Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Frase Dalam Cerita Rakyat La Kino Nambo Kabupaten Buton Utara Muammar Muammar; Nadir La Djamudi; Asrul Nazar; Susiati Susiati; Hasrida Sulistian H
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.12261

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kontruksi frasa nominal yang terdapat dalam cerita rakyat La Kino Nambo. Bagaimana pola frasa nominal yang terdapat dalam cerita rakyat La Kino Nambo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Kontruksi frasa nominal yang terdapat dalam cerita rakyat La Kino Nambo. Selain itu, pola frasa nominal yang terdapat dalam cerita rakyat La Kino Nambo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dimaksud berupa satuan bahasa pada tataran frase, khususnya frase nomina yang terdapat dalam teks cerita rakyat yang berjudul La Kino Nambo. Sumber data dalam penelitian ini adalah tempat mendapatkan data penelitian yaitu yang berjudul La Kino Nambo, Cerita rakyat Kulisusu. Kontruksi frasa nominal yang terdapat dalam cerita rakyat La Kino Nambo, terdiri atas dua macam, yaitu Frasa Nominal Modifikatif (FNM), dan Frasa Nominal Apositif (FNA). Pola frasa nominal yang terdapat dalam cerita rakyat La Kino Nambo, terdiri atas lima jenis, yaitu: N+Adv., Num+N., N+N, Num+N+Adv., Adv.+N.
STRUKTUR KLAUSA DERIVASI BAHASA KULISUSU DIALEK WAWONII KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Asrul Nazar
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 2 No 1 (2018): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.367 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Struktur Klausa Derivasi Bahasa Kulisusu Dialek Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Kasus yang akan diuraikan secara deskriptif dari hasil jaringan pengumpulan data yang diperoleh dari beberapa metode, yaitu Metode Tes, Wawancara dan Observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur klausa derivasi bahasa Kulisusu Dialek Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai berikut (1) Klausa derivasi nonkausatif yang terdiri dari (a) Klausa pasif derivasi dari klausa aktif transitif, dengan prefiks sebagai pemerkah dari klausa pasif; (b) Klausa resiprok derivasi dari klausa aktif transitif, dengan prefiks meka- sebagai pemerkah resiprok; (c) Klausa refleksi dengan struktur formal terdiri atas S : FN, P: FVref, dan O: FN; (d) Klausa refleksif dengan prefiks pa-, ku-, di- sebagai pemerkah klausa bitransitif dan (2) Klausa derivasi kausatif terdiri dari (a) Kausatif dari akar verba intransitif dengan prefiks pa- sebagai pembentuk kausatif dan (b) Kausatif dari akar verba transitif dengan konfiks pa-o dan pa-e sebagai pembentuk kausatif.
KESANTUNAN BERBAHASA MUNA DIALEK KADATUA Asrul Nazar
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 2 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.546 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk normatif kesantunan berbahasa Muna dialek Kadatua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahasa Muna memiliki bentuk-bentuk pragmatik antara lain adalah bentuk maksim. Bentuk maksim yang dimaksud adalah bentuk maksim berdasarkan prinsip sopan santun. Maksim bahasa Muna dalam penuturnya mempunyai prinsip umum yaitu hendaknya penutur selalu menggunakan tuturan yang sopan “dokoadhati bae suaha mela’a” bertatakrama dan suara yang lemah lembut. Maksim dalam bahasa Muna dialek Kadatua terdapat empat maksim yaitu maksim kearifan, maksim pujian, dan maksim kerendahan hati.
STRUKTUR KLAUSA DERIVASI BAHASA WOLIO Asrul Nazar
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 3 No 1 (2019): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.928 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur derivasi pada bahasa Wolio. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang akan diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Klausa derivasi nonkausatif yang terdiri atas, (1) Klausa pasif derivasi dari klausa aktif transitif, dengan prefiks sebagai pemarkah dari klausa pasif; (2) Klausa resiprok derivasi dari klausa aktif transitif, dengan prefiks apo- sebagai pemarkah resiprok; (3) Klausa refleksi dengan struktur formal terdiri atas S : FN, P: FVref, dan O : FN; dan (4) Klausa refleksif dengan konflik a-aka sebagai pemerkah klausa bitransitif. Klausa derivasi kausatif terdiri atas, (1) Kausatif dari akar verba intransitif dengan prefiks pa- sebagai pembentuk kausatif; dan (2) Kausatif dari akar verba transitif dengan konfiks ape-aka dan a-aka sebagai pembentuk kausatif.
