Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS PEMASARAN TOMAT DI PASAR SENRAL PEKKABATA KELURAHAN PEKKABATA KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Haswinda Haswinda; Muh. Arman Yamin Pangala; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3274

Abstract

Penelitian dilakukan di Pasar Sentral pekkabata selama tiga bulan dari bulan Oktober hingga Desember 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran tomat. Volume margin di setiap saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran tomat di saluran pemasaran. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive (sengaja)dan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Di Pasar sentral Pekkabata terdapat dua saluran pemasaran tomat yaitu saluran pertama petani - pengecer - konsumen dan saluran kedua petani - pengepul - pengecer – konsumen. Dan margin Saluran I Rp 3.000 dan Saluran Pemasaran II Rp 4.000. Sedangkan efisiensi Saluran Pemasaran I sebesar 1,40% dan Saluran Pemasaran II sebesar 95,45%.Kata kunci: analisis, pemasaran, margin, tomat
EKSPLORASI TRICHOKOMPOS KOTORAN KAMBING DAN JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Joesviawati Arruan Solo; Hasanuddin Kandatong; Hikmahwati Hikmahwati
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3089

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Darma Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat berlangsung pada bulan Agustus sampai bulan Oktober 2021, bertujuan untuk mempelajari tingkat keberhasilan pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah dengan pemberian Trichokompos kotoran kambing dan jerami padi. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan factor perlakuan penggunaan limbah organic kotoran kambing dan jerami padi yang terdiri dari TK1 : Kotoran Kambing = 80 gram / tanaman TK2 : Kotoran Kambing = 100 gram / tanaman TK3 : Limbah Jerami Padi = 80 gram / tanaman TK4 : Limbah Jerami Padi = 100 gram / tanaman TK5 : Kotoran Kambing + Limbah Jerami Padi = 80 gram / tanaman TK6 : Kotoran Kambing + Limbah Jerami Padi = 100 gram / tanaman Setiap perlakuan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 unit penelitian, setiap unit terdapat 16 tanaman sehingga tanaman yang digunakan sebanyak 288 tanaman.Hasil pengamatan dan analisis data statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat salah satu perlakuan eksplorasi Trichokompos kotoran kambing dan jerami padi yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Keywords: Trichokompos Kotoran Kambing, Trichokompos Jerami Padi, bawang merah
PENGARUH PENGURANGAN CABANG DAN PEMBERIAN ZPT- GA3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill.) Harli A Karim; Iyan Farid; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2823

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelurahan Malunda, kec Malunda, Kab Majene, Sulawesi Barat pada bulan September 2020 sampai Desember 2020. Penelitian ini menggunkan (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pemangkasan cabang yang terdiri dari 3  cara yaitu: (control), dipangkas menyisakan hanya 2 cabang primer, dan dipangkas hanya menyisakan 3 cabangprimer Faktor ke dua adalah konsentrasi pemberian ZPT GA3 terdiri atas 3 taraf yaitu: 1 g/10L air,  2 g/10L air, dan  3 g/10 liter air. adapun hasil penelitian ini  yaitu:  interaksi antara pemangkasan cabang yang dipangkas dengan menyisakan tiga cabang primer dan pemberian ZPT GA3 dosis 3 g/10 liter air memberikan pengaruhnya untuk kecepatan  panen (hst). Pemangkasan cabang tidak berpengaruh pada semua peubah yang diamati. Pemberian ZPT GA3 dosis 3 g/10 liter air memberikan pengaruh baik pada semua peubah yang diamati.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR FERMENTASI EKSTRAK DAUN LAMTORO DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna Radiata L.) Dian Nurhidayah Anwar; Hasanuddin Kandatong; Muh. Rifky Auliyah
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2832

