Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR BAGI GURU DI SMA TRISAKTI BATURAJA Inawati Inawati; Nurul Afifah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Baturaja Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Baturaja
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/abdimu.v5i2.3179

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM di SMA Trisakti Baturaja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu. Materi yang disampaikan mengenai “Penyusuna Bahan Ajar Bagi Guru di SMA Trisakti Baturaja”. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan guru dalam menyusun dan mengembangkan perangkat pembelajaran berupa bahan ajar. Hal ini agar guru terutama guru-guru mata pelajaran memiliki kemampuan untuk menyusun dan mengembangkan bahan ajar sendiri tanpa hanya mampu menggunakan bahan ajar secara kovensional saja. Hal ini mengingat pentingnya bahan ajar sebagai salah satu perangkat pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, dengan tersedianya bahan ajar yang dikembangkan sendiri oleh guru mata pelajaran, maka siswa akan lebih mudah menguikuti pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Akan tetapi pada kenyataannya, sangat sedikit guru yang menyusun dan mengembangkan bahan ajar sendiri. Guru hanya menggunakan bahan ajar yang telah disediakan oleh sedolah saja, tanpa mengadakan pengembangan. Oleh karena itu, melalui penyuluhan ini, diharapkan guru di SMA Trisakti Baturaja dapat menambah wawasan, pengetahuan, dan pengalaman sehingga memiliki kemampuan yang baik dalam menyusun dan mengembngkan bahan ajar.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Cuci Beras dan Penguatan Identitas Berbasis QR Code sebagai Upaya Peningkatan Hasil Pangan Lokal Masyarakat Desa Tanjung Kurung Rangga Apriwijaya; Inawati Inawati; Nur Shinta Maylani; Julita Amanda Sari; Sapto Agus Sasongko
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1083

Abstract

Petani di Desa Tanjung Kurung menghadapi tantangan degradasi lahan akibat ketergantungan pada pupuk kimia sintetis serta rendahnya daya saing produk pangan lokal karena kurangnya branding yang memadai. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbasis limbah air cucian beras dan penguatan identitas produk berbasis Quick Response (QR) Code. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan masyarakat dalam identifikasi masalah, pelatihan teknis, serta pendampingan digitalisasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil menguasai teknik pembuatan POC dengan aktivator EM4 yang efektif menggantikan peran pupuk kimia, serta mampu mengintegrasikan QR Code sebagai identitas digital untuk meningkatkan transparansi informasi dan kepercayaan konsumen. Program ini berhasil menumbuhkan kemandirian pertanian, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan mengubah pola pikir masyarakat dalam mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung transformasi ekonomi desa yang berkelanjutan.
Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Pengembangan Sabun Cuci Piring Berbasis Jeruk Lemon sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Tanjung Kurung Shilvani Laratika Hawia; Inawati Inawati; Dinda Lidya Pova; Hanina Turrahma; Andre Gunawan; Septia Hedaya
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1084

Abstract

Desa Tanjung Kurung memiliki potensi hortikultura lokal berupa tanaman jeruk lemon yang pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan teknologi pengolahan sekunder. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal tersebut melalui hilirisasi komoditas jeruk lemon menjadi produk sabun cuci piring cair organik berskala rumah tangga guna mengurangi pengeluaran rutin sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan secara aktif 40 peserta dari kelompok ibu-ibu rumah tangga dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Intervensi dirancang melalui empat tahapan utama: persiapan dan pemetaan aset, pelaksanaan pelatihan terpadu formulasi praktis (berbasis volume mikro 2 liter), edukasi literasi bisnis dan pengemasan, serta evaluasi komparatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi keterampilan praktis mitra yang sangat signifikan. Melalui observasi performa langsung, mitra kini telah sangat cekatan dan mandiri dalam mengolah surfaktan, menakar formula, menyaring filtrat lemon, mengontrol kestabilan emulsi sabun pada derajat keasaman (pH) netral yang aman bagi kulit, hingga mengemas produk secara estetis. Secara ekonomi, penguasaan teknologi tepat guna skala rumah tangga ini mampu menekan biaya belanja bulanan domestik serta menginisiasi peluang rintisan kewirausahaan baru berbasis sumber daya perdesaan yang ramah lingkungan.
Mobilisasi Mahasiswa KKN dalam Mengelola Sampah Melalui Aksi Tong Si-Bos Berbasis Sensor Digital Otomatis Menuju Desa Sukarami Bersih Dasmar Aji; Inawati Inawati; Olengka Saputra; Hendriadi Hendriadi; Edo Septian Sahab
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1098