PELATIHAN PARAFRASE UNTUK PENCEGAHAN PLAGIASI PADA PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA Herman Lawelai; Anwar Sadat; Ansar Suherman; Harry Fajar Maulana; Asrul Nazar
Journal of Community Empowerment Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu mahasiswa memanfaatkan Aplikasi Parafrase diperlukan saat menulis artikel ilmiah untuk menghindari plagiarisme. Akibatnya, ini penting untuk semua mahasiswa. Namun, mahasiswa semester tujuh di Universitas Muhammadiyah Buton belum menguasai pendekatan parafrase yang tepat. Bakat ini dapat dikembangkan dengan membaca terus-menerus atau melalui penggunaan aplikasi internet gratis atau komersial. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian melalui penyebaran angket kepada mahasiswa atas kegiatan yang telah diselesaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Buton. Kegiatan ini dilakukan dengan menyediakan alat parafrase untuk membantu mahasiswa dalam mengurangi plagiarisme; Namun demikian, alat-alat tersebut harus dibaca ulang oleh mahasiswa agar makna dari artikel yang dikutip tetap konsisten. Menurut hasil survei yang didistribusikan melalui Google Form, 6,6 persen mahasiswa menunjukkan bahwa mereka tidak dapat menggunakan perangkat lunak parafrase yang diajarkan selama layanan, sementara 93,4 persen menyatakan bahwa mereka dapat menggunakan program parafrase yang diajarkan. Kata kunci: Aplikasi; Parafrase; Plagiarisme; Karya Tulis Ilmiah. ABSTRACTThe purpose of this service is to help students take advantage of the necessary Paraphrasing Application when writing scientific articles to avoid plagiarism. Consequently, it is important for all students. However, the seventh semester students at the Muhammadiyah University of Buton have not mastered the right paraphrasing approach. This talent can be developed by constant reading or through the use of free or commercial internet applications. This activity is carried out in three stages, namely planning, implementation, and assessment through distributing questionnaires to students on the activities that have been completed. This community service activity took place at the Muhammadiyah University of Buton. This activity is carried out by providing a paraphrasing tool to assist students in reducing plagiarism; However, these tools must be re-read by students so that the meaning of the quoted articles remains consistent. According to the results of a survey distributed via Google Forms, 6.6 percent of students indicated that they were unable to use the taught paraphrasing software during the service, while 93.4 percent stated that they could use the taught paraphrasing program. Keywords: Application; Paraphrasing; plagiarism; Scientific papers.
PKM PEMANFAATAN BAHASA DAN DIGITAL MARKETING BAGI KOMUNITAS WIRAUSAHA RAJUTAN HMPS PRODI PBSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON Nadir La Djamudi; Asrul Nazar; Tofan Stofiana; Susiati Susiati; Marwa Marwa
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.306

Abstract

Language and digital marketing have an important and effective role to introduce to choose and buy products. Apart from being able to reach a wider audience, digital marketing makes it easier for potential customers to order and/or buy products. Language in promotions can also affect the perceptions and impressions of potential consumers. Service partners (knitting students) are aware of the role of language and digital marketing as promotional tools to increase turnover. Some social media and digital marketing have been used as promotional tools by partners (knitting students). It is hoped that the assistance provided by the PkM Team will continue and be developed both in terms of language and digital marketing. It is also hoped that this service activity can inspire other business units and introduce HMPS PBSI products or SMEs more broadly, nationally and even internationally.