Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Efektivitas ROM Aktif-Asistif: Spherical dan Cylindrical Grip terhadap Kekuatan Otot Pasien Stroke Liza Fitri Lina; Herliza; Dodi Efrisnal
Sistem Informasi Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v12i2.3609

Abstract

Stroke is a major health problem in both developed and developing countries. Stroke results in suffering to the sufferer, the social and economic burden for families and sufferers, communities, and the state. The purpose of this study was to investigate the effect of active-asistive range of motion (ROM): spherical grip and cylindrical grip on increasing muscle strength of upper limb in stroke patients. In this study quantitative with analytic approach. The research design used is pre experiment one group pre- test and post-test design. Research result 16 respondents before spherical grip therapy was found that the highest frequency of upper limb muscle strength 5 people (31,3%) with score 1 and 2 was on palpation contraction intervention, but no movement was seen, there was movement but could not fight . While after spherical grip therapy found that the highest frequency of upper extremity muscle strength 6 people (37,5%) with score 2 that is at intervention there is movement, but can not fight. Of the 16 respondents prior to cylindrical grip therapy it was found that the highest frequency of upper extremity muscle strength was 6 people (37.5%) with score 1 in the intervention of palpation contraction, but no visible movement. Meanwhile, after cylindrical grip therapy, it was found that the highest frequency of upper limb muscle strength 7 people (43,8%) with score 2 was intervention movement but not resistance. Range of Motion (ROM) Active-Assistive: Spherical Grip and Cylindrical Grip Effective to increase muscle strength of upper limb in stroke patient at Dr. Hospital. M. Yunus of Bengkulu Province. To be used as a reference and information for health workers, especially Dr. Hospital. M. Yunus Bengkulu Province so much better in dealing with patients with stroke patients.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi SD Negeri 06 Ipuh Desa Semundam Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko Eci Nopia; Liza Fitri Lina; Wulan Angraini
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 1, No 1 (2020): JURNAL ILMU KESEHATAN INDONESIA (JIKSI)
Publisher : Univeristas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswi SD mengalami haid pertama bingung dan belum siap dalam menghadapi menarche dan Sekolah di desa yang terpencil dan kurang  terpapar  informasi  menjadi  salah  satu  faktor siswinya banyak yang belum mengetahui  mengenai Menarche. Tujuan penelitian  diketahui pengaruh  pendidikan  kesehatan  terhadap kesiapan  menghadapi  Menarche  pada  siswi  SD Negeri 06 Desa Semundam Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Jenis penelitian adalah pre eksperimen dengan model desain satu kelompok pretest-protest. Teknik pengambilan  sampel dengan Purposive Sampling. Sampel berjumlah 15 orang siswi SD Negeri 06 Ipuh Desa Semundam Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Penelitian dilakukan pada tanggal 21-29 Mei 2019. Analisis data dengan paired t test. Rata-rata pengetahuan tentang menarche sebelum dilakukan pendidikan 7,27 dan sesudah dilakukan pendidikan 10,47. Rata-rata kesiapan  sebelum  dilakukan  menarche  4,13  dan sesudah 7,00 menghadapi menarche siswa. Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan  siswi tentang pengetahuan  dan kesiapan menghadapi  siswi SD Negeri 06 Ipuh Desa Semundam Kecamatan  Ipuh Kabupaten  Mukomuko. Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kesiapan menghadapi Menarche pada siswi SD Negeri 06 Ipuh Desa Semundam Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Diharapkan adanya sosialisasi atau pembelajaran mengenai kesiapan menghadapi menarche kepada siswi SD dan masyarakat.Kata Kunci : Menarche, Pendidikan  Kesehatan, Siswi
Terapi Massage Ekstremitas Bawah dengan Jasmine Aromatherapy dalam Menurunkan Skala Nyeri Persalinan Haifa Wahyu; Liza Fitri Lina; Leni Rozani
Sistem Informasi Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v13i1.3653

