Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar selama Pembelajaran Daring An Nisa Puthree; Dewi Widiana Rahayu; Muslimin Ibrahim; M Syukron Djazilan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1279

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang faktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa serta faktor penghambat dan pendukung selama pembelajaran daring pada siswa kelas II SD Al Islamiyyah Surabaya. Teknik pengumpulan data, menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif setelah terlebih dahulu direduksi (data reduction), dan diuji keabsahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa rendah disebabkan oleh faktor internal dan eksternal siswa. Faktor internal siswa meliputi kejenuhan, minat belajar, kesehatan fisik dan mental. Sedangkan faktor eksternal siswa adalah keadaan keluarga, lingkungan di rumah, dan sarana prasarana. Solusinya selama pembelajaran daring ini orang tua harus memberikan pendampingan dalam mengawasi masalah belajar anak, memberikan dukungan untuk belajar dengan baik, serta guru harus bisa menciptakan pembelajaran yang menarik dengan memanfaatkan media dan metode belajar yang tepat. Karena pembelajaran daring merupakan pembelajaran dengan cara yang baru bagi siswa Sekolah Dasar
Analisis Komponen TPACK Guru SD sebagai Kerangka Kompetensi Guru Profesional di Abad 21 Akhwani Akhwani; Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1119

Abstract

Abad 21 menuntut guru untuk adaptif terhadap tantangan dan kebutuhan zaman. TPACK merupakan salah satu jenis pengetahuan yang harus dikuasai guru di abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen-komponen TPACK guru SD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah guru SD yang megikuti PPG SD dalam jabatan. Instrumen dikembangkan dari penelitian terdahulu yang memiliki validitas dan reliabilitas tinggi. Pengumpulan data menggunakan angket tertutup dengan skala likert. Analisis data menggunakan uji Analyze Descriptive Statistics. Hasil Penelitian menunjukkan nilai mean komponen TK sebesar 3,01, PK sebesar 3,00, CK sebesar 2,98, TCK sebesar 3,00, PCK sebesar 3,13, TPK sebesar 3,14 dan TPCK sebesar 2,94. Keseluruhan komponen berada pada kategori baik. TPCK memiliki nilai mean terendah diantara komponen lainnya. Kemampuan guru untuk mengintegrasikan keseluruhan komponen tidaklah mudah. Perlu ada kesimbangan antara aspek pengetahuan teknologi, pedagogi dan konten materi
Analisis Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi selama Pandemi Covid-19 dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Diana Nabela; Suharmono Kasiyun; Dewi Widiana Rahayu; Akhwani Akhwani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1301

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis gaya belajar peserta didik berprestasi selama pandemi covid-19 dalam pembelajaran tematik di SD Hang Tuah 8 Surabaya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dan instrument yang digunakan adalah catatan lapangan, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa gaya belajar peserta didik berprestasi di SD Hang Tuah 8 Surabaya dalam pembelajaran tematik selama pandemi covid-19 mayoritas peserta didik berprestasi yang sering muncul pada saat pembelajaran online adalah memilki gaya belajar visual. Terdapat karakteristik yang dapat menggambarkan gaya belajar visual pada peserta didik berprestasi selama pandemi covid-19 dalam pembelajaran tematik di SD Hang Tuah 8 Surabaya. Selama peneliti melakukan observasi peserta didik berprestasi SD Hang Tuah 8 Surabaya dengan gaya belajar visual adalah akan lebih berkonsentrasi dengan melihat catatan di buku daripada bertanya, lebih suka membaca daripada dibacakan , lebih berkonsentrasi melihat buku pembelajaran, jika mengerjakan tugas peserta didik meminta melihat instruksinya terlebih dahulu, membaca materi pembelajaran sendiri, peserta didik mencatat poin-poin penting materi yang disampaikan / hand out
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Ekstrakurikuler dan Pembiasaan di Sekolah Dasar Vina Kurnia Sari; Akhwani Akhwani; Muhammad Thamrin Hidayat; Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1167

