Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Relationship Between Reproductive Health Knowledge and Personal Hygiene During The Menstrual Period Gina Fitriyah; Sriyatin S
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.011 KB) | DOI: 10.36780/jmcrh.v1i1.22

Abstract

Reproductive health issues are threatening adolescents,including when they having menstrual period. It may because of  the usage of pads in a long time, or inappropriate of underwear.  WHO (2006) argued that the problems of reproductive health among women remained high (33%). This study aimed to analyze the relationship of Reproductive Health Knowledge with Personal Hygiene behavior in the menstrual period.This study was a descriptive correlation with the approach of cross-sectional. The sampling technique was the proportionate stratified random sampling. The samples were 64 respondents. The data were analysed using univariate and bivariate analysis. The result of the study found that the understanding of reproductive health was low category (46,9%), moderate (34,4%), and high (18,8%), meanwhile the personal hygiene when having menstruation in a negative category (53,1%) and positive (46,9%). There were a significant relationship between reproductive health knowledge and personal hygiene during the menstural period (P value 0,82). The researcher expected that the respondents should find more information about reproductive health with the problems and do the personal hygiene appropriately in the menstrual period. Keywords: Reproductive health, knowledge, Personal hygieneMenstruation
PRAKTEK QARDH DI BANK WAKAF MIKRO ALPEND BAROKAH MANDIRI PERSPEKTIF ISLAM, PEMBERDAYAAN UMKM (Studi di BWM Al-Amien Prenduan) Ibnu Kusuma Negara; Sriyati Sriyatin
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v4i1.5233

Abstract

ABSTRACTThe purpose of his research is to find out and analyze the practice of the qardh in Islamic perspective, and the impact of the practice of financing with the Qardh contract on empowerment UMKM , as well as supporting and inhibiting factors and solutions of the empoerment. This research uses descriptive qualitative research with a phenomenological approach as the main theoretical basis. The data collection techniques used interviews, observation, documentation, about the practice of Qardh Practices at the Bank Wakaf Mikro Alpen Barokah Mandiri Islamic Perspective in empowerment Small and Medium Businesses (UMKM) Around the Boarding School. The collected data is then managed and analyzed using descriptive qualitative. Keywords : Qardh Practice, Impact, Empowerment Of Supporting Factors, Inhibiting Factors
Implementasi dan Implikasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 (Studi Pengelolaan Zakat Mal Pada Baznas Kabupaten Jember Tahun 2018) Raudatus Sholiha; Sriyatin Sriyatin
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v3i1.2485

Abstract

AbstractAct Number 23 of 2011 concerning the management of zakat is issued with the aim of optimizing the role of BAZNAS in the collection and distribution of zakat, infaq and shodaqoh (ZIS) in the community. However, the community has not fully understood the role of BAZNAS, including in Jember Regency. This study aims to examine the Implementation of Law Number 23 of 2011 concerning zakat maal management in Jember Regency along with its implications and problems by focusing on zakat mal management.This research is a descriptive qualitative research using primary data obtained through observations at the BAZNAS office of Jember Regency. The results of the study show that the management of zakat mall in BAZNAS Jember Regency is still not optimal. BAZNAS in Jember Regency was only established in 2017 so that the majority of people have not understood the importance of zakat management by zakat institutions.This also has implications for the management of zakat mal which is still not optimal. On the other hand, the fundamental problems that occur due to the low trust and understanding of the community towards zakat institutions that play a role in providing services to prospective muzakki to pay zakat mal and facilitate the collection and distribution process.Based on these problems, BAZNAS Jember Regency needs to conduct a massive socialization to the public regarding the role of BAZNAS and the importance of professional zakat management based on the applicable Act. In addition, there also needs to be support from the local government in order to be more optimized for the management of zakat malls in Jember Regency.Keywords: Zakat Mal, BAZNAS of Jember Regency, Act Number 23 Year 2011.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL DI SMK MANDIRI CIREBON Sriyatin Sriyatin
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016):
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.252 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i1.10

