Claim Missing Document
Check
Articles

E-Beacon Card Training Based Application Internet Of Things (IOT) in The School Environment Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Yosy Rahmawati; Ketty Siti Salamah; Akhmad Wahyu Dani; Yuliza Yuliza
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3312

Abstract

At that time, SMK Yadika 11 Jatirangga Bekasi still needed help communicating announcements within the school. In addition to being expensive, buying an intercom is also less effective during the teaching and learning process due to noise pollution. Therefore the PPM Team at Mercu Buana University wanted to provide a solution by introducing Internet of Things (IoT) technology on one of the Bluetooth ebacon devices. eBeacon Card is a Bluetooth Low Energy transmitter connected to various electronic devices. This device will be connected via a short message to each person's cell phone, such as an SMS notification. In this training, two eBeacon Cards uses, which should be applicable in two rooms with a radius of 20 m. However, due to space limitations, both are installed in one room. So that the target information announcement target can receive data from both eBeacon cards with the same announcement display twice. Some of the outputs used in evaluating this training were that they understood the IoT process, how to install and create eBeacon, and could use it for other needs such as announcements, advertisements, etc.
RANCANG BANGUNG ANTENA MIKROSTRIP RECTANGULAR PATCH DUAL ARRAY PADA FREKUENSI 2,4 GHZ Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Ahmad Imron Rosadi
TEKNOKRIS Vol 23 No 2 (2020): Jurnal Teknokris Edisi Desember
Publisher : Fakultas Teknik Unkris Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antena merupakan salah satu elemen penting didalam terselenggarannya hubungan komunikasi nirkabel antena 2 user atau lebih yang ingin berkomunikasi peranan antena sendiri tidak lepas dari perkembangan teknologi informasi, karena kini penggunaan antena tidak hanya terbatas pada komunikasi suara saja, tetapi sudah terintegrasi dengan komunikasi data. Penelitian ini merancang sebuah antena mikrostrip yang ukurannya standar dengan harga yang tidak terlalu mahal guna membantu masyarakat maupun mahasiswa dalam penggunaan antena yang lebih minimalis terutama pemakaian antena dengan antena array mikrostrip. Antena dirancang berdasarkan beberapa parameter yaitu lebar antena mikrostrip (W), panjang antena mikrostrip (L), panjang gelombang (λ), Konstanta dielektrik evektif ( reff), perpanjangan patch (∆L) dan gain dengan menggunakan perhitungan rumus kemudian melakukan simulasi dengan AWR 2009 dan melakukan pengukuran dengan Network Analyzer, dengan frekuensi kerja sebesar 2,4 Ghz, menggunakan metode fractal sierpinski carpet
RANCANG BANGUNG ANTENA MIKROSTRIP RECTANGULAR PATCH DUAL ARRAY PADA FREKUENSI 2,4 GHZ Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Ahmad Imron Rosadi
TEKNOKRIS Vol 24 No 1 (2021): Jurnal Teknokris Edisi Juni
Publisher : Fakultas Teknik Unkris Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antena merupakan salah satu elemen penting didalam terselenggarannya hubungan komunikasi nirkabel antena 2 user atau lebih yang ingin berkomunikasi peranan antena sendiri tidak lepas dari perkembangan teknologi informasi, karena kini penggunaan antena tidak hanya terbatas pada komunikasi suara saja, tetapi sudah terintegrasi dengan komunikasi data. Penelitian ini merancang sebuah antena mikrostrip yang ukurannya standar dengan harga yang tidak terlalu mahal guna membantu masyarakat maupun mahasiswa dalam penggunaan antena yang lebih minimalis terutama pemakaian antena dengan antena array mikrostrip. Antena dirancang berdasarkan beberapa parameter yaitu lebar antena mikrostrip (W), panjang antena mikrostrip (L), panjang gelombang (λ), Konstanta dielektrik evektif ( reff), perpanjangan patch (∆L) dan gain dengan menggunakan perhitungan rumus kemudian melakukan simulasi dengan AWR 2009 dan melakukan pengukuran dengan Network Analyzer, dengan frekuensi kerja sebesar 2,4 Ghz, menggunakan metode fractal sierpinski carpet.
A double e-shape microstripe antenna design with proximity coupling techniques Lukman Medriavin Silalahi; Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Agus Dendi Rochendi
JURNAL INFOTEL Vol 13 No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v13i4.608