Abstract

Masalah pengelolaan sampah di desa-desa masih menjadi ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Rendahnya kesadaran di tempat yang seharusnya dan terbatasnya fasilitas pendukung berkontribusi pada kurangnya efektivitas pengelolaan sampah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu lingkungan dengan memperkenalkan inovasi Tong Si-Bos (Tempat Sampah Otomatis Berbasis Sensor), yaitu alat untuk tempat sampah yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis tanpa perlu campur tangan manusia. Kegiatan ini dilakukan di Desa Sukarami menggunakan teknik sosialisasi, desain dan implementasi Tong Si-Bos, demonstrasi penggunaan, dan penjangkauan masyarakat. Mahasiswa KKN dianggap sebagai fasilitator yang memberikan pendidikan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tepat sekaligus dengan memperkenalkan teknologi sederhana yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang bersih. Hasil implementasi menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap inovasi yang diimplementasikan. Karena lebih praktis, higienis, dan menarik, penggunaan Tong Si-Bos sangat efektif dalam mendorong masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang bersih. Dalam hal ini, sosialisasi berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tercipta masyarakat yang sehat dan damai. Program ini menunjukkan bahwa kerja sama antara KKN mahasiswa, Pemerintah Desa, dan masyarakat umum dalam memanfaatkan teknologi yang tepat dapat menjadi solusi inovatif untuk mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan mempromosikan Desa Sukarami yang sehat, sejahtera, dan ramah lingkungan.
Pelatihan Totebag Ecoprint Berbasis Video Pembelajaran QR Code Siswa SD Negeri 110 OKU Nabila Nur Rahma; Inawati Inawati; Yantiana Yantiana; Theresia Haryuni; Helda Yeni Oktavia; Olivia Christine Worotidjan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1100

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa melalui pembuatan berbagai totebag ecoprint yang mendukung video edukasi berbasis kode QR di SD Negeri 110 OKU, desa Sukarami, kecamatan Semidang Aji. Salah satu tantangan yang dihadapi siswa adalah penggunaan media pembelajaran digital yang terus-menerus dan kurangnya pengetahuan tentang teknologi ecoprint sebagai salah satu jenis pendidikan lingkungan. Metode pelaksanaannya meliputi observasi awal, analisis material, analisis teori, demonstrasi pembuatan totebag ecoprint, praktik langsung oleh siswa, dan evaluasi dengan penilaian kinerja dan tingkat partisipasi siswa. Inovasi penggunaan kode QR memungkinkan siswa untuk menonton video pembelajaran di waktu luang mereka, sehingga mempercepat proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami proses pembuatan tas jinjing ecoprint, menghasilkan produk dengan berbagai motif, dan meningkatkan antusiasme, kreativitas, dan keterampilan mereka selama proses pembelajaran. Selain itu, media edukasi berbasis kode QR dirancang untuk memudahkan guru dan siswa mengakses materi sebagai sumber belajar. Diharapkan program ini akan menjadi pendidikan alternatif berbasis teknologi yang mendorong kreativitas siswa, kesadaran lingkungan, dan keterampilan praktis di kelas.
Pelatihan Desain Digital CANVA untuk Pembuatan Infografis Potensi Desa Sukarami bagi Siswa SMP Negeri 22 OKU Nazia Putri Pratama; Inawati Inawati; Ovilia Karticha Sari; Agata Lively Febriani; Avira Miranda; Maura Dinata
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1116

