Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Psychoeducation Self-Awareness melalui Aplikasi Digital Reconnect Untuk Mendukung Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Ainurizan Ridho Rahmatullah; Luky Kurniawan; Natri Sutanti; Nur Sholehah Dian Saputri; Cindy Okta Melinda; Anggie Kurniawati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3209

Abstract

Banyak siswa belum memiliki kesadaran diri dalam menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, padahal hal ini penting bagi mereka. Sekolah lebih menekankan pencapaian akademik dibandingkan penguatan karakter. Kurangnya keterlibatan keluarga dalam pembentukan karakter, akibat kesibukan orang tua bekerja, turut memperlemah proses ini. Lingkungan dan teknologi dapat memberikan pengaruh negatif sekaligus positif terhadap siswa. Oleh karena itu pengabdian ini bertujuan untuk menggunakan aplikasi reconnect dalam bentuk psychoeducation self-awareness untuk pengembangan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari 5 tahapan yakni tahap koordinasi dan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Mitra dalam pengabdian ini adalah salah satu SMP di Kabupaten Sleman dengan jumlah peserta 54 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan telah memenuhi target yakni lebih dari 80% siswa memiliki skor post-test lebih dari 70. Bahkan rata-rata nilai dari 54 siswa yang mengikuti kegiatan juga termasuk sangat baik yakni 8,78 dan diharapkan pengabdian ini dapat dikembangkan pada topik yang sama atau yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa psikoeducation self-awaress melalui aplikasi Reconnect dapat mendukung program tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Profiling Student’s Subjective Well-Being in the Elementary School Context Luky Kurniawan; Melisa Siregar; Natri Sutanti; Luky Kurniawan; Melisa Siregar; Natri Sutanti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i2.2026.9

Abstract

Students’ happiness and life satisfaction can be measured through subjective well-being. Many elementary schools do not have counselors or guidance and counseling teachers, resulting in the development of students’ subjective well-being not being conducted professionally or optimally. This study aimed to determine the level of subjective well-being among elementary school students. This study employed a non-experimental design using a survey method. The research participants consisted of 386 elementary school students aged 10–12 years. Data were collected using the context-free multi-item psychometric scale CW-SWBS. Instrument validity was examined using Confirmatory Factor Analysis (CFA). The reliability analysis indicated a Cronbach’s Alpha coefficient of .972. The results showed that the subjective well-being of students was predominantly in the high category, with 297 students (76.9%), and differences were observed based on gender and age according to descriptive statistical analysis. Eleven-year-old male students demonstrated higher levels of subjective well-being. These findings indicate that the subjective well-being of elementary school students is generally ideal, although variations exist according to demographic factors. This study contributes to strengthening the understanding of the importance of subjective well-being as a foundation for guidance and counseling services in elementary schools, particularly as a promotive and preventive effort to support students’ emotional and social development.