Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Praktikalitas dan Efektifitas Bahan Ajar Kalkulus Berbasis Daring Berbantuan Geogebra Sugama Maskar; Putri Sukma Dewi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.326

Abstract

Program Pemerintah Republik Indonesia melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) tentang pembelajaran daring yang telah digagas tahun 2014 terpaksa dipercepat pelaksanaannya secara masal pada tahun 2020 dikarenakan efek dari pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia. Perubahan pembelajaran tradisional menjadi full daring tentu menjadi tantangan yang cukup besar bagi institusi penyelenggaran pendidikan. Pembelajaran daring tentu membutuhkan pendukung yang relevan, salah satunya bahan ajar. Artikel ini membahas tentang pengembangan bahan ajar kalkulus berbasis daring berbantuan GeoGebra. Tujuan pengembangan bahan ajar tersebut sebagai alternatif agar pembelajaran kalkulus berbasis daring dapat berjalan efektif dan optimal. Metode yang digunakan untuk mengembangkan bahan ajar tersebut adalah dengan jenis penelitian research and development (R&D) melalui pengujian praktikalitas dan efektfitas bahan ajar dengan instrumen kuisioner dan soal kalkulus dasar pada 20 responden yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonsesia yang telah mengambil mata kuliah Kalkulus Dasar. Hasil pengujian praktikalitas dan efektifitas bahan ajar ini menunjukan bahwa praktikalitas dan efektifitas bahan ajar ini termasuk kategori baik dengan nilai uji sebesar 3,36 untuk praktikalitas dan 72,75 untuk efektifitas. Artinya bahan ajar kalkulus berbasis daring berbantuan GeoGebra ini dapat diimplementasikan pada pengguna sebagai alternatif pembelajaran kalkulus berbasis daring. Berdasarkan evaluasi hasil kuisioner praktikalitas dan efektfitas bahan ajar ini perlu dipotimalkan lagi pada bagian konten untuk dapat mengembangkan kreativitas pengguna serta pada konten pembelajaran matematika realistik.
PENGENALAN DATA DAN LOGIKA: KECERMATAN BERBISNIS JANGKA PANJANG BAGI SISWA/I SMK YADIKA BANDARLAMPUNG Dian Novita; Almira Devita Putri; Sugama Maskar
COMMENT: Journal of Community Empowerment Vol 2, No 1 (2022): JUNE
Publisher : COMMENT: Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.418 KB) | DOI: 10.33365/comment.v2i1.89

Abstract

Generasi Z adalah generasi anak-anak dari orang tua yang merupakan Gen millenial , mereka membawa beberapa sifat bawaan Millenial antara lain setia, tegas, bertanggungjawab dan perduli namun bedanya GEN Z lebih memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi serta cenderung untuk berjuang keras demi memperoleh identitas dirinya dan mendapatkan pengakuan dari orang lain (Chillakuri Mahanandia, 2018) dan  Gen Z  juga berkontribusi 85% dari total transaksi (KIC-Kredivo, 2020). Lebih lanjut, pemerintah saat ini tengah fokus dalam pemulihan ekonomi nasional yang turun karena pandemik Covid-19 yang belum mereda. Generasi Z yang diharapkan menjadi bonus demografi tenaga kerja beberapa tahun kedepan, sebaiknya sebagaimana dalam penelitian Mahanandia yang menyarankan bahwa bakat GEN Z perlu dikembangkan, oleh karena itu sangat tepat untuk membekali siswa/I SMK yang faktanya merupakan GEN Z dengan motivasi pengembangan potensi diri untuk menjalankan bisnis  di era digital dan  juga mengasah logika berfikirnya dengan statistik sebagai alat analisis bisnis.  Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan membuka wawasan siswa/i untuk mengenali potensi diri, membangun bisnis yang berawal dari hobi sendiri, serta memperkenalkan siswa pada data statistic. Tidak hanya itu saja, melalui kegiatan ini siswa juga akan  diajarkan bagaimana cara membangun bisnis di era digital, dengan demikian diharapkan siswa memiliki daya saing yang baik serta mampu berkontribusi tidak hanya  untuk diri sendiri dan keluarga, namun masyarakat sekitarnya
PEMBELAJARAN TRANSFORMASI GEOMETRI DENGAN PENDEKATAN MOTIF KAIN TAPIS LAMPUNG Sugama Maskar; Refiesta Ratu Anderha
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2019): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.808 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun pembelajaran Transformasi Geometri dengan pendekaatan kearifan lokal di Provinsi Lampug, yaitu motif kain tapis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksploratif dan studi literatur dengan cara menganalisis bentuk-bentuk kain tapis dengan menggunakan materi transformasi geometri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran transformasi geometri dengan pendekatan motif kain tapis dapat membuat materi dapat disampaikan secara induktif, dapat merangsang kreatifitas dan berfikir saintifik siswa, menumbuhkan pemikiran terbuka, serta siswa dapat lebih mengenal dan memahami budayanya.
Persepsi Peserta Didik terhadap Metode Blended Learning dengan Google Classroom Sugama Maskar; Endah Wulantina
Jurnal Inovasi Matematika Vol 1 No 2 (2019): Inovasi Matematika (Inomatika)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.714 KB) | DOI: 10.35438/inomatika.v1i2.156

