Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KESETARAAN GENDER DAN KETERKAITANNYA DENGAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT DI INDONESIA: STUDI KASUS KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU, JAWA TIMUR Ismu Rini Dwi Ari; Budi Soegiarto Waloejo; Septiana Hariyani
Jurnal Pengembangan Kota Vol 10, No 1: Juli 2022
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.887 KB) | DOI: 10.14710/jpk.10.1.23-35

Abstract

Kesetaraan gender masuk dalam pilar nomor 5 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, sebagai salah satu pendekatan komprehensif untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat di suatu wilayah. Tujuan utama penelitian ini untuk menyelidiki keterkaitan antara nilai kesetaraan gender dengan ikatan sosial dalam masyarakat, guna menyusun rekomendasi kebijakan publik dalam pengentasan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan metode analisis yaitu mengukur kesetaraan gender (Gender Inequality Index) dan mengukur dua indeks modal sosial (rate of participation dan kepadatan), dimana sampel penelitian dibedakan menjadi sampel rumah tangga miskin dan tidak miskin yang terbagi secara proporsional pada total 330 responden. Temuan hasil analisis menunjukan bahwa rumah tangga miskin memiliki indeks ketimpangan gender yang lebih tinggi daripada rumah tangga tidak miskin, dan rumah tangga miskin memiliki ikatan sosial yang lebih rendah dibandingkan rumah tangga tidak miskin. Hal Ini menyiratkan bahwa masyarakat dengan kesetaraan gender yang baik, dan ikatan sosial yang kuat melalui afiliasi anggota masyarakat dengan lembaga eksisting dapat memberikan peluang lebih besar untuk terwujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih tinggi. Kesimpulannya, penguatan ikatan sosial di antara anggota masyarakat dapat memperluas perspektif masyarakat tentang betapa pentingnya kesetaraan gender sebagai bagian dari tindakan mereka untuk mengatasi kemiskinan.
EVALUASI KINERJA PARKIR GUNA MENDUKUNG PENERAPAN PARK AND RIDE DI STASIUN SIDOARJO Sara Irawati; Imma Widyawati Agustin; Ismu Rini Dwi Ari
Jurnal Pengembangan Kota Vol 10, No 1: Juli 2022
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3494.976 KB) | DOI: 10.14710/jpk.10.1.104-117

Abstract

Park and Ride merupakan salah satu bentuk Transportation Demand Management (TDM) berupa penyediaan fasilitas parkir yang bertujuan untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum dan memenuhi kebutuhan pergerakan penglaju karena berfungsi sebagai penghubung antara pusat kota dengan wilayah sub-urban dengan keterbatasan jaringan transportasi umum. Stasiun Sidoarjo sebagai stasiun asal terbesar di Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu lokasi yang direkomendasikan untuk pengembangan fasilitas Park and Ride. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja parkir di Stasiun Sidoarjo, baik kinerja operasional dan pelayanan menggunakan analisis kinerja parkir dan model kano, serta menyusun prioritas rekomendasi perencanaan parkir di Stasiun Sidoarjo menggunakan Analytical Hierarchy Process. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 100 pengguna parkir Stasiun Sidoarjo dan 11 responden ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fasilitas parkir Stasiun Sidoarjo masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan guna mendukung 
PENERAPAN KAWASAN BERORIENTASI TRANSIT DI KAWASAN TRANSIT BLOK M, JAKARTA SELATAN Pradamas Gifarry; Ismu Rini Dwi Ari; Nailah Firdausiyah
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2022.014.02.3

Abstract

Blok M merupakan kawasan komersial yang terletak dekat pusat kota Jakarta. Guna lahan yang didominasi oleh perdagangan dan jasa, serta telah dilalui oleh moda angkutan umum seperti BRT dan MRT, membuat Blok M merupakan kawasan yang potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan TOD. Hal ini juga tertuang di dalam RDTR DKI Jakarta dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 55/2020. Namun, masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi untuk menuju Kawasan Blok M dan menyebabkan kemacetan. Kecepatan rata-rata di 2 jalan utama (Panglima Polim dan Iskandarsyah Raya) kurang dari 30 km/jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesesuaian Kawasan TOD Blok M berdasarkan ITDP TOD Standard 3.0 dan Permen ATR No. 16/2017. Penelitian dilakukan berdasarkan empat aspek, yaitu campuran dan keragaman pemanfaatan ruang, perencanaan kawasan yang ramah, penunjang kehidupan kawasan TOD serta transit, yang masing-masing dibagi lagi ke dalam variabel-variabel dengan standardnya masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan jika tingkat kesesuaian kawasan TOD Blok M adalah 52,4% untuk Blok 1, 42,8% untuk Blok 2 dan 66,6% untuk Blok 3. Aspek perencanaan kawasan yang ramah yang berhubungan dengan variabel jalur pejalan kaki dan pesepeda menjadi aspek dengan nilai terendah di seluruh blok. Sementara itu, aspek transit mendapatkan nilai tertinggi. Secara umum, Kawasan TOD Blok M membutuhkan pengembangan dari aspek koneksi titik transit dengan bangunan, infrastruktur pejalan kaki, infrastruktur kendaraan tidak bermotor serta intensitas bangunan yang akan dirumuskan dengan analytical hierarchy process (AHP). Kata Kunci : Analytical Hierarchy Process, kawasan Blok M, kesesuaian kawasan TOD, transit-oriented development.
Pemanenan Air Hujan Sebagai Alternatif Pemenuhan Akses Air Baku Air Bersih di Kabupaten Trenggalek Mukti Imron Rosadi; Septiana Hariyani; Ismu Rini Dwi Ari
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6495

