Widayati
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Efektifitas Aromaterapi Lavender untuk Mengurangi Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Yosi Febri Kurnia D.P.R; Widayati Widayati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 5 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.43 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v5i2.1888

Abstract

The discomfort of nausea and vomiting is generally experienced by pregnant women. One of the treatments to reduce non-pharmacological therapy is giving lavender aromatherapy. The purpose of this study was to determine the effect of giving lavender aromatherapy to reduce nausea and vomiting in pregnant women during pregnancy. This research uses a pre-experimental approach with a one group pre-test-post-test approach. The population in the study were pregnant women who experienced nausea and vomiting as many as 30 respondents. Thenik sampling used purposive sampling with a sample of 15 respondents. The method of data collection is observation. Univariate data analysis using frequency distribution and Bivariate analysis using Paired sample t-test. the initial frequency was 93.33% for pregnant women who experienced moderate nausea and vomiting and 6.66% experienced nausea and vomiting in the mild category. Bivariate analysis found that there was a significant effect between decreasing the frequency of nausea and vomiting before and after giving lavender aromatherapy, namely p-value .000 with alpha 0.05, then p-value (.000) <α 0.05. It can be concluded that this study shows that giving lavender aromatherapy can reduce nausea and vomiting in pregnant women during pregnancy at PMB Fauziah Hatta Palembang in 2022. Abstrak Emesis gravidarum merupakan kondisi yang terjadi pada kehamilan muda, yang seringnya terjadi di pagi hari yang dikenal dengan morning sickness. Akan tetapi ada yang mengalami mual muntah yang berlebihan. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi terapi non-farmakologi adalah pemberian aromaterapi lavender. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi mual muntah pada wanita hamil dimasa kehamilan. Penelitian ini menggunakan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre test-post test. Populasi dalam penelitian yaitu ibu hamil yang mengalami mual muntah sebanyak 30 responden. Thenik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 15 responden. Metode pengumpulan data yaitu observasi. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisi Bivariat menggunakan Uji Paired sampel t-test.Frekuensi awal didapatkan 93,33% untuk ibu hamil yang mengalami mual muntah dikategorikan sedang dan yang mengalami mual muntah pada kategori ringan sebanyak 6,66%. Analisa Bivariat didapatkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara penurunan frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender yaitu p-value .000 dengan alpha 0,05 maka p-value (.000) <α 0,05. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan muntah mual pada ibu hamil dimasa kehamilan di PMB Fauziah Hatta Palembang Tahun 2022.
SUKSES PERSIAPAN UJIAN DENGAN THE HEART TECHNIQUE PADA KELAS X DI SMK PERINTIS 29 UNGARAN JAWA TENGAH Widayati Widayati; Wahyu Kristiningrum; Lila Kusuma Rahayu
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 2 No. 1 (2020): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei Vol.2 No.1
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.125 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v2i1.518

Abstract

SMK Perintis 29 Ungaran yang setiap tahunnya menerima peserta didik, pada jurusan tata busana, kecantikan dan akuntansi. Secara psikologis siswa/siswi yang akan menjalani ujian nasional di SMK Perintis 29 Ungaran ini akan ada yang mengalami kecemasan/kegelisahan. Siswa/siswi yang tenang dalam mengerjakan soal akan mampu mengerjakan soal ujian dengan baik, sehingga nilainya akan maksimal. Siswa yang nilainya baik, akan membantu lulusan dalam mencari perguruan tinggi. Pemberian pengetahuan dan latihan The Heart Tecnique merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan siswa/siwi dalam menghadapi ujian nasional yang nantinya siswa/siswi akan mendapatkan nilai yang lebih baik. Tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu untuk memberikan pelatihan The Heart Technique terhadap siswa/siswi kelas X SMK Perintis 29 Ungaran Kabupaten Semarang, sehingga siswa/siswi kelas X SMK Perintis 29 Ungaran Kabupaten Semarang dapat menurunkan bahkan menghilangkan kecemasan ketika menghadapi  ujian.  Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu tim mengadakan pelatihan terhadap siswa/siswi kelas X SMK Perintis 29 Ungaran Kabupaten Semarang. Setelah tim memberikan pelatihan, maka tim melakukan monitoring terhadap siswa/siswi kelas X SMK Perintis 29 Ungaran Kabupaten Semarang. Kata kunci : The Heart Tecnique, siswa/siswi, kecemasan 