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 encourages change in the process of education and online learning is one of the challenges that must be faced. Blended Learning is one solution to that change. The purpose of this study was to find out the attitudes of students towards the learning process through Blended Learning with a sample of Statistics classes atUniversitas Teknokrat Indonesia. The online learning process is done using Google Classroom. Data collection and analysis techniques use attitude scale questionnaires consisting of two variables, attitudes toward the learning process and attitudes towards material understanding, which are supported by 9 indicators and 21 statements. The results of this study indicate that students feel the learning process with the Blended Learning Method through Google Classroom makes the learning process interesting, effective, fosters motivation, fosters an attitude of independent learning, active, and creative. In addition, this method can also improve students' understanding and learning outcomes. However, students feel the learning process is inefficient because it requires them to have a data package. Therefore, the role of the government is very important, such as facilities and infrastructure to support the Blended Learning process so that students can stay connected to the free internet.
PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMK AMAL BHAKTI JATIMULYO - LAMPUNG SELATAN Sugama Maskar; Afrianto Afrianto; Very Hendra Saputra; Raras Kartika Sari; Nyoman Gita Gayatri; Yuli Santika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.6478

Abstract

Sekitar 74% penduduk Indonesia merupakan pengguna internet aktif. Data tersebut menunjukkan bahwa revolusi belajar di era digital merupakan peluang yang sangat besar dengan tujuan agar siswa dapat mempunyai pengetahuan yang luas, selalu relevan, dan sesuai dengan minat dan gaya belajar siswa. Beberapa studi juga menunjukan terdapat hubungan yang erat antara kemampuan Bahasa Inggris dan Matematika. Kemampuan Bahasa Inggris memengaruhi kemampuan Matematisnya dan berkalu sebaliknya. Studi secara mendalam menemukan bahwa terdapat sub-area dalam literasi membaca yang memberikan pengaruh besar pada literasi matematika. Namun, ironisnya, Matematika dan Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran yang memiliki nilai rerata paling rendah, terutama di SMK Amal Bhakti, Jatimulyo Lampung Selatan. Selain itu, sekolah juga mayoritas tidak mengatikan secara langsung, baik secara teknis maupun non teknis antara literasi Matematika dan Bahasa Inggris karena dianggap merupakan literasi yang saling terpisah. Artikel ini bertujuan untuk menunjukan bahwa terdapat hubungan langsung antara kemampuan Matematika dan Bahasa Inggris, terutama bahwa Pembelajran Matematikan dengan Bahasa Inggris dapat meningkatkan kemampuan matematis Siswa. Oleh karena itu, tim melakukan pelatihan di SMK Amal Bhakti Jatimulyo Lampung Selatan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Matematika sehingga secara tidak langsung kemampuan Matematis Siswa juga dapat meningkat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa melalui pretest (sebelum pelatihan) dan posttest (setelah pelatihan). Adapun nilai pretest sebesar 39 dan nilai posttest sebesar 77 dengan nilai p-value menggunakan Uji Mann Whitney-U sebesar 0.005 < 0.05. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan siswa setelah melaksanakan pelatihan penggunaan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Matematika.
PENGENALAN WAWASAN BISNIS DI ERA DIGITAL BAGI SISWA/I SMK YADIKA BANDARLAMPUNG Almira Devita Putri; Dian Novita; Sugama Maskar
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 3, No 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v3i2.2129