Abstract

Pain in labor is a natural process. If it is not handled properly it will cause other problems, namely, due to the knowledge and inexperience of the mother when facing childbirth so that hormone production increases and results in vasocontraction which causes blood flow to the mother will decrease. This study aims to measure the effectiveness of lower extremity massage with jasmine aromatherapy to reduce pain scale in latent phase in labor. The research method was pre-experimental design, the study used a one group pre-test-post-test design, which revealed a causal relationship by involving one group of subjects. The subject group was observed before the intervention, it was observed again after the intervention was carried out. The results of statistical analysis obtained p value: 0.001. The conclusion of this study is that lower extremity massage therapy with jasmine aromatherapy reduces pain scale in latent phase of labor.
Efektivitas Antara Latihan Jalan Tandem dengan Gaze Stability Exercise terhadap Peningkatan Keseimbangan Tubuh Pada Pasien Stroke di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu Liza Fitri Lina; Devinta Aminanda; Ferasinta Ferasinta
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 2 No. 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v2i2.10691

Abstract

Pasca stroke merupakan pasien yang telah mengalami stroke. Pada gangguan keseimbangan muncul masalah seperti kekakuan atau kematian jaringan. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui efektivitas latihan  jalan tandem dengan gaze stability exercise terhadap peningkatan keseimbangan tubuh pasien pasca stroke di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan quasy eksperimen dengan rancangan two group pre and post design sampel sebanyak 30 responden  diambil dengan teknik purposive sampling selanjutnya data diperoleh dengan lembar observasi BBS (Berg Balance Scale) dan diolah menggunakan uji t dependen dan uji independen. Hasil analisis univariat keseimbangan tubuh pada pasien pasca stroke sebelum dilakukan latihan jalan tandem yaitu 13 orang (86,7%) kategori rendah, sesudah dilakukan intervensi 15 orang (100%) kategori rendah. Keseimbangan tubuh pada pasien pasca stroke sebelum dilakukan gaze stability exercise yaitu 11 orang (73,3%) kategori rendah, setelah dilakukan intervensi 14 orang (93,3%) kategori rendah. Hasil analisis bivariat ada pengaruh setelah diberikan latihan jalan tandem dengan p value=0,000 dan ada pengaruh setelah diberikan gaze stability exercise dengan p value=0,001. Ada  perbedaan keseimbangan tubuh pasien pasca stroke antara latihan jalan tandem dan gaze stability exercise di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dengan p value=0,001. Kesimpulan ada perbedaan efektifitas antara kedua intervensi, dimana jalan tandem lebih efektif dibandingkan gaze stability exercise. Saran kepeda peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini dengan melakukan penilaian menggunakan metode lain seperti balance exercise. 
Decreased The Anxiety Scale of Hemodialysis Patients With The Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) and The Autogenic Relaxation Lina, Liza Fitri; Sabriyanti, Hazaroh Eldis; Sartika, Andry
South East Asia Nursing Research Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/seanr.1.3.2019.142-147

Abstract

Problems that can be rendered by hemodialysis include anxiety, relationships in marriage, and disobedience in diet and medicine, limitations in lifestyle and threat of death. The purpose of this study was to find out the effectiveness comparison between the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) with autogenic relaxation to decrease the anxiety scale of hemodialysis patients. The research design employed Quasy Experiment Without Control Group Design. The results of independent t-test analysis in the Emotional Spiritual intervention group Freedom Technique (SEFT) obtained results p = 0,000, in the Autogenic Relaxation intervention group the results were p = 0,000. The results of the independent t-test analysis showed that p = 0.184. The study indicates that there was no difference between the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) and Autogenic Relaxation on decreasing the anxiety scale of hemodialysis patients. It is looked forward that the Hospital can enforce independent interventions such as Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) and Autogenic Relaxation to degrade the anxiety scale of hemodialysis patients.
Relaksasi Benson terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) dengan Riwayat Post Transurethal Resection Of The Proste (TURP) Lina, Liza Fitri; Kusuma, Wira Jaya; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v14i3.3779