Abstract

Beberapa survey di Indonesia menyimpulkan pengetahuan remaja tentang IMS masih rendah. Setelah dilakukan wawancara terhadap 10 responden didapatkan 2 siswa (20%) dengan pengetahuan baik dan 8 siswa (80%) dengan pengetahuan kurang tentang IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) di SMK Mandiri Cirebon dalam tingkat baik, cukup dan kurang berdasarkan usia dan sumber informasi. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian di lakukan di SMK Mandiri Cirebon pada tanggal 07 April 2014. Populasi sejumlah 209 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Variabel penelitian adalah variabel tunggal yaitu tingkat pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Metode pengolahan dan analisa data menggunakan analisa univariat yang menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian tingkat pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual di SMK Mandiri Cirebon sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 104 responden (55,0%). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan tingkat pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual di SMK Mandiri Cirebon dapat dikategorikan tingkat kurang (55%).
Tinjauan Syariat, Fikih dan Sains Teknologi Astronomi Penentuan Arah Kiblat Suatu Tempat Saat Matahari Persis di Atas Ka'bah Masjidil Haram Mekah Sriyatin Shodiq; M. Nasiruddin Darajat; M. Syamsu Alam Darajat
MAQASID Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v12i1.18629

Abstract

Persoalan penentuan arah kiblat adalah persoalan yang penting, serius, pelik, dan banyak perbedaan pendapat di kalangan umat Islam. Seperangkat ilmu yang dibutuhkan untuk menentukannya adalah ilmu syariat, fikih, sains teknologi ilmu falak/astronomi dan beberapa instrumen peralatan yang digunakan untuk menentukan kesahihan teori dan praktiknya. Para ulama sepakat bahwa menghadap arah kiblat dalam merupakan syarat sahnya salat. Sebenarnya, penentuan arah kiblat dalam salat adalah mudah, namun tata cara penentuannya tidak banyak diketahui oleh umat Islam, sehingga ditemukan banyak masjid, musala, kuburan Islam, dan tempat salat id tidak menghadap ke arah kiblat sebenarnya ke titik arah Kakbah Masjidil Haram Mekah. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dan pendekatan penelitiannya mengunakan deskriptif analisis kualitatif. Salah satu cara mudah, tepat dan praktis untuk menentukan arah kiblat adalah menggunakan fenomena alam ketika saat deklinasi matahari melintasi zona dan berada persis di atas Kakbah Masjidil Haram Mekah. Peristiwa matahari berada persis di atas Kakbah ini terjadi satu tahun dua kali, yaitu pada tanggal 27/28 Mei jam 16.18 WIB dan tanggal 15/16 Juli jam 16.27 WIB, dan peristiwa penting ini disebut “Hari Rusdul Kiblat”. Hari Rusdul Kiblat adalah waktu yang paling mudah, tepat dan praktis untuk menentukan dan mengecek arah kiblat masjid, musala, tempat salat ied, kuburan Islam, kiblat rumah-rumah muslim dan arah mata angin. Persiapan dan bahan yang dipersiapkan adalah jadwal jam rusdul kiblat, tongkat istiwak, jam waktu telah dicocokkan dengan siaran RRI, tempat lapang rata dan tidak terhalang oleh apapun, busur dan benang bila perlu. Saat momentum inilah waktu yang tepat untuk menentukan dan mengecek arah kiblat dan arah mata angin suatu tempat.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN BAHAYA PERNIKAHAN DINI PADA SISWA/SISWI Sriyatin, Sriyatin; Jubaedah, Entin; Yuhandini, Dyah Sri; Sesaria, Tifanny Gita
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 6, No 2 (2023): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v6i2.12284

Abstract

Pernikahan anak adalah masalah global yang dialami di banyak Negara di dunia. ASEAN sendiri juga telah berkomitmen untuk menghapus kekerasaan terhadap anak, termasuk pernikahan anak melalui ASEAN Regional Plan of Action on Elimination of violence against Children (ASEAN RPA on EVAC). Indonesia termasuk Negara ke-37 dengan persentase pernikahan usia muda yang tinggi dan merupakan tertinggi kedua di ASEAN setelah Kamboja. Pada tingkat ASEAN, tingkat pernikahan dini di Indonesia berada di urutan kedua terbanyak setelah Kamboja. Perempuan muda di Indonesia dengan usia 10-14 tahun menikah sebanyak 0,2% atau lebih dari 22.000. (11,7% perempuan dan 1,6% laki-laki). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media video terhadap tingkat pengetahuan bahaya pernikahan dini pada siswa/siswi di SMP Kota Cirebon Tahun 2021. Desain penelitian quasi experiment. Rancangan penelitian menggunakan one grup prestest-posttest design, besaran sampel dalam penelitian ini dihitung menggunakan aplikasi sample size dengan rumus hypothesis test for two populations means sejumlah 30 siswa yang diberikan pendidikan kesehatan tentang resiko pernikahan dini. Hasil: Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video tehadap pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini (p = 0,000). Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini. Penelitian selanjutnya bisa menambahkan inovasi media pembelajaran lain untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMP sesuai jenjang usia.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERSONAL HYGIENE MENSTRUASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA REMAJA PUTRI DI SD NEGERI PAMITRAN KOTA CIREBON TAHUN 2020 Jubaedah, Entin; Yuhandini, Diyah Sri; Sriyatin
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.193