Abstract

Generasi Z adalah generasi yang berasal dari orang tua yang merupakan Gen millenial, mereka membawa beberapa sifat bawaan Millenial antara lain setia, tegas, bertanggungjawab dan perduli. Namun, GEN Z berbeda dikarenakan lebih memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi dan cenderung untuk berjuang keras demi memperoleh identitas dirinya dan mendapatkan pengakuan dari orang lain (Chillakuri & Mahanandia, 2018). Gen Z juga berkontribusi 85% dari total transaksi (KIC-Kredivo, 2020). Lebih lanjut, pemerintah saat ini tengah fokus dalam pemulihan ekonomi nasional yang turun karena pandemi Covid-19 yang belum mereda. Generasi Z yang diharapkan menjadi bonus demografi tenaga kerja dalam beberapa tahun kedepan, sebaiknya sebagaimana dalam penelitian Mahanandia yang menyarankan bahwa bakat GEN Z perlu dikembangkan. Oleh karena itu sangat tepat untuk membekali siswa/I SMK yang faktanya merupakan GEN Z dengan motivasi pengembangan potensi diri untuk menjalankan bisnis di era digital.  Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan membuka wawasan siswa/i untuk mengenali potensi diri dan membangun bisnis yang berawal dari hobi sendiri. Tidak hanya itu saja, melalui kegiatan ini siswa juga akan  diajarkan bagaimana cara membangun bisnis di era digital, dengan demikian diharapkan siswa memiliki daya saing yang baik serta mampu berkontribusi tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, namun masyarakat sekitar.
Linguistik Matematika: Suatu Pendekatan untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Non-Rutin Secara Matematis Sugama Maskar; Nicky Dwi Puspaningtyas; Dian Puspita
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2022): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v4i2.2142

Abstract

Kemampuan literasi siswa Indonesia termasuk kategori rendah. Siswa Indonesia mayoritas belum dapat memodelkan situasi yang kompleks secara matematis, artinya belum dapat memilih, membandingkan, serta mengevaluasi strategi pemecahan masalah yang tepat dari situasi kompleks tersebut. Berdasarkan tren nilai PISA membaca, matematika, dan sains terdapat kesamaan pola antara nilai membaca dan matematika. Oleh karena itu, terdapat korelasi antara kecerdasan bahasa dan matematis. Beberapa studi menunjukan bahwa terdapat hubungan antar kecerdasan linguistik terhadap hasil belajar Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap pendekatan linguistik matematika sebagai salah satu solusi untuk dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah non-rutin secara sistematis. Penelitian ini disusun menggunakan teknik analisis deskriptif melalui kajian kepustakaan atau library research. Linguistik Matematika bermula pada aksiomatik Euclid sekitar tahun 325 – 265 sebelum masehi dan pada metode deskripsi tata bahasa Panini sekitar tahun 520 – 460 sebelum Masehi. Baik Euclid maupun Panini mengembangkan dua buku terkenal dan fundamental yang berjudul Element dan Aṣṭādhyāyī. kecerdasan linguistik dan matematis mempunyai kesamaan karakter yaitu merupakan suatu kecerdasan yang dapat merekonstruksi sesuatu yang abstrak atau suatu permasalahan kompleks menjadi sebuah solusi konkret beserta solusinya secara tepat dan sistematis. Kombinasi keduanya merupakan kemampuan yang mumpuni untuk dapat menyelesaikan permasalahan matematis non-rutin. Oleh karena itu, Linguistik Matematika merupakan pendekatan yang dapat menghubungkan secara langsung kecerdasan linguistik dan matematis sehingga menjadikan suatu kompetensi utuh yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah kompleks secara matematis.
Teachers Go Online: Pelatihan Pengelolaan Google Site bagi Guru SMA Teladan Way Jepara Suprayogi Suprayogi; Afrianto Afrianto; Heri Kuswoyo; Sugama Maskar; Arief Budiman; Danu Satya Nugraha
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.434

