Yulius Duma
Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Dan Perikanan, Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta KM. 9, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia, 94148

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Population Dynamics and Birth Type of Palu Sheep in Mantikulore Sub-District Palu City: Dinamika Populasi dan Tipe Kelahiran Domba Palu di Kecamatan Mantikulore Kota Palu Mangun, Mardiah; Malewa, Amiruddin Dg.; Riyanti, Dina Fivi; Duma, Yulius; Mumu, Muhamad Ilyas; Indriani, Indriani
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i1.2024.34-42

Abstract

Domba Palu merupakan rumpun domba lokal Indonesia berasal dari domba Kirmani dari Persia yang dikembangkan secara turun temurun dimulai pada abad ke-18 sehingga menjadi kekayaan sumber daya genetik ternak lokal Indonesia. Sejauh ini evaluasi pengembangan ternak domba Palu masih jarang dilakukan sehingga diperlukan penelitian perkembangbiakan yang bertujuan untuk menganalisis dinamika populasi dan tipe kelahiran domba Palu di Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Penelitian dilaksanakan diempat kelurahan yang berada di Kecamatan Mantikulore yaitu kelurahan Kawatuna, Poboya, Talise Valangguni, dan Layana Indah pada bulan Juni 2023. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling. Untuk menentukan sampel, digunakan metode non probability sampling berupa accidental sampling. Pengumpulan data yang dibutuhkan dalam penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh, dianalisis secara deskriptif. Variabel yang diamati adalah angka pemasukan ternak (angka kelahiran, pembelian, dan bantuan), angka pengeluaran ternak (angka kematian, penjualan, dan pemotongan), natural increase, dan tipe kelahiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kelahiran berdasarkan  induk sebesar 58.97% dan berdasarkan total populasi 32.48%, persentase kematian sebesar 5.76%, penjualan 4.12%, pemotongan sebesar 0.82%, natural increase 26.72% dan tipe kelahiran domba Palu adalah kelahiran tunggal.
Evaluation of the Artificial Insemination of Bali Cows in North Mori District, North Morowali Regency: Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara Tanari, Mobius; Rusiyantono, Yohan; Duma, Yulius; Mangun, Mardiah; Landopu, Nansi Noviani
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.42-49

Abstract

Evaluasi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan penilaian dalam pelaksanaan inseminasi buatan yang merupakan salah satu teknologi yang tepat guna dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas Sapi Bali dan mampu meningkatkan mutu genetik dari ternak sapi Bali. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Mori Utara kabupaten Morowali Utara tahun 2022. Metode penelitian menggunakan metode survey berdasarkan data sekunder dan data primer melalui wawancara. Data sekunder diperoleh dari Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Daerah Kabupaten Morowali Utara, dan wawancara dilakukan melalui kuisioner yang sudah dibuat. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sapi Bali sebanyak 130 ekor. Penentuan lokasi penelitian secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan ternak  yang sudah pernah dilakukan IB dan yang terdapat di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai service per conception(S/C) rata-rata 1,38 ± 0,13, Conception Rate 66,89 ± 9,77%, angka Kelahiran Rate 66,89 ± 9,77% dan  angka kematian anak 6,20% Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan inseminasi buatan di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara masuk dalam kategori baik.empedu 0,72 ml/ekor, berat ventrikulus 21,9 g/ekor, dan berat usus halus 25,3 g/ekor.