Abstract

Pelaksanaan hasil peneliti di Desa Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar Provensi Sulawesi Barat yang berlangsung pada bulan September sampai Desember 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan pola faktorial, yaitu terdiri dari dua faktor yaitu : faktor pertama penggunaan pupuk organik cair fermentasi ekstrak daun lamtoro (L), yang terdiri 4 taraf yaitu 0 ml/tanaman, 20 ml/tanaman, 30 ml/tanaman, 40 ml/tanaman dan faktor kedua pemberian pupuk kandang kambing (K) yang terdiri dari 3 taraf 200 gr/tanaman, 250 gr/tanaman, gr/tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian interaksi Pupuk Organik Cair fermentasi ekstrak daun lamtoro (L) dan pupuk kandang kambing (K) tidak memberi pengaruh baik setiap parameter lainnya. Sedangkan pemberian pupuk Organik Cair fermentasi estrak daun kantoro dan pupuk kandang kambing dengan Dosis L3 = 40 ml/tanaman dan K3 = 300 gr/tanaman, Buah, Biji, Berat kering, Berat 100 biji. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis memberi saran untuk menggunakan Dosis Pupuk Cair Fermentasi estrak daun lantoro dan pupuk kandang kambing agar lebih dikembangkan lagi.
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA MINYAK GORENG KELAPA MANDAR DI DESA NEPO KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Mulyani Aviva Rahman; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2819

Abstract

Sebagai penghasil kelapa, posisi daya saing di Desa Nepo sebenarnya masih sangat lemah dan perkembangan agroindustri kelapa masih sulit untuk berkembang. Hal tersebut masih terhambat oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya potensi dalam mengolah bahan baku. Disamping itu pasar belum terbentuk, serta kemampuan penguasaan teknologi masih menjadi kendala yang kemudian dapat mempengaruhi pengembangan usaha minyak goreng kelapa Mandar tersebut.  Penelitian ini dilaksanakan selama tiga (3) bulan yaitu pada bulan Februari 2021 sampai dengan April 2021 di Desa Nepo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prospek pengembangan usaha minyak goreng kelapa Mandar dan faktor internal dan faktor eksternal pengembangan usaha minyak goreng kelapa Mandar. Dalam penelitian ini analisis SWOT adalah teknik atau metode yang digunakan untuk menganalisa prospek pengembangan usaha minyak goreng kelapa Mandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prospek pengembangan usaha minyak goreng kelapa Mandar di Desa Nepo, berpengaruh pada posisi kuadran II yang mendukung strategi diversifikasi (positif-negatif), dengan menggunakan strategi Strength – Threats (S-T) yang dimana pada posisi ini meskipun menghadapi berbagai ancaman akan tetapi memiliki kekuatan dari segi internal. Faktor internal yaitu faktor kekuatan dapat mendukung pengembangan usaha minyak goreng kelapa Mandar, dengan rincian nilai total faktor kekuatan adalah 2,73 dan nilai total faktor kelemahan adalah 0,56. Sedangkan pada faktor eksternal mempunyai faktor peluang dengan rincian nilai total 1,15 lebih kecil dibandingkan faktor ancaman dengan nilai 1,89, hal ini menunjukkan bahwa usaha minyak goreng kelapa Mandar meskipun menghadapi berbagai macam ancaman akan tetapi memiliki kekuatan dari segi internal.
ANALISIS PERBANDINGAN HASIL PRODUKSI KAKAO ORGANIK DAN KAKAO ANORGANIK DI DESA TENGGELANG KECAMATAN LUYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Abd Gafar; Hasanuddin Kandatong; Nurhaya Kusmiah; Andi Nurul Amsari
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3272

