Elda Trialisa Putri
Department Of Psychology, Faculty Of Social And Political Sciences University Of Mulawarman

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sense of Humor dengan Subjective Well-Being Pada Remaja dengan Orangtua yang Bercerai Fira Ayu Yustia; Hairani Lubis; Elda Trialisa Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 3 (2021): Volume 9, Issue 3, September 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i3.6500

Abstract

Perceraian orangtua berdampak negatif bagi subjective well-being pada remaja yang menjadi korban dari perceraian tersebut, oleh karena itu perlu adanya sense of humor agar remaja mampu kembali merasakan kebahagiaan dan mencapai kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara sense of humor dengan subjective well-being pada remaja dengan orangtua yang bercerai di Kota Samarinda. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 150 orang remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Satisfication with Life Scale (SWLS) dan Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) untuk mengukur variabel subjective well-being dan skala sense of humor kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menghasilkan nilai r hitung = -0.159 dan p=0.052>0.05. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan tidak adanya hubungan antara sense of humor dengan subjective well-being pada remaja dengan orangtua bercerai di Kota Samarinda. Parents divorce has a negative impact on subjective well-being in adolescents who are victims of the divorce, an adolescents need to have a sense of humor that able to feel happiness and prosperity. This study aims to empirically examine relationship between sense of humor and subjective well-being in adolescents with divorced parents in Samarinda. The subjects in this study were 150 teenagers who were selected using purposive sampling technique. The measuring instruments used in this study are Satisfication with Life Scale (SWLS) and Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) to measure subjective well-being and sense of humor scales and then analyzed using the Pearson Product Moment correlation test resulting in the value of r = - 0.159 and p = 0.052 > 0.05. The results of these calculations indicate that there is no relationship between sense of humor and subjective well-being in adolescents with divorced parents in Samarinda.
Hubungan Kebersyukuran dengan Kesejahteraan Psikologis Ibu yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Balikpapan Revi Maulania Wahyudi; Hairani Lubis; Elda Trialisa Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i4.6754

Abstract

Setiap orang tua mengharapkan kondisi normal untuk anak mereka namun keinginan terkadang tidak sesuai dengan kenyataan terutama bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang membutuhkan pendidikan dan pelayanann khusus dalaam mengembangkan potensi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan kebersyukuran dengan kesejahteraan psikologis ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kota Balikpapan. Subjek penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kota Balikpapan yaitu 100 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala kebersyukuran dan skala kesejahteraan psikologis. Kedua skala tersebut disusun dengan skala model likert dan menggunakan tehnik sampel purposive sampling. Penelitian ini diuji menggunakan analisis pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rhitung = 0,843 > rtabel = 0.197, dan p=0.000, dimana angka ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara kebersyukuran dengan kesejahteraan psikologis. Hubungan yang terjadi antara kebersyukuran dengan kesejahteraan psikologis adalah hubungan positif.
Menghadapi Revolusi Industri 4.0: Personality Development Training untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Dian Dwi Nur Rahmah; Elda Trialisa Putri; Anindya Pinasthi Putri
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol13.iss2.art2

Abstract

The industrial revolution 4.0 demands that human resources have quality in various aspects of life so that they can continue to compete in employment. Based on this, human resources must have work readiness in order to be able to face the changes that occur. The purpose of this study was to determine the effectiveness of personality development training as a step in increasing work readiness of students of SMK Negeri 5 Samarinda in facing the industrial revolution 4.0. This research uses one group pretest posttest design. The subjects involved in this study were 30 students of SMK Negeri 5 Samarinda. Data were collected using a work readiness scale. Data were analyzed using paired sample t-test. The results show that personality development training is effective in increasing the level of work readiness of students of SMK Negeri 5 Samarinda
Harga Diri dan Intensitas Penggunaan Telepon Pintar Terhadap Kecenderungan Nomophobia pada Remaja Akhir Rena Khairunniza; Muhammad Ali Adriansyah; Elda Trialisa Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i4.6333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara harga diri dan intesitas penggunaan telepon pintar terhadap kecenderungan nomophobia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah simple random sampling. Subjek penelitian adalah 100 remaja akhir yang menggunakan telepon pintar di Kota Samarinda. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala harga diri, skala intensitas penggunaan telepon pintar, dan skala kecenderungan nomophobia. Perolehan data dianalisis dengan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh harga diri terhadap kecenderungan nomophobia dengan nilai beta (β) -0.187, dan nilai T hitung (-2,222) > T tabel (1.984) dan (p) 0.029; (2) Ada pengaruh Pada intensitas penggunaan telepon pintar terhadap kecenderungan nomophobia dengan nilai beta (β) 0.536, dan nilai T hitung (6.390) > T tabel (1.984), dan (p) 0.000; (3) Ada pengaruh harga diri dan intensitas penggunaan telepon pintar terhadap kecenderungan nomophobia pada remaja akhir di Kota Samarinda dengan nilai signifikansi (p) 0.000 dan F Hitung 30.586 (38.7%). The aim of this research to know the effect of self esteem anda intensity of use smartphone on nomophobia. This research used a quatitaive approach. This research used simple random sampling technique. The subjects were 100 adolescents which use smartphone in Samarinda City. The data collection method used the self esteem scale, intensity of use smartphone scale, and nomophobia scale. Research data was analyzed by testing double regression linier analysis. The result showed that: (1) There is an effect of self esteem on nomophobia with score beta (β) -0.187, T count (-2,222) > T table (1.984) and (p) 0.029; (2) In intensity use smartphone on with score beta (β) 0.536, and T count (6.390) > T table (1.984), and (p) 0.000; (3) there is an effect of self seteem and intensity of use smartphone on nomophobia, with significant values (p) of 0.000 and a F count of 30.586 (38.7%). 
Pengaruh Dukungan Sosial dan Penerimaan Diri terhadap Orientasi Pernikahan pada Individu yang Melakukan Pernikahan Dini Bahjatul Khasna Al-Muti'ah; Andreas Agung Kristanto; Elda Trialisa Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i4.6570

