Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Learning innovation using augmented reality for interactive learning experiences Yudiernawati, Atti; Wahyuni, Tavip Dwi; Suryani, Pudji
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1142300

Abstract

This study explores the potential of learning innovations using Augmented Reality (AR) to enhance the interactive learning experience in educational settings. AR, a technology that overlays digital information on the real world, provides immersive and engaging experiences that support diverse learning styles. This qualitative research employs a literature review methodology to analyze and synthesize findings from various studies on AR in education. The literature highlights the growing interest in AR as an educational tool, focusing on its ability to increase student engagement, improve knowledge retention, and foster active participation. AR enables learners to interact with 3D models, simulations, and other dynamic content, making abstract concepts more accessible and understandable. Additionally, AR promotes collaboration among students, allowing for shared learning experiences in both physical and virtual spaces. Despite its advantages, challenges such as technological accessibility, high implementation costs, and the need for teacher training remain barriers to widespread adoption. This paper discusses the implications of AR for educators and policymakers and suggests directions for future research to address these challenges. The findings underscore the transformative potential of AR in reshaping traditional learning environments, paving the way for more interactive and personalized learning experiences. By integrating AR, educators can create more engaging and effective learning experiences that cater to the needs of 21st-century learners.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN RISIKO PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA REMAJA MASJID AT TAQWA TUMPANG KABUPATEN MALANG: PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN RISIKO PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA REMAJA MASJID AT TAQWA TUMPANG KABUPATEN MALANG Dwi Wahyuni, Tavip; Suryani, Pudji; Zainol Rachman, Moh
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 1 No 2 (2024): JPPMI- Oktober 2024
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v1i2.53

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan, termasuk di Indonesia. Remaja, sebagai kelompok yang rentan, perlu mendapatkan perhatian khusus dalam upaya pencegahan penyakit ini. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Promosi Kesehatan Pencegahan Risiko Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Remas Masjid AT Taqwa Tumpang Kabupaten Malang”, dengan tujuan melatih Remas Dalam Promosi Kesehatan Pencegahan Risiko Diabetes Mellitus. Dengan pemberdayaan Remas AT-Taqwa berupa pelatihan tentang Promosi Kesehatan, Konsep Diabetes Mellitus Tipe 2 Dan Pencegahan Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2, diharapkan Anggota Remas AT-Taqwa mempunyai pengetahuan dan pemahaman tentang Promosi Kesehatan, Pengetahuan dan Ketrampilan Pencegahan Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2. Sehingga Anggota Remas AT-Taqwa dapat memberikan edukasai kepada teman-teman sebayanya, keluarganya dan masyarakat sekitarnya, yang akhirnya dapat berkontribusi dalam penurunan angka kejadian dan pencegahan Diabetes Mellitus tipe 2 di Wilayah Tumpang Kabupaten Malang. Program pemberdayaan masyarakat menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja tentang pencegahan diabetes mellitus tipe 2.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN MRDIA BOOKLET REPUTAMI TERHADAP PENGETAHUAN SIKAP PENCEGAHAN ANEMIA PADA SISWI SMP NEGERI 1 BEJI KABUPATEN PASURUAN: EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN MRDIA BOOKLET REPUTAMI TERHADAP PENGETAHUAN SIKAP PENCEGAHAN ANEMIA PADA SISWI SMP NEGERI 1 BEJI KABUPATEN PASURUAN Fadma S, Salsabila Aulia; Yudiernawati, Atti; Suryani, Pudji
JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN Vol 2 No 3 (2026): JTKD- Maret 2026
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.107