Abstract

Degradasi moral seperti korupsi seolah menjadi permasalahan bangsa dari tahun ke tahun. Korupsi yang dibiarkan akan berdampak pada karakter atau tingkah laku generasi muda. Pendidikan yang mengedepankan implementasi nilai-nilai antikorupsi perlu digalakkan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai antikorupsi melalui ekstrakurikuler dan pembiasaan. Penelitian menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kritis. Penelitian menekankan pada kemampuan untuk menganalisis dan menelaah sumber-sumber kepustakaan yang telah didapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai antikorupsi melalui ekstrakurikuler dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang dapat membangun nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian. Ekstrakurikuler pencak silat dapat membangun nilai kerja keras dan kedisiplinan. Ekstrakurikuler PMR dapat membangun nilai kepedulian. Implementasi nilai-nilai antikorupsi melalui pembiasaan dilaksanakan melalui program kantin kejujuran yang dapat membangun nilai kejujuran dan pembiasaan peduli lingkungan yang dapat membangun nilai kepedulian.
Pengaruh Aplikasi Youtube sebagai Media Pembelajaran Daring untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ekosistem di Sekolah Dasar Nur Isnainy Hidayati; Muhammad Thamrin Hidayat; Suharmono Kasiyun; Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1474

Abstract

Di dalam penelitian ini menggunakan salah satu jenis penelitian dengan desain quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan kelompok Nonequivalent control group design. Subjek Penelitian adalah siswa kelas VA SDN Ngagel 1/394 Surabaya tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 25 siswa. Acuan yang digunakan dalam instrumen penelitian ini ialah postest dan pretest yang berupa hasil belajar. Data postest dan pretest di analisis dengan menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan tiga hal berikut ini. Hasil belajar materi ekosistem siswa sebelum menggunakan media aplikasi youtube di kelas V SDN Ngagel 1/394 Surabaya tergolong rendah. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata siswa 62,8, hasil belajar materi ekosistem siswa sesudah digunakan media aplikasi youtube di kelas V SDN Ngagel 1/394 Surabaya tergolong tinggi. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata siswa 91,8, ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan media aplikasi youtube terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem pada kelas V SDN Ngagel 1/394 Surabaya. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05
Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn di Sekolah Dasar Fikriyatus Soleha; Akhwani Akhwani; Nafiah Nafiah; Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1285

Abstract

Pembelajaran merupakan harmoni antara peserta didik dengan guru serta sumber daya di lingkungan belajar. Model pembelajaran memiliki peran penting untuk mencapai hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar PKn Sekolah Dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian meta-analisis. Sumber data berasal dari jurnal ilmiah yang diperoleh melalui google scholar dengan kata kunci Contextual Teaching and Learning, hasil belajar PKn di SD. Penelitian didesain dengan menganalisis hasil penelitian relevan dengan mecermati gain skor hasil belajar PKn antara pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar siswa sebelum diterapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning adalah 64,88, setelah diterapkan model pembelajaran CTL mengalami peningkatan sebesar 81,77. Selisih antara pretest dan posttest adalah 16,89 atau meningkat sebesar 26,03%. Penggunaan model pembelajaran CTL memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar PKn Sekolah Dasar. Guru dapat menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning untuk mengajarkan materi PKn di sekolah dasar
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Daring terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Indah Fitria Sari; Dewi Widiana; Sri Hartatik; Pance Mariati
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1400

Abstract

Latar belakang penelitian ini adanya permasalah pada penerapan pembelajaran daring yang berdampak pada hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, solusi dan hasil belajar pembelajaran daring yang diterapkan di SD Khadijah Wonorejo. Jenis penelitian yang digunakan yakni kualitatif dan kuantitatif, subjek penelitian yang digunakan siswa kelas 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SD Khadijah Wonorejo sudah baik, peserta didik dan pendidik memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan. Kendala yang dialami diantarannya sinyal, rasa bosan, sulit fokus dan mood siswa. Solusi pendidik yang digunakan menanggulangi kendala pembelajaran daring yaitu memberikan berbagai macam ice breaking, untuk kendala sinyal upaya yang dilakukan dengan mencari operator yang bagus. Berdasarkan, dari perhitungan ketuntasan hasil belajar siwa terdapat 4 siswa yang masih belum mencapai nilai KKM pada salah satu mata pelajaran yang ada
STUDI KOMPARASI KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DAN TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBASIS DARING DI SEKOLAH DASAR Abdurrohman Sholih; Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Dewi Widiana Rahayu
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.98 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i3.8310

