary school teachers in Samarinda City. The total sample was 100 respondents using a purposive sampling technique. The method use in this research is descriptive quantitative approach. Data collected by burnout scale and social support scale and then analyzed using Pearson Product Momen. The results of the calculations showed that there was a strong negative and significant relationship between social support and burnout in inclusive primary school teachers in Samarinda City (r = -0.717 and p = 0.000 < 0.05). This research proves that the higher the social support, the lower the burnout in inclusion primary school teachers in Samarinda City. Peran dukungan sosial dibutuhkan untuk menekan burnout, karena adanya dukungan sosial yang tinggi maka guru dapat dengan baik dalam menyelesaikan tekanan pekerjaan yang menimbulkan burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara dukungan sosial dengan burnout pada guru sekolah dasar inklusi di Kota Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala burnout dan skala dukungan sosial. Subjek penelitian ini adalah 100 guru sekolah dasar inklusi di Kota Samarinda yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik analisa data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menghasilkan nilai r hitung = -0.717 dan p = 0.000 < 0.05. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan ada hubungan negatif dan signifikan dengan status hubungan kuat antara dukungan sosial dengan burnout pada guru sekolah dasar inklusi di Kota Samarinda. Penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial maka semakin rendah burnout pada guru sekolah dasar inklusi di Kota Samarinda dan sebaliknya apabila dukungan sosial rendah maka semakin tinggi burnout pada guru sekolah dasar inklusi di Kota Samarinda.
Pengaruh Daya Juang, Kecerdasan Emosional, dan Modal Sosial Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dengan Persepsi Keadilan Organisasi Sebagai Variabel Moderasi Aji Ratna Kusuma; Muhammad Ali Adriansyah; Netty Dyan Prastika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2013): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v2i2.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara daya juang, kecerdasan emosional, dan modal social terhadap organizational citizenship behavior karyawan dengan persepsi keadilan organisasi sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Pupuk Kalimantan Timur yang terletak di Bontang yang berjumlah 100 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi atau path analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara daya juang dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.224, t = 2.510, dan p = 0.014 < 0.050. Terdapat hubungan sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.297, t = 3.511, dan p = 0.001 < 0.050. Terdapat hubungan siginifkan antara modal sosial dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.186, t = 2.040, dan p = 0.044 < 0.050. Terdapat hubungan signifikan antara persepsi keadilan organisasi dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.222, t = 2.417, dan p = 0.018 < 0.050. Terdapat hubungan sangat signifikan antara daya juang dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.273, t = 2.863, dan p = 0.005 < 0.050. Terdapat ada hubungan sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.302, t = 3.408, dan p = 0.001 < 0.050. Terdapat hubungan signifikan antara modal sosial dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.213, t = 2.154, dan p = 0.034 < 0.050.
Pengaruh Terapi Berpikir Positif dan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman Muhammad Ali Adriansyah; Diah Rahayu; Netty Dyan Prastika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 4, No 2 (2015): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v4i2.2271

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan emosi yang dipakai untuk menunjukkan respon emosional yang tidak sesuai dengan keadaan yang menimbulkan rasa takut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kecemasan pada mahasiswa Universitas Mulawarman setelah diberi terapi berfikir positif dan cognitive behavior therapy (CBT). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang memberikan perlakuan terhadap suatu sampel penelitian yang kemudian mengamati konsekuensi perlakuan tersebut terhadap obyek penelitian. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang mengalami kecemasan tingkat tinggi di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman sejumlah 40 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan terapi berpikir positif dengan nilai U = 62.000 dan p = 0.000. Ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan cognitive behavioral therapy (CBT) dengan nilai U = 91.000 dan p = 0.003. Lebih lanjut cognitive behavioral therapy (CBT) mendapat mean post = 15.05 > mean post = 13.60 terapi berpikir positif. Hal ini bermakna cognitive behavioral therapy lebih efektif untuk menurukan kecemasan dibanding terapi berpikir positif