Abstract

Akses air secara layak di Kabupaten Trenggalek masih belum seluruhnya dapat terpenuhi, salah satu penyebabnya adalah banyak daerah yang tidak bisa mengakses air bersih akibat mengalami kekeringan di musim kemarau. Pemanenan air hujan (PAH) menjadi salah satu alternatif sumber air baku mengingat curah hujan rata-rata di Kabupaten Trenggalek cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi PAH bisa menjadi alternatif sumber air baku untuk air bersih di Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan dalam menentukan volume PAH adalah menggunakan analisis IDW dan overlay untuk menentukan curah hujan wilayah di desa kekeringan. Curah hujan terendah di desa kekeringan yang akan digunakan untuk perhitungan dalam PAH. Perhitungan intensitas hujan juga dilakukan untuk memperoleh dimensi komponen PAH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan terendah di desa kekeringan adalah berada di Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari. PAH dengan nilai curah hujan ini ternyata hanya mampu memenuhi kebutuhan air selama10 bulan, tetapi hal ini sudah dapat memenuhi kebutuhan selama musim kemarau.
How much parking space is needed for park and ride facilities to support sustainable infrastructure Agustin, Imma Widyawati; Dwi Ari, Ismu Rini; Waloejo, Budi Sugiarto; Hariyani, Septiana; Irawati, Sara
JOURNAL OF SOCIOECONOMICS AND DEVELOPMENT Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Publisher of Widyagama University of Malang (UWG Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jsed.v6i1.4146

Abstract

Park and ride (PR)is the right strategy to overcome transportation problems in metropolitan cities with high mobility levels to realize smart mobility. The three main goals of PR are to reduce congestion levels, increase public transportation use, and improve urban space quality. The provision of parking capacity is one of the success factors in the planning of the PR facility. Therefore it is necessary to calculate the parking space requirement in PR. The research was conducted at Sidoarjo Station, the most significant origin station in Sidoarjo Regency, and a recommended PR location. This study aims to calculate parking space requirements and facilities for the existing conditions and projections when PR operates. Data were collected through primary surveys in the form of observations on parking characteristics at Sidoarjo Station and secondary surveys in literature studies. The results of the study indicate that the existing condition of the parking facility at Sidoarjo Station has exceeded the parking capacity, so to accommodate the need for parking space, it is necessary to increase the parking area of 96 m2 in the existing condition up to 413 m2 or 5,923 m2 for the next ten years.JEL Classification L91; O18; R41
Social Capital for Access To Clean Water in Rural Area Alfiah, Rindang; Dwi Ari, Ismu Rini; Hariyani, Septiana
International Journal of Social and Local Economic Governance Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Service, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijleg.2020.006.01.2

Abstract

Nowadays, access to drinking water services in Indonesia still not on SDG's target where 100% of society should have access to clean water. Based on data from the ministry of public works and public housing (2015), there are only 59,7 percent of Indonesians receiving piped water access through the Indonesian regional water utility company (PDAM) and only 7,474 villages (from 72.944 villages) have been supported to establish community-based organizations (HIPPAM) to manage local water supply services. Sumberrejo village is one of the villages which can manage water by establishing HIPPAM. Therefore, it is necessary to know the social capital through the social structure of Sumberrejo society. The aim of this research is to trace the social capital in Sumberrejo village through the community participation so that HIPPAM Tirta Buana can be formed. This research use SNA (Social Network Analysis) as a method to know the social network of society which is measured by density, centrality and participation level. From the calculation of SNA can be seen that the value of density, centrality, and level of community participation in Sumberrejo village is good. The bonds formed from the HIPPAM community are strong. The result of this research can be concluded that the existing social capital is a bonding social capital which can be developed by utilizing actors with high centrality value in order to deliver information related to clean water.
COMMUNITY PARTICIPATION IN THE IRRIGATION NETWORK DEVELOPMENT AND MANAGEMENT PROGRAM IN THE NGULANAN VILLAGE AREