Articles
PENGARUH PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN LURING MATERI SEL KELAS X SMK N 3 PADANGSIDIMPUAN
Dian Erwira Harahap;
Nabilah Siregar;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL EDUGENESIS Vol 4 No 2 (2021): Vol 4 No 2 Desember 2021
Publisher : PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (698.293 KB)
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum mengenai peta konsep, hasil belajar siswa setelah menggunakan peta konsep dan seberapa besar pengaruh peta konsep terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran luring materi sel kelas X SMK N 3 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan peneliti untuk membahas permasalahan yang dihadapi serta menguji hipotesis yang diujikan maka peneliti menggunakan metode eksperimen.Hasil penelitian gambaran penggunaan peta konsep pada kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 60 dan pada kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 76, hasil belajar siswa sebelum menggunakan metode konvensional pada kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 59 dan setelah menggunakan metode konvesional memiliki nilai rata-rata 59 sedangkan pada kelas eksperimen nilai rata-rata siswa sebelum menggunakan peta konsep sebesar 57 dan setelah menggunakan peta konsep nilai rata-rata siswa 73. Dan hasil uji Paired Samples Test yang telah dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diatas dapat disimpulkan bahwa H0 pada kelas eksperimen dan kelas kontrol ditolak dan Ha diterima karena nilai sig (2-tailed) pada kelas eksperimen dan kelas kontrol lebih kecil dari 0.05. Kata Kunci : Gambaran Peta Konsep, Hasil Belajar Siswa, Pengaruh Peta Konsep
ANALISIS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI IPA SMA SWASTA HARAPAN POKENJIOR
Aryani Sinergi Sihotang;
Nabilah Siregar;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL EDUGENESIS Vol 5 No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Mei 2022
Publisher : PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.674 KB)
Abstrak. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tentang 1) Untuk mengetahuimotivasi belajar siswa di kelas XI IPA SMA Swasta Harapan Pokenjior dan 2) mengetahuiperan orang tuadi rumah dalam kegiatan pembelajaran daring terhadap motivasi belajar siswa di kelas XI IPA SMA Swasta Harapan Pokenjior. Jenis penelitian adalah Penelitian Kualitatif, objek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Swasta Harapan Pokenjior jumlahnya 28 siswa. Selanjutnya ditetapkan informan penelitian adalah siswakelas XI IPA SMA Swasta Harapan Pokenjior beserta orang tua siswa.Teknik pengumpul data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil motivasi belajar siswa di kelas XI IPA SMA Swasta Harapan Pokenjior dengan kategori “Cukup baik” dengan perolehan rata-rata angket sebesar 66 % (cukup baik) dan peran orang tua di rumahdalam kegiatan pembelajaran daring terhadap motivasi belajar siswa di Kelas XI IPA SMA Swasta Harapan Pokenjior khususnya dikelas XI IPA yaitu orangtua pada saat pembelajaran daring masih dalam kategori cukup baik mendukung proses belajar mengajar.
STUDI KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA PERKEBUNAN KOPI SIPIROK (Coffea arabica L.)