Abstract

Latar Belakang: Salah satu masalah utama terkait gizi yang sering ditemui pada remaja adalah anemia. Anemia yang dialami remaja dapat berdampak pada produktivitas kerja dan kemampuan akademis. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media “Booklet Reputami” terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan anemia pada siswi SMP Negeri 1 Beji Kabupaten Pasuruan. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain one group pre – post design dengan sampel sebanyak 64 responden. Teknik pengambilan data pengetahuan menggunakan kuisioner dan sikap menggunakan lembar checklist. Hasil: Pengetahuan siswi sebelum dilakukan edukasi hampir seluruhnya responden memiliki kategori kurang (89%). Setelah dilakukan edukasi sebagian besar memiliki kategori baik (48%) dan cukup (52%). Pada sikap sebelum dilakukan edukasi sebagian besar memiliki kategori positif (55%). Setelah dilakukan edukasi sebagian besar memiliki kategori positif (58%). Dari hasil uji wilcoxon didapatkan p-value 0,001< 0,05, artinya ada pengaruh. Kesimpulan: Media booklet Reputami dapat digunakan sebagai alat edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai pencegahan anemia pada siswi sekolah menengah pertama.
MODEL PROMOSI KESEHATAN BERBASIS PELATIHAN KADER DAMPAKNYA TERHADAP KOMPETENSI SKRINING DAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2: PROMOSI KESEHATAN BERBASIS PELATIHAN KADER DAMPAKNYA TERHADAP KOMPETENSI SKRINING DAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 Wahyuni, Tavip Dwi; Yudiernawati, Atti; Suryani, Pudji; Setiawan, Aziz
JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN Vol 2 No 3 (2026): JTKD- Maret 2026
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.109

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) meningkat secara global dan kader kesehatan berperan strategis dalam pencegahannya, namun kompetensinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model promosi kesehatan berbasis pelatihan kader menggunakan booklet terhadap peningkatan kompetensi skrining dan pencegahan DMT2 pada kader di PKM Rampal Celaket. Desain quasi-experimental one group pretest-posttest digunakan dengan sampel kader yang diambil secara total sampling. Intervensi berupa pendidikan dan pelatihan selama 2 hari dengan metode partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: 72,5% kader masuk kategori baik untuk pengetahuan dan keterampilan setelah intervensi. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai *p* = 0,000 (pengetahuan) dan *p* = 0,005 (keterampilan). Kesimpulan: model ini efektif meningkatkan kompetensi kader. Diperlukan pelatihan berkelanjutan, supervisi puskesmas, dan kolaborasi multisektoral.
PENGARUH INTERAKSI ANTARA PROJECT BASED LEARNING DAN DIRECT INSTRUKSIONAL SERTA GAYA KOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA Yudiernawati, Atti; Wahyuni, Tavip Dwi; Suryani, Pudji
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10241

Abstract

ABSTRACT Problem-solving ability is a fundamental competency that university students must possess to meet the demands of analysis and decision-making in professional contexts. The development of this ability is influenced not only by the learning strategies applied but also by individual cognitive characteristics. This study aims to examine the effects and interaction between Project Based Learning and Direct Instruction models and students’ cognitive styles on problem-solving ability. The research employed a quasi-experimental approach with a 2×2 factorial design involving 87 students from the Health Promotion Study Program. Cognitive styles were classified into field independent and field dependent using the Group Embedded Figure Test, while problem-solving ability was assessed through scenario-based tests. The data were analyzed using two-way ANOVA. The findings indicate that students taught using Project Based Learning demonstrated higher problem-solving ability compared to those taught using Direct Instruction. In addition, students with a field independent cognitive style performed better than those with a field dependent style. Further analysis revealed a significant interaction between learning models and cognitive styles. These findings suggest that the effectiveness of learning strategies in enhancing problem-solving ability depends on the alignment between instructional approaches and students’ cognitive characteristics. ABSTRAK Kemampuan pemecahan masalah menjadi kompetensi esensial bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan analisis dan pengambilan keputusan di dunia profesional. Pengembangan kemampuan ini tidak hanya dipengaruhi oleh strategi pembelajaran yang digunakan, tetapi juga oleh karakteristik kognitif individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh serta interaksi antara model pembelajaran Project Based Learning dan Direct Instruction dengan gaya kognitif mahasiswa terhadap kemampuan pemecahan masalah. Penelitian menggunakan pendekatan quasi-experimental dengan rancangan faktorial 2×2 yang melibatkan 87 mahasiswa Program Studi Promosi Kesehatan. Gaya kognitif diklasifikasikan menjadi field independent dan field dependent menggunakan Group Embedded Figure Test, sedangkan kemampuan pemecahan masalah diukur melalui tes berbasis skenario. Data dianalisis menggunakan two-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengikuti Project Based Learning memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih tinggi dibandingkan dengan Direct Instruction. Selain itu, mahasiswa dengan gaya kognitif field independent menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan field dependent. Analisis lebih lanjut mengungkap adanya interaksi signifikan antara model pembelajaran dan gaya kognitif. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah bergantung pada kesesuaian antara strategi pembelajaran dan karakteristik kognitif mahasiswa.