Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH DISIPLIN DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Abdillah Abdillah; Andala Rama Putra; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.222 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v7i2.1734

Abstract

Peningkatan profesionalitas pegawai memiliki posisi penting dalam rangka peningkatan kinerja organisasi. Bahwa setiap organisasi pemerintah harus memiliki sumber daya pegawai yang memenuhi persyaratan baik secara kuantitas maupun kualitas, sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara professional. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif. Penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang menggambarkan apa yang dilakukan oleh perusahaan berdasarkan fakta-fakta yang ada untuk selanjutnya diolah menjadi data.Adapun hasil penelitian yaitu Ada pengaruh signifikan antara Disiplin dengan kinerja pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Timur hal ini dapat dilihat dari uji t didapat t hitung sebesar 2,198 lebih besar dari t tabel 2.030. Ada pengaruh signifikan antara kompetensi dengan kinerja pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Timur hal ini dapat dilihat Dari uji t atau t tes didapat t hitung sebesar 4,030 lebih besar dari t tabel 2. Bahwa dari hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kontribusi variabel kompetensi lebih tinggi atau dominan dibandingkan variabel disiplin dalam meningkatkan kinerja pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Timur. Dari uji-F bahwa nilai Fhitung adalah 25,282 lebih besar dibandingkan dengan nilai Ftabel sebesar 3,27, dengan demikian Disiplin (X1) dan Kompetensi (X2) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) pada pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Timur.Adapun implikasi yaitu Kedisiplinan pegawai hendaknya menjadi perhatian utama bagi pimpinan organisasi dan penegakan disiplin menjadi program rutin sehingga dapat meningkatkan kinerja pegawai. Hendaknya Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Timur dapat lebih meningkatkan kompetensi pegawai dengan melalui pendidikan dan latihan (diklat) dan memotivasi untuk melanjutkan pendidikan formal sehingga kemampuan pegawai dapat meningkat yang berdampak pada semakin optimalnya kinerja pegawai
Pengaruh Budaya Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Lampung . Defrizal; Iskandar AA AA
VISIONIST Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.911 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v3i2.690

Abstract

Working culture needs to be understood by every organization in the face of a very dynamic environment. If, on the one side of the organization should have a strong work culture, the culture on the other hand is not necessarily so. The purpose of this study is to: 1) know the conditions of work culture and performance of employees of PT. Jasa Raharja (Persero) Branch Lampung, 2) know the influence of culture on the performance of employees working at PT. Jasa Raharja (Persero) Branch of Lampung. Data analysis is done qualitatively and quantitatively. Qualitative analysis carried out by analysis of a single table or partially, while the quantitative analysis carried out by statistical analysis with test equipment product moment correlation coefficient. The results showed that the application of the work culture and performance of employees at PT. Asuransi Jasa Raharja (Persero) Branch Lampung average in good condition. The size of the relationship between cultural variables work with the staff's performance is calculated with a correlation coefficient (r) = 0.786.Budaya kerja perlu dipahami oleh setiap organisasi dalam  menghadapi lingkungan yang sangat dinamik. Bila disatu sisi organisasi perlu memiliki budaya kerja yang kuat, maka disisi lain budaya tersebut tidak harus sedemikian.  Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui kondisi budaya kerja dan kinerja pegawai PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Lampung, 2) mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai pada PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Lampung. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan dengan analisis tabel tunggal atau secara parsial, sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan analisis statistik dengan alat uji koefisien korelasi product moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya kerja dan kinerja pegawai pada PT. Asuransi Jasa Raharja (Persero) Cabang Lampung rata-rata dalam kondisi baik. Besarnya hubungan antara variabel budaya kerja dengan kinerja pegawai yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah (r)=0,786.
PENGARUH SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN MODERN DAN KUALITAS LAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA TELUK BETUNG M Ardi; Tina Miniawati Barusman; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 9, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.538 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v9i1.1679

Abstract

Kesadaran dan kepatuhan wajib pajak merupakan faktor penting untuk reformasi administrasi perpajakan. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pajak telah merancang sistem administrasi perpajakan modern yang lebih efektif dan efisien serta meningkatkan kualitas otoritas perpajakan. Hal tersebut akan berdampak positif pada tingkat kepatuhan wajib pajak dan penerimaan pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menguraikan pengaruh sistem administrasi perpajakan modern dan kualitas pelayanan fiskal terhadap kepatuhan wajib pajak badan di KPP Pratama Teluk Betung. Metode penelitian adalah kuantitatif melalui pendekatan survei. Sumber data berasal dari penyebaran kuesioner sistem administrasi perpajakan modern, kualitas pelayanan fiskal dan kepatuhan wajib pajak badan. Populasi penelitian adalah 5.114 wajib pajak badan. Besar sampel sebanyak 100 responden dihitung berdasarkan rumus Slovin dan menggunakan simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perbaikan sistem administrasi perpajakan modern dan peningkatan kualitas otoritas pajak akan berdampak pada peningkatan kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Teluk Betung. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sistem administrasi perpajakan modern dengan kualitas pelayanan fiskal di KPP Teluk Betung secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menyarankan kepada KPP Pratama Teluk Betung untuk dapat menempatkan jabatan pegawai sesuai dengan karakter dan keahliannya, memaksimalkan peran account representative, menjadikan keramahan, kesopanan, perhatian dan kesabaran sebagai budaya kualitas pelayanan kepada wajib pajak.
Analisis Pemanfaatan E-Banking Dalam Industri Perbankan di Indonesia Ditinjau dari Structure-Conduct-Performance Paradigm . Defrizal; Agus Wahyudi; M. Yusuf S. Barusman
VISIONIST Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.841 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v3i1.687

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) was growing rapidly and was used in many fields including the banking industry in Indonesia. The aims of this research were :  1) to  analyze the impact of ICT development in developing the business strategies of the banking industry in Indonesia (E-Banking),and 2) to analyze the impact of e-banking utilization in the banking industry in Indonesia in terms of Structure-Conduct-Performance (SCP) paradigm. Theresults showed thate-banking was a business strategyof the banking industry in Indonesia that appeared asthe impact of ICT development. Impact of utilization of e-banking in Indonesia did not havea significant impact on improving the performance of the banking industry inIndonesia.Teknologi informasi dan komunikasi (ICT) berkembang pesat dan digunakan dalam berbagai bidang kehidupan termasuk industri perbankan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menganalisis dampak perkembangan ICT dalam pengembangan strategi bisnis industri perbankan di Indonesia (E-Banking), serta dan 2) menganalisis pemanfaatan e-banking dalam industri perbankan di Indonesia ditinjau dari paradigma Structure-Conduct-Performance (SCP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-banking merupakan strategi bisnis industri perbankan di Indonesia yang muncul sebagai dampak perkembangan ICT. Dampak pemanfaatan e-banking di Indonesia belum berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja industri perbankan di Indonesia.
ANALISIS PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. SUPREME ENERGY RAJABASA TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KALIANDA-LAMPUNG SELATAN Anintiarani Putri; Defrizal Defrizal; Zaidrina Zaidrina
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.639 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Kesejahteraan Masyarakat terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Supreme Energy Rajabasa di Wilayah Kalianda - Lampung Selatan.Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 10 (sepuluh) responden yang merupakan populasi masyarakat sekitar PT.Supreme Energy Rajabasa yang memiliki 3 (Tiga) Kecamatan dan 4 (Empat) Desa sebagai objek penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan metode kuesioner, wawancara dan dokumentasi kepada seluruh masyarakat penerima bantuan CSR dan pimpinan CSR dari perusahaan PT. Rajabasa Energi Tertinggi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan setelah mendapat program CSR. Masyarakat memandang bahwa pelaksanaan program CSR PT. Supreme Energy Rajabasa berjalan dengan baik, terutama dalam hal kepedulian masyarakat, manfaat program, tujuan program, kontribusi program dalam hal fasilitas desa, kontribusi dalam hal pengaruh bantuan kepada masyarakat. ekonomi, dan pengaruh CSR terhadap kesejahteraan keluarga masyarakat sendiri. Keluarga juga mendapatkan manfaat yang cukup dari program CSR.
PENGARUH KOMPETENSI DAN INSENTIF KERJA TERHADAP KINERJA HAKIM PADA PENGADILAN TINGGI TANJUNG KARANG Tika Susiana; Mustofa Usman; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.469 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v8i1.1666