Pijat Bayi untuk Menstimulasi Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan Masruroh Masruroh; Heni Hirawati Pranoto; Widayati Widayati; Nurrohman Nurrohman; Cindy Cicilia Kale; Siti Adhoat Aristiani; Faidatul Choifin
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.476 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i1.1614

Abstract

Infancy is an important time for the health, growth and development of the baby. Infancy as the basis for the growth and development of the physical, psychological and social of an individual who will step into the next period. Every baby born into this world has potential that must be developed since its golden age. Infancy is a golden age and a critical period in a person's development, this time the baby is very sensitive to his environment to support the process of growth and development, the baby needs stimulation in the form of touch such as massage.Baby massage is a form of communication between a mother and her baby in order to become closer through eye contact, smiles and facial expressions. A mother by doing a baby massage can provide many benefits including weight gain, stimulating development, increasing endurance, helping children focus more, improving the quality of sleep, improving parent-child bonding, and increasing breast milk production.Community service consists of several stages, namely the first stage determines the sample consists of 25 mothers who have babies aged 0-12 months. The second stage determines the measuring instrument used is a questionnaire of the respondent's level of knowledge about baby massage to stimulate the growth and development of the baby. The third stage is conducted lectures and discussions and practices online through Whatsapp Grup.The fourth stage applies baby massage by mentoring online and evaluating in the way each mother practices baby massage. he purpose of this service is to increase the knowledge of the baby's mother about baby massage to stimulate the growth and development of the baby. The result of this service activity was an increase in mother's knowledge about baby massage from the category of sufficient knowledge to the category of good knowledge ABSTRAKMasa bayi merupakan waktu yang penting untuk kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masa bayi sebagai dasar untuk pertumbuhan dan perkembangan dari fisik, psikologis dan sosial seorang individu yang akan menapaki masa-masa berikutnya. Setiap bayi yang lahir ke dunia ini memiliki potensi yang harus dikembangkan sejak masa keemasannya.Masa bayi merupakan masa keemasan dan masa kritis dalam perkembangan seseorang, masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungannya guna mendukung proses tumbuh kembangnya, bayi membutuhkan stimulasi berupa sentuhan seperti pijatan. Pijat bayi merupakan bentuk komunikasi antara seorang ibu dengan bayinya agar menjadi lebih dekat melalui kontak mata , senyuman dan ekspresi wajah . Seorang ibu dengan melakukan Pijat bayi dapat memberikan banyak manfaat antara lain penambahan berat badan, menstimulasi perkembangan , meningkatkan daya tahan tubuh, membantu anak lebih fokus, memperbaiki kualitas tidurnya, meningkatkan ikatan orang tua-anak, dan meningkatkan produksi ASI. Pengabdian masyarakat terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap pertama menentukan sampel terdiri dari 25 ibu yang mempunyai bayi usia 0-12 bulan. Tahap kedua menentukan alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tingkat pengetahuan responden tentang pijat bayi untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tahap ketiga dilakukan ceramah dan diskusi maupun praktik secara online melalui Whatsapp Grup. Tahap keempat mengaplikasikan pijat bayi dengan melakukan pendampingan secara daring/online serta mengevaluasi dengan cara setiap ibu mempraktekkan pijat bayi.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu bayi tentang pijat bayi untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang pijat bayi dari kategori pengetahuan cukup menjadi kategori pengetahuan baik
Kesehatan Reproduksi Remaja di Langensari Kecamatan Ungaran Barat Widayati Widayati; Masruroh Masruroh; Wahyu Kristiningrum; Atika Purnama Sari; Palagia Theysa Susi; Cahyaningrum Cahyaningrum