Sri Rahmi;
Dwi Aninditya Siregar;
Rizky Amelia Dona Siregar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/ed.v11i3.5466
Penelitian ini dilakukan di perkebunan kopi Sipirok (Coffea Arabica L.) pada tiga desa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu dengan kriteria luas lahan masing-masing lahan 0,4 Ha dengan umur tanaman 3,5 tahun dan berbuah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arthropoda yang ditemukan di perkebunan kopi sipirok (Coffea arabica L.) terdiri dari Ordo Hymenoptera merupakan ordo yang paling dominan (64,78%), Coleoptera (31,60%), Diptera (2,98%) dan Hemiptera merupakan ordo dengan kelimpahan terendah (1,24%). Indeks Keanekaragaman Shanon-Weiner pada tanaman kopi yang ditemukan termasuk dalam kategori sedang dengan H’=2,7 (1< H’ > 3) dan indeks kemerataan tergolong hampir merata yaitu, 0,77
PENERAPAN MODEL INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MATERI VEKTOR DIKELAS X
rini fuzi astuti;
Dwi Aninditya Siregar;
Lukman Hakim Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 3 (2020): Vol 2 No 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i3.589
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar fisika pada materi vektor di Kelas X. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dengan jumlah 110 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik cluster sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 2 kelas yaitu kelas XIPA1 dan X IPA2yang berjumlah 60 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil belajar siswa materi vektor kelas X sebelum menerapkan Model pembelajaran inquiry training diperoleh nilai rata-rata 60,16 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Hasil belajar siswa materi vector kelas X sesudah menerapkan Model pembelajaran inquiry trainingdiperoleh nilai rata-rata 88,90 yang berada pada kategori “Sangat Baik”; (3) Terdapat peningkatansebelum dan sesudah penerapanModel pembelajaran inquiry trainingterhadap hasil belajarsiswa materi vektor di kelas X. Hal ini dapat dibuktikan dengan membandingkan hasil uji signifikan dimana thitung ttabel (9,261,71).. Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima yaitu “Terdapat peningkatan yang signifikan sesudah Penerapan Model pembelajaran inquiry trainingterhadap hasil belajar siswa materi vektor”. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian hasil belajar siswa materi vektor dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam Model pembelajaran inquiry training. Kata-kata kunci:Pembelajaran Inquiry Training, Dan Vektor.
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI GERAK LURUS
berlian hasibuan;
Dwi Aninditya Siregar;
Mutiara .
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 Maret 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i1.633
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa materi gerak lurus di Kelas X SMA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 70 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 44 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil belajar siswa materi gerak lurus kelas X sebelum penerapan Model Problem Based Learnig (PBL) diperoleh nilai rata-rata 49,3 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Hasil belajar siswa materi gerak lurus kelas X sesudah menerapkan Model Problem Based Learnig (PBL) diperoleh nilai rata-rata 84,09 yang berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel (12,62 > 1,7). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat efek antara model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi gerak lurus di kelas X SMA. Kata kunci: model Problem Based Learning (PBL), Gerak lurus, Hasil Belajar Fisika.
MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MATERI BESARAN DAN SATUAN
RISNA ALVIAH DAULAY;
Dwi Aninditya Siregar;
Mutiara Siagian
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i1.647
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan model pembelajaranInquiry Trainingterhadap hasil belajar fisika pada materi besaran dan satuan di Kelas X Madrasah Aliyah Negeri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasieksperimendengandesaintwo group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 211 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Simple randomsampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA 2 sebagai kelas Eksperimen dan kelas X MIA6 sebagai kelas Kontrol yang berjumlah 60 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: “Terdapat pengaruh yang signifikanpenggunaan model pembelajaranInquiry TrainingTerhadap Hasil Belajar Fisika Materi Besaran dan Satuan di Kelas X. Hal ini dapat dibuktikan dengan membandingkan hasil uji signifikan dimana thitungttabel(102,47) dengan Hipotesis alternatif ( diterima danditolak”.Berdasarkan hasil tersebut, maka Penggunaan model pembelajaran Inquiry Trainingefektif terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi Besaran dan Satuan di kelas X MA Negeri. Kata-kata kunci:Model Inquiry Trainingdan Besaran dan Satuan
Persepsi Peserta Didik Terhadap Keterampilan Mengajar Guru Fisika Di MAN 2 Padangsidimpuan
DODI DARMALA LAHAGU;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 Maret 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i1.745