Abstract

Hakim yang memiliki kompetensi tinggi dalam bekerja, baik pengetahuan, pengalaman maupun keterampilannya maka akan memiliki semangat yang tinggi pula, sehingga tidak akan sulit dalam mencapai target kerja yang telah ditetapkan dan menjadi tanggung jawabnya, hal ini dikaitkan dengan faktor kompetensi dan insentif kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi dan insentif kerja kerja secara parsial dan bersama-sama terhadap kinerja hakim pada Pengadilan Tinggi Tanjungkarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data dan analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif berupa analisis regresi linier berganda, uji t dan uji F. Berdasarkan hasil dan interpretasi maka dapat disimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh terhadap kinerja hakim pada Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, insentif kerja berpengaruh terhadap kinerja hakim pada Pengadilan Tinggi Tanjungkarang serta kompetensi dan insentif kerja berpengaruh terhadap kinerja hakim pada Pengadilan Tinggi Tanjungkarang. Saran yang hendak penulis sampaikan dalam penelitian ini yaitu hendaknya Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang mengikutsertakan hakim pada kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) teknis komputerisasi secara bergantian dan terus menerus, sehingga hakim memiliki keterampilan yang dapat diandalkan.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PENATAAN TEMPAT DUD UKTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD NEGERI 2 TANJUNG RUSIA KAB. PRINGSWU Ni Wayan Didi; Mustofa Usman; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.503 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh hasil belajar dengan motivasi, (2) mengetahui pengaruh penataan tempat duduk dengan motivasi belajar, (3) mengetahui pengaruh motivasi belajar dan penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa.Penelitian dilakukan di SD Negeri 2 Tanjung Rusia Kab. Pringsewu semester genap Tahun Pembelajaran 2014/2015. Angket Motivasi, Penataan Tempat Duduk dan Hasil Belajar dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan (1) pengaruh hasil belajar dengan motivasi dengan thitung 0,267 < ttabel 1.694, (2) pengaruh penataan tempat duduk dengan hasil belajar thitung 3,251 > ttabel 1.694, (3) pengaruh antara motivasi belajar dan penataan tempat duduk terhadap hasil belajar dengan Fhitung 7,351 > Ftabel 3.49. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi belajar dan penataan tempat duduk berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di SD Negeri 2 Tanjung Rusia Kab. Pringsewu.
Pengaruh Motivasi Lingkungan Kerja dan Profesionalisme Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan Dian Riyanti; Iskandar Ali Alam; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 9, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.088 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v9i1.1680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi, lingkungan kerja dan profesionalisme kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 54 orang responden yang merupakan populasi pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan sebagai objek penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan kuesioner dan wawancara kepada para pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Sedangkan analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (X1) motivasi, (X2) lingkungan kerja dan (X3) profesionalisme kerja terhadap variabel terikat (Y) yaitu Kinerja pegawai adalah analisis regresi linear berganda, dengan program SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 karena uji dua sisi maka 2,5% dan N = 54 diperoleh t tabel sebesar = 2,00856. Sedangkan t hitung untuk motivasi dilihat dari output olah data adalah 6,327, untuk lingkungan kerja 3,673, sedangkan untuk profesionalisme kerja sebesar 4,059 (t hitung > t tabel) maka berdasarkan uji t ini disimpulkan motivasi, lingkungan kerja, dan profesionalisme kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Dengan uji F Tingkat signifikansi menggunakan 0,05 (∂ = 5%) maka diperoleh F tabel sebesar 2,79. Sedangkan berdasarkan output olah data diperoleh F hitung sebesar 209,147, karena F hitung > dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa secara bersama ada pengaruh signifikan antara variabel bebas (motivasi, lingkungan kerja, dan profesionalisme kerja) terhadap variabel terikat (kinerja pegawai) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan
ANALISIS HUBUNGAN KOMPETENSI DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA PROVINSI LAMPUNG Azis Salam; Andala Rama Putra; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.857 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i2.1709