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu keterampilan terpenting yang perlu dimiliki siswa di era teknologi informasi yang berkembang pesat ini. Namun, masih ada beberapa siswa kelas satu yang mahir menggunakan aplikasi desain digital untuk menghasilkan media informatif dan komunikatif. Tujuan proyek pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan desain digital siswa SMP Negeri 22 OKU dengan menggunakan Canva di laptop untuk membuat infografis potensial bagi Desa Sukarami. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui persiapan, sosialisasi, presentasi materi, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi hasil peserta. Materi pelatihan meliputi pengetahuan tentang Canva, prinsip desain infografis, dan teknik berbagi informasi tentang potensi Sukarami, termasuk pertanian, produk unggulan, pariwisata, adat istiadat setempat, dan potensi ekonomi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan kemahiran saat menggunakan Canva untuk membuat infografis yang informatif, kreatif, dan komunikatif. Menurut hasil evaluasi, lebih dari 85% peserta mampu memahami infografis dengan cara mereka sendiri setelah menerima pendampingan. Kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas siswa, keterampilan komunikasi visual, dan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi digital. Infografis yang dihasilkan dapat digunakan sebagai alat informasi dan promosi untuk Desa Sukarami.
Pemetaan Digital Wilayah dan Fasilitas Umum Desa Sukarami Berbasis Geographic Information System (GIS) dan Informasi QR Code Rama Winata; Inawati Inawati; Nopriadi Nopriadi; Muhammad Eka Wahyudi; Muhammad Ngasim
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1122

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mengembangkan teknologi informasi guna mendukung penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai media informasi spasial yang lebih efisien, akurat, dan mudah diakses. Desa Sukarami memiliki berbagai kantor administrasi serta fasilitas umum yang membutuhkan sistem informasi yang efisien agar masyarakat, termasuk warga sekitar, dapat dengan cepat memperoleh informasi lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem berbasis SIG untuk pergudangan digital dan fasilitas umum di Desa Sukarami yang mengintegrasikan teknologi Kode QR sebagai media berbagi informasi interaktif. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa, koordinasi pengumpulan data menggunakan Sistem Pemosisian Global (GPS), pengumpulan data spasial menggunakan platform SIG, dan pengembangan sistem. Setelah itu, data dibagi menjadi format digital yang menunjukkan batas-batas desa, jaringan jalan, dan fasilitas umum seperti kantor desa, sekolah, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan ruang publik. Setiap lokasi memiliki kode QR yang dapat dipindai menggunakan ponsel pintar untuk menampilkan informasi detail tentang fasilitas tersebut. Temuan studi menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat memberikan informasi geografis dengan cara yang lebih informatif, interaktif, dan mudah diakses oleh masyarakat umum. Integrasi kode QR memudahkan untuk mendapatkan informasi detail tanpa harus melakukan riset yang ekstensif. Selain meningkatkan efektivitas berbagi informasi, sistem ini juga dapat mendukung layanan publik, mempromosikan potensi masyarakat, dan berfungsi sebagai media pendukung dalam proses membangun komunitas berbasis data spasial.
Pengembangan dan Pemasaran Pupuk Organik Limbah Pangan Melalui E-Commerce menggunakan Sistem Informasi QR Code Bagi Masyarakat Desa Sukarami Recha Harianto; M. Dias Juliandra Dias; Inawati Inawati; Antonie Gustiawan Antonie; Edwin Anggara Edwin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v2i2.306

Abstract

Program kerja pembuatan pupuk Organik limbah pangan pada masyarakat di desa Sukarami, Kecamatan Semidang Aji ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan warga dalam mengelola sampah organik, membangun usaha berbasis digital, serta memanfaatkan teknologi informasi melalui produksi pupuk organik dari limbah makanan, pemasaran melalui e-commerce, dan sistem informasi berbasis kode QR. Program ini dimulai karena sisa makanan masih kurang dimanfaatkan sebagai sumber daya yang bernilai ekonomi, serta penggunaan teknologi digital dalam promosi produk lokal masih terbatas. Metode yang digunakan mencakup mengenalkan informasi, memberikan pelatihan, memberi bantuan selama proses, menerapkan langsung, serta memeriksa hasilnya. Kegiatan yang dilakukan mencakup proses mengolah limbah makanan menjadi pupuk organik, memberikan pelatihan tentang cara memasarkan produk melalui e-commerce, serta menerapkan sistem informasi berbasis kode QR untuk memudahkan pengguna dalam mengakses informasi mengenai produk. Hasil dari pelaksanaan menunjukkan bahwa masyarakat semakin meningkat pengetahuannya dan kemampuannya dalam mengolah limbah organik, semakin memahami tentang pemasaran digital, serta menerapkan sistem QR Code sebagai alat informasi dan promosi produk. Program ini membantu masyarakat menjadi lebih kuat dan mandiri dengan menggabungkan faktor lingkungan, ekonomi, dan teknologi.Tujuannya adalah menciptakan masyarakat yang lebih kreatif, bisa berinovasi, dan hidup berkelanjutan di Desa Sukarame, Kecamatan Semidang Aji