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keaktifan belajar siswa pada masa pembelajaran berbasis daring dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan Student Team Achievement Division. Jenis penelitian ini quasi experiment dengan nonequivalent group design. Populasi dan sampelnya adalah siswa kelas IV SDN Simomulyo I Sukomanunggal Surabaya, yaitu siswa kelas IV-G dan IV-H. Adapun uji keefektifan metode, data dianalisis menggunakan uji Kolmogorov Smirnov, Apabila data keaktifan belajar siswa berdistribusi normal dan homogen menggunakan uji t-test, apabila tidak normal dan tidak homogen menggunakan Mann-Whitney U-Test. Untuk menganalisis secara deskriptif dilakukan dengan menganalisis  hasil lembar observasi mengetahui presentase nilai keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Keaktifan belajara siswa pada kelas IV-G yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share di SDN Simomulyo I, capaian skor terendah keaktifan 37 atau 72,5% (sedang), tertinggi 51 atau 100% (tinggi), selebihnya berada di atas 80% (tinggi), dan skor rata-rata keaktifan adalah 46,27. (2) Keaktifan belajara siswa pada kelas IV-H yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division di SDN Simomulyo I, capaian skor terendah keaktifan 39 atau 76,4% (sedang), tertinggi 51 atau 100% (tinggi), selebihnya berada di atas 80% (tinggi), dan skor rata-rata keaktifan adalah 46,00. (3) Tidak terdapat perbedaan keaktifan belajar siswa di kelas IV-G yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan kelas IV-H yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division di SDN Simomulyo I Surabaya pada taraf signifikasi 0,791 > 0,05. 
Penerapan Model Pembelajaran Langsung Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Sekolah Dasar Dewi Widiana Rahayu
Proceedings of The ICECRS Vol 1 No 3 (2018): Being Professional Teachers to Face Golden Generation in 2045
Publisher : International Consortium of Education and Culture Research Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.259 KB) | DOI: 10.21070/picecrs.v1i3.1372

Abstract

This research uses classroom action research with Kemmis & Taggart model. This research uses 4 stages including, planning, implementation of action, observation and reflection. Research conducted in SDN Randegansari Driyorejo District Gresik Regency aims to determine the development of student creativity in decorative motif material. The data of teacher and student activity is obtained through observation. The results showed that the implementation of dye binding technique on ornamental motif material can improve the creativity of students with the average about 65,5 or 45,5% in cycle I, 68,7 0r 87,09% in cycle II, and 80,6 or 93,5% in cycle III.. The results of this study indicate that creativity can be improved by implementing dye binding techniques so that students' creative attitude in the learning process can develop and student creativity increases.
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca melalui Media Buku Cerita di Sekolah Dasar Faricha Uswatun Chasanah; Muslimin Ibrahim; Muhammad Thamrin Hidayat; Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1397

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran melalui media buku cerita, mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca, mendeskripsikan hambatan yang dihadapi didalam keterlaksanaan pembelajaran. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar hambatan, dan hasil tes kemampuan membaca menggunakan n gain. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian n gain untuk menilai kemampuan membaca siswa terdapat 16 orang siswa dengan kategori sedang sejumlah 9 orang dan peningkatan skor kemapuan membaca tinggi sejumlah 7 orang dapat dikatakan bahwa ada peningkatan skor siswa di nilai posttest yang signifikan. Adapun hambatan yang terjadi yaitu, lokasi rumah siswa tidak terjangkau jaringan internet, siswa kurang focus ketika pembelajaran berlangsung, banyaknya tugas menumpuk diruamh dan belum dikumpulkan oleh siswa, beberapa siswa yang terlambat mengangkat video call grup, 3 siswa yang tidak memiliki gawai karena orang tua nya bekerja. Semua masalah itu dapat diatasi dengan membentuk kelompok siswa yang berdekatan dan bergabung dengan teman yang memiliki HP, jaringan internet dengan memerhatikan protocol Kesehatan