Abstract

Kompetensi pegawai adalah suatu untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas yang dilandasi atas keterampilan dan pengetahuan serta didukung oleh sikap kerja yang dituntut oleh pekerjaan tersebut. Karakteristik individu adalah perilaku atau karakter yang ada pada diri seorang karyawan baik yang bersifat positif maupun negatifPenelitian ini menggunakan tipe deskriptif kuantitatif. Metode deskripsi adalah suatu metode dalam penelitian status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang.Adapun hasil penelitian yaitu ada hubungan yang signifikan antara Kompetensi (X1) dengan kinerja Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung. Hal ini dapat dilihat dari uji T atau t tes didapat t hitung sebesar 8,035 lebih besar dari t tabel 2.011 yakni  dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Ada hubungan yang signifikan antara Karakteristik Individu (X2) dengan kinerja Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung yakni dari uji T atau t tes didapat t hitung sebesar 2,477 lebih besar dari t tabel 2.011 dengan tingkat signifikan sebesar 0,016. Bahwa nilai koefisien regresi X1 lebih besar dari pada nilai koefisien regresi X2 hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Kompetensi lebih dominan dibandingkan Karakteristik Individu dalam meningkatkan kinerja pegawai Kemudian jadi Uji F diketahui bahwa kompetensi dan Karakteristik Individu terhadap kinerja berhubungan signifikan secara bersama-sama.Adapun implikasi yaitu hendaknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung dapat lebih meningkatkan kompetensi dengan menambah diklat terhadap pegawainya, kemudian agar penempatan pegawai di suatu bidang kerja yang ada saat ini agar lebih diperhatikan berdasarkan kualifikasi pendidikan formalnya agar mempermudah pegawai untuk beradaptasi dengan tugas yang diembannya.
Hubungan Motivasi Belajar dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa M Yusuf S Barusman; . Defrizal
VISIONIST Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.519 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v2i2.679

Abstract

The purpose of this research is partially or simultaneously is to know the closeness relationship learning motivation and learning environment with students' learning achievement Sungkai 3 Junior High School North. Research methods used in this paper is through field studies (field research) and literature study (library research). Processing and data analysis performed by using qualitative and quantitative analysis. Results obtained discussions bahwan study the correlation between achievement motivation to learn is 0.422. Value rhitung = 0.422, while the value rtabel = 0.325. Correlation between learning environment variables in learning achievement is 0.387. Value rhitung = 0.387, while the value rtabel = 0.325. The correlation between the variables of motivation to learn and learning environment with learning achievement (R) is 0.519 (included in the category of being). The amount of the percentage relationship of motivation to learn and learning environment with learning achievement (R square) is of 26.9%. While the other 73.10% associated with other variables not examined in this study. Test keberartian correlation analysis by F test, obtained Fhitung value of 6.636, while Ftabel = 4.11. Thus from these results prove that the motivation to learn and learning environment has a positive relationship and significant with Learning Achievement in Junior High School North Sungkai 3.Tujuan dari penelitian ini secara parsial maupun simultan adalah untuk mengetahui keeratan hubungan motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Sungkai Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah melalui studi lapangan (field research) dan studi pustaka (library research). Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan alat analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil pembahasan diperoleh bahwan korelasi antara motivasi belajar dengan prestasi belajar adalah 0,422. Nilai rhitung = 0,422, sedangkan nilai rtabel = 0,325. Korelasi antara variabel lingkungan belajar dengan prestasi belajar adalah 0,387. Nilai rhitung = 0,387, sedangkan nilai rtabel = 0,325. Korelasi antara variabel motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar (R) adalah 0,519 (termasuk dalam kategori sedang). Besarnya persentase hubungan motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar (R square) adalah sebesar 26,9%. Sedangkan sisanya sebesar 73,10% dihubungkan dengan variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji keberartian analisis korelasi dengan Uji F, diperoleh nilai Fhitung sebesar 6,636, sedangkan Ftabel = 4,11. Dengan demikian dari hasil tersebut membuktikan bahwa motivasi belajar dan lingkungan belajar memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan Prestasi Belajar pada SMP Negeri 3 Sungkai Utara.