Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Karakter Santun Siswa Kelas II SDN Mojokumpul 2 Kab. Mojokerto Ahya Syahidah Eka Putri; Agus Wahyudi; Dewi Widiana Rahayu; Akhwani Akhwani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan buku cerita bergambar dalam meningkatkan karakter santun siswa kelas II di SDN Mojokumpul 2, Kabupaten Mojokerto. Karakter santun menjadi salah satu aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa sejak dini, mencakup sikap menghargai, kesopanan dalam berinteraksi, serta etika dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas II yang berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Perlakuan yang diberikan adalah pembiasaan membaca buku cerita bergambar sebelum pembelajaran dimulai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam karakter santun siswa setelah penerapan buku cerita bergambar. Hal ini dibuktikan melalui hasil observasi yang menunjukkan lebih dari 56,25% siswa mencapai kategori sangat baik, sedangkan sisanya berada di kategori baik. Selain itu, hasil pretest menunjukkan rata-rata persentase karakter santun siswa masih tergolong rendah yaitu berkisar antara 34% hingga 66%. Namun, setelah penerapan buku cerita bergambar, terjadi peningkatan persentase karakter santun siswa menjadi rata-rata antara 84% hingga 98%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan buku cerita bergambar efektif dalam meningkatkan karakter santun siswa kelas II di SDN Mojokumpul 2. Dengan adanya media ini, siswa lebih mudah memahami isi cerita, meneladani karakter dala cerita, serta menerapkan perilaku santun dalam interaksi sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDN Margorejo 1 Surabaya Erika Novia Nengtyas; Dewi Widiana Rahayu; Afib Ruliansyah; Akhwani Akhwani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2840

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perubahan kurikulum sebelumnya yakni kurikulum 2013 yang telah diganti menjadi Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka merupakan Kurikulum Baru yang dibuat bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Pembentukan karakter tersebut didukung adanya Projek dalam kurikulum Merdeka yaitu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi dan untuk mendeskripsikan Hambatan dan Solusi dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SDN Margorejo 1 Surabaya. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Pendekatan Kualitatif yang bersikap deskriptif. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data dengan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini adalah trianggulasi data. Hasil dari penelitian Implementasi P5 di SDN Margorejo 1 Surabaya menunjukkan bahwa tema "Bangunlah Jiwa dan Raganya" dengan topik "Tubuhku Sehat Jiwaku Kuat" serta dimensi berpikir kritis dan kreatif telah diterapkan dengan baik. Tema, topik, dan dimensi dipilih melalui rapat koordinasi, menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Dengan menggunakan dimensi Kreatif tujuan dari sekola yakni mampu menumbuhkan karakter peserta didik yang kreatif dalam menciptakan gerakan senam kreasi. Strategi yang digunakan adalah Project Based Learning (PJBL), mendorong kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah melalui kegiatan senam yang dikreasikan sendiri oleh peserta didik. Hambatan yang dialami oleh SDN Margorejo 1 Surabaya yaitu tersitanya waktu projek dengan kegiatan lainnya oleh karena itu solusi yang dilakukan oleh pihak terlibat yaitu dengan mengganti waktu projek dengan waktu pembelajaran yang lainnya serta mengintregasikan nilai-nilai pancasila dalam pembelajaran.
Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pelatihan Tutor English for Young Learners (EYL): Peningkatan Kompetensi dan Kontribusi Komunitas Novi Rahmania Aquariza; Savira Zaniar; Dewi Widiana Rahayu; Berda Asmara; Rudi Umar Susanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Mewujudkan Perguruan Tinggi Berdampak Melalui Integrasi Program Pengabdian dan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v5i2.1551