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan penerimaan diri terhadap orientasi pernikahan pada individu yang melakukan pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini sebanyak 70 individu yang melakukan pernikahan dini dan dipilih dengan mengguankan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala orientasi pernikahan, dukungan sosial dan penerimaan diri. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistic Package for Social Science (SPSS) 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial dan penerimaan diri terhadap orientasi pernikahan pada individu yang melakukan pernikahan dini (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial terhadap orientasi pernikahan pada individu yang melakukan pernikahan dini (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara penerimaan diri terhadap orientasi pernikahan pada individu yang melakukan pernikahan dini. This study aims to determine the effect of social support and self-acceptance on marriage orientation in individuals who perform early marriages. This study uses a quantitative approach. The subjects of this study were 70 individuals who performed early marriage and were selected using purposive sampling technique. The data collection method used was a scale of marriage orientation, social support and self-acceptance. The collected data were analyzed using multiple linear regression analysis with the help of the Statistical Package for Social Science (SPSS) 25.0 for windows program. The results showed that: (1) There was a significant influence between social support and self-acceptance on marriage orientation in individuals who performed early (2) There is a significant effect of social support on marriage orientation in individuals who perform early marriage (3) There is a significant effect of self-acceptance on marriage orientation in individuals who perform early marriage.
Kontrol Diri Dengan Gaya Hidup Hedonis Pada Wanita Dewasa Awal di Samarinda Desita Sari; Rina Rifayanti; Elda Trialisa Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Volume 10, Issue 1, Maret 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.7155

Abstract

Every human being tends to choose a different lifestyle and one of the most adoptable lifestyles in this modern time is the hedonistic lifestyle. This research was aimed to determine the correlation between self-control with hedonistic lifestyle in the early adult women in Samarinda. Quantitative approach is being used in this research. This research used 100 early adult women who have hedonic characteristics as subjects and were selected by purposive sampling technique. This research used a self-control scale and hedonic lifestyle scale to collect data. The collected data was analyzed using Pearson product moment test. The result of this research which used the Pearson product moment correlation analysis showed the value of r count = -0.479 > r table = 0.197,.and p = 0.000. And -0.479 is the value of r count > r table, which this number indicates moderate correlation between self-control with hedonistic lifestyle. The correlation between self-control with hedonistic lifestyle is a negative correlation.Setiap manusia cenderung memilih gaya hidup yang berbeda-beda dan salah satu yang banyak dianut oleh individu di masa modern ini adalah gaya hidup hedonis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis pada wanita dewasa awal di Samarinda. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah 100 wanita dewasa awal yang memiliki karakteristik hedonis yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kontrol diri dan skala gaya hidup hedonis. Data yang telah didapat lalu diuji melalui analisis Pearson product moment. Hasil penelitian yang menggunakan analisis korelasi Pearson product moment menunjukkan nilai r hitung = -0.479 > r tabel = 0.197 dan nilai P = 0.000. Nilai -0.479 merupakan nilai r hitung, > r tabel dan angka ini menunjukkan korelasi yang sedang antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis. Hubungan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis adalah hubungan negatif. 
Mengelola Overthinking untuk Meraih Kebermaknaan Hidup Lisda Sofia; Ayunda Ramadhani; Elda Trialisa Putri; As`liyanti Nor
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2 Desember Tahun 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v2i2.4969

