Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Maarif

Jimpitan: Filantropi Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia Syihaabul Hudaa; Royan Nur Fahmi
MAARIF Vol 16 No 2 (2021): Islam, Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v16i2.151

Abstract

Pandemi membuat keadaan ekonomi masyarakat Indonesia kian terpuruk. Hal ini diperparah dengan pengurangan pekerja yang terjadi di beberapa perusahaan. Namun, dalam Islam wabah bukanlah suatu hal yang baru ada belakangan ini. Islam memberikan solusi atas wabah yang terjadi dan lokalitas masyarakat pun mengaplikasikannya dalam pelbagai macam budaya yang ada. Tujuan penulisan artikel ini untuk membahas tradisi masyarakat Jawa yaitu jimpitan sebagai bentuk filantropi kearifan lokal masyarakat Jawa. Tradisi ini berkaitan erat dengan konsep filantropi yang ada secara aksiologi. Masyarakat Jawa telah melestarikan budaya kedermawanan, keramahan hati, dan sumbangan sosial. Artikel ini merupakan studi kepustakaan yang termasuk ke dalam kajian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini merupakan riset terkait filantropi dan tradisi jimpitan yang ada di masyarakat Jawa. Sumber data yang diperoleh kemudian dicatat, dikelompokkan, dan dianalisis oleh peneliti. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, tradisi jimpitan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, hasil yang didapatkan digunakan untuk perbaikan fasilitas desa.
Jimpitan: Filantropi Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia Syihaabul Hudaa; Royan Nur Fahmi
MAARIF Vol 16 No 2 (2021): Islam, Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v16i2.151

Abstract

Pandemi membuat keadaan ekonomi masyarakat Indonesia kian terpuruk. Hal ini diperparah dengan pengurangan pekerja yang terjadi di beberapa perusahaan. Namun, dalam Islam wabah bukanlah suatu hal yang baru ada belakangan ini. Islam memberikan solusi atas wabah yang terjadi dan lokalitas masyarakat pun mengaplikasikannya dalam pelbagai macam budaya yang ada. Tujuan penulisan artikel ini untuk membahas tradisi masyarakat Jawa yaitu jimpitan sebagai bentuk filantropi kearifan lokal masyarakat Jawa. Tradisi ini berkaitan erat dengan konsep filantropi yang ada secara aksiologi. Masyarakat Jawa telah melestarikan budaya kedermawanan, keramahan hati, dan sumbangan sosial. Artikel ini merupakan studi kepustakaan yang termasuk ke dalam kajian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini merupakan riset terkait filantropi dan tradisi jimpitan yang ada di masyarakat Jawa. Sumber data yang diperoleh kemudian dicatat, dikelompokkan, dan dianalisis oleh peneliti. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, tradisi jimpitan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, hasil yang didapatkan digunakan untuk perbaikan fasilitas desa.
Pesan Dakwah Hijrah Influencer untuk Kalangan Muda di Media Sosial Syihaabul Hudaa; Nuryani; Bambang Sumadyo
MAARIF Vol 17 No 2 (2022): Fenomena Hijrah Generasi Milenial (Kontestasi Narasi-Narasi Agama di Ruang Publi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i2.198

Abstract

Sejak pandemi melanda dunia, penutupan tempat ibadah dan fasilitas umum dilakukan pemerintah untuk meminimalisasi penyebaran virus covid-19. Sebagai upaya penyebaran dakwah, media sosial menjadi tempat yang efektif untuk menyebarkan syiar Islam. Beberapa influencer pun banyak memberikan tausiah yang menginterpretasikan dakwah melalui unggahan akun media sosialnya. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji pesan dakwah hijrah yang dilakukan influencer di media sosial untuk kalangan muda. Beberapa media sosial yang menjadi objek penelitian peneliti yaitu akun Instagram milik selebgram, artis, dan lainnya. Selain Instagram, peneliti pun menelaah konten milik YouTuber/TikToker Majelis Nurul Legend yang sering membagikan pesan dakwah saat main game. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisis isi. Data dalam penelitian ini diambil dari media sosial dengan teknik analisis dan pencatatan. Kemudian, data yang diperoleh dianalisis menggunakan teori Norman Fairclough tiga dimensi: mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tren hijrah di kalangan selebritas membawa perubahan yang signifikan di masyarakat. Media sebagai penyebar informasi menyebarkan fenomena hijrah secara eksplisit dengan tujuan masyarakat mudah memahami pesan yang disampaikan. Selain itu, bentuk dakwah pun dalam era digital dapat dilakukan melalui permainan yang banyak dimainkan generasi milenial.