Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Kearifan Lokal dalam Novel Burung Kayu Karya Nidurparas Erlang dan Relavansinya sebagai Bahan Ajar Sekolah Menengah Atas Adelia Nurfitri Aji; Sahlan Mujtaba; M. Januar Ibnu Adham
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.1239

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kata lokal yang seringkali dilabeli dengan makna kecil, rendah atau tertinggal. Kebijakan lokal, pengetahuan tradisonal, hukum adat juga tidak sedikit termarjinalkan dan dianggap tertinggal. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk kearifan lokal yang terdapat di dalam novel dan mengkaji kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Penelitian sederhana ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan proses orientasi, reduksi dan berakhir pada tahap seleksi. Proses pencarian data dengan cara teknik baca serta teknik catat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Maka dapat diperoleh dengan cara menganalisis, mendeskripsikan, dan mengeksplorasi hasil temuan bahwa novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang memuat enam dimensi kearifan lokal dari Suku Mentawai, di antaranya: dimensi keahlian lokal, dimensi pengetahuan lokal, dimensi mekanisme pengambilan keputusan lokal, dimensi sumber daya alam lokal, dimensi nilai lokal, dimensi pengetahuan lokal dan kaitannya dengan bahan ajar novel dengan KD 3.9 silabus kelas XII SMA terkait isi dan kebahasaan dalam novel.
Perbandingan Cerita Rakyat Danau Toba dengan Cerita Rakyat Tsuru No Ongaeshi: Pendekatan Struktural Yulia Kharisma Sarie; Sahlan Mutjaba; M. Januar Ibnu Adham3
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.395 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbandingan cerita rakyat Indonesia dan Jepang dengan menggunakan pendekatan struktural genetik. Cerita rakyat diperbandingkan terdiri dua cerita asal Indonesia dan Jepang yaitu Cerita Rakyat Danau Toba dan Cerita Rakyat Tsuru No Ongaeshi. Pendekatan struktural genetik menganalisis struktur cerita dan membandingkannya dengan menggunakan unsur instrinsik dan ekstrinsik pada masing-masing cerita . Hasilnya yaitu terdapat beberapa persamaan dan perbedaanya cerita dari Indonesia maupun Jepang contohnya alur dalam cerita menggunakan alur maju, latarnya sama-sama di rumah lalu, perbedaannya cerita rakyat danau toba mempunyai 2 tokoh pemuda bernama Toba dengan Ikan Mas, lalu cerita Tsuru No Ongaeshi mempunyai 3 tokoh yaitu kakek, nenek dan seekor burung soang yang menjalma sebagai putri yang dikutik. Lalu, beramanat tentang tidak boleh menyia-menyiakan kepercayaan orang lain serta mengingkari janji yang telah kita buat sedangkan cerita rakyat Tsuru No Ongaeshi tentang jangan meremehkan balas budi seseorang maka akan tahu akibatnya, seseorang yang telah berjanji akan berbalas budi namun dikecewakan tidak akan percaya lagi pada orang itu.
Citra Perempuan Dalam Puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti Serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Di SMA Yola Dwi Aprilliah; Sahlan Mujtaba; M. Januar Ibnu Adham
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.545 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v6i1.432

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif-kualitatif-analitis. Data puisi bersifat kualitatif sehingga penjelasannya dijabarkan dalam bentuk deskripsi dan uraian. Deskripsi tersebut didapatkan melalui analisis terhadap puisi sehingga terbentuk pemahaman dan kejelasan. Langkah terakhir dalam penelitian ini ialah pengambilan kesimpulan. Kesimpulan diambil setelah dilakukan pembahasan menyeluruh mengenai aspek-aspek yang diteliti pada kumpulan puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Pada kumpulan puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti terdapat 3 citra perempuan yaitu citra fisik yang merupakan ciri fisik perempuan berupa ciri biologis, citra psikis yang melihat unsur psikologis dari kaum perempuan, dan citra sosial yang melihat bagaimana seorang terlihat dalam kehidupan masyarakat; (2) Kumpulan puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti dapat dijadikan sebagai bahan ajar puisi di Sekolah Menengah Atas, khususnya KD 3 (Mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca); KD 3.17 (Menganalisis unsur pembangun Puisi).
Proyek Art Citizenship sebagai Representasi Pengetahuan, Sikap dan Partisipasi Kewarganegaraan Januar Ibnu Adham; Prasetyo Adi Nugroho
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2 - Desember 2018
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.199 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v3i2.2942

