Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS KONTEN BERITA DETICOM KEMATIAN HARINGGA SIRLA SUPORTER PERSIJA Achmad Budiman Sudarsono; Helen Olivia
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 8, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.392 KB) | DOI: 10.31294/kom.v8i1.9892

Abstract

Isi isi Jurnal ini menerangkan tentan, pemberitaan kematian supoerter persija jakarata diberitakan oleh deticom menggunakana analisa isi framing
Strukturasi Komunikasi Kelompok Pada Tenaga Kerja Expatriate Di Crystal Jade Restoran Achmad Budiman Sudarsono; Budi Hartono
J-IKA Vol 6, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.885 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i2.10404

Abstract

Tujuan dari tesis ini adalah untuk mengetahui bagaimana dominasi dan legitimasi legitimasi ekspatriat bekerja pada pekerja restoran lokal dalam penataan komunikasi pekerja restoran Crystal Jade dan untuk mengetahui bagaimana respon tenaga kerja lokal terhadap pentingnya dominasi dan legitimasi ekspatriat terhadap pekerja restoran lokal dalam penataan komunikasi kelompok di restoran Crystal Jade. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi dengan jumlah informan penelitian sebanyak 4 (empat) yang merupakan deadline kerja restoran lokal. Dari hasil penelitian didapatkan asal muasal agen informan dan asal muasal struktur yaitu Crystal Jade Restaurant. (1) berbudaya di Sumatera Selatan, Jawa dan Sunda. (2). Peraturan hukum ketenagakerjaan Indonesia. Kemudian komunikasi verbal memiliki peran penting dalam proses menjalankan Dominasi Ekspatriat dan Penandaan Legitimasi pekerja restoran lokal.
REPRESENTASI KRITIK SOSIAL PADA LIRIK LAGU MARSINAH DAN BURUH MIGRAN PADA GRUP BAND MARJINAL Achmad Budiman Sudarsono
J-IKA Vol 7, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.08 KB) | DOI: 10.31294/kom.v7i2.10406

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengutamaan realitas eksternal dalam lirik Marsinah dan Pekerja Migran dalam Marjinal band serta untuk mengetahui lirik Marsinah dan Pekerja Migran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan menggunakan paradigma kritis. . Pengumpulan data menggunakan teknik data primer, sekunder dan wawancara. Untuk teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis wacana kritis Norman Fairclough. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lirik lagu Marsinah dan kehadiran TKI dari grup musik Marjinal merupakan suatu kekuatan yang dimiliki oleh sang pencipta lagu dalam mengungkapkan kegelisahannya atas kasus Marsinah dan TKI.
Mediamorfosis Industri Media Televisi: Studi Lembaga Bisnis EMTEK pada Platform Digital vidio.com Achmad Budiman Sudarsono; Helen Olivia
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 2 No. 1 (2021): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Institut Bisnis dan Komunikasi LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Changes in communication technology are currently changing the behavior of society in general, this is indicated by the use of mobile media, which has been used as a communication medium, is now used as a medium for watching television programs. This mediamorphosis phenomenon is used by MNC Group and Emtek Group to transform conventional media into digital media. This change encourages media owners to make digital changes in the broadcasting sector in Indonesia. The MNC group has digital television broadcasting under the name MeTube, while the Emtek group has the name Vidio.com. Not many televisions in Indonesia have changed conventional media broadcasting to digital media, benefiting the MNC group and the Emtek group. The perspective of this study is referred to as a channel for the process of exchanging commodities in the free market in order to compete and provide benefits and satisfaction to the public. As for this study using a qualitative method with a constructivist paradigm, while the aim of the researcher is to try to explore the problem of changes made by the media industry from conventional to online streaming broadcasts that change people to watch television shows anywhere. While the results of this study are changes in technological developments, especially communication and information technology, giving impetus to the media to change their business strategies. With the development of convergence technology, media are required to adapt by distributing content through many platforms at the same time as the current media industry terminology changes.
KESESUAIAN ISI TALK SHOW MATA NAJWA DI METRO TV DENGAN SYARATSYARAT KARYA JURNALISTIK Achmad Budiman Sudarsono
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 2, No 01 (2016): BRICOLAGE: Jurnal Magister Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.3 KB) | DOI: 10.30813/bricolage.v2i01.828

Abstract

Today more prevalent events in the television talk show with the theme and nature that is differentevents. Talk Show is a blend of art and engineering stage journalistic interview. Talk Show it seems tostill be one of the events most in demand by audiences in Indonesia and for the segments and themestaken can also vary. Mata Najwa event at Metro TV including one flagship talk show program. Talkshow is one of the works of journalism that discusses the hot issues in which a work of journalismmust fulfill the terms of journalistic work. This study aims to determine the extent of compliance to thecontent of the talk show Mata Najwa with the terms of the journalistic work of the period 18 Februaryto 29 April 2015. The paradigm used in this research is the paradigm of positivism, the approach usedis quantified by the method of content analysis and research which is a descriptive study thatillustrates just do not generalize. Results of this study stated that of the 10 samples of the news, in thecategory of terms work jurnalistikterdapat 7 news (70%) that meets the requirements of journalisticwork well, 3 samples (30%) did not meet the requirements of journalistic work well, especially inWarm problem categories, the actual, unbiased and balanced. 1 among the 3 samples that do not meetthe requirements of journalistic work well is the news that did not meet the category of trust of viewersbecause it is considered that given the lack of in-depth information and siding.Keywords: Talk Show, Media Television, and Journalism
REPRESENTASI TEKS PEMBERITAAN NORA ALEXANDRA DI DETIK.COM Sandra Olifia; Achmad Budiman Sudarsono; Endang Purwanti
Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA) Vol 9, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.598 KB) | DOI: 10.31294/kom.v9i1.12931

Abstract

Tayangan pemberitaan dengan unsur seksisme, diskriminatif, pelecehan dan pencemaran nama baik memanglah menjadi news value tersendiri bagi beberapa media. Salah satunya yaitu media online detik.com yang memberitakan terkait pandangan netizen terhadap perempuan Nora Alexandra yang direpresentasikan kedalam suatu teks dengan steorotip atau ideologi masing-masing individu. Kajian politik media untuk memperkuat news value berita yang diproduksi dapat terletak dalam penggunaanstruktur kalimat dan kata yang di tonjol untuk memproduksi pesan. Landasan teori yang digunakan adalah teori feminisme yang memposisikan letak perempuan dalam hal ini selalu dijadikan objektifikasi untuk direpresentasikan dan memuaskan argumentasi masing-masing individu. Untuk itu perempuan dalam feminisme adalah perempuan yang digambarkan sesuai dengan faktor lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis karena mengkritik gagasan ideologi dalam studi isi teks media. Pendekatan penelitian kualitatif dan metode yang digunakan adalah analisis wacana kritis Sara Mills, dengan sifat penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan. Subjek penelitian ini adalah tiga berita. Hasil penelitian yang didapatkan peneliti menunjukan bahwa ditemukan produksi teks pemberitaan dengan pemilihan kata dan kalimat yang menonjol, hingga mengandung unsur patriarki dan feminisme untuk mendeskripsikan perempuan Nora Alexandra di media onlien detik.com. sehingga dalam kasus tersebut pembaca teks akan mengikuti alur pencerita pada teks yang di produksi. Pemberitaan detik.com dapat dikatakan menggunakan kesempatan unsur seks pada pemberitaan tersebut karena seksualisme memiliki news value yang cukup tinggi untuk menarik pembaca yang tinggi.
Analisis Komunikasi Budaya Pemberitaan Media Massa Buzzerword Politisi Achmad Budiman Sudarsono
Inter Komunika Vol 6, No 1 (2021): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33376/ik.v6i1.860

Abstract

Pemilihan Presiden (Pilpres)tahun 2019 ini merupakan ulangan dari Pilpres 2014, kalaitu Jokowidodo (Jokowi) yang berpasangan dengan Jusuf Kalla berhasil merebut kepercayaanpublik Indonesia untuk menjadi Presiden. Kini kontestan Calon Presiden 2019 mempertemukankembali Jokowi dan Prabowo di dalam merbutkan RI-1. Berbagai Strategi dirancang untukmendapatkan kepercayaan publik. Hingga ucapan kontroversial yang diucapkan oleh Jokowi danPrabowo saat melakukan pidato di depan media massa. Jokowi mengucapkan kata “Sontoloyo” danPrabowomengucapkan “Tampang Boyolali”. Ucapan-ucapan tersebut langusng dieksposmediamassa dan dipersepsikan oleh masyarakat. Pro kontra ucapan terus bergulir, hingga kedua Capresmengungkapkan kata maaf atas ucapan yang dilontarkan. Kita tahu media massa memiliki pengaruhbesar di dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Peneliti menggunakan teori KajianBudaya Stuart Hall yang memaparkan mengenai ide-ide, gambaran-gambaran (images), danpraktik-praktik (practices) yang menyediakan cara-cara menyatakan, bentuk-bentuk pengetahuan,dan tindakan yang terkait dengan topik tertentu, aktivitas social atau tindakan isntitusi dalammasyarakat. Media juga digunakan sebagai tempat di mana ide-ide berputar sebagai kebenaran dansebagai alat yang efektif untuk memarginalkan dan menghapuskan kebenaran yang sesungguhnya.Dalam penelitan ini, penulis menggunakan metodologi kualitatif dengan cara metode wawancaramendalam ke pada narasumber yang paham dibidangnya.
DOMINASI DAN LEGITIMASI EXPATERIATE PADA TENAGA KERJA LOKAL RESTORAN (STRUKTURASI KOMUNIKASI KELOMPOK PEKERJA CRYSTAL JADE RESTORAN) Achmad Budiman Sudarsono; Bobi - Hertanto
Oratio Directa (Prodi Ilmu Komunikasi) Vol 2, No 1 (2019): Oratio Directa Vol. 2, No. 1, April 2019
Publisher : FISIP Universitas Bung Karno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.664 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengangkat tentang Dominasi dan Legitimasi Expateriate pada Tenaga Kerja lokal Restoran (Strukturasi Komunikasi Kelompok Pekerja Restoran Crystal Jade Restoran). Adapun tujuan skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana berjalannya signifikasi dominasi dan legitimasi expatriate pada tenaga kerja lokal restoran dalam strukturasi komunikasi kelompok pekerja Crystal Jade restoran dan untuk mengetahui bagaimana tanggapan tenaga kerja lokal terhadap signifikasi dominasi dan legitimasi expatriate pada tenaga kerja lokal restoran pada strukturasi komunikasi kelompok di Crystal Jade restoran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Sedangkan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi dengan jumlah informan penelitian sebanyak 4 (Empat) yang merupakan tenga kerja lokal restoran. Dari hasil penelitian didapat asal-usul agen  informant dan asal usul struktur yang ada Crystal Jade Restoran: (1) Berkebudayan Sumatera Selatan, Jawa dan Sunda  (2) Peraturan hukum tenaga kerja Indonesia. Lalu komunikasi verbal memiliki peran penting dalam proses berjalannya Signifikasi Dominasi dan Legitimasi Expaterite terhadap tenaga kerja lokal restoran.Kata Kunci : Struktur, Agen, Interkasi, Studi Kasus, Komunikasi
Komodifikasi Pekerja Media Dalam Industri Hiburan Televisi Achmad Budiman Sudarsono
Oratio Directa (Prodi Ilmu Komunikasi) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : FISIP Universitas Bung Karno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3293.399 KB)