Abstract

Wireless technology is currently growing along with the increasing need for communication in society. This of course must be supported by better and more efficient device specifications, one of which is the antenna. Microstrip antenna is currently one type of antenna that is widely carried out by lecturers and students because of its shape that can be arranged in such a way that it is expected to be more efficient and practical. In this research, a Double E-shaped microstrip antenna with proximity coupling technique will be designed which will be applied in S-Band services. The S-Band service itself is in the 2-4 GHz frequency range which can serve broadband services. The initial stage of the design takes into account the dimensions of the antenna using the applicable formula to obtain suitable dimensions, then optimization of the feed slot and position of the letter E on the antenna patch uses Ansoft HFSS simulation to obtain the best optimization results. From the design results, it is expected to obtain a microstrip antenna in the form of Double E-shaped with Proximity Coupling technique with a working frequency of 2.5 GHz, a return loss of -18.573 dB, a bandwidth of 144 MHz, a VSWR of 1.265 and a gain of 5.8 dB with the results of the omnidirectional radiation pattern being met as expected.
Internet of Things Education Teaching and Learning Centre Harapan Bunda School Jakarta Lukman Medriavin Silalahi; Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Agus Dendi Rochendi
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i4.3862

Abstract

The DC (Domestic Cooperation) CS (Community Service) program proposes IoT (Internet of Things) training, which aims to educate trainees to get to know the latest internet-based technology supported by accompanying instructors in their fields of expertise based on the approach of published research results, especially in electrical engineering, and conduct educational counseling on variations and models to support IoT. The training participants were students at TLC (Teaching and Learning Centre) in Harapan Bunda, Jakarta. Initial observations showed the participants' interest in IoT technology, so the contribution is support for improving the quality of skilled labor to be aligned with industry needs. This CS method includes showing the results of scientific publications, providing IoT material, simple coding training, and simple practice. This CS activity is expected to make the participants able to understand the concept of IoT and practice the application of IoT in everyday life. The measurement of the percentage of training success is a satisfaction survey questionnaire. The CS activity resulted in a satisfaction percentage of 93%, and it was hoped that the CS program could be carried out regularly and be of benefit to students who need additional skills as a future provision.
SISTEM PELAPORAN INSPEKSI DAN PERAWATAN VENTEX EXPLOSION ISOLATION VALVE BERBASIS ANDROID Agung Yoke Basuki; Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Bagas Febryan Dwi Cahyo
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa Vol 29, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/tr.2024.v29i1.6651

