Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH BERMUATAN SOAL KOMUNIKASI MATEMATIS MATERI STATISTIKA KELAS VIII MTs Sayyidatul Karimah; Rini Utami; Jesica Andrew Vina Audy
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2021): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/delta.v9i2.3016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran macromedia flash bermuatan soal komunikasi matematis materi statistika kelas VIII MTs. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dari Thiagarajan et al. Tahapan-tahapan penelitian ini meliputi tahap define, tahap design, dan tahap develop. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Al Hikmah Proto tahun ajaran 2019/2020. Pada tahap develop penelitian ini dilakukan uji validasi produk dan uji coba produk. Analisis uji validasi produk menggunakan angket validasi instrumen tes dan angket validasi produk/media. Uji validasi produk ini digunakan untuk menguji tingkat kevalidan produk. Sedangkan uji coba produk dilakukan untuk menguji tingkat kepraktisan produk. Uji kepraktisan produk tersebut dilakukan dengan menggunakan angket respon peserta didik setelah pembelajaran menggunakan media yang dikembangkan peneliti. Berdasarkan hasil analisis uji validasi instrumen tes dengan indeks aiken sebesar 0,858 (kriteria sangat valid) dan hasil analisis uji validasi produk/media dari 8 validator diperoleh nilai rata-rata 86,36% (kriteria sangat praktis). Sedangkan, hasil analisis uji coba produk atau tingkat kepraktisan produk dari 26 peserta didik MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni Pekalongan diperoleh nilai rata-rata presentase sebesar 92,46% (kriteria sangat praktis). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran macromedia flash bermuatan soal komunikasi matematis materi statistika kelas VIII MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni berkriteria valid dan praktis.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CUPS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR SISWA Diah Rahmawati; Rini Utami; Dewi Mardhiyana
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v4i1.196

Abstract

The purpose of this study is to improve the ability to understand mathematical concepts and students' interest in learning by applying the CUPs learning model. This research is a classroom action research (PTK) which consists of four stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. Data collection techniques carried out in this study used questionnaires, written tests, observations and interviews. Data analysis used is descriptive quantitative and qualitative. This research was conducted in two cycles. The results showed that there was an increase in the percentage of KKM in the ability to understand students' mathematical concepts and the percentage of students' learning interest. In cycle one, the percentage of KKM students' ability to understand mathematical concepts was 52.38% and in cycle two was 85.71%. This was also accompanied by an increase in student learning interest, namely in the first cycle of 71.43% and in the second cycle of student interest in learning, namely 90.48%. Therefore it can be concluded that through the CUPs learning model the ability to understand mathematical concepts and students' learning interest can be improved
Analisis Kesulitan Siswa Ditinjau dari Adversity Quotient dalam Menyelesaikan Soal Limit Berdasarkan Teori Polya Ulya Salsabila; Rini Utami
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adversity Quotient (AQ) merupakan salah satu faktor yang dimiliki siswa dalam menanggapi berbagai kesulitan. AQ merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan bertahan hidup. Siswa memiliki ketahanan dalam menghadapi kesulitan yang berbeda, ada yang pantang menyerah, berusaha dan ada yang mudah menyerah. Oleh karena itu, tujuan peneltian adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dengan kategori AQ tinggi, AQ sedang, dan AQ rendah dalam menyelesaikan soal limit berdasarkan teori Polya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitianya yaitu siswa SMA Negeri 4 Pekalongan kelas XI. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket Adversity Quotient, tes tertulis dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori AQ tinggi dalam menyelesaikan soal mengalami kesulitan dalam memeriksa kembali. Siswa dengan kategori AQ sedang dalam menyelesaikan soal mengalami kesulitan merencanakan strategi penyelesaian, kesulitan menyelesaikan masalah sesuai rencana dan kesulitan memeriksa kembali dari masalah. Sedangkan siswa dengan kategori AQ rendah dalam menyelesaikan soal mengalami kesulitan mengidentifikasi hal-hal yang diketahui, kesulitan merencanakan langkah penyelesaian, kesulitan menuliskan langkah penyelesaian dan kesulitan memeriksa kembali dari masalah.
RANCANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS KATA SEPAT UNTUK MEMPELAJARI SIFAT-SIFAT SEGI EMPAT Rini Utami; Nurina Hidayah; Dwi Ario Fajar; Millah Kholishoh
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v4i2.262