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan upaya guru dan peserta didik mempraktikan karakteristik warga Negara yang baik, sebagaimana paradigma pembentukan civic intelligence, civic responsibility, dan civic participation pada pembelajaran PPKn sebagaimana tradisi sosial studies tought as citizenship transmission. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan metode classroom action research. Proses pengumpulan data merujuk pada Kemmis dan Taggart yaitu Plan, Act & Observe, dan Reflect serta teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta didik menampilkan kemampuan dalam aspek intelligence, responsibility, dan participation as citizenship dengan membentuk representasi karya poster yang able to create, having or showing imagination and artistic or intellectual inventiveness (creative writing), dan stimulating the imagination and inventive powers. Poster sebagai art citizenship meruapakan hasil dialektika antara sosialisasi dengan eksternalisasi dan objektivasi. Poster art citizenship merupakan representasi insan kreatif yang memiliki kemampuan mengartikulasikan makna secara individual dan sosial, memiliki kebebasan memilih, dan menentukan cara maupun tujuan bertindak. Oleh karena itu poster tersebut merupakan sebuah realitas sosial yang dibentuk secara konstruktif oleh beberapa peserta didik pada masing-masing kelompok.. Proses pembuatan poster termasuk dalam proses konstruksi pengetahuan yang melibatkan pengembangan logika deduktif-induktif-hipotesis-verifikasi.
Masalah Sosial Dalam Kumpulan Cerpen Riwayat Negeri Yang Haru Cerpen Kompas Pilihan 1980-1990 Ika Wijayanti; Dian Hartati; M. Januar Ibnu Adham
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.4483

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan masalah sosial dalam kumpulan cerpen Riwayat Negeri yang Haru Cerpen Kompas Pilihan 1980-1990. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif analitik. Sumber data yang digunakan pada penelitian yaitu kumpulan cerpen Riwayat Negeri yang Haru Cerpen Kompas Pilihan 1980-1990, terdiri dari sepuluh bab yang diterbitkan oleh Media Kompas Nusantara. Jakarta pada tahun 2019. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kumpulan cerpen Riwayat Negeri yang Haru Cerpen Kompas Pilihan 1980-1990 terdapat masalah sosial yaitu: (1) kemiskinan, (2) kejahatan, (3) disorganisasi keluarga, (4) masalah generasi muda, dan (5) masyarakat modern.
Analisis Gaya Bahasa dan Pola Sintaksis Pada Slogan Iklan Makanan di Televisi Maulana Hasan Sadzili; M. Januar Ibnu Adham; Slamet Triyadi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1456

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa pada slogan iklan makanan di televisi, mendeskripsikan pola sintaksis yang digunakan pada slogan iklan makanan di televisi, dan merekomendasikan hasil analisis terhadap bahan ajar materi teks iklan, slogan, dan poster di SMP kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik simak dan teknik lanjutan catat. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya bahasa yang paling banyak digunakan pada slogan iklan makanan di televisi (RCTI, GTV, dan MNCTV) per edisi Juli 2020 adalah gaya bahasa asonansi. Kemudian, pola sintaksis yang paling banyak digunakan adalah dengan menggunakan pola sintaksis kalimat tunggal atau sederhana, pola tersebut berkontruksi subjek (S) + predikat (P). Rekomendasi analisis berupa bahan ajar. Manfaat menganalisis gaya bahasa pada iklan tersebut secara nialai ekonomis dapat mengetahui kevariasian bahasa dan dapat menarik minat beli konsumen.
Unsur Intrinsik Cerpen dalam Portal Berita Online serta Relevansinya sebagai Materi Ajar Sastra di SMA Devi Damayanti; Sahlan Mujtaba; Muhammad Januar Ibnu Adham
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1813