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.126 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i2.1916

Abstract

On average, more than 50% of women experience dysmenorrhea, in Indonesia it is 72.89%. According to the WHO in 2013 the incidence of dysmenorrhea was 1,769,425 people (90%) women who experienced dysmenorrhea, 10-15% experienced severe dysmenorrhea, on average almost 50% of women experienced it. The highest prevalence of dysmenorrhea is often found in adolescent girls, which is estimated to be: 20-90%. About 15% of adolescents experience severe dysmenorrhea (Sulistyorinin, 2017). The goal is to find out the knowledge of teenagers on Jl. Jayanegara RT 11 RW 05 Langensari Village, Ungaran Barat District, Semarang Regency, Central Java Province. Counseling, demonstration and question and answer. The sample in this study were teenagers in jl.jayanegara rt 11 rw 05 Langensari village, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Central Java province, a total of 29 teenagers. Sampling technique with Total Sampling. Data analysis using frequency distribution. The results show that adolescents in jl.jayanegara rt 11 rw 05 Langensari village, have knowledge about reproductive health with good average knowledge of 21 people (72.5%). Suggestions are that teenagers are expected to increase their knowledge about health, especially about reproductive healthABSTRAKRata-rata lebih dari 50% perempuan mengalami kejadian dismenore, di Indonesia ada sebesar 72,89%. Menurut WHO tahun 2013 angka kejadian dismenore 1. 769. 425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore, terdapat 10-15% mengalami dismenore berat, rata-rata hampir dari 50% wanita mengalaminya. Prevelensi dismenorea tertinggi sering ditemui pada remaja perempuan, yang diperkirakan: 20-90%. Sekitar 15% remaja mengalami dismenorea berat (Sulistyorinin, 2017). Tujuannya mengetahui pengetahuan remaja di jl.jayanegara rt 11 rw 05 Desa Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Penyuluhan, demonstrasi dan tanya jawab. Sampel pada penelitian ini adalah remaja di jl. Jayanegara RT 11 RW 05 Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah sejumlah 29 Remaja. Teknik pengambilan sampel dengan Sampling Total. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan remaja di Jl. Jayanegara RT 11 RW 05 Langensari meningkat, yang semula pengetahuan baiknya sebesar 17,3 % menjadi 72,5 % (21 remaja). Saran diharapkan remaja meningkatkan pengetahuannya tentang kesehatan khususnya tentang kesehatan reproduksi
Ibm Edukasi Kesehatan Teknik Akupresur untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja Masruroh; Cahyaningrum; Widayati; Hapsari Windayanti
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2307

Abstract

Menstrual pain is pain that occurs in the lower abdomen experienced by women before menstruation and during menstruation without accompanied by signs of pathology and cramps usually occur. The problem of menstrual pain in adolescents if not handled properly will interfere with adolescent activities. Menstrual pain can be overcome with non-pharmacological techniques, one of which is the acupressure technique. Acupressure is a therapy that is given by giving massage or pressing certain points on the body. Acupressure therapy is widely used by the community to treat primary dysmenorrhea. Acupressure has a fairly high success rate with little or no complications if the disorder is only functional, the diagnosis is correct, the technique is good and the prognosis is probable. In addition, acupressure is also easy to do at a low cost. The activity of providing information about acupressure techniques to reduce menstrual pain was carried out at the Temanggung Swadaya Vocational School. The number of students who took part in the activity was 38 students. The prestest results showed that most of the students had sufficient knowledge about a number of acupressure techniques to reduce menstrual pain by 55.3%. The results of the posttest showed that most of the students had knowledge in the good category at 81.6%. Socialization of the practice of acupressure techniques to reduce menstrual pain is very important because it is one way to reduce menstrual pain, so it is necessary to conduct health education on acupressure techniques to reduce menstrual pain. Suggestions to the Temanggung Swadaya Vocational School to work together with health workers so that they can provide continuous health problem counseling to students of Temanggung Swadaya Vocational Schools   ABSTRAK Nyeri haid  adalah nyeri yang