Abstract

Keberhasilan produksi petani kakao di pengaruhi beberapa faktor yaitu seperti pemberian pupuk, pemangkasan, pengendalian hama dan tenaga kerja pemelihara. Selain itu beberapa hal yang di alami petani pada umumnya cenderung hanya melihat hasil yang di peroleh tampa menghitung besarnya biaya yang di keluarkan sehingga keseimbangan antara penerimaan dan biaya yang di keluarkan tidak terperinci dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa perbandingan hasil produsi kakao dan berapa besar perbandingan pendapatan antara petani kakao organik dan petani kakao anorganik di Desa Tenggelang dan untuk dapat mengetahui kelayakan usaha pada pada tanaman kakao organik dan kakao anorganik di Desa Tenggelang. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil olah data yang dilakukan di Desa Tenggelang Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar total biaya yang di keluarkan oleh petani kakao organik adalah 3,778,000  sedangkan total biaya yang di keluarkan petani kakao anorganik sebesar 16,125,000 dan total penerimaan petani kakao organik sebesar 150,040,000 sedangkan penerimaan petani kakao anorganik sebesar 155,310,000. Analisis R/C ratio petani kakao organik dan petani kakao anorganik di Desa Tenggelang Kecamatan luyo Kabupaten Polewali Mandar layak di kembangkan dengan melihat besaran pendapatan yang di dapatkan petani kakao organik dan petani kakao anorganik.
PENGARUH PEMANGKASAN DAN PEMBERIAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH AIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Arni Indrayani; Harli A. Karim; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2816

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Rea Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat dan berlangsung pada bulan Agustus sampai bulan November 2020. Kacang tanah (Arachis hypogaea L) menjadi salah satu makanan terpenting di indonesia setelah kedelai yang memiliki tugas yang berhubungan dengan makanan nasional sebagai sumber protein dan minyak nabati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemangkasan dan pemberian dosis pupuk organik cair limbah air tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanamn kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan Pola Faktorial, terdapat 2 faktor ialah Faktor pertama Pemangkasan yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Tanpa pemangkasan,  Pemangkasan sebelum berbunga, Pemangkasan setelah berbunga.  Faktor kedua pemberian takaran pupuk organic cair limbah air tahu yang terdapat 3 taraf yaitu:0, 150 ml/ liter air, 250 ml/ liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pemangkasan dan pemberian takaran pupuk organik cair limbah air tahu tidak memberikan pengaruh pada parameter pengamatan tinggita naman,  berat keseluruhan polong, jumlah polong,jumlah polong berisi,  jumlah polong hampa, berat biji basah, berat 100 biji basah dan berat biji kering.  Pemberian pupuk organik cair limbah air tahu dengan takaran 250 ml/liter air memberikan pengaruh terbaik pada parameter pengamatan berat 100 biji kering.
Kajian Kearifan Lokal Petani Padi Ladang Di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar Sukmawati Sukmawati; Nurhaya Kusmiah; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3575

Abstract

Kearifan lokal adalah sebuah sistem yang mengintegrasikan pengetahuan, budaya dan kelembagaan serta praktik mengelola sumberdaya alam (Muh Aris Marfai, 2013). Salah satu kearifan lokal yang masih ada sampai saat ini adalah kearifan lokal dalam pengelolaan padi ladang yang terdapat di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu kabupaten polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Apa makna yang terkandung dalam kearifan lokal petani padi ladang yang berlaku di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar, 2) Apakah kepercayaan masyarakat petani ladang terhadap So'bo dapat meningkatkan produktivitas padi ladang di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif.Adapun sumber data penelitian ini dipilih secara purposive dan snowball sampling dengan cara memilih informan kunci. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (reduksi data), penyajian data (penyajian data), penarikan kesimpulan/verifikasi. Yang diperoleh dari penelitian ini adalah menunjukkan harapan 15 tahapan tradisi dalam kearifan lokal petani padi ladang di Desa Ratte yang pada umumnya memiliki makna sebagai bentuk tindakan dari masyarakat petani padi sebagai akan keselamatan, kesehatan, keberhasilan dan syukur atas apa yang diberikan oleh Allah SWT selama proses pengelolaan ladang yang berawal dari tradisi Mambatta Kalane hingga tradisi Mappatiende' yang kemudian harapan(do'a) tersebut teraplikasikan di dalam tradisi.Kata kunci: Kearifan Lokal; Padi Ladang; Petani Padi Ladang; So'bo; Tradisi