Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Gambaran Self Management Pasien Beresiko Stroke Dengan Pendekatan Teori Konservasi Myra Estrin Levine Di Wilayah Dukuh Tempuran Dusun Cangkring Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Vela Purnamasari; Nove Lestari; Dewi Retno Asmaul Nafita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2091

Abstract

Penyakit – penyakit seperti hiperkolesterol, hiperglikemi, hipertensi, asam urat tinggi, kebiasaan merokok, penyakit jantung dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke. Apabila pasien mengeluh dengan kondisi tersebut mengakibatkan penurunan fungsi tubuh yang signifikan. Dengan kondisi tersebut perlunya self management pada penderita stroke untuk melakukan perawatan diri mandiri agar dapat mempertahankan kesehatan dan mencegah komplikasi pasien berisiko stroke. Kondisi ini sesuai dengan teori konservasi Myra Estrin Levine bertujuan menjaga konservasi energi, integritas struktural, pribadi, dan sosial. Penelitian bertujuan mengidentifikasi gambaran self management pasien berisiko stroke dengan pendekatan teori konservasi Myra Estrin Levine. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan populasi dan sampel seluruh pasien berisiko stroke di Posyandu Lansia Dukuh Tempuran Dusun Cangkring, Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, sebanyak 35 responden diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan di wilayah Posyandu Lansia pada bulan april 2025. Variabel penelitian adalah self management pasien berisiko stroke dengan instrumen kuesioner. Data dianalisis menggunakan rumus persentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden, sebagian besar yaitu 22 responden (63%) memiliki self management cukup, hampir setengah yaitu 12 responden (34%) memiliki self management baik, dan sebagian kecil yaitu 1 responden (3%) memiliki self management kurang. Self management pasien berisiko stroke dipengaruhi faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, status pernikahan, keberadaan orang terdekat di rumah, keaktifan dalam posyandu lansia, serta paparan informasi tentang manajemen diri. Hasil penelitian diharapkan menjadi informasi bagi pasien berisiko stroke dalam meningkatkan manajemen diri, serta referensi bagi tenaga kesehatan dan institusi pendidikan dalam penerapan teori konservasi Myra Estrin Levine. Responden diharapkan menerapkan pola hidup sehat seperti makan bergizi, rutin berolahraga, dan menghindari merokok untuk menurunkan risiko komplikasi stroke.
Evaluasi Efektivitas PDRN Cream dalam Perbaikan Elastisitas Kulit dan Proses Penyembuhan Luka dengan Mempertimbangkan Aspek Yuridis Uji Klinis di Indonesia Nove Lestari
Equality: Law and Social Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas krim Polydeoxyribonucleotide (PDRN) dalam meningkatkan elastisitas kulit dan mempercepat proses penyembuhan luka, dengan mempertimbangkan aspek yuridis uji klinis di Indonesia. PDRN, senyawa bioaktif yang dikenal merangsang regenerasi jaringan, diuji melalui uji klinis terkontrol pada subjek dengan kondisi kulit yang membutuhkan perbaikan elastisitas atau penyembuhan luka. Penelitian menggunakan desain eksperimental acak dengan kelompok kontrol plasebo, melibatkan 100 partisipan selama 12 minggu. Parameter yang diukur meliputi elastisitas kulit (diukur dengan cutometer), tingkat penyembuhan luka (skala klinis), dan efek samping. Hasil menunjukkan bahwa krim PDRN secara signifikan meningkatkan elastisitas kulit sebesar 25% (p<0,05) dan mempercepat penyembuhan luka hingga 30% dibandingkan kelompok plasebo. Dari aspek yuridis, uji klinis mematuhi regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta pedoman etik Komisi Etik Penelitian Kesehatan. Tidak ada pelanggaran hukum atau etika yang ditemukan selama proses uji klinis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa krim PDRN efektif dan aman untuk perbaikan kulit, dengan kepatuhan penuh terhadap regulasi di Indonesia, memberikan landasan kuat untuk aplikasi klinis lebih lanjut.