Claim Missing Document
Check
Articles

A NOTE ON THE SOLUTION OF THE CHARACTERISTIC EQUATION OVER THE SYMMETRIZED MAX-PLUS ALGEBRA Ariyanti, Gregoria
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 16 No 4 (2022): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.301 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol16iss4pp1347-1354

Abstract

The symmetrized max-plus algebra is an extension of max-plus algebra. One of the problems in the symmetrized max-plus algebra is determining the eigenvalues of a matrix. If the determinant can be defined, the characteristic equation can be formulated as a max-plus algebraic multivariate polynomial equation system. A mathematical tool for solving the problem using operations as in conventional algebra, known as the extended linear complementary problem (ELCP), to determine the solution to the characteristic equation. In this paper, we will describe the use of ELCP in determining the solution to the characteristic equations of matrices over the symmetrized max-plus algebra.
Pelatihan Perancangan Media Pembelajaran Berbasis TPACK Untuk Guru Pada Program PPG DALJAB Angkatan 2023 Dian, Mariani; Ariyanti, Gregoria; Santoso, Fransiskus Gatot Iman; Yudono, Kristophorus Divinanto Adi
Share: Journal of Service Learning Vol. 11 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.11.2.103-109

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu aspek penting dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Saat ini guru dituntut untuk dapat mengintegrasikan teknologi sebagai media pembelajaran, agar kegiatan pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman. Akan tetapi, tidak semua integrasi teknologi berjalan dengan optimal. Oleh sebab itu guru harus memahami prinsip-prinsip integrasi teknologi seperti TPACK, dalam kegiatan pembelajaran, temasuk dalam media pembelajaran. Saat mengikuti program profesi guru dalam jabatan, para guru diminta untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah yang menjadi penyebab masalah belajar peserta didik. Salah satu akar masalah yang cukup sering muncul adalah keterbatasan guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan pembelajaran.  Berdasarkan hal tersebut, kegiatan workshop perancangan media pembelajaran berbasi TPACK ini dilaksanakan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi kedalam media pembelajaran. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap kegiatan, yaitu persiapan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan, materi dirancang secara mandiri oleh para narasumber. Sebagai bentuk evaluasi, dipersiapkan pula Angket Pengetahuan Awal dan Angket Pengetahuan Akhir yang selanjutnya di validasi oleh ahli. Tahap pelaksanaan dilakukan di tanggal 19-20 Juli 2024 dengan jumlah peserta 19 orang. Pada kegiatan workshop para narasumber menyampaikan materi, kemudian para guru melakukan praktik dengan membuat suatu media ajar berbasis teknologi. Sebelum dan sesudah kegiatan workshop terlaksana, para guru mengisi survei untuk melihat apakah ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan setelah mengikuti workshop. Ada 9 guru yang mengisi Angket Pengetahuan Awal dan Akhir secara lengkap. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan para guru sebesar 9,36%. Hasil diperoleh dengan membandingkan dan mencari presentase dari rata-rata skor pada Angket Pengetahuan Awal dan Angket Pengetahuan Akhir.  Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah teknis kegiatan yang perlu lebih melibatkan para guru untuk secara aktif melakukan simulasi, pemanfaatan media pendampingan jarak jauh yang menggunakan tiap fitur dengan optimal dan melibatkan para guru, serta perencanaan kegiatan pendampingan selanjutnya yang lebih panjang durasi waktunya.
Student Anxiety Level When Going to College in the Mathematics Education Study Program with Mathematics Scores Santoso, Fransiskus Gatot; Ariyanti, Gregoria
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 3 (2023): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.825