Abstract

Berdasarkan Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2013 bahwa program kesehatan reproduksi remaja diintegrasikan dalam Program Kesehatan Remaja di Indonesia. Sejak tahun 2003 Kementerian Kesehatan telah mengembangkan model pelayanan kesehatan yang disebut dengan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Pada saat menstruasi risiko terkena infeksi lebih tinggi dari pada saat tidak menstruasi karena pada saat menstruasi, leher Rahim terbuka untuk memungkinkan darah keluar dari tubuh. Hal tersebut dapat menjadi jalur bagi bakteri untuk kembali ke dalam Rahim dan rongga panggul. Selain itu, PH vagina juga kurang asam pada saat menstruasi memungkinkan terjadinya infeksi jamur (House, 2012) dalam Yusfarani (2016). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang personal hygiene menstruasi. Adapun sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah remaja putri kelas 5 dan kelas 6 sebanyak 34 orang di SD Negeri Pamitran Kota Cirebon.
PENERAPAN PIJAT ‘OYOG’ SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN PADA PONED KOTA CIREBON Suratmi, Suratmi; Mariani, Nina Nirmaya; Sriyatin, Sriyatin
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i2.58333

Abstract

Fifteen percent (15%) of pregnant women experience complications during pregnancy; in fact, the number can be even higher. The prevalence of pregnancy complications in Cirebon City reached 26.6%, as out of 5,284 pregnant women, 1,406 experienced complications. The purpose of this activity is to apply the Oyog massage to increase knowledge of pregnancy warning signs. Pregnancy danger signs are problems that must be addressed because they indicate complications that can result in the death of the mother and her baby. The method used is Oyog training for midwives, who will then perform this procedure on pregnant women. The object (target audience) consisted of 5 midwives and 15 pregnant women, with gestational age criteria of 28–30 weeks, no existing pregnancy complications such as hypertension or antepartum hemorrhage, and willingness to participate (mass delivery audience). The facilities used included the Oyog module, which is the result of research output and has obtained an Intellectual Property Rights certificate with No. EC00202035739. There is a difference in knowledge of pregnancy hazards before and after the Oyog procedure, and all midwives are competent in its implementation. The Oyog procedure can be used as a medium to increase knowledge of pregnancy danger signs so that the recognition of complications can be done as early as possible.Lima belas persen (15%) ibu hamil mengalami komplikasi dalam kehamilan, bahkan angkanya bisa lebih dari itu. Komplikasi kehamilan  di Kota Cirebon mencapai angka 26,6%,  karena dari 5.284 ibu hamil terdapat 1.406 ibu hamil mengalami komplikasi. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan pijat Oyog  untuk meningkatkan pengetahuan tanda bahaya kehamilan. Tanda bahaya kehamilan merupakan masalah yang harus diatasi karena tanda bahaya adalah tanda suatu komplikasi dapat mengakibatkan kematian ibu dan bayinya. Metode yang digunakan adalah pelatihan Oyog kepada bidan dan selanjutnya bidan akan melakukan prosedur ini kepada ibu hamil.  Objek kegiatan adalah 5 bidan  dan 15 ibu hamil, dengan kriteria usia kehamilan 28-30  minggu, tidak memiliki komplikasi dalam kehamilan yaitu hipertensi, perdarahan antepartum serta bersedia menjadi objek (khalayak pengabmas). Sarana yang digunakan adalah modul Oyog hasil output penelitian dan telah mendapatkan sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual dengan nomor EC00202035739. Terdapat perbedaan pengetahuan tanda bahaya kehamilan sebelum dan setelah Oyog dan seluruh bidan kompeten dalam pelaksanaan Oyog. Prosedur Oyog dapat digunakan sebagai media untuk meningkatan pengetahuan tanda bahaya kehamilan sehingga pengenalan komplikasi dapat dilakukan sedini mungkin.
Tinjauan Syariat, Fikih dan Sains Teknologi Astronomi Penentuan Arah Kiblat Suatu Tempat Saat Matahari Persis di Atas Ka'bah Masjidil Haram Mekah Shodiq, Sriyatin; Darajat, M. Nasiruddin; Alam Darajat, M. Syamsu
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v12i1.18629

Abstract

Persoalan penentuan arah kiblat adalah persoalan yang penting, serius, pelik, dan banyak perbedaan pendapat di kalangan umat Islam. Seperangkat ilmu yang dibutuhkan untuk menentukannya adalah ilmu syariat, fikih, sains teknologi ilmu falak/astronomi dan beberapa instrumen peralatan yang digunakan untuk menentukan kesahihan teori dan praktiknya. Para ulama sepakat bahwa menghadap arah kiblat dalam merupakan syarat sahnya salat. Sebenarnya, penentuan arah kiblat dalam salat adalah mudah, namun tata cara penentuannya tidak banyak diketahui oleh umat Islam, sehingga ditemukan banyak masjid, musala, kuburan Islam, dan tempat salat id tidak menghadap ke arah kiblat sebenarnya ke titik arah Kakbah Masjidil Haram Mekah. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dan pendekatan penelitiannya mengunakan deskriptif analisis kualitatif. Salah satu cara mudah, tepat dan praktis untuk menentukan arah kiblat adalah menggunakan fenomena alam ketika saat deklinasi matahari melintasi zona dan berada persis di atas Kakbah Masjidil Haram Mekah. Peristiwa matahari berada persis di atas Kakbah ini terjadi satu tahun dua kali, yaitu pada tanggal 27/28 Mei jam 16.18 WIB dan tanggal 15/16 Juli jam 16.27 WIB, dan peristiwa penting ini disebut “Hari Rusdul Kiblat”. Hari Rusdul Kiblat adalah waktu yang paling mudah, tepat dan praktis untuk menentukan dan mengecek arah kiblat masjid, musala, tempat salat ied, kuburan Islam, kiblat rumah-rumah muslim dan arah mata angin. Persiapan dan bahan yang dipersiapkan adalah jadwal jam rusdul kiblat, tongkat istiwak, jam waktu telah dicocokkan dengan siaran RRI, tempat lapang rata dan tidak terhalang oleh apapun, busur dan benang bila perlu. Saat momentum inilah waktu yang tepat untuk menentukan dan mengecek arah kiblat dan arah mata angin suatu tempat.
Sistem Informasi Pengarsipan Berbasis Web Mobile Pada UPT SMPN 3 Pardasuka Joni, Joni; Sriyatin, Sriyatin
Journal of Software Engineering and Technology. Vol 3, No 1 (2023): SEAT: Journal Of Software Engineering and Technology
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69769/seat.v3i1.90

Abstract

Pengarsipan surat sangat penting dilakukan, terutama pada instansi pendidikan. Pada SMP N 03 Pardasuka pengarsipan surat masih dilakukan secara manual. Hal ini menyebabkan pengelolaan pengarsipan surat sering menimbulkan permasalahan, salah satunya adalah proses pencarian yang membutuhkan waktu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah sistem informasi pengarsipan surat berbasis website di SMP N 03           Pardasuka yang dapat mempermudah dalam proses pencarian data yang dibutuhkan dan dapat memberikan ruang penyimpanan yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model waterfall dengan metode System Development Life Cycle (SDLC), bahasa yang digunakan Hypertext Preprocessor (PHP),  database berupa MySQL,). Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem informasi berbasis website yang dapat digunakan oleh SMP N 03 Pardasuka dalam mengarsipkan surat. Adapun bagian-bagian sistem informasi berbasis website tersebut adalah dashboard, tambah surat, surat masuk, surat keluar. sistem informasi tersebut layak dan dapat diterima oleh guru atau karyawan di SMP N 03 Pardasuka karena sangat membantu