terjadi pada perut bagian bawah yang dialami oleh wanita sebelum menstruasi maupun selama menstruasi tanpa disertai tanda patologi dan biasanya terjadi kram . Masalah nyeri haid pada remaja kalua tidak ditangani dengan tepat akan menggangu aktivitas remaja. Nyeri haid  dapat diatasi dengan teknik non farmokologi salah satunya adalah dengan teknik Akupresur. Akupresur adalah terapi yang diberikan dengan cara memberikan pemijatan atau penekanan titik tertentu pada tubuh. Terapi akupresur banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi dismenore primer. Akupresur memiliki angka keberhasilan cukup tinggi dengan sedikit atau tanpa komplikasi jika kelainan hanya bersifat fungsional, diagnosa tepat, teknik baik serta prognosa yang memungkinkan. Selain itu, akupresur juga mudah dilakukan dengan biaya yang murah. Kegiatan pemberian informasi tentang teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid di laksanakan di SMK Swadaya Temanggung. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan sebanyak 38 siswa. Hasil prestest didapatkan sebagian besar siswi mempunyai pengetahuan cukup  tentang sebanyak teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid   sebanyak 55,3%. Hasil posttest didapatkan sebagian besar siswi mempunyai pengetahuan dalam kategori baik sebesar 81,6%. Sosialisasi praktik  teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid sangatlah penting karena merupakan salah satu cara  untuk mengurangi nyeri haid , sehingga perlu dilakukan pendidikan kesehatan teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid. Saran kepada Pihak SMK Swadaya Temanggung supaya bekerjasama keapada pihak tenaga kesehatan supaya dapat memberikan penyuluah masalah kesehatan secara kontinyu kepada para siswa siswa SMK Swadaya Temanggung
Peningkatan Pengetahuan tentang Akupresure untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Siswi SD N Gogodalem 1 Adeya Ilma Permana; Wahyu Kristiningrum; Alifia Jumeisya Setiawan; Widayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is not a disease, but a symptom that arises due to abnormalities in the pelvic cavity and interferes with women's activities, often having an impact on school-age teenagers because it interferes with daily activities. A student who experiences dysmenorrhea cannot concentrate on studying and learning motivation will decrease because of the dysmenorrhea that is felt during the teaching and learning process. Dysmenorrhea in adolescents must be handled with appropriate actions to avoid the negative impacts that will arise (Efriyanthi, 2015). Acupressure is known as one of the traditional Chinese therapeutic methods for healing dysmenorrhea by using massage techniques on the meridian points of certain body parts (Yuniati, Rohmayanti, & Mareta, 2019). The method of implementing Community Service activities is carried out in 3 stages, namely: the Planning Stage, the Implementation Stage of Community Service Activities (the Extension and Practicum Stage) and the Evaluation Stage. The media used are leaflets, as well as providing games for teenagers to be more effective and in accordance with the objectives of this community service activity. AbstrakMasalah yang dirasakan remaja berkaitan dengan menstruasi adalah (67,2%) dismenore dan sindrom premenstruasi (PMS) sebesar 63,1%. Dismenore adalah keluhan ginekologis yang paling umum diantara wanita dewasa dan remaja. Hal ini perlu diperhatikan, apabila tidak dilakukan tindakan yang tepat akan menyebabkan ketidaknyamanan dalam aktivitas fisik sehari-hari. Cara mengurangi disminore dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu farmakologi dan non farmakologi. Terapi non farmakologi di kenal sebagai terapi yang lebih aman dari pada terapi faramakologi yang cenderung memiliki efek samping yang nantinya membahayakan. Secara non farmakologi yang dapat dilakukan dengan teknik akupresur. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Latifah dkk, menunjukkan akupresure dapat mengurangi rasa nyeri haid. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2022 di SD N Gogodalem 1 yang dihadiri oleh 15 siswi. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan siswi putri SD N Gogodalem 1 tentang cara mengurangi nyeri haid secara non farmakologi atau tanpa menggunakan obat atau jamu tetapi dengan melakukan pemijatan atau akupresure pada titik-titik tertentu, hal ini sangat efektif dan memberikan hasil yang baik yaitu dapat mengurangi nyeri haid pada siswi putri dan dapat menanggulangi nyeri mestruasi ketikadikemudian hari mengalami nyeri menstruasi.
Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Pelambuan Kota Banjarmasin Veni Liana; Widayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of pregnant women plays an important role in improving maternal and fetal health. Antenatal care can maximize the health of the mother and fetus. The more knowledge about antenatal care, the more likely the mother to carry out routine pregnancy check-ups as early as possible. This study aims to describe the knowledge of pregnant women about antenatal care in the working area of the Pelambuan Health Center, Banjarmasin City. This type of research is descriptive research. The population of this study was pregnant women in November 2021 at the Pelambuan Health Center, sampling using the Accidental Sampling technique with a total sample of 34 respondents. The measuring instrument of this research used a questionnaire, the data collected was analyzed using a frequency distribution. The results of this study showed 18 respondents (54.5%) had good knowledge, 14 (42.2%) respondents had sufficient knowledge and 1 respondent (3.0%) had less knowledge about antenatal care. Most of the pregnant women in the Pelambuan Health Center Work Area have good knowledge about antenatal care, as many as 18 (54.5%) respondents. AbstrakPengetahuan ibu hamil berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Antenatal care bisa memaksmimalkan kesehatan ibu dan janin. Semakin banyak pengetahuan tentang antenatal maka memungkinkan sang ibu untuk melalukan pemeriksaan kehamilan sedini mungkin secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Pelambuan Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pupulasi penelitian ini adalah ibu hamil bulan November 2021 di Puskesmas Pelambuan, pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling dengan jumlah sampel yaitu 34 responden. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuisioner, data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukan 18 responden (54,5%) memiliki pengetahuan baik, 14 (42,2%) responden memiliki pengetahuan cukup dan 1 responden (3,0%) memiliki pengetahuan kurang tentang antenatal care. Sebagian besar ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pelambuan memiliki pengetahuan baik tentang antenatal care yaitu sebanyak 18 (54,5%) responden.
Pengaruh Terapi Pijat Bayi Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Bayi Usia 6-12 Bulan Widayati; Yusfani Oktafiana
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infancy is a golden period in the development of a person who is very sensitive to his environment and the process of growth and development. One of the causes of the baby's weight problem is decreased appetite, this can be overcome by providing massage touch stimulation which can increase vagus nerve tone activity, levels of gastrin and insulin absorption enzymes so that food absorption is better and gastric emptying is faster so that it stimulates appetite baby. The purpose of this study was to determine the effect of infant massage therapy on weight gain in infants aged 6-12 months in the working area of the Margorejo Pati Health Center. Using quantitative research pre-experimental one group-test pre-post test design. The population of all infants aged 6-12 months who came for weighing in December in the working area of the Margorejo Health Center was 194 babies. Samples were taken 15 infants were selected according to the inclusion criteria, using a purposive sampling technique. The independent variable is baby massage and the dependent variable is the increase in the baby's weight. Using SOP instruments and scales. The analysis used univariate and bivariate analysis with paried t-test statistik statistic The average pretest is 7.34 kg, the lowest weight is 6 kg and the highest weight is 9.40 kg. The average posttest is 7.72 kg, the lowest weight is 6.10 kg and the highest weight is 9.60 kg. The results of the paried T-test statistic with an error rate of : 0.05 showed a significant value of p (value) 0.01 < (0.05), so H1 was accepted. There is an Influence of Infant Massage Therapy on the Weight Gain of Infants Age 6 – 12 Months in the Working Area of the Margorejo Pati Health Center. AbstrakMasa bayi merupakan golden period dalam perkembangan seseorang yang sangat peka terhadap lingkungannya dan proses tumbuh kembang. Salah satu penyebab permasalahan berat badan bayi adalah nafsu makan menurun, hal tersebut dapat diatasi dengan memberikan stimulasi sentuhan pijatan yang dapat meningkatan aktivitas tonus nervus vagus, kadar enzim penyerapan gastrin dan insuli sehingga penyerapan makanan menjadi lebih baik dan pengosongan lambung lebih cepat sehingga merangsang nafsu makan bayi. Tujuan penelitian ini mengetahui Pengaruh Terapi Pijat Bayi Terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Margorejo Pati. Menggunakan penelitian kuantitatif pra-ekprerimental one group-test pra-post test design. Populasi seluruh bayi usia 6-12 bulan yang datang penimbangan bulan desember di wilayah kerja puskesmas margorejo sebanyak 194 bayi. Sampel diambil 15 bayi dipilih sesuai kriteria inklusi, menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen pijat bayi dan variabel dependen kenaikan BB bayi. Menggunakan instrumen SOP dan timbangan. Analisis yang digunakan analisis univarit dan bivariat dengan statistik uji paried t-test. Rata-rata pretest 7.34 kg, BB terendah 6 kg dan BB tertinggi 9.40 kg. Rata-rata posttest 7.72 kg, BB terendah 6.10 kg dan BB tertinggi 9.60 kg. Hasil uji statistik paried T-test tingkat kesalahan α : 0,05 menunjukan nilai signifikan p (value) 0.01 < α (0.05), sehingga H1 diterimaTerdapat Pengaruh Terapi Pijat Bayi Terhadap Kenaikan BB Bayi Usia 6 – 12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Margorejo Pati.