Abstract

PT X ditunjuk sebagai perusahaan representatif untuk unit Ventex Explosion Isolation Valve dari Rico Sicherheitstechnik AG dalam melakukan aktivitas jasa inspeksi dan perawatan secara berkala. Akan tetapi karena sistem pelaporan masih dilakukan secara manual, maka sering terjadinya malfungsi yang akhirnya menyebabkan kerugian pada perusahan. Berdasarkan pelaporan pekerjaan inspeksi dan perawatan unit Ventex Explosion Isolation Valve pada salah satu pelanggan PT X sepanjang tahun 2020 – 2021, terdapat selisih waktu antara pekerjaan inspeksi dan perawatan dengan tanggal pelaporan pekerjaan tersebut sebesar 1 sampai dengan 7 hari.  Oleh karena itu, perlumya dilakukan pelaporan dengan waktu yang lebih singkat untuk mempercepat pengambilan keputusan terhadap tindakan selanjutnya, sehingga kerugian dapat diminimalisir. Penelitian ini membuat pelaporan otomatis hanya menggunakan smartphone dan menyimpan hasil laporan pada sistem database menggunakan Android Studio. Setelah diimplementasikan aplikasi pembuatan laporan inspeksi dan perawatan ventex otomatis, durasi pelaporan menjadi lebih efisien dan hanya membutuhkan waktu sekitar 2 – 3 menit. Pengiriman dan penerimaan notifikasi laporan inspeksi dan perawatan ventex menjadi lebih cepat dari yang minimal membutuhkan waktu sehari menjadi 3 – 4 menit. Hal ini terbukti berhasil meminimalisir waktu pelaporan menjadi jauh lebih signifikan dan kerugian yang disebabkan terlambatnya mengambil keputusan selanjutnya dapat ditekan.
RANCANG BANGUN ALAT LOGIN WINDOWS DENGAN e-KTP MENGGUNAKAN RFID READER MFRC-522 DAN CONTROLLER ARDUINO PRO MICRO: RANCANG BANGUN ALAT LOGIN WINDOWS DENGAN e-KTP MENGGUNAKAN RFID READER MFRC-522 DAN CONTROLLER ARDUINO PRO MICRO Heryanto Heryanto; Lukman Medriavin Silalahi; Imelda Uli Vistalina Simanjuntak
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v2i1.51

Abstract

Tujuan dari pembuatan alat ini adalah untuk merancang sistem keamanan komputer dengan autentifikasi e-KTP, mengetahui sistem keamanan komputer dan mengimplementasikan rancangan sistem alat ini pada sistem keamanan komputer. Rancang bangun alat login windows dengan e-KTP ini terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dari tahapan identifikasi kebutuhan, analisis kebutuhan, perancangan sistem, flowchart program, blok diagram, pembuatan alat, pengujian dan pengambilan data. Komponen utama yang digunakan sebagai kontrol utama adalah Arduino Pro Micro kemudian module RFID reader sebagai akses untuk pendeteksian e-KTP. Berdasarkan hasil pengujian, modul RFID dapat mendeteksi dengan jarak maksimum 1(satu) cm tanpa penghalang. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah didapatkan keamanan dalam melakukan login windows dengan menggabungkan RFID dengan Arduino Pro Micro. Adapun dengan penghalang berupa kertas, modul RFID ini dapat mendeteksi dengan jarak maximum 0.7 cm. Dan dengan penghalang berupa besi modul RFID ini tidak dapat mendeteksi sama sekali. Waktu (delay) respon pendeteksian pada modul RFID ini dapat mendeteksi dengan kecepatan 2(dua) detik. Hasil pengujian unjuk kerja sistem dapat bekerja sesuai dengan fungsi dan tujuanya
ANALISIS KINERJA JARINGAN FIBER TO THE HOME MENGGUNAKAN TEKNOLOGI 10-GIGABIT PASSIVE OPTICAL NETWORK DI JAKARTA BARAT Lukman Medriavin Silalahi; Retno Dwi Hapsari; Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Agus Dendi Rochendi
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v2i2.56