Abstract

Pandemi covid-19 menjadi permasalahan salah satunya adalah keadaan untuk adaptasi kebiasaan baru menuntut individu untuk terus dapat meningkatkan kemampuan bertahan di keadaan saat ini. Belajar dari rumah dapat menjadi suatu hal yang positif namun bisa menjadi hal yang negatif tergantung pemaknaannya, ditambah banyaknya kondisi saat ini yang tidak menentu dan mengalami banyak perubahan. Keadaan seperti hal tersebut sehingga memunculkan banyak sekali pemikiran negatif dan masyarakat menjadi overtinking. Melihat fenomena tersebut maka dilaksanakan pengabdian masyarakat dengan seminar secara daring (webinar) mengelola overtinking untuk meraih kebermaknaan hhidup. Tujuan dari seminar daring ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagaiamana mengelola overtinking agar terhindar dari pemikiran yang berlebihan. Hasil analisis data ditemukan nilai sig (p) = 0.000 (p < 0.05) hal ini bermakna bahwa terdapat perbedaan antara pretest dengan pos test, hal tersebut dilihat dari adanya kenaikan nilai mean skor pretest sebelum webinar sebesar 34.55 mengalami kenaikan menjadi 40.83 setelah mengikuti webinar mengolah overthinking untuk meraih kebermaknaan hidup.
Self-Awareness Training untuk Menghadapi Fenomena Pernikahan Dini Elda Trialisa Putri; Arina Yahdini Tazkiyah; Rizki Amelia
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v1i1.2694

Abstract

Semakin meningkatnya fenomena pernikahan dini dan tidak hanya ada dikalangan masyarakat adat tetapi telah merambah di kalangan pelajar sekolah yang mestinya fokus menuntut ilmu dan mengembangkan bakat. Untuk itu di program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan Self Awareness Training untuk menghadapi fenomena pernikahan dini yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman pada remaja tentang pentingnya self-awareness. Agar remaja memiliki kemampuan untuk memahami diri, menentukan hidup, dan menghargai masalah-masalah psikisnya.  Peserta pelatihan ini adalah remaja di lingkungan Kecamatan Palaran yang juga merupakan anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-Remaja) Palaran , yang berjumlah 35 orang. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa terdapat 20 remaja yang memiliki peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang dampak pernikahan dini, dan 15 remaja memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang dampak pernikahan dini yang tetap setelah mengikuti self-awareness training untuk menghadapi fenomena pernikahan dini.
Kontrol Diri dengan Gaya Hidup Hedonis Pada Wanita Dewasa Awal di SamarindaKontrol Diri Dengan Gaya Hidup Hedonis Pada Wanita Dewasa Awal di Samarinda Desita Sari; Rina Rifayanti; Elda Trialisa Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 2 (2022): Volume 10, Issue 2, Juni 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i2.7355

Abstract

Every human being tends to choose a different lifestyle and one of the most adoptable lifestyles in this modern time is the hedonistic lifestyle. This research was aimed to determine the correlation between self-control with hedonistic lifestyle in the early adult women in Samarinda. Quantitative approach is being used in this research. This research used 100 early adult women who have hedonic characteristics as subjects and were selected by purposive sampling technique. This research used a self-control scale and hedonic lifestyle scale to collect data. The collected data was analyzed using Pearson product moment test. The result of this research which used the Pearson product moment correlation analysis showed the value of r count = -0.479 > r table = 0.197,.and p = 0.000. And -0.479 is the value of r count > r table, which this number indicates moderate correlation between self-control with hedonistic lifestyle. The correlation between self-control with hedonistic lifestyle is a negative correlation. Setiap manusia cenderung memilih gaya hidup yang berbeda-beda dan salah satu yang banyak dianut oleh individu di masa modern ini adalah gaya hidup hedonis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis pada wanita dewasa awal di Samarinda. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah 100 wanita dewasa awal yang memiliki karakteristik hedonis yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kontrol diri dan skala gaya hidup hedonis. Data yang telah didapat lalu diuji melalui analisis Pearson product moment. Hasil penelitian yang menggunakan analisis korelasi Pearson product moment menunjukkan nilai r hitung = -0.479 > r tabel = 0.197 dan nilai P = 0.000. Nilai -0.479 merupakan nilai r hitung, > r tabel dan angka ini menunjukkan korelasi yang sedang antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis. Hubungan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis adalah hubungan negatif
Efikasi Diri Dengan Kesiapan Kerja Pada Dewasa Awal di Kota Samarinda Dea Aldila Merida; Rina Rifayanti; Elda Trialisa Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i4.6842

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan efikasi diri dan kesiapan kerja pada dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kesiapan kerja pada dewasa awal di kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 100 orang dewasa awal di kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan karakteristik dewasa awal yang berada di kota Samarinda. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala efikasi diri dan skala kesiapan kerja. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis Pearson Product Moment dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 23.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan efikasi diri dengan kesiapan kerja dengan nilai r hitung = 0.209 > r tabel = 0.197 dan nlai p = 0.037 (p<0.050). This research deals with self-efficacy and work readiness in early adulthood. This research aimed to determine the correlation between self-efficacy and work readiness in early adulthood in the city of Samarinda. This research used quantitative research method. The subjects of this research were 100 early adults in the city of Samarinda. This research used simple random sampling technique with the characteristics of early adulthood in the city of Samarinda. The method that being used to collect the data were self-efficacy scale and work readiness scale. The collected data were analyzed using Pearson product moment test with the help of the Statistical Package of Social Sciences (SPPS) 23.0 for windows program. The results of this research showed that there was a positive and significant correlation between self-efficacy and work hardiness with the value of r count = 0.209 > r table = 0.197 and p = 0.037 (p <0.050).