Abstract

Benign prostatic hyperplasia (BPH) adalah pembesaran prostat yang progresif yang menyebabkan berbagai tingkat obstruksi uretra dan batasan pada aliran urin. Angka kejadian BPH dengan bertambahnya usia akan semakin meningkat. Intervensi bedah yang dilakukan adalah TURP, yang bekerja pada obstruksi uretra prostat. Prosedur ini menyebabkan efek yang menyakitkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh relaksasi Benson terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien prostat pasca reseksi transurethral RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu untuk menentukan. Penelitian menggunakan desain penelitian pre-experimental post-test with intervention group dengan intervensi relaksasi benson, responden berjumlah 15 pasien. Pengambilan sampel dengan metode sequential sampling. Analisis data menggunakan uji paired sampel T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas nyeri sebelum relaksasi Benson untuk reseksi transurethral prostat pada pasien yang mengalami nyeri dengan skor total tertinggi adalah 10 dengan mean 7,80. Sedangkan intensitas nyeri setelah relaksasi Benson pada pasien reseksi transurethral prostat yang mengalami nyeri dengan skor total tertinggi adalah 7 dengan mean 4,67. Kesimpulan relaksasi benson berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien yang menjalani reseksi transurethral prostat. Disarankan agar peneliti melakukan dengan membandingkan frekuensi relaksasi Benson dari 1 kali sehari sampai 2 kali sehari, atau 15 menit sampai 20 menit.
EFEKTIVITAS LATIHAN ISOMETRIK QUADRICEPS DAN LATIHAN THERABAND TERHADAP PENURUNAN NYERI LUTUT PASIEN REMATIK Putri, Tiara Handayani; Lina, Liza Fitri; Sartika, Andry; Margareta, Sheylla Septina
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i1.6340

Abstract

Masalah rematik merupakan masalah kronis yang paling lazim terjadi pada lansia di Provinsi bengkulu sebanyak 26.212 kasus dan di Kota Bengkulu pada tahun 2017 angka kejadian rematik tertinggi di Puskesmas Lingkar Timur sebanyak 1.804 orang. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas latihan isometrik quadriceps dan latihan theraband terhadap penurunan nyeri lutut pasien rematik. Desain penelitian menggunakan rancangan Quasi Eksperimen, two group pre-post design, sebanyak 30 orang dibagi dalam 2 kelompok 15 orang kelompok isometrik quadriceps dan 15 orang kelompok theraband selama 4 kali dalam seminggu. Hasil analisis latihan isometrik quadriceps dari 13 orang (86,7%) yang mengalami nyeri sedang dan setelah latihan isometrik quadriceps sebanyak 11 orang (73,3%) mengalami nyeri ringan, nyeri lutut pasien rematik sebelum latihan theraband sebanyak 13 orang (86,7%) mengalami nyeri sedang dan nyeri lutut pasien rematik setelah latihan theraband sebanyak 13 orang (86,7%) mengalami nyeri ringan. Hasil uji wilcoxon latihan isometrik quadriceps dan latihan theraband efektif menurunkan skala nyeri rematik. Dapat disimpulkan bahwa ada efektivitas latihan isometrik quadriceps dan latihan theraband terhadap penurunan nyeri lutut pasien rematik di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini  menggunakan latihan jenis berbeda seperti jenis isotonik dan terapi yang lain seperti terapi mandi menggunakan kompres hangat. 
Home Visit Berbasis Sistem Informasi Manajemen Telenursing Padila Padila; Liza Fitri Lina; Henni Febriawati; Bintang Agustina; Riska Yanuarti
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2118.597 KB) | DOI: 10.31539/jks.v2i1.305

