Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kolaborasi Pemasaran Digital Untuk Mendukung Produk UMKM Leo Ulos Simalungun Pematang Siantar Erick Tobush Naibaho, Krismanto; Simanjuntak, Juara
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v7i1.56743

Abstract

Kolaborasi Czech University of life Science Praque (CZU) dan Universitas HKBP Nommensensen Fakultas ekonomi dan Bisnis dalam bidang kebudayaan dan kewirausahaan,memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i internasional mengetahui lebih luas produk UKMK di Sumatera utara terutama produk Ulos. Pemasaran digital tidak hanya memudahkan UMKM menampilkan produknya kepada konsumen, tetapi juga memperluas basis pelanggannya. Keterbatasan pengetahuan yang dimiliki oleh para pelaku usaha yang umumnya sudah berusia dewasa menyebabkan banyak sekali usaha mengalami kemunduran dan terpaksa menghentikan usahanya dikarenakan tidak dapat bersaing dari segi pemasaran. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan terkait pemasaran digital ini perlu dilakukan untuk dapat memberikan solusi bagi para pelaku usaha agar dapat bertahan. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya wawasan dari para pelaku bisnis dan mahasiswa internasional tentang budaya lokal yang dapat dimanfaatkan dan penggunaan platform digital dan pengetahuan lain yang terkait dengan persyaratan penjualan produk ke luar negeri.
Pelatihan Penyusunan Anggaran bagi UMKM CV Leo Ulos Siantar Simanjuntak, Sri Ida Royani; Simanjuntak, Juara; Purba, Nia
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.5139

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat adalah dengan memberikan pelatihan mengenai penyusunan anggaran bagi pelaku Usaha Mikro,Kecil dan Menengah ( UMKM) yang ada di Kota Siantar yang bergerak di bidang tenun ulos terutama UMKM CV Leo Ulos yang belum mampu dan belum pernah melakukan penyusunan anggaran usaha. Anggaran memiliki tiga fungsi utama dalam organisasi yaitu perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian yang berhubungan dengan pencapaian tujuan organisasi. Melalui komunikasi awal yang terjadi dengan mitra, beberapa permasalahan yang dihadapi mencakup : mitra belum pernah melakukan penyusunan dan perencanaan anggaran selama organisasi berdiri, mitra kesulitan menghitung laba rugi dari usaha mereka dan tidak tahu apakah usaha yang dijalankan memperoleh untung atau rugi, mitra belum pernah secara benar menghitung harga pokok produksi atas barang yang dijual, dan mitra masih menggabungkan antara pendapatan dari usaha dengan biaya kehidupan sehari hari.
Pelatihan UMKM: Branding Usaha dan Pencatatan Keuangan pada UMKM di Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara : Pengabdian Hanna Meilani Damanik; Romindo M Pasaribu; Hendrik E. S Samosir; Martin Luter Purba; Juara Simanjuntak; Jusmer Sihotang; Mangasa Sinurat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7377

Abstract

Pelaku UMKM di Kecamatan Pantai Labu memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian, namun masih terkendala dalam membangun identitas merek dan pencatatan keuangan sehingga menghambat daya saing dan pengelolaan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam strategi branding dan penyusunan pencatatan keuangan sederhana. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi mencakup penyusunan identitas merek, pengembangan kemasan, strategi promosi, pencatatan transaksi, laporan arus kas, dan perhitungan laba-rugi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya branding serta kemampuan menyusun identitas usaha dan pencatatan keuangan sesuai karakteristik usahanya. Antusiasme peserta selama diskusi dan praktik menunjukkan materi yang diberikan relevan dan mudah diterapkan. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih profesional. Pendampingan berkelanjutan diperlukan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten guna mendukung keberlanjutan dan pengembangan UMKM di Kecamatan Pantai Labu.
Pelatihan Penyusunan Anggaran bagi UMKM CV Leo Ulos Siantar Sri Ida Royani Simanjuntak; Juara Simanjuntak; Nia Purba
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.5139

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat adalah dengan memberikan pelatihan mengenai penyusunan anggaran bagi pelaku Usaha Mikro,Kecil dan Menengah ( UMKM) yang ada di Kota Siantar yang bergerak di bidang tenun ulos terutama UMKM CV Leo Ulos yang belum mampu dan belum pernah melakukan penyusunan anggaran usaha. Anggaran memiliki tiga fungsi utama dalam organisasi yaitu perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian yang berhubungan dengan pencapaian tujuan organisasi. Melalui komunikasi awal yang terjadi dengan mitra, beberapa permasalahan yang dihadapi mencakup : mitra belum pernah melakukan penyusunan dan perencanaan anggaran selama organisasi berdiri, mitra kesulitan menghitung laba rugi dari usaha mereka dan tidak tahu apakah usaha yang dijalankan memperoleh untung atau rugi, mitra belum pernah secara benar menghitung harga pokok produksi atas barang yang dijual, dan mitra masih menggabungkan antara pendapatan dari usaha dengan biaya kehidupan sehari hari.
Antecedents of Customer Purchase Intention of Fashion Products Among Millennials and Z Generation Using Multi-Group Analysis Romindo M Pasaribu; Juara Simanjuntak; Agus Nakkok Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jimb.v10i2.7038

Abstract

This study aims to examine the variable of customer engagement in mediating the relationship between omnichannel integration quality and the purchase intention of Millennial and Gen Z customers for fashion products. The study involved a sample size of 145 respondents, employing a nonprobability sampling method using purposive sampling. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares (PLS) method with SmartPLS. The findings indicate that the configuration of service channels and integrated interactions positively and significantly affect customer engagement and purchase intention for both generations. However, the multi-group analysis revealed that while the configuration of service channels, integrated interactions, and quality assurance positively influence customer engagement and purchase intention among Millennials, these effects are not statistically significant. For Generation Z, the configuration of service channels and integrated interactions significantly influence customer engagement and purchase intention. In contrast, quality assurance does not significantly impact customer engagement or purchase intent for either generation. Customer engagement serves as a mediator between the configuration of service channels and integrated interactions on purchase intent for Generation Z, but it does not act as a mediator for Millennials. Additionally, customer engagement cannot mediate the impact of quality assurance on purchase intent for either generation in Medan when shopping for fashion products through an omnichannel approach. Retailers are encouraged to enhance shopping engagement for Millennials and Generation Z by offering multiple shopping channels, including various accounts on each platform and e-commerce site.