Abstract

Merespon kebutuhan pembelajaran dalam jaringan dan luar jaringan sebagai dampak perkembangan teknologi dan pandemic Covid-19, kegiatan pengabdian masyarakat tentang Pelatihan Pengelolaan Google Site dilaksanakan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Teladan Way Jepara Lampung Timur melibatkan 15 guru. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk menjembatani guru-guru di wilayah Provinsi Lampung yang jarang mendapatkan kegiatan peningkatan kompetensi teknologi informasi dan komunikasi, khususnya dalam hal pembelajaran. Pelatihan pengelolaan googlesite mencakup kegiatan pengenalan manfaat, fitur, dan praktik penggunaan fitur Google Site untuk mengunggah materi pembelajaran, menyusun evaluasi, dan mengelola kertas kerja siswa. Kegiatan ini secara umum telah memiliki dampak bagi guru, dilihat dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengelola Google Site.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA MODEL ASYNCHRONOUS PADA SISWA SMKN 9 BANDAR LAMPUNG MELALUI GOOGLE CLASSROOM Yuliza Putri Utami; Sugama Maskar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Matematika Realistik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika Realistik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v3i1.1761

Abstract

AbstractThis study aims to determine the difficulty of learning mathematical models asynchronously through google classroom. The method used in this research is a mixed method with a convergent triangulation design (convergent) research type which is described descriptively. The sample selection technique used purposive sampling technique, so that the sample in this study were students of class XI AKL SMKN 9 Bandarlampung with a total of 33 students. Data collection techniques in this study were carried out by distributing questionnaires via google form and in the form of formative test questions with two-dimensional vector material. Data analysis in quantitative research uses mathematics learning outcomes based on descriptive statistics and classical learning, while data analysis in qualitative research uses student responses regarding learning difficulties in mathematics. The benefits of this research can be used as a reference for students in overcoming difficulties in learning mathematics with asynchronous models. The results of this study indicate that most students still have difficulty with internet constraints with very high criteria as much as 93.9%, so students feel bored, lazy, and lack enthusiasm when learning mathematics and classical mastery scores are declared incomplete because the percentage of mastery learning students classically 80%.Keywords: Difficulty Learning Math, Asyncronous, Google Classroom AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar matematika model asyncronous melalui google classroom. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (mixed method) dengan jenis penelitian concurrent triangulation designs (konvergen) yang dijelaskan secara deskriptif. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI AKL SMKN 9 Bandarlampung dengan jumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuesioner melalui google form dan berupa soal tes formatif dengan materi vektor dimensi dua. Analisis data pada penelitian kuantitatif menggunakan hasil belajar matematika yang dijabarkan berdasarkan statistik deskriptif dan ketuntasan belajar secara klasikal, sedangkan analisis data pada penelitian kualitatif menggunakan hasil respon siswa mengenai kesulitan belajar matematika. Adapun manfaat dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi siswa dalam mengatasi kesulitan belajar matematika model asyncronous. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa masih mengalami kesulitan terhadap kendala internet dengan kriteria yang sangat tinggi sebanyak 93,9%, sehingga siswa mudah merasa bosan, malas, serta kurang semangat saat belajar matematika dan nilai ketuntasan secara klasikal dinyatakan tidak tuntas karena persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal ≤ 80%.Kata Kunci: Kesulitan Belajar Matematika, Asyncronous, Google Classroom
STUDI PENDAHULUAN: PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMK ISLAM ADILUWIH Arieska Efendi; Sugama Maskar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Matematika Realistik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika Realistik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v3i1.1825

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi yang cukup terhadap model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah melalui studi literatur yang mengumpulkan beberapa penelitian terdahulu. Hasil dari studi ini menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran peranan Flipped Classroom terhadap hasil belajar matematika siswa. Model pembelajaran Flipped Classroom dapat diterapkan pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) karena mengkombinasikan pembelajaran di luar kelas dan di dalam kelas. Penelitian lainnya banyak menyebutkan bahwa model pembelajaran Flipped Classroom mampu meningkatkan hasil belajar siswa.