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anggota Karang Taruna sebagai tutor English for Young Learners (EYL) guna meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di komunitas mereka. Dengan fokus pada pelatihan metodologi pengajaran yang inovatif dan interaktif, program ini berhasil mengatasi kendala kurangnya tenaga pengajar yang kompeten dan metode pembelajaran yang kurang efektif. Inisiatif ini selaras dengan konsep pendidikan berbasis komunitas dan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam aspek pendidikan berkualitas dan pemberdayaan masyarakat.
Optimalisasi AI sebagai Asisten Pembelajaran: Integrasi Teknologi dengan Etiket Digital Bagi Guru di Sekolah Dasar: Optimizing AI as a Learning Assistant: Integrating Technology with Digital Etiquette for Teachers in Elementary Schools akhwani akhwani; Afib Rulyansah; Dewi Widiana Rahayu; Jauharotur Rihlah
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261309

Abstract

Abstract. This community service activity is motivated by the rapid advancement of AI in education and the need for teachers to adapt to changing times. Many teachers are still unprepared and less responsive in utilizing AI optimally. Teachers’ understanding and digital skills need to be balanced with digital etiquette. The use of AI is not only about technical proficiency but also ethical considerations. Training on optimizing AI as a learning assistant should be accompanied by digital etiquette intervention. The aim of this community service is to improve teachers’ understanding and skills in using AI, as well as to integrate digital etiquette into teaching practices. The community service method used is the drill and practice model with the ORPAER cycle (observe, reflect, plan, action, evaluation, reflect). The results show an increase in the integration of AI in terms of teachers’ understanding and skills in learning activities. Additionally, teachers’ awareness of digital etiquette when utilizing AI has also improved. Teachers’ digital etiquette needs to be nurtured and developed. This community service succeeded in enhancing teachers’ proficiency both technically and ethically. Teachers need to participate in similar training and continuously improve their understanding, including practical ethics. As role models for digital etiquette, teachers must possess responsibility and morality in utilizing AI. Ethics apply not only in the virtual world but also in the real world. Abstrak. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pesatnya kemajuan AI di bidang pendidikan dan kebutuhan guru untuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Banyak guru yang masih belum siap dan sigap memanfaatkan AI secara optimal. Pemahamana, keterampilan digital guru perlu diimbangi dengan etiket digital. Pemanfaatan AI tidak sekedar kecakapan teknis tetapi juga etis. Pelatihan optimaliasi AI sebagai asisten pembelajaran perlu diintervensi dengan etiket digital. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan guru dalam menggunakan AI serta mengintegrasikan etiket digital dalam praktik pembelajaran. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakna adalah model drill and practices dengan menggukan siklus ORPAER (observe, reflect, plan, action, evaluation, reflect). Hasil pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan pada integrasi AI pada aspek pemahaman dan keterampilan AI dalam pembelajaran. Selain itu kesadaran guru terhadap etiket digital dalam memanfaatkan AI juga meningkat. Etiket digital guru perlu ditumbuhkembangkan. Pengabdian kepada Masyarakat berhasil meningkatkan kecakapan guru dari segi teknis dan etis. Guru perlu mengikuti pelatihan sejenis dan meningkatkan pemahamannya secara berkelanjutan, termasuk etika praktis. Guru berperan sebagai teladan etiket digital maka guru harus memiliki tanggung jawab dan moral dalam memanfaatkan AI. Etika tidak hanya di dunia maya tetapi juga di dunia nyata.
GERAKAN LITERASI SEKOLAH: PELAKSANAAN, HAMBATAN, DAN SOLUSI (STUDI KASUS DI SD GHUFRON FAQIH SURABAYA) Indi Rizka Aisyi; Syamsul Ghufron; M Thamrin Hidayat; Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Genta Mulia Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v11i2.376

Abstract

Tujuan dari penelitaian ini adalah untuk mendeskripsikan gerakan literasi sekolah di sekolah SD Ghufron Faqih Surabaya. Penelitaian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah guru kelas SD Ghufron Faqih. Data penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan instrumen pedoman wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah di SD Ghufron Faqih memiliki tiga tahapan yaitu tahapan pembiasaan, tahapan pengembangan, dan tahapan pengembangan, setiap tahapan pelaksanaan memiliki hambatan dan solusi masing-masing. Gerakan literasi sekolah yang ada di SD Ghufron Faqih juga sangat berperan dalam meningkatkan minat membaca dan meningkatkan kualitas prestasi peserta didik.