Articles
Penyusunan Laporan PTK bagi Guru SMP Negeri 13 Pekalongan
Sayyidatul Karimah;
Rini Utami;
Erwan Kustriyono;
Nurina Hidayah
Indonesian Journal of Community Services Vol 4, No 1 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30659/ijocs.4.1.93-100
Kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan peneltian tindakan kelas (PTK). Peserta pelatihan ini merupakan guru di SMP Negeri 13 Pekalongan yang berjumlah 30 orang. Pelatihan dilakukan secara daring dan luring selama tiga kali pertemuan yang bertujuan menghasilkan laporan PTK sesuai permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing guru. Hasil pelatihan menunjukan guru harus lebih meningkatkan pemahamannya terutama terkait mengidentifikasi permasalahan pembelajaran, menganalisis hasil PTK dan meningkatkan kesadaran dalam melaksanakan PTK.This community service activity aims to provide training and assistance in the preparation of classroom action research reports (CAR). The participants of this training are teachers at SMP Negeri 13 Pekalongan, totaling 30 people. The training was conducted online and offline for three meetings aimed at producing CAR reports according to the problems faced by each teacher. The results of the training show that teachers must further improve their understanding, especially regarding identifying learning problems, analyzing CAR results and increasing awareness in implementing Classroom Action Research.
Pemanfaatan Alat Peraga Garis Bilangan untuk Pembelajaran Bilangan Bulat di MI Al Ridlwaniyah Kradenan Pekalongan
Rini Utami;
Nurina Hidayah;
Sayyidatul Karimah
Surya Abdimas Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.870
Alat peraga matematika merupakan alat bantu yang digunakan untuk memudahkan pembelajaran matematika. Garis bilangan merupakan alat peraga matematika yang digunakan untuk mempermudah guru dalam mengajarkan konsep bilangan khususnya bilangan bulat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membuat dan memperagakan alat peraga garis bilangan sehingga dapat meningkatkan kompetensi professional guru. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan pembuatan alat peraga garis bilangan dan di presentasikan didepan peserta pelatihan yang lain. Kegiatan ini diikuti oleh 25 guru MI di Pekalongan yang sangat antusias dengan pelatihan tersebut. Sebanyak 80% guru yang mengikuti mampu membuat dan memperagakan alat peraga garis bilangan sedangkan 20% yang lain masih perlu bimbingan dalam pembuatannya.
Pelatihan Teknologi Pembelajaran Sebagai Implementasi PJJ Bagi Guru Matematika SMP Kabupaten Pekalongan
Nurina Hidayah;
Sayyidatul Karimah;
Hanindya Restu Aulia;
Dewi Azizah;
Amalia Fitri;
Syita Fatih 'Adna;
Dewi Mardhiyana;
Muhammad Najibufahmi;
Rini Utami
Surya Abdimas Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v5i4.1098
Adanya covid-19 menyebabkan pemerintah megeluarkan kebijakan pembelajaran yang dilakukan secara daring. Dengan perubahan sistem pembelajaran secara mendadak menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Kemudian muncul permasalahan di kalangan para guru yaitu kurangnya kemampuan guru untuk menguasai dan memanfaatkan teknologi elektronik dan membuat media pembelajaran. Oleh karena itu akan dilaksanakan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mempraktikkan materi pembuatan media pembelajaran dan media penilaian. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan yang diselenggarakan selama 8 kali pertemuan. Metode pelaksanaan dalam pelatihan ini adalah metode demonstrasi dan praktik. Setelah dilakukaan praktik tiap Hasil yang diperoleh adalah 26 guru sudah dapat mempraktikkan materi yang disampaikann dengan baik. Dengan demikian pelatihan ini sebaiknya dilanjutkan dengan materi yang lebih mendalam dan yang mengikuti kegiatan ini
Penerapan Perlindungan Kesehatan Keluarga dan Pembelajaran Bermain Saat Pandemi Pada Kader PKK Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan
Nur Susanti;
Ristiawati Ristiawati;
Rini Utami
Surya Abdimas Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i1.1541