Abstract

This study aims to analyze the description of procurement of nursing home information management systems for telenursing home visits at hospitals. Dr. M. Yunus Bengkulu. The research design that researchers use modifies the research theory (R) and development (D). Development of telenursing technology based on BAN technology (body area network) can provide monitoring results in real time and connected with WSN (wireless sensor network) transmission through integration with deviceendusers (laptops) which in design and implementation can be used in rural and remote areas. The results of the study there is a system design program that has the advantage of being able to be used to send medical data of patients, the main complaints, the type of disease they feel (mild, moderate and severe), visualization of data in image, sound and text, even video can be used as a detector for patient health digital based via video mail, and family health history with multimedia medical records techniques that are connected to the hospital health care center. Dr. M. Yunus Bengkulu. The research was directly tested on nurses to gain nurses' understanding in using telenursing. Conclusions, which are obtained from this study are the enthusiasm of nurses in accepting new challenges in providing telenursing services is very high, it can have an impact on the ability to improve effective communication between nurses and patients. Keywords: Home Visit Telenursing, Development, SIM
Pemeriksaan Kehamilan Serta Pemberian Vitamin Dan Senam Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Betungan Weti; Fatsiwi Nunik Andari; Liza Fitrilina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hamil merupakan sesuatu yang di tunggu oleh pasangan suami istri, tentunya dengan hamil kita juga harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelahiran sang buah hati nantinya, persiapan yang tidak kalah penting adalah kesiapan sang ibu dan kesehatan sang ibu, jika ibu sehatlah akan melahirkan bayi yang sehat pula. Oleh karena itu, agar proses kehamilan dan persalinan lancar maka bisa dilakukan dengan melakukan senam hamil (Pramitasari Roischa, 2009). Senam hamil merupakan salah satu kegiatan dalam pelayanan selama kehamilan atau prenatal care yang bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih otot sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam persalinan normal. Bila dicermati lebih lanjut, sebenarnya dalam gerakan senam hamil terkandung efek relaksasi yang dapat menstabilkan emosi ibu hamil. Melalui senam hamil ibu hamil akan diajarkan cara mengurangi kecemasan dan mengurangi rasa takut dengan cara relaksasi fisik dan mental, serta mendapatkan informasi yang mempersiapkan mereka untuk mengalami apa yang akan terjadi selama persalinan dan kelahiran. Angka kematian ibu baik di dunia maupun di Indonesia akibat komplikasi persalinan masih cukup tinggi, menurut WHO tahun 2010, sebanyak 536.000 perempuan meninggal akibat persalinan. Sebanyak 99% kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran terjadi di negaranegara berkembang Tujuan dari pengabdian ini adalah Untuk mengetahui Pemberian Vitamin Dan Senam Pada Ibu Hamil di puskesmas Betungan. Mitra pengabdian di sini adalah puskesmas betungan kota Bengkulu.
Pencegahan Kanker Nasofaring Terhadap Bahaya Merokok Pada Remaja SMAN 3 Kota Bengkulu Weti; Liza Fitri Lina; Lussyefrida Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1606

Abstract

Karsinoma nasofaring (KNF) merupakan tumor ganas yang tumbuh pada daerah Fossa Rossenmuller dan dibagian atas nasofaring. KNF adalah tumor yang berasal dari sel epitel yang menutupi permukaan nasofaring. Kanker nasofaring ini dapat meluas ke bagian telinga, hidung, tenggorokan, kepala dan leher. Kanker nasofaring di Indonesia menduduki urutan ke empat terbanyak diantara kanker yang mengenai tubuh manusia. Pengabdian ini bertujuan agar siswa/i mampu meningkatkan pengetahuan terkait penyakit kanker nasofaring. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dan edukasi kesehatan berupa pemberian informasi secara lisan mengenai gejala dan pencegahan dari penyakit kanker nasofaring, serta diakhiri dengan diskusi tanya jawab terkait materi yang disampaikan. Hasil dari pengabdian kesehatan ini, siswa/i mampu meningkatkan pemahamannya mengenai penyakit kanker nasofaring dan meningkatkan kesadaran terhadap penyakit kanker nasofaring yang disebabkan oleh rokok, faktor genetik dan pola hidup yang tidak sehat. Kegiatan ini juga diharapkan menambah wawasan kepada siswa/i untuk mengetahui bagaimana cara mengenali gejala serta pencegahannya