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika (PSPM) UKWMS ketika akan berkuliah di PSPM terhadap nilai matematika di STTB SMA/SMK. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa PSPM (Kampus Kota Madiun) UKWMS Angkatan Tahun 2022 sebanyak 7 mahasiswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuesioner. Kuesioner yang dibuat adalah kecemasan mahasiswa dalam menghadapi mata pelajaran matematika. Aspek kecemasan yang diteliti adalah aspek fisik, aspek mental, dan aspek perilaku. Metode analisis data dalam penelitian ini ialah statistik deskriptif karena data berupa angka-angka. Data ini berupa skor kecemasan mahasiswa dan nilai matematika di STTB SMA/SMK mahasiswa. Hasil penelitian ini diperoleh rataan skor kecemasan mahasiswa ketika akan berkuliah di PSPM berdasarkan aspek fisik sebesar 42,43 (kriteria tingkat kecemasan sedang), aspek mental sebesar 42,29 (kriteria tingkat kecemasan sedang), dan aspek perilaku sebesar 39,43 (kriteria tingkat kecemasan rendah). Secara keseluruhan rataan skor kecemasan mahasiswa ketika akan berkuliah di PSPM sebesar 124,14 (kriteria tingkat kecemasan sedang). Sedangkan rataan nilai matematika mahasiswa di STTB SMA/SMK sebesar 84,91. The purpose of this study is to determine the level of anxiety in students of the UKWMS Mathematics Education Study Program (PSPM) when going to study at PSPM mathematics grades in the high school/vocational school STTB. This type of research is descriptive. The research subjects were 7 MESP (Madiun City Campus) WMSCU Class of 2022 students. The data collection method used in this research is the questionnaire method. The questionnaire made is about student anxiety in facing math subjects. The aspects of anxiety studied are physical, mental, and behavioral. The data analysis method in this research is descriptive statistics because the data is in the form of numbers. This data is in the form of student anxiety scores and math scores in the STTB SMA / SMK students. The results of this study obtained an average student anxiety score when going to college at PSPM based on physical aspects of 42.43 (moderate anxiety level criteria), mental aspects of 42.29 (moderate anxiety level criteria), and behavioral aspects of 39.43 (low anxiety level criteria). Overall, the average score of student anxiety when studying at PSPM is 124.14 (moderate anxiety level criteria). Meanwhile, the average student's mathematics score at the high /vocational school STTB is 84.91.
Penerapan Strategi Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas XII-5 SMAN 6 Surabaya Molita, Afni; Widiyanto, Rendik; Ariyanti, Gregoria; Dian, Mariani
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 10 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i10.2086

Abstract

This research aims to improve the mathematics learning outcomes of students in grades XII-5 of SMAN 6 Surabaya by applying the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach and the Problem Based Learning (PBL) model in differentiated learning on functional transformation materials. The CRT approach used emphasizes cultural integration in mathematics learning to facilitate student engagement according to their cultural context and background. This study uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out in two cycles. Each cycle consists of stages of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this study are 36 students in grades XII-5 of SMAN 6 Surabaya. Data was collected through learning outcome tests and observations that were analyzed using quantitative and qualitative analysis methods. The results of the study showed a significant improvement in student learning outcomes. In the pre-cycle, the percentage of student completion was 22% with an average score of 62.6. In the first cycle, the completeness increased to 91.6% with an average score of 90.7, and in the second cycle the completeness reached 97.22% with an average score of 96.25. In addition, student activity in group discussions also increased during the implementation of cycle II. The conclusion of this study is that the application of the Culturally Responsive Teaching approach in differentiated learning is effective in improving the mathematics learning outcomes of students in grades XII-5 of SMAN 6 Surabaya, especially in the material of functional transformation. The integration of cultural context in learning is proven to be able to increase student motivation, engagement, and understanding of learning materials.
Pendampingan Belajar Matematika Berbasis Teknologi Materi Volume Benda Putar Ariyanti, Gregoria; Dian, Mariani; Indrawati, Chatarina Dian
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika masih dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit oleh sebagian siswa. Untuk matematika tingkat SD dan SMP masih dimungkinkan penyampaiannya berdasarkan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari. Untuk tingkat SMA, materi volume benda putar masih sulit dibayangkan karena memerlukan pemahaman yang cukup tinggi. Hal ini juga dirasakan siswa kelas XII IPA SMA Santo Bonaventura Madiun. Oleh karena itu, perlu kegiatan belajar yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Untuk membantu siswa memahami materi volume benda putar yang dianggap sulit, maka dilakukan pendampingan berupa kegiatan belajar bagi siswa kelas XII IPA SMA Santo Bonaventura Madiun. Pembelajaran berbasis teknologi merupakan pembelajaran yang menggunakan penerapan teknologi sehingga materi tidak cukup dibayangkan oleh siswa tetapi membantu siswa memahami dan memiliki gambaran tentang materi tersebut. Metode yang dilakukan yaitu pendampingan belajar di kelas dan laboratorium computer dengan aplikasi GeoGebra dan media alat peraga benda putar. Berdasarkan hasil kegiatan PKM pendampingan belajar materi benda putar dengan aplikasi GeoGebra dan media alat peraga diperoleh peningkatan sebesar 19,25%. Hal ini menunjukkan adanya dampak dari PKM bagi perubahan hasil belajar siswa.
Improving Contextual Abilities through Problem-Based Learning and Teaching at the Right Level Ariyanti, Gregoria; Amalia, Nabilla Dihni; Purwaningsih, Purwaningsih; Jr, Rosalio G. Artes
Studies in Learning and Teaching Vol. 6 No. 3 (2025): December
Publisher : CV Sinergi Ilmu dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/silet.v6i3.673