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. PKK memiliki sepuluh program pokok dan sebagai suatu wadah kegiatan yang bernuansa pemberdayaan masyarakat. Kegiatan rutin PKK Kecamatan Tirto terbagi dalam kelompok kerja yang meliputi pendidikan, kesehatan, sandang, pangan, dan kelestarian lingkungan hidup. Melalui kegiatan sepuluh program pokok PKK dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Namun, kegiatan PKK belum dapat dilaksanakan secara maksimal dikarenakan keterbatasan tingkat pendidikan keluarga dan pengetahuan tentang kesehatan dan pendidikan guna mencapai kebahagiaan dan berguna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Tujuan dari PkM adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pendidikan bagi keluarga dan masyarakat. Metode kegiatan yang di gunakan adalah dengan pendekatan edukasi melalui penyuluhan dan pelatihan dalam bidang kesehatan Fisioterapi, bidang kesehatan masyarakat dan bidang pendidikan kepada individu dan masyarakat. Bidang Fisioterapi akan memberikan edukasi dalam rangka meningkatkan imunitas tubuh dengan rutin melakukan latihan fisik (exercises). Bidang kesehatan masyarakat akan memberikan edukasi perlindungan kesehatan keluarga dengan membentuk duta kesehatan keluarga. Bidang pendidikan akan memberikan edukasi tentang pendampingan pembelajaran di rumah dengan metode bermain. Hasil yang di capai adalah setiap individu dan masyarakat dapat menyadari dan memahami serta melakukan edukasi sehingga derajat kesehatan dan pendidikan mengalami peningkatan baik individu maupun masyarakat
PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL BERBASIS HOTS BAGI GURU SMP NEGERI 1 WIRADESA PEKALONGAN
Sayyidatul Karimah;
Rini Utami
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/jbm.v4i3.1739
Learning assessment is expected to assist students in improving higher order thinking skills (HOTS). In accordance with these conditions, teachers are also required to be able to develop HOTS-based questions as an assessment instrument. This training activity aims to provide training and assistance to teachers of SMP Negeri 1 Wiradesa regarding the development of HOTS-based questions consisting of the concept of HOTS questions, the characteristics of HOTS questions, and how to develop them. The methods used in this training include planning, implementing and evaluating training. The training participants amounted to 46 teachers who were teachers of SMP Negeri 1 Wiradesa. The results of this training activity are teachers can find out how to develop HOTS-based questions and can practice them according to the subjects taught. keyword: Development, Questions, HOTS
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH BERMUATAN SOAL KOMUNIKASI MATEMATIS MATERI STATISTIKA KELAS VIII MTs
Sayyidatul Karimah;
Rini Utami;
Jesica Andrew Vina Audy
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2021): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v9i2.3016
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran macromedia flash bermuatan soal komunikasi matematis materi statistika kelas VIII MTs. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dari Thiagarajan et al. Tahapan-tahapan penelitian ini meliputi tahap define, tahap design, dan tahap develop. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Al Hikmah Proto tahun ajaran 2019/2020. Pada tahap develop penelitian ini dilakukan uji validasi produk dan uji coba produk. Analisis uji validasi produk menggunakan angket validasi instrumen tes dan angket validasi produk/media. Uji validasi produk ini digunakan untuk menguji tingkat kevalidan produk. Sedangkan uji coba produk dilakukan untuk menguji tingkat kepraktisan produk. Uji kepraktisan produk tersebut dilakukan dengan menggunakan angket respon peserta didik setelah pembelajaran menggunakan media yang dikembangkan peneliti. Berdasarkan hasil analisis uji validasi instrumen tes dengan indeks aiken sebesar 0,858 (kriteria sangat valid) dan hasil analisis uji validasi produk/media dari 8 validator diperoleh nilai rata-rata 86,36% (kriteria sangat praktis). Sedangkan, hasil analisis uji coba produk atau tingkat kepraktisan produk dari 26 peserta didik MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni Pekalongan diperoleh nilai rata-rata presentase sebesar 92,46% (kriteria sangat praktis). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran macromedia flash bermuatan soal komunikasi matematis materi statistika kelas VIII MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni berkriteria valid dan praktis.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CUPS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR SISWA
Diah Rahmawati;
Rini Utami;
Dewi Mardhiyana
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/lb.v4i1.196
