Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pengaruh Pemasaran Digital Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Karunia Indah Medika Muara Enim Tahun 2025 Emi Andriyani; Grace Rumengan; Nurminingsih Nurminingsih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8500

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi telah menggeser strategi pemasaran rumah sakit dari metode tradisional ke platform digital guna meningkatkan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran digital (indikator: perceived relevance, informativeness, usefulness, authenticity, entertainment, aesthetics, dan variety) terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan di RS Karunia Indah Medika Muara Enim tahun 2025.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling pada Desember 2025. Analisis data dilakukan melalui uji bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang, dengan usefulness (kebermanfaatan) sebagai faktor paling dominan. Data internal menunjukkan konten terkait Poli Obgyn, Anak, dan Penyakit Dalam memiliki keterlibatan tertinggi. Berdasarkan temuan tersebut, strategi direkomendasikan berfokus pada content marketing berbasis data dengan frekuensi unggahan 3–4 kali per minggu. Komposisi konten ideal terdiri dari 60–70% edukasi (tips kesehatan, FAQ, video singkat), 20% informasi layanan, dan 10–20% testimoni, dilengkapi call-to-action yang jelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital merupakan instrumen strategis dalam membangun nilai dan kepercayaan pasien. Manajemen rumah sakit perlu mengoptimalkan konten digital yang edukatif dan aplikatif untuk meningkatkan persepsi manfaat pasien, yang secara langsung berdampak pada peningkatan frekuensi kunjungan ulang dan daya saing rumah sakit di era digital.Kata Kunci: Pemasaran Digital, Minat Pasien, Layanan Rawat Jalan, Rumah Sakit.
Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Gizi (Sim Gizi) Di Rumah Sakit Restu Kasih: Tantangan Dan Strategi Optimalisasi Chandra Chandra; Atik Kridawati; Grace Rumengan
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8474

Abstract

AbstrakPelayanan gizi merupakan bagian integral dari mutu pelayanan rumah sakit karena berperan langsung dalam proses penyembuhan dan keselamatan pasien. Penerapan Sistem Informasi Manajemen Gizi (SIM Gizi) sebagai bagian dari SIMRS diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan koordinasi layanan gizi. Namun, pemanfaatan SIM Gizi tidak selalu berjalan optimal, terutama pada rumah sakit swasta dengan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi SIM Gizi di Rumah Sakit Restu Kasih menggunakan model Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) serta mengidentifikasi tantangan dan strategi optimalisasi pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan desain evaluatif–eksplanatif dengan pendekatan mixed-methods tipe sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner kepada pengguna SIM Gizi dan dianalisis menggunakan kerangka HOT-Fit, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan FGD untuk memperdalam pemahaman terhadap temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan SIM Gizi berada pada kategori “cukup”. Sistem dinilai stabil dan terintegrasi dengan rekam medis elektronik, namun masih menghadapi kendala pada responsivitas dan pemanfaatan fitur. Faktor organisasi muncul sebagai determinan kunci keberhasilan implementasi. Keselarasan antara dimensi manusia, organisasi, dan teknologi berada pada tingkat moderat dan menghasilkan manfaat bersih yang nyata, tetapi belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi SIM Gizi di RS Restu Kasih telah berjalan secara fungsional, namun memerlukan penguatan terpadu pada aspek teknologi, sumber daya manusia, dan tata kelola organisasi. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan tata kelola SIMRS, pengembangan kompetensi pengguna, serta optimalisasi sistem secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan gizi dan efisiensi kerja. Kata kunci: Evaluasi implementasi, Sistem Informasi Manajemen Gizi (SIM Gizi), Rumah sakit, HOT-FitAbstractNutrition services are an integral component of hospital service quality, as they directly contribute to patient recovery, safety, and clinical outcomes. The implementation of a Nutrition Management Information System (SIM Gizi) as part of the Hospital Management Information System (HMIS) is expected to improve efficiency, accuracy, and coordination of nutrition services. However, the utilization of SIM Gizi has not always been optimal, particularly in private hospitals with limited resources. This study aims to evaluate the implementation of SIM Gizi at Restu Kasih Hospital using the Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) model and to identify the challenges and optimization strategies for its utilization.This study employed an evaluative–explanatory design with a mixed-methods approach using a sequential explanatory strategy. Quantitative data were collected through questionnaires administered to SIM Gizi users and analyzed based on the HOT-Fit framework, while qualitative data were obtained through in-depth interviews and focus group discussions to further explain the quantitative findings.The results indicate that system quality, information quality, and service quality of SIM Gizi are at a “moderate” level. The system is perceived as stable and integrated with electronic medical records; however, challenges remain in system responsiveness and feature utilization. Organizational factors emerged as a key determinant of implementation success. The alignment among human, organizational, and technological dimensions was found to be moderate, resulting in tangible net benefits that have not yet been fully optimized.This study concludes that the implementation of SIM Gizi at Restu Kasih Hospital is functionally adequate but requires integrated improvements in technology, human resources, and organizational governance. It is recommended that hospitals strengthen HMIS governance, enhance user competencies, and continuously optimize the system to improve nutrition service quality and work efficiency. Keywords: Implementation evaluation, Nutrition Management Information System (SIM Gizi), Hospital, HOT-Fit
Analisis Efektifitas Penerapan Adult Early Warning Score Pada Pasien Dewasa Di Unit Rawat Inap Dewasa Rsud Oku Timur Tahun 2025 Fresca Yudiman Utama; Grace Rumengan; Laila Ulfa
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7142