Abstract

ABSTRACT The commodity of workers in the world of television entertainment today is a driving force in production activities. Not only production, but also distribution. The optimal use of their minds and minds by constructing their minds on how to comfort them, if they work in a mass media industry, even with unnecessary wages. There are three things that related with the commodification of media content, the number of audience and advertising, commodification workers. Therefore, creative in the mass media must now utilize the figure to attract the audience to watch the event. In this study the authors try to see the figure of Ananda Omesh as a media worker made commodification by Mass Media to continue the existence of the event that was delivered that is Family 100. Keyword: Commodity, Mass Media, Wage, Family 100. ABSTRAKKomodifikasi pekerja di dunia hiburan televisi saat ini merupakan sebuah penggerak kegiatan produksi. Bukan hanya produksi saja, tetapi juga distribusi. Pemanfaatan tenaga dan pikiran mereka secara optimal dengan cara mengkonstruksi pikiran mereka tentang bagaimana menyenagkannya, jika bekerja dalam sebuah industri media massa, walaupun dengan upah yang tak seharusnya. Ada tiga hal yang terkiat dengan komodifikasi yaitu isi media, jumlah audience dan iklan, komodifikasi pekerja. Oleh karenanya, kreatif di media massa saat ini harus memanfaatkan figur untuk menarik penonton untuk menyaksikan acara tersebut. Dalam penelitian ini penulis mencoba melihat sosok Ananda Omesh sebagai pekerja media dijadikan komodifikasi oleh Media Massa untuk terus eksistensi acara yang dibawakan yaitu Family 100. Kata Kunci : Komoditas, Media Massa, Upah, Famili 100.  
PENGGUNAAN FITUR CLOSE FRIENDS INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PENGUNGKAPAN DIRI PADA GENERASI Z Fitri Sarasati; Helen Olivia; Achmad Budiman Sudarsono
Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA) Vol 9, No 2 (2022): Periode September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/kom.v9i2.14267

Abstract

Instagram sebagai informasi yang menjadi salah satu media social sekaligus menjadi wadah untuk mencurahkan perasaan serta mengekspresikan diri oleh penggunanya terutama pada fitur Close Friends. Fenomena tersebut terus meningkat hingga fitur Close Friends menjadi wadah pengungkapan diri padahal kebanyakan informasinya bersifat pribadi namun dengan mudah dibagikan dalam fitur Close Friends karena menganggap hanya orang-orang terdekatlah yang dapat melihat unggahan mereka padahal banyak kasus yang terjadi bahwa orang terdekat ternyata dengan mudah menyebarkan informasi pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pengungkapan diri (Self Disclosure) dan motivasi generasi Z melakukan pengungkapan diri di dalam fitur Close Friends. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Jendela Johari yang mengasumsikan bahwa manusia memiliki empat kuadran kesadaran dan Teori Uses and Gratification yang menjelaskan tentang bagaimana orang memilih media untuk memperoleh kepuasan. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan pengungkapan diri yang dilakukan cukup beragam mulai dari mengungkapkan perasaan senang, sedih, kecewa, dan marah. Para informan merasakan kepuasan setelah membagikan cerita dimana mereka mendapat kepuasan berupa interaksi sosial, relaksasi, komunikasi dan hiburan serta kebebasan berekspresi.