Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN PERKOPERASIAN TERHADAP PARTISIPASI AKTIF ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA (KOPMA) DI KOTA BANJARMASIN BERBASIS RASCH MODEL Emma Nur Inayah; Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang; Maulana Rizky; Suratno Suratno
Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 13 No 1 (2025): Promosi
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jp.v13i1.10561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan perkoperasian terhadap partisipasi aktif anggota Koperasi Mahasiswa di Kota Banjarmasin. Masalah difokuskan rendahnya tingkat partisipasi aktif anggota Koperasi Mahasiswa, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kontribusi anggota melalui pendidikan perkoperasian. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling sebanyak 219 anggota Koperasi Mahasiswa di Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan kuisioner kepada anggota Koperasi Mahasiswa serta dengan mengambil referensi dari jurnal, buku dan sumber relevan lainnya. Analisis instrumen dalam penelitian ini menggunakan Rasch Model. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif antara pendidikan perkoperasian terhadap partisipasi aktif anggota Koperasi Mahasiswa di Kota Banjarmasin sebesar 19%. Berdasarkan uji hipotesis diketahui nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan perkoperasian (X) berpengaruh terhadap partisipasi aktif anggota (Y) Koperasi Mahasiswa di Kota Banjarmasin.
THE INFLUENCE OF COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH VILLAGE-OWNED ENTERPRISES (BUMDES) TO IMPROVE THE VILLAGE ECONOMY IN BARITO KUALA REGENCY Ana Aulia; Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang; Mahmudah Hasanah; Maulana Rizky
Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 13 No 1 (2025): Promosi
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jp.v13i1.10564

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of community empowerment through BUMDes on improving the village economy in Barito Kuala Regency. The problem focused on the role of community empowerment through BUMDes to improve the economy of rural communities. Data was collected through observation, interview, questionnaire and documentation methods. Analyzed descriptively with a quantitative approach. The population used in this study were all administrators and parties involved in BUMDes. Sampling method using nonprobability sampling technique. The type of nonprobability sampling used is purposive sampling.  The purposive sampling method obtained 54 samples. The analysis used is simple linear regression analysis, with the t test. The results showed that there was a positive influence between community empowerment through BUMDes on improving the village economy in Barito Kuala Regency. Based on hypothesis testing, it is known that the significance value (Sig.) of 0.036 is smaller than the probability of 0.05, so it can be concluded that there is a positive influence between community empowerment through BUMDes on Village Economic Improvement. The effect of community empowerment through BUMDes to improve the village economy in Barito Kuala Regency is 28.5%.
ANALISIS DISTRIBUSI DAN PROYEKSI KEBUTUHAN GURU SMA NEGERI DI KOTA BANJARMASIN TAHUN 2026-2030 Rabiatul Rabiatul; Suratno Martodiryo; Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang; Maulana Rizky; Muhammad Rahmattullah
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10342

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi terkini dan distribusi guru serta memproyeksikan kebutuhan guru di sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) di Kota Banjarmasin untuk periode 2026-2030. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya jumlah penduduk berusia 16-18 tahun, yang belum didukung secara optimal oleh kapasitas layanan pendidikan, sebagaimana dari terbatasnya jumlah kelas, kebutuhan sekolah tambahan, serta ketidakseimbangan distribusi guru di berbagai mata pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Data sekunder diperoleh dari Dapodik, EMIS, dan Disdukcapil Kota Banjarmasin serta Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin. Teknik analisis data meliputi analisis kapasitas layanan pendidikan, perhitungan Angka Partisipasi Kasar (APK), proyeksi jumlah penduduk dan siswa, analisis kebutuhan rombongan belajar dan sekolah berdasarkan rasio ideal, serta analisis kebutuhan guru dengan mempertimbangkan beban mengajar dan data pensiun guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk usia 16-18 tahun mengalami peningkatan dari tahun 2019 hingga 2025 dengan rata-rata laju pertumbuhan sebesar 1,54%. APK juga mengalami peningkatan hingga 90,97% pada tahun 2025, namun tingkat keterlayanan pendidikan justru menunjukkan penurunan dari 83,9% menjadi 82,9%. Kondisi eksisting menunjukkan adanya kesenjangan rombongan belajar dan kebutuhan sekolah yang semakin meningkat setiap tahun. Selain itu, distribusi guru pada SMA Negeri di Kota Banjarmasin belum merata antar mata pelajaran, sehingga terdapat mata pelajaran yang mengalami kekurangan guru meskipun secara total jumlah guru relatif mencukupi. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa kebutuhan guru akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah peserta didik dan adanya guru yang memasuki masa pensiun pada periode 2026-2030. Dengan demikian, diperlukan perencanaan kebutuhan guru yang berbasis data proyeksi untuk mewujudkan pemerataan distribusi guru serta keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga pendidik.
The Identification of Financial Literacy Level (Accounting) of MSMEs Actors in the Wetlands Area (Study of MSMEs Actors in Pemakuan Village, Banjar Regency) Maulana Rizky
International Journal of Accounting and Finance in Asia Pasific (IJAFAP) Vol 2, No 2 (2019): June 2019
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijafap.v2i2.535

Abstract

This study aims to identify the accounting literacy level of MSMEs actors in the wetlands area in preparing financial statements. The Institute of Indonesia Chartered Accountants (IAI) has been provided an accounting standard to MSMEs actors in Indonesia. The financial accounting standard of Micro, Small, Medium Enterprises (MSMEs) designed by IAI aims to guide MSMEs actor in preparing financial reports and assisting in access banking. The method used in this study is descriptive qualitative. The type of data used in this study is primary data obtained through interviews with MSMEs actor in the wetlands area. Their core business is carried out in producing sago palms into wet sago in Pemakuan Village, Banjar Regency. The businessman produces sago palms into wet sago to become characteristics of the region. However, in fact, they still cannot develop better as long as limited access to banks. The results of the study stated that MSMEs actors in the wetlands area did not have knowledge in preparing financial statements. The businessman of MSMEs in Pemakuan village did not record the process of credits and debits at all. They consider that it is difficult to do bookkeeping such as recording credits and debits. Moreover, a low level of education greatly affects the assessment of the importance of recording financial activities. The SAK EMKM, which set on 1 st January 2018, will be difficult to implement by the actors of micro, small and medium enterprises that have been ratified by the Institute of Indonesia Chartered Accountants. Keywords: Micro Small Medium Enterprises (MSMEs), Wet Lands, Sago