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah kegagalan mengetahui penurunan kondisi klinis pada pasien dapat menyebabkan keterlambatan pengelolaan dan penanganan yang tepat, serta dapat meningkatan angka mortalitas di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk menilai dan menganalisis penerapan Adult Early Warning Score (AEWS) pada pasien dewasa di ruang rawat inap dewasa RSUD OKU Timur. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Forum Group Discussion, observasi dan studi dokumentasi di RSUD OKU Timur. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 17 informan kunci dan delapan informan pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis data kualitatif Creswell. Hasil penelitian menunjukkan penerapan AEWS efektif dalam menurunkan angka kematian Gross Death Rate (GDR) dan Nett Death Rate (NDR). Ditemukan beberapa faktor pendukung dan kendala baik dari segi man, methods maupun machine dalam penerapan AEWS yang perlu menjadi perhatian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi Unit Rawat Inap dan manajemen RSUD OKU Timur dalam merancang kebijakan serta program yang lebih efektif, seperti mengusulkan penerapan Adult Early Warning Score (AEWS) sebagai kebaruan/novelty pada indikator mutu unit rawat inap diikuti dengan peningkatan pada faktor pendukung dan perbaikan pada kendala yang ada. Kata kunci: Adult Early Warning Score, unit rawat inap dewasa, angka kematian.
Analisis Penerapan Aplikasi Rekam Medis Elektronik Terhadap Kepuasan Karyawan Rumah Sakit Trimitra Cibinong Ani Nuraini; Grace Rumengan; Faathir Iskandarsyah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 3 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i3.8944

Abstract

Latar Belakang: Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Trimitra Cibinong sejak akhir tahun 2023 diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan serta mendukung transformasi kesehatan digital. Namun, masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan fitur sistem, lambatnya akses jaringan, dan proses adaptasi pengguna. Tujuan: Menganalisis pengaruh dimensi End User Computing Satisfaction (EUCS), yaitu Content, Accuracy, Format, Ease of Use, dan Timeliness terhadap kepuasan pegawai dalam penggunaan RME. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 100 pegawai yang dipilih menggunakan teknik quota sampling dari total populasi sebanyak 120 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi, uji t, dan uji F. Hasil: Secara parsial, variabel Accuracy dan Format berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pegawai, sedangkan variabel Content, Ease of Use, dan Timeliness tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, seluruh variabel EUCS berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pegawai. Kesimpulan: Kepuasan pegawai dalam penggunaan RME di Rumah Sakit Trimitra Cibinong terutama dipengaruhi oleh tingkat akurasi data dan tampilan sistem yang digunakan.