Abstract

Salah satu kegiatan pembelajaran sastra di sekolah yaitu berupa kegiatan menganalisis unsur intrinsik. Mengkaji unsur intrinsik yang terkandung di dalam karya sastra dapat membantu peserta didik dalam memaknai kehidupan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan unsur intrinsik yang terkandung pada kelima cerpen portal berita online Jawa Pos edisi November dan Desember 2020 serta melihat relevansinya sebagai materi pembelajaran sastra di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan deskriptif analitik dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa naskah kelima cerpen yang diunggah dalam portal berita online Jawa Pos. Melalui naskah tersebut data-data dikumpulkan dan dikualifikasi. Simpulan penelitian ini ialah: 1) Unsur intrinsik yang terkandung dalam kelima cerpen portal berita online Jawa Pos edisi November dan Desember 2020 meliputi tema, penokohan, latar, dan sudut pandang, dan 2) Kelima cerpen dalam portal berita online Jawa Pos edisi November dan Desember 2020 relevan dijadikan sebagai rujukan dalam kegiatan penyampaian materi ajar di sekolah.
Unsur Retorika Pada Novelet Wesel Pos Karya Ratih Kumala serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar SMK Anah Mulyanah; Sahlan Mujtaba; M. Januar Ibnu Adham
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1835

Abstract

Jenis karya sastra sangat beragam, salah satunya novel. Novel ditulis dengan karakter penulisan dan penyampaian yang khas sehingga diperlukan pengungkapan bahasa sebagai instrumen dalam berkomunikasi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur retorika pada novelet Wesel Pos karya Ratih Kumala dan relevansinya sebagai bahan ajar di Sekolah Menengah Kejuruan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya berupa novelet Wesel Pos Karya Ratih Kumala yang menggambarkan realitas sosial kota Jakarta. Pengisahannya menggunakan gaya bahasa atau unsur retorika yang menarik untuk diperbincangkan. Unsur retorika yang terkandung pada novelet Wesel Pos karya Ratih Kumala terbagi menjadi tiga bagian yaitu pemajasan, penyiasatan struktur dan citraan. Pemajasan terdiri dari majas retorika, majas metafora, majas metonimia, dan majas sarkasme. Penyiasatan struktur terdiri dari repetisi dan paralelisme. Sedangkan citraan terdiri dari citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan gerak, citraan rabaan dan penciuman. Ketiga unsur tersebut menjadi ciri khas pengarang menggambarkan cerita pada sebuah karya sastra. Hal ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar yang dapat diimplementasikan untuk Sekolah Menengah Kejuruan dengan KD. Menganalisis Isi dan Kebahasaan.
ASPEK PRAGMATIK DALAM WACANA HUMOR STAND UP COMEDY INDONESIA SEASON 7 DI KOMPAS TV Dini Indriani Pauziah; M. Januar Ibnu Adham; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v12i2.41047

Abstract

Kritik terhadap fenomena sosial yang ada di masyarakat dapat disampaikan melalui humor dengan media stand up comedy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik penciptaan humor dan fungsi humor dalam wacana humor Stand Up Comedy Indonesia Season 7 di Kompas TV. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mencapai tujuan tersebut, sedangkan data penelitiannya adalah wacana humor Stand Up Comedy Indonesia Season 7 pada show 17. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan teknik transkripsi. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan empat aspek semantik dalam teknik penciptaan humor dan tiga fungsi humor. Empat aspek teknik penciptaan humor diantaranya adalah praanggapan, implikatur yang meliputi maksim kuantitas; maksim kualitas; maksim relevansi; dan maksim cara; pertuturan, dan dunia kemungkinan. Fungsi humor yang ditemukan adalah hiburan, pendidikan, dan kritik sosial.
HOAKS WAJAH MORAL KITA M. Januar Ibnu Adham
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 2: Juli 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.817 KB)

Abstract

This research is intended to untangle hoax in the lens microscopic of moral as representation of our face. The researchers employed qualitative descriptive. To collect data, the researchers utilised interview and documentation. Result and discussion in this research showed that all the participants who have involved in this research comprehended about hoax terminology. Only most of them who have checked the validity about the news. Critical thinking is a panacea to test a news which is acquired. Hoax is amoral attitude. As a common, all the participant believes national media did not create a hoax for certain reason. As a result, critical literacy to audiences must be implemented by sustainable in order that the they think critically and they have knowledge to distinguish a hoax or not.