The purpose of this study is to improve the ability to understand mathematical concepts and students' interest in learning by applying the CUPs learning model. This research is a classroom action research (PTK) which consists of four stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. Data collection techniques carried out in this study used questionnaires, written tests, observations and interviews. Data analysis used is descriptive quantitative and qualitative. This research was conducted in two cycles. The results showed that there was an increase in the percentage of KKM in the ability to understand students' mathematical concepts and the percentage of students' learning interest. In cycle one, the percentage of KKM students' ability to understand mathematical concepts was 52.38% and in cycle two was 85.71%. This was also accompanied by an increase in student learning interest, namely in the first cycle of 71.43% and in the second cycle of student interest in learning, namely 90.48%. Therefore it can be concluded that through the CUPs learning model the ability to understand mathematical concepts and students' learning interest can be improved
Analisis Kesulitan Siswa Ditinjau dari Adversity Quotient dalam Menyelesaikan Soal Limit Berdasarkan Teori Polya
Ulya Salsabila;
Rini Utami
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Adversity Quotient (AQ) merupakan salah satu faktor yang dimiliki siswa dalam menanggapi berbagai kesulitan. AQ merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan bertahan hidup. Siswa memiliki ketahanan dalam menghadapi kesulitan yang berbeda, ada yang pantang menyerah, berusaha dan ada yang mudah menyerah. Oleh karena itu, tujuan peneltian adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dengan kategori AQ tinggi, AQ sedang, dan AQ rendah dalam menyelesaikan soal limit berdasarkan teori Polya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitianya yaitu siswa SMA Negeri 4 Pekalongan kelas XI. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket Adversity Quotient, tes tertulis dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori AQ tinggi dalam menyelesaikan soal mengalami kesulitan dalam memeriksa kembali. Siswa dengan kategori AQ sedang dalam menyelesaikan soal mengalami kesulitan merencanakan strategi penyelesaian, kesulitan menyelesaikan masalah sesuai rencana dan kesulitan memeriksa kembali dari masalah. Sedangkan siswa dengan kategori AQ rendah dalam menyelesaikan soal mengalami kesulitan mengidentifikasi hal-hal yang diketahui, kesulitan merencanakan langkah penyelesaian, kesulitan menuliskan langkah penyelesaian dan kesulitan memeriksa kembali dari masalah.
RANCANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS KATA SEPAT UNTUK MEMPELAJARI SIFAT-SIFAT SEGI EMPAT
Rini Utami;
Nurina Hidayah;
Dwi Ario Fajar;
Millah Kholishoh
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/lb.v4i2.262
The aim of this study was to analyze the difficulties of teachers and students in teaching and learning material on the properties of quadrilateral. Based on these difficulties the researcher designed learning activities based on Kata Sepat which would be used to help students understand the material properties of quadrilaterals. The research method used is descriptive qualitative method. The instruments used were interviews and observations. The results of the study showed that teachers and students experienced difficulties in learning and teaching quadrilateral characteristics, so scaffolding was needed in the form of a learning design based on Kata Sepat
Desain Pembelajaran Kreatif untuk Menumbuhkan Kemampuan Mahasiswa Membuat Bahan Ajar Matematika berbasis HOTS
Rini Utami
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kompetensi abad 21 dapat dicapai jika proses pembelajaran dan penilaian menghasilkan pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Pembuatan bahan ajar merupakan salah satu pendukung lancarnya proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian adalah mendesain pembelajaran kreatif untuk menumbuhkan kemampuan mahasiswa membuat bahan ajar matematika berbasis HOTS. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan penugasan terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa desain pembelajaran kreatif yang direncanakan dapat menumbuhkan kemampuan mahasiswa dalam membuat bahan ajar matematika berbasis HOTS.