Akupresur untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di RT 11 RW 05 Desa Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah Atika Purnama Sari; Widayati; Palagia Theysa Susi
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every woman has menstruation which is the discharge of blood from the vaginal area. This menstrual blood comes from the decaying uterine lining because fertilization does not occur in the egg (Nurin, 2020), but some women experience pain during menstruation. Dysmenorrhea is pain that occurs in the lower abdomen that is experienced by women before menstruation or during menstruation without being accompanied by signs of pathology and usually cramps in the abdomen (Anurogo, 2017). The results of the study in RT 11 RW 05 Langensari Village, West Ungaran District, Semarang Regency, Central Java, obtained a case, namely the Ignorance of Young Women in Overcoming Menstrual Pain, so we wanted to provide counseling about acupressure which is useful for reducing menstrual pain. Community service was carried out using counseling methods that were expected to be able to influence behavior and increase knowledge and techniques in overcoming existing problems both in individuals and groups. The purpose of counseling in this community activity was to find out the knowledge of young women about acupressure overcoming menstrual pain in RT 11 RW 05 Langensari Village, West Ungaran District, Semarang Regency, Central Java Province. Related to this case, the community service program, especially in RT 11 RW 5 in Langensari Village, provided solutions to problems by conducting counseling on acupressure to overcome menstrual pain in young women. The method used was to compare the knowledge and techniques of acupressure before and after counseling about acupressure to overcome menstrual pain. Counseling activities on acupressure to overcome menstrual pain in young women were held on Saturday, May 28, 2022 at the residence of Mr. Samidi as an RT in RT 11 RW 05 Langensari Village with a target of 17 young women. The results of this study were then given an interpretation based on the variables studied and classified into criteria of good, sufficient and insufficient. The results of this study showed that adolescents in RT 11 RW 05 Langensari Village had knowledge about acupressure to reduce menstrual pain, good average knowledge with a total of 17 people. The yield of 0% and increased to 100% after being given acupressure counseling reduced menstrual pain. The conclusion of this study was the importance of increasing knowledge about menstrual pain acupressure and being able to apply menstrual pain management for young women using acupressure. AbstrakSetiap perempuan mengalami menstruasi yang merupakan pengeluaran darah dari kemaluan. Darah haid atau menstruasi ini berasal dari lapisan rahim yang meluruh karena tidak terjadi pembuahan pada sel telur (Nurin, 2020), akan tetapi beberapa perempuan mengalami nyeri pada saat menstruasi. Dismenore adalah nyeri yang terjadi pada perut bagian bawah yang dialami oleh wanita sebelum menstruasi maupun selama menstruasi tanpa disertai tanda patologi dan biasanya terjadi kram pada bagian perut (Anurogo, 2017). Hasil pengkajian di RT 11 RW 05 Desa Langensari Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Jawa Tengah didapatkan kasus yaitu Ketidaktahuan Remaja Putri Dalam Mengatasi Nyeri Haid, sehingga Kami berkeinginan untuk memberikan penyuluhan tentang akupresur yang berguna untuk mengurangi nyeri haid. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan menggunakan metode penyuluhan yang diharapkan mampu mempengaruhi perilaku dan menambah pengetahuan maupun teknik dalam mengatasi masalah yang ada baik dalam individu maupun kelompok. Tujuan penyuluhan dalam kegiatan komunitas ini untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang akupresur mengatasi nyeri haid di RT 11 RW 05 Desa Langensari Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Berkaitan dengan kasus tersebut, program pengabdian masyarakat khususnya di RT 11 RW 5 di Desa Langensari memberikan solusi untuk permasalahan dengan melakukan penyuluhan tentang akupresur untuk mengatasi nyeri haid pada remaja putri. Metode yang digunakan yaitu membandingkan pengetahuan dan teknik akupresur sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang akupresur untuk mengatasi nyeri haid. Kegiatan penyuluhan tentang akupresur untuk mengatasi nyeri haid pada remaja putri dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Mei 2022 di rumah kediaman Bapak Samidi selaku rt di rt 11 rw 05 desa Langensari dengan sasaran remaja putri 17 orang. Hasil penelitian ini kemudian diberi interpretasi berdasarkan variabel yang diteliti berdasarkan kriteria baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja di rt 11 rw 05 desa langensari, memiliki pengetahuan tentang akupresure untuk mengurangi nyeri haid, pengetahuan rata-rata baik dengan jumlah 17 orang. Hasil dari sebesar 0% dan meningkat menjadi 100% setelah diberikan penyuluhan akupresur mengurangi nyeri haid. Kesimpulan pentingnya meningkatkan pengetahuan tentang akupresur nyeri haid dan mampu menerapkan penatalaksanaan nyeri haid bagi remaja putri dengan menggunakan akupresure
Prenatal Yoga pada Ibu Hamil TM II dan TM III di Wilayah Gedang Anak Linda Anggraini; Widayati; Cici Angraini; Kiki Wahyuni; Erna Wati; Novia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prenatal yoga is a body, mind and mental exercise that really helps pregnant women in flexing their joints and calming their minds, especially in the second and third trimesters of pregnant women. Prenatal yoga movements are made with a slow tempo and adjust to the space capacity of pregnant women. Prenatal yoga focuses on breathing techniques that are useful for balancing body and mind energy and preparing pregnant women physically, mentally, spiritually for the birth process, Pregnant women in the Gedang Anak area do not know about prenatal yoga, so the authors are interested in doing community service regarding knowledge about prenatal yoga for pregnant women TM II and TM III. Pregnant women are expected to be able to understand about prenatal yoga, thus helping themselves to reduce the discomfort felt by pregnant women. The stages carried out during Community Service include determining problems, determining respondents, filling out pre-test questionnaires, presenting material, demonstrating yoga, asking questions, filling out post questionnaires and evaluating, this activity was given to 13 pregnant women using leaflets, laptops and LCD media. AbstrakPrenatal yoga adalah suatu olah tubuh, fikiran dan mental yang sangat membantu ibu hamil dalam melenturkan persendian dan menenangkan fikiran terutama pada ibu hamil TM II dan III. Gerakan prenatal yoga dibuat dengan tempo yang lambat dan menyesuaikan dengan kapasitas ruang gerak ibu hamil. Prenatal yoga memfokuskan pada teknik pernafasan yang bermanfaat untuk menyeimbangkan energi tubuh dan pikiran dan mempersiapkan ibu hamil secara fisik, mental, spiritual pada proses persalinan, bu hamil di wilayah gedang anak belum mengetahui tentang prenatal yoga, maka penulis tertarik untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat mengenai pengetahuan tentang prenatal yoga pada ibu hamil TM II dan III. Ibu hamil diharapakan dapat memahami tentang prenatal yoga, sehingga membantu dirinya untuk mengurangi ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu hamil. Tahapan yang dilakukan saat pengabdian kepada masyrakat meliputi penentuan permasalahan, penentuan responden,pengisisan kuesioner pre test, pemaparan materi, mendemonstrasikan yoga,tanya jawab, pengisian kuesioner post dan evaluasi, kegiatan ini diberikan kepada 13 ibu hamil menggunakan media leaflet, laptop dan LCD.