Abstract Guru yang kompeten dalam hal ini adalah terampildalam mengadakan pembelajaran yang lebih mampu menciptakan lingkunganbelajar yang efektif, menyenangkan dan lebih mampu mengelolah kelasnyasehingga proses belajar para peserta didik dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap keterampilan mengajar guru fisika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan situasi nyata, dan menggunakan kuesioner dan instrumen wawancara sebagai sumber data. Dari penelitian yang telah dilakukan kepada sejumlah peserta didik yang menjadi subjek, maka dilakukan analisis data yang merupakan bagian penting dalam metode ilmiah untuk menjawab masalah penelitian. Dalam menganalisa data, dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap keterampilan mengajar guru fisika terlihat baik, hal ini terbukti dari masing-masing indikator dimana indikator pengamatan dengan nilai 58 responden sebesar 80% dalam kriteria “Baik”, respon dengan nilai 58 responden 78% dalam kriteria "Baik", dan perhatian pada nilai 58 responden 78% dalam kriteria "Baik". Kata kunci: Persepsi, Ketrampilan Mengajar guru
HUBUNGAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI BESARAN DAN SATUAN
seftri malazahlin siregar;
Seri Asmaidah;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i1.764
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan model scramble terhadap Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 207 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 siswa dan kelas X MIA6 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan kelas X sebelum penggunaan Model Scramble diperoleh nilai rata-rata 65,9 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan kelas X sesudah penggunaan Model Scramble diperoleh nilai rata-rata 85 yang berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel (5,44 > 1,7). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan antara model Scramble terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi besaran dan satuan di kelas X tahun ajaran 2018/2019. kata kunci: model Scramble,Besaran dan Satuan, Hasil Belajar Fisika.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 ANGKOLA SELATAN
devita siregar;
Seri Asmaidah;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 3 (2021): Vol 3 No 3 November 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i3.1326
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Media Video pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada materi Pemanasan Global Kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan. Jenis penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group post-test only control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan analisis data diperoleh: Penggunaan Media Video pembelajaran menggunakan observasi dengan nilai persentase rata-rata sebesar 84,61% berada pada kategori “Sangat Baik”; Minat belajar siswa menggunakan angket dengan nilai persentase sebesar 84,69% berada pada kategori “Sangat Berminat” pada kelas eksperimen dan persentase sebesar 50,17% berada pada kategori “Kurang Berminat” pada kelas kontrol.; dan Penggunaan Media Video pembelajaran efektif terhadap minat belajar siswa dibuktikan dengan membandingkan hasil uji signifikan dimana thitung < ttabel (18.877 > 0.67847) dan nilai signifikan sebesar 0.000 < 0.05, maka hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima atau disetujui kebenarannya yaitu Penggunaan Media Video pembelajaran efektif terhadap minat belajar siswa pada materi Pemanasan Global di kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan.. Kata-kata kunci: Media video pembelajaran, minat belajar siswa
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN METODE DEMOSNTRASI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MATERI MOMENTUM DAN IMPUL
yusma yunita;
Dedes Asriani Siregar;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 2 (2021): Vol 3 No 2 Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i2.1479
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran Inquiry dengan metode demonstrasi dalam pembelajaran fisika materi momentum dan impuls di SMA Negeri 1 Angkola Timur. Jenis penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Angkola Timur yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 51 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA2 yang berjumlah 25 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) gambaran penggunaan model pembelajaran Inquiry dengan metode demonstrasi dalam pembelajaran fisika pada materi momentum dan impuls di kelas X MIA SMA Negeri 1 Angkola Timur menggunakan observasi dengan nilai persentase rata-rata sebesar 87,98 % berada pada kategori “Sangat Baik”; (2) Terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Inquiry dengan metode demonstrasi dalam pembelajaran fisika pada materi momentum dan impuls di kelas X MIA SMA Negeri 1 Angkola Timur. Hal ini dapat dibuktikan dari perubahan mean perolehan hasil belajar, dimana diperoleh mean pre test lebih kecil dari pada mean post test (70,0090,00); Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis alternatif yang dirumuskan dalam penelitian ini dapat diterima atau disetujui kebenarannya yaitu Model pembelajaran Inquiry dengan metode demonstrasi dalam pembelajaran fisika pada materi momentum dan impuls di kelas X MIA SMA Negeri 1 Angkola Timur. Kata-kata Kunci: Model pembelajaran Inquiry, metode demonstrasi, momentum dan impuls