Abstract

Dewasa ini, keburuhan masyarakat akan layanan internet meningkat, faktor ini disebabkan karena kegiatan kerja dirumah ataupun sekolah dirumah sehingga internet menjadi kebutuhan utama. Riset ini mengangkat tentang analisa kinerja jaringan Fiber To The Home sepanjang 1,32 km dari Sentra-Telepon-Otomat (STO) Slipi ke Jalan Tali Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat menggunakan teknologi 10-Gigabit Passive Optical Network. Tujuan riset ini adalah mendapatkan desain jaringan fiber to the home kemudian simulasikan menggunakan peranti lunak Optisystem hingga didapatkan hasil performansi jaringan yang terbaik. Metode riset yang digunakan antara lain menghitung link power budget, rise time budget dan Bit Error Rate (BER). Hasil perhitungan menyatakan kelayakan jaringan link power budget berkisar antara -22,367 dBm hingga -22,485 dBm. Hasil simulasi Optisystem diperoleh nilai antara -16,191 dBm hingga -16,310 dBm dan hasil pengukuran di lapangan diperoleh nilai antara -14,55 dBm hingga -15,00 dBm. Hasil ini memenuhi standar kelayakan jaringan PT. Telkom sebesar ≥ -28 dBm. Pada rise time budget diperoleh nilai 49,60 ps sampai 49,67 ps pada tipe persinyalan Non-Return-to-Zero (NRZ), artinya hasil tersebut layak karena nilainya lebih kecil 70% dari nilai rise time perangkat saat periode bit Non-Return-to-Zero (NRZ). Untuk Bit Error Rate (BER) diperoleh nilai sebesar 3,11145 x 10-52, hasil ini memenuhi standar kelayakan jaringan yang telah ditetapkan sebesar 10-9. Kesimpulan riset ini menunjukkan bahwa jaringan Fiber to the Home (FTTH) ini layak untuk beroperasi.
RANCANG BANGUN ANTENA MIKROSTRIP PATCH SEGITIGA ARRAY UNTUK MENINGKATKAN LEBAR PITA MENGGUNAKAN TEKNIK DEFECTED GROUND STRUCTURE Agus Dendi Rochendi; Lukman Medriavin Silalahi; Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Fauziah Anggini
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v2i2.57

Abstract

Antena mikrostrip memiliki banyak variasi bentuk patch peradiasi yang berbeda-beda, salah satunya adalah bentuk segitiga sama sisi. Antena jenis ini memiliki sifat pola radiasi directional. Riset ini akan melakukan perancangan sebuah antena mikrostrip berbentuk triangular array menggunakan teknik Defected Ground Structure. Software yang diperlukan untuk merancang antena ini adalah CST Studio. Parameter yang digunakan antara lain VSWR, return loss, bandwidth, gain, dan bentuk pola radiasi akan dianalisa dengan metode perbandingan antara hasil simulasi dengan hasil fabrikasi. Sehingga dapat dianalisa pengaruh teknik DGS terhadap mikrostrip berbentuk patch triangular array pada frekuensi 5.8 GHz ini dapat memperbaiki karakteristik pada antena. Dari hasil pengukuran yang telah dilakukan antara lain, berdasarkan hasil fabrikasi antena didapatkan return loss sebesar -26.448, VSWR 1.1, bandwidth 242 MHz dan gain 3.4 dB. Sedangkan hasil simulasi didapatkan nilai return loss sebesar -15.90, VSWR 1.381, bandwidth 335 MHz dan gain sebesar 5.593 dB. Dimana pada hasil keseluruhan antara simulasi dan fabrikasi dapat simpulkan bahwa antena mikrostrip patch triangular array dengan metode Defected Ground Structure masih dalam range spesifikasi antena yang baik.
Design An Infant Warmer With Android-Based Temperature Monitoring: Design An Infant Warmer With Android-Based Temperature Monitoring Lukman Medriavin Silalahi; Gunawan Osman; Freddy Artadima Silaban; Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Agus Dendi Rochendi
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v3i2.86

Abstract

Infant Warmer design testing or calibration with Android-based Temperature Monitoring is highly dependent on infant warmer modeling equipped with a microcontroller-based APGAR timer using 2 modes (water mode and skin mode) the timer can be activated by sound. The purpose of this research is to design an infant warmer tool with an Android-based temperature monitoring system using a research method consisting of several stages including the required voltage supply of AC 220V and dc voltage supply required by 5V, temperature setting in this Infant Warmer Design tool using temperature settings 36 - 37 °C , an effective distance of 8 meters of temperature monitoring, and a display on LCD devices and android apps. The result of this research is an infant warmer design module with Android-based monitoring and temperature monitoring with the application can work according to its function. The correction value measured in the temperature test was 33 °C at 0.16 °C, the temperature was 35 °C at 0.085 °C, the temperature was 37 °C at 0.1 °C, so the prototype could still be used. The relative percentage of errors is 0.2 % - 0.4% .from the comparison between kalibtor incu analyzer tools.