Abstract

This study aims to analyze the process and results of improving students' mathematical abilities in solving contextual problems through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model and the Teaching at the Right Level (TaRL) approach. The PBL model is designed to develop problem-solving and critical thinking skills through problems relevant to the real world. The TaRL approach is integrated to accommodate the heterogeneity of students' levels of understanding through identifying individual needs and providing guidance. The Kemmis and McTaggart Classroom Action Research (CAR) model was carried out for two cycles. The subjects of the study were 32 students in the second grade of senior high school in Surabaya. Data collection techniques included contextual problem-solving ability tests (descriptions) and participatory observations using teacher and student observation sheets. Quantitative data were analyzed descriptively to calculate the average class score and percentage of learning completion. Minimum competency achievement is 75. Qualitative data were analyzed to describe the quality of the learning process. The results showed a significant increase. In cycle 1, the average class score reached 85.47 (good category) with a completion of 84.38%. The improvement continued in cycle 2, where the average value increased to 89.12 (Very Good category) and completion reached 93.75%. The novelty of this research lies in integrating the Problem-Based Learning (PBL) model with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach, a combination rarely used to simultaneously improve students' problem-solving abilities and address differences in learning levels within the same class.
Pengembangan Media Berbasis AI “Kiko Kancil” untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini Anggraini, Kristin; Susilaningsih, Chaterina; Ariyanti, Gregoria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dapat meningkatkan kemandirian belajar anak usia dini. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE melalui lima tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan desain, pengembangan produk, implementasi di lapangan, dan evaluasi efektivitas. Uji efektivitas menggunakan metode quasi-eksperimen dengan kelompok eksperimen dan kontrol pada anak di TK Santa Maria Surabaya. Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai t = 4,271 dan p = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa media “Kiko Kancil” yang dikembangkan mampu menyesuaikan tingkat kesulitan dengan kemampuan anak, memberikan umpan balik langsung, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif anak dalam belajar matematika. Selain itu, anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemandirian belajar melalui eksplorasi mandiri dan pengambilan keputusan dalam aktivitas digital berbasis web. Media ini berpotensi menjadi inovasi edukatif yang relevan bagi pembelajaran abad ke-21 di tingkat pendidikan anak usia dini.
Pendampingan Literasi dan Numerasi Matematika bagi Anak di Luar Jam Sekolah Sari, Ana Easti Rahayu Maya; Ariyanti, Gregoria; Yudono, Kristophorus Divinanto Adi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23504

Abstract

Salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam pendidikan adalah literasi matematika, yang meliputi merumuskan, menerapkan, menafsirkan, dan bernalar, serta menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Sepanjang hari, siswa dihadapkan dengan berbagai kegiatan pembelajaran di sekolah. Siswa didorong untuk belajar di sore hari dan dalam suasana yang lebih segar untuk menghindari kebosanan. Di era teknologi, pendidikan telah berkembang dengan integrasi teknologi ke dalam dunia pendidikan sambil tetap memprioritaskan pedagogi. Inilah dasar munculnya TPACK (Teknologi Pedagogi Konten Pengetahuan). Metode kegiatan pengabdian masyarakat adalah pendampingan pembelajaran literasi matematika yang dilakukan di sore hari di ruang terbuka hijau dengan strategi pembelajaran yang menyenangkan, yaitu media interaktif. Kegiatan ini dilakukan untuk anak-anak di Desa Klegen, Kota Madiun, dan Desa Tematik Bumi Semendung. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan literasi matematika sebesar 58.824%. Anak-anak antusias belajar, didukung oleh media permainan berbasis augmented reality yang dikembangkan oleh tim pelaksana. Peran aktif bagian Pendidikan PKK Desa Klegen, Kota Madiun, juga mendukung kegiatan pendampingan anak dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika.