Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

MEDIASI PENYELESAIAN KONFLIK INTERNAL ORGANISASI DALAM KELOMPOK BUDAYA MACAPATAN “MENGESTI RAOS TUNGGAL” DESA JUGO KECAMATAN KESAMBEN KABUPATEN BLITAR Suparlan Al Hakim; Sri Untari; Didik Sukriono; Yusuf Suharto
Jurnal KARINOV Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.683 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i2p134-138

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi wawasan masyarakat desa Jugo tentang struktur masyarakat Indonesia yang pluralis-multikultural dan cara memanajemen konflik sosial dengan basis praktik nembang macapat. Melalui materi tembang macapat yang mengandung pesan tentang kerukunan, ketidakcemburuan sosial, tidak deskriminatif, dan empati yang dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila, kelompok budaya macapatan (secara tidak langsung) anggota kelompok macapatan mampu melakukan manajemen konflik internal organisasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah diskusi. Kegiatan dilaksanakan mulai bulan Juli hingga Agustus 2018 dan diikuti oleh anggota kelompok budaya macapatan “Mangesti Raos Tunggal”. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta macapatan mampu mempraktikkan kegiatan macapatan secara tidak langsung sebagai ajang mediasi penyelesaian konflik yang muncul selama ini dalam organisasi mereka. Komponen peran dalam tampilan macapatan sebagaimana diciptakan bersama dapat dilaksanakan dengan baik. Mulai dari peran pengarah, dhalang tembang, pamaca tembang, pamedhar tembang, pamireng tembang sekaligus sebagai peran dialog tampak berjalan dengan baik
PENGEMBANGAII MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP DIALOGUE/CRITICAL THINKING MELALUI PRAKTIK BELAJAR KEWARGANEGARAAN SISWA SD DI JAWA TIMUR Sri Untari; Suparlan Al Hakim; Ketut Diara Astawa
Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 23, No 2 (2010): Agustus 2010
Publisher : Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.865 KB) | DOI: 10.17977/jppkn.v23i2.5478

Abstract

Abstract: This study developed a leaming-based model of deep dialogue / crticai thinking in the practice of citizenship 1eaming. The research was conducted in East Java SD in three stages by using the design ofresearch and development. Data were collected through questionnaires, observations and interviews and analyzed descriptive statistical analysis techniques. The results found (l) carrying capacity sufficient to support schools (2) the anangement is conducive school atmosphere (3) implementation of the elementary civics lesson in East Java is relatively conventional, less can enhance the activity, creativity and a sense of happy students. Based learning model prototype DD / CT with sintax: silence, Concept Attainment, build community, cooperatif learning, and silence has many theoretical advantages.
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN PENDEKATAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI A. Rosyid Al Atok; Suparlan Al Hakim; Sri Untari; Margono Margono
Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 28, No 1 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.002 KB) | DOI: 10.17977/jppkn.v28i1.5467

Abstract

Abstract: This research aims to develop a learning model character education with a multicultural approach used in Civic Education. The resulting learning model is poured in the form of modules and visualized in the form of instructional videos. Framework of a prototype model of learning by taking into account the competence of the subjects that must be owned by the students, faculty compe-tence in multicultural approach, the cultural background of students, and the characteristics of learning the nuances of multicultural material. Strategies that can be used, among others: strategies and learning activities are combined with the concept attainment strategy, the strategy value analy-sis, and strategies of social analysis. Drafting of the learning can be done through five main stages, namely content analysis, the analysis of cultural background, mapping materials, organizing materi-als, and then poured in Civic Education learning format. In the implementation of character education learning model with a multicultural approach can be done through the following phases: Exploration Studies, Presentations, Peer Group Analysis, Expert Opinion, and Reflections and Recommenda-tions.Keywords: character education, multicultural, and civic education
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN E-PROCUREMENT DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA Muhammad Mujtaba Habibi; Sri Untari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.267 KB) | DOI: 10.17977/um019v3i2p159-168

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of E-procurement in the procurement of goods and services in the city government of Malang, and analyze the obstacles in its implementation. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques are done by documentation observation and interview. Data analysis uses an interactive model. The results of the study showed that in general the implementation of e-procurement in the procurement of goods and services in the City Government of Malang effectively as evidenced by the implementation of a transparent and accountable tender so that it was possible for each company to take part in the tender. The obstacles in implementing e-procurement are the existence of dual positions, unsatisfactory human resources and unsupportive infrastructure 
Development of Pocket Book of Character Education Of Nautical Admiral Hang Tuah Based on Pancasila Education and Citizenship Aris Saputro; Sri Untari; Nuruddin Hady
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.4712

Abstract

History that tells related to the Indonesian nation has been a maritime nation since long ago, including known from the history of Srivijaya and Majapahit and the famous figure of Admiral Hang Tuah. This article aims to introduce and understand the values of the educational character of the VAT-based Admiral Hang Tuah. Pocket books are small, light, and practical books containing essential and interesting information (material). The religious character education pocket book contains much information related to strengthening character education, archipelago insight, nautical culture, and character values of Admiral Hang Tuah. This type of research is the development research of the ADDIE model. The results of the discussion, first, the development of the pocket book of the character of Admiral Hang Tuah consists of five stages of development: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Second, the feasibility of the media pocket book of character education of the character of Admiral Hang Tuah contains three things: the feasibility of the content of the book, the feasibility of language, and the feasibility of the media. Based on the overall results of the pocket book assessment, material experts, linguists, and media experts obtained a score of 4.4, with a very decent category. Based on the response of students of class VII A Junior High School Hang Tuah 4 Surabaya with a pocket book shows an average score of 4.6, which belongs to the category is very feasible. The conclusion of the development of pocket book media education of the character of the kebaharian Admiral Hang Tuah through five stages and the feasibility of pocket book media are based on the assessment of material experts, linguists, and media experts as well as the student's response to the pocket book of the character of the nautical.Sejarah yang menceritakan terkait bangsa Indonesia telah menjadi bangsa bahari semenjak dahulu, di antaranya diketahui dari sejarah Sriwijaya dan Majapahit serta terkenalnya tokoh Laksamana Hang Tuah. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengenalkan dan memahami nilai-nilai pendidikan karakter kebaharian Laksamana Hang Tuah Berbasis PPKn. Buku saku merupakan buku yang berukuran kecil, ringan, dan praktis yang berisi suatu informasi (materi) penting serta menarik. Buku saku pendidikan karakter kebaharian memuat banyak hal informasi terkait penguatan pendidikan karakter, wawasan nusantara, budaya bahari, dan nilai-nilai karakter Laksamana Hang Tuah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan model ADDIE. Hasil pembahasan, pertama, pengembangan buku saku karakter kebaharian Laksaman Hang Tuah terdiri dari lima tahap pengembangan yaitu: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kedua, kelayakan media buku saku pendidikan karakter kebaharian Laksamana Hang Tuah memuat tiga hal yaitu kelayakan isi buku, kelayakan kebahasaan, dan kelayakan media. Berdasarkan hasil keseluruhan penilaian buku saku berdasarkan ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media memperoleh skor 4,4 dengan kategori sangat layak. Berdasarkan respon siswa kelas VII A SMP Hang Tuah 4 Surabaya dengan adanya buku saku menunjukkan skor rata-rata sebesar 4,6 yang termasuk kategori sangat layak. Kesimpulan pengembangan media buku saku pendidikan karakter kebaharian Laksamana Hang Tuah melalui lima tahap dan kelayakan media buku saku didasarkan pada penilaian dari ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media serta respon siswa terhadap buku saku karakter kebaharian
STRATEGI PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM RANGKA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Maisyaroh Maisyaroh; Sri Untari; Tutut Chusniyah; Dedi Prestiadi; Endrik Mas Yulaidi; Maulana Amirul Adha; Bagus Rachmad Saputra; Nova Syafira Ariyanti
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p171

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the strategy of strengthening character education based on Pancasila values through coaching students at the Elementary School Laboratory Universitas Negeri Malang, Blitar City. The research was conducted qualitatively with a case study approach. Data obtained through unstructured interviews, observation and documentation study. Data credibility checks were carried out using triangulation techniques, random member checks and discussion with fellow researchers. The results of this study indicate that the strategy of coaching students in order to strengthen Pancasila value-based character education is divided into learning and non-learning aspects. The strategy to strengthen character education based on Pancasila values in schools is implemented in accordance with the vision and mission of the school including being adjusted to the characteristics of school learning oriented towards western education patterns by focusing on understanding and using English as the excellence of the school. Combined with eastern customs which are described in the character building activities of students.Keywords: strategy; strengthening character education; pancasila value; elementary school laboratory.Abstrak: Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila melalui pembinaan peserta didik di SD Laboratorium UM Kota Blitar. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Pengecekan kredibilitas data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, pengecekan anggota secara acak (random member check) dan diskusi teman sesama peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi pembinaan peserta didik dalam rangka penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila dibagi ke dalam aspek pembelajaran dan non pembelajaran. Strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila di sekolah dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi sekolah termasuk disesuaikan dengan ciri khas pembelajaran sekolah yang berkiblat pada pola pendidikan barat dengan berfokus pada pemahaman dan penggunaan Bahasa Inggris sebagai keunggulan sekolah. Dipadukan dengan adat ketimuran yang dijabarkan dalam kegiatan pembinaan karakter peserta didik.Kata Kunci: strategi; penguatan pendidikan karakter; berbasis pancasila; sekolah laboratorium. 
PENDAMPINGAN PRAKTIK BUDAYA NEMBANG MACAPATAN SEBAGAI WAHANA SARASEHAN PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA Suparlan Al Hakim; Didik Sukriono; Sri Untari; Yusuf Suharto
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 3, No. 1, April 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v3i1p39-47

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mengoptimalkan keberadaan produk kearifan lokal sebagai wahana atau media sarasehan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Lokasi penelitian berada di Desa Jugo Kecamatan Kesamben, Blitar dengan sasaran utama para budayawan dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan fokus utama praktik budaya nembang macapatan yang di dalamnya terdapat sesi tes kompetensi dan juga praktik nilai-nilai Pancasila melalui dialog bagi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan peran dalam kegiatan macapatan dilaksanakan dengan baik, mulai dari peran pengarah, dhalang tembang, pamaca tembang, pamedhar tembang, pamireng tembang sekaligus sebagai peran dialog tampak berjalan dengan baik; 2) Peserta mampu mempraktikkan kegiatan macapatan sebagai mediasi penyelesaian konflik yang muncul selama ini dalam organisasi mereka. Secara tidak langsung nilai-nilai Pancasila muncul dalam temuan ini. Dari hasil yang ada, maka kondisi dan kompetensi masyarakat yang demikian ini sangat memungkinkan untuk dilakukan pembinaan sebagai sentra wisata berbasis budaya.
KOLABORASI PERGURUAN TINGGI-PEMERINTAH DESA-SWASTA DALAM MENGEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PEMUDA DAN WANITA DALAM MEMBANGUN DESA WISATA KEBANGSAAN Sri Untari
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 2, No. 2, Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.496 KB) | DOI: 10.17977/um032v2i2p75-81

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (a) menemukan potensi wisata desa Wonorejo; (b) mengembangkan kerjasama PT-Pemdes-Swasta dalam mengembangkan desa wisata kebangsaan; (c) melaksanakan pendampingan pada karang taruna dan PKK dalam pembuatan cinderamata. Metode pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan pendekatan PRA (Partisipation Rural Appraisal), adapun langkahnya observasi, sosialisasi, fasilitasi, diskusi terfokus, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian sebagai berikut: (a) potensi desa yang akan dikembangkan adalah potensi wisata alam, yakni Pantai Perengan, (b) kerjasama antara PT yaki UM dengan Pemdes Wonorejo dibuat melalui Nota Kesepahaman, sedangkan dengan swasta tanpa dokumen tertulis; (b) pendampingan PKK, menghasilkan cinderamata sederhana dari koran, dan Karang Taruna dengan kaos sablon yang mengandung ikon “WOKE”Wonorejo Kebangsaan. Berdasarkan hasil pengabdian direkomendasikan pada pemerintah desa untuk membuat desain pengembangan desa wisata kebangsaan, yang dimasukan dalam program rencana pembangunan desa. Bagi UM agar terus melaksanakan pendampingan melalui KKN, PKM dan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan dan bagi swasta dalam hal ini pengelola unit Usaha Baluran agar memberi peluang Karang Taruna menjual produksinya dalam baluran display.
Pendidikan Dan Latihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Yang Mengintegrasikan PPK Bagi Guru PPKn MP di Kota Malang Sri Untari
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 1, No. 1, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.381 KB) | DOI: 10.17977/um032v0i0p56-64

Abstract

 tujuan pendidikan dan pelatihan ini adalah: (1) Memberikan wawasan tentang Penguatan Pendidikan Karakter (2) Melatihkan penyusunan perangkat pembelajaran antara lain (a) analisis KI, KD dan indikator,RPPPPKn yang mengintegrasikan Penguatan Pendidikan Karakter. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif, dengan menekankan pada keikutsertaan penuh dari peserta dalam proses pelatihan, bukan metode ceramah. Peserta didorong untuk mencari, menemukan dan memperoleh pengetahuan/ketrampilan yang dibutuhkan.Pemateri menyampaikan materinya secara singkat dan dilanjutkan dialog terkait dengan implementasi materi dalam pembelajaran di kelas riil.Hasil  pelaksanaan kegiatan (1) wawasan peserta tentang penguatan pendidikan karakter cukup baik, terjadi peningkatan dari hasil pre test yang rata-rata 68.5 meningkat menjadi 82.25 artinya ada peningkatan signifikan sebelum dan sesudah pelatihan; (2)  peserta pelatihan dapat menganalisis KI, KD dan menyusun indikator secara baik, sehingga dapat menyusun RPP mata pelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter utama dari PPK. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan direkomendasikan pada peserta untuk menjadikan RPP sebagai kontrak belajar yang dilaksanakan pada kelasnya. Bagi tim pelaksana perlu melaksanakan desiminasi pada sekolah lain.
STRATEGI PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM RANGKA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Maisyaroh Maisyaroh; Sri Untari; Tutut Chusniyah; Dedi Prestiadi; Endrik Mas Yulaidi; Maulana Amirul Adha; Bagus Rachmad Saputra; Nova Syafira Ariyanti
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p171

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the strategy of strengthening character education based on Pancasila values through coaching students at the Elementary School Laboratory Universitas Negeri Malang, Blitar City. The research was conducted qualitatively with a case study approach. Data obtained through unstructured interviews, observation and documentation study. Data credibility checks were carried out using triangulation techniques, random member checks and discussion with fellow researchers. The results of this study indicate that the strategy of coaching students in order to strengthen Pancasila value-based character education is divided into learning and non-learning aspects. The strategy to strengthen character education based on Pancasila values in schools is implemented in accordance with the vision and mission of the school including being adjusted to the characteristics of school learning oriented towards western education patterns by focusing on understanding and using English as the excellence of the school. Combined with eastern customs which are described in the character building activities of students.Keywords: strategy; strengthening character education; pancasila value; elementary school laboratory.Abstrak: Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila melalui pembinaan peserta didik di SD Laboratorium UM Kota Blitar. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Pengecekan kredibilitas data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, pengecekan anggota secara acak (random member check) dan diskusi teman sesama peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi pembinaan peserta didik dalam rangka penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila dibagi ke dalam aspek pembelajaran dan non pembelajaran. Strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila di sekolah dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi sekolah termasuk disesuaikan dengan ciri khas pembelajaran sekolah yang berkiblat pada pola pendidikan barat dengan berfokus pada pemahaman dan penggunaan Bahasa Inggris sebagai keunggulan sekolah. Dipadukan dengan adat ketimuran yang dijabarkan dalam kegiatan pembinaan karakter peserta didik.Kata Kunci: strategi; penguatan pendidikan karakter; berbasis pancasila; sekolah laboratorium. 
Co-Authors A. Rosyid Al Atok, A. Rosyid Al Abd Mu’id Aris Shofa Achmad Mufti Fauzi Ade Eka Anggraini Ady Saputra Agung Hariyono Ahmad Danil Ma'arif Ajeng Setyo Rini Alfan Bramantya Alif Mudiono Aliyah Ardhana Riswari Amelia Amanda Tunggadewi Amelia Reza Artanti Anggun Islami Putri Annek Astri Octaviani Annisa Hasanah Annisa Purnadita Antin Tri Wahyuni Ardian Maulana Ardika Riski Pranoto Utomo Arief Gunawan Aris Saputro Attalah Rafif Widyadhana Azhar Ahmad Smaragdina Bagus Rachmad Saputra Calibi Deswa Ananda Dedi Prestiadi Desinta Dwi Rapita Devi Sintya Yuliastuty Dewi Widiana Rahayu Didik Sukriono Dwi Susanti Ekaliya Priti Anggraeni Endrik Mas Yulaidi Fariha Wahyu Utami Febrianti Furaidah Hari Wahyono Helena Putri Widyawati Hidajati Hidajati I Nyoman Sudana Degeng Ibrahim Bafadal Iftitah Dian Qumairoh Joko Sayono Kanzenna Kurnia Ashshiddieqy Ketut Diara Astawa Keynagaya Ahmadine Surya Kholifatunauroh Kholifatunauroh Kusubakti Andajani Lailatul Fitriah Nuraidah Lia Nurul Fauziah M. Mujtaba Habibi Maisyaroh Margono Margono Maulana Amirul Adha Mazidatur Rohmah Micheel Dime Evelyna Salsa Bila Moh. Dihan Pasha Mohammad Zainuddin, Mohammad Muhammad Adel Nurfirmansyah Muhammad Fairuz Akmal Muhammad Hisham Setiawan Muhammad Ilham Ananda Winhardianto Muhammad Mujtaba Habibi Najwa Nur Hidayah Nindyawati Nindyawati Nova Syafira Ariyanti Nur Fitri Amalia Nuruddin Hady Nurul izkiyah Oktavia Emylia Kusuma Dewi Putri Adelia Rahmawanti Raden Bambang Sumarsono Radeni Sukma Indra Dewi Ratna Ekawati Reza Aprilia Resterina Ricky Ulanda Kostriono Rifky Ahmad Baihaqi Riris Masruroh Rivan Dwi Kurniawan Roki’ Amrullah Sa'dun Akbar Satya Robbi Pratama Selfi Widiasti Shirly Rizki Kusumaningrum Siti Awaliyah Slamet Arifin Subanji Subanji Sukma Ulandari Suparlan Al Hakim Tia Fahira Septiana Tsania Mufarichah Tutut Chusniyah Uswatun Khasanah Vasya Nevia Aris Sandy Vika Nur Adilla Wilis Wijanarti Yeni Yusella Yusuf Suharto Zakiya Rahma Fariyanto Zhazha Lutfi Azizah Zidny Tsabita Fahmi