Abstract

The aim of this study was to analyze the difficulties of teachers and students in teaching and learning material on the properties of quadrilateral. Based on these difficulties the researcher designed learning activities based on Kata Sepat which would be used to help students understand the material properties of quadrilaterals. The research method used is descriptive qualitative method. The instruments used were interviews and observations. The results of the study showed that teachers and students experienced difficulties in learning and teaching quadrilateral characteristics, so scaffolding was needed in the form of a learning design based on Kata Sepat
The Use of Tangram Teaching Aids in Learning Plane Geometry for 8th-Grade Students Rini Utami; Dewi Azizah; Amalia Fitri; Muhamad Najibufahmi; Dewi Mardhiyana; Nurina Hidayah; Sayyidatul Karimah; Dwi Ario Fajar
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i2.10395

Abstract

Our activity aims to assist 8th-grade students at SMP Plus Muhammadiyah Doro in learning Geometry using tangram teaching aids. This is related to the lack of enthusiasm some students feel during the learning process, especially in Geometry. The community service activity was carried out through planning, implementation, and evaluation stages, using lectures, discussions, experiments, and demonstrations. The instruments used include questionnaires given to students before and after the activity. The results of this activity show that: 1) almost all students contend that teachers now need tangrams to help in explaining teaching materials in Plane Geometry; 2) almost all students are interested in the tangrams, which is due to their ease of making and using; 3) almost all students contend that tangrams can help them to train their understanding of mathematical concepts, especially in plane figures; 4) most students believe that tangrams can enhance their motivation to learn.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI DI SDN 02 MAYANGAN Dewi Azizah; Amalia Fitri; Dina Nurmalisa; Fathi Risqullah; Rini Utami; Susanto Susanto; Ariesma Setyarum; Anggun Lestianingsih
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2001

Abstract

Abstract: Literacy and numeracy are two important skills that every individual must have, especially in the current digital era. However, SDN 02 Mayangan is classified as a school with low literacy and numeracy skills. This can be seen from students in high classes still not being able to complete multiplication operations, students' literacy levels are relatively low, and students feel bored in class learning. Appropriate learning media and integration of local wisdom in learning can help improve student literacy and numeracy. However, most teachers have not been able to create learning media that suits students' needs and is based on local wisdom. Thus, there is a need for training and assistance in creating local wisdom-based learning media for teachers. The method for implementing this community partnership program uses Service Learning (SL). The SL method consists of four steps, namely investigation, preparation, action, and reflection. With this community service activity, teachers can improve their abilities in compiling and applying digital media, snakes and ladders media, and storybooks based on local wisdom to optimize students' literacy and numeracy skills. In this activity, 82% of participants felt very satisfied with the material presented and 80% of participants felt very satisfied with the method used. Keyword: learning media; local wisdom; literacy; numeracy Abstrak: Literasi dan numerasi merupakan dua keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap individu, terutama di era digital saat ini. Namun, SDN 02 Mayangan tergolong sekolah dengan kemampuan literasi dan numerasi yang rendah. Hal ini dapat dilihat dari siswa pada kelas tinggi masih belum bisa meyelesaikan operasi perkalian, tingkat literasi siswa tergolong rendah, dan siswa merasa jenuh dalam pembelajaran di kelas. Media pembelajaran yang tepat dan integrasi kearifan local dalam pembelajaran dapat membantu meningkatkan literasi dan numerasi siswa. Namun demikian sebagian besar guru pun belum mampu membuat media pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa dan berbasis kearifan lokal. Dengan demikian diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk guru. Metode pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini menggunakan Service Learning (SL). Metode SL terdiri dari empat langkah, yaitu investigasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, guru dapat meningkatkan kemampuannya dalam menyusun dan menerapkan media digital, media ular tangga, dan buku cerita   berbasis kearifan local untuk mengoptimalkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Pada kegiatan ini, 82% peserta merasa sangat puas terhadap materi yang disampaikan dan 80% peserta merasa sangat puas terhadap metode yang digunakan. Kata kunci: media pembelajaran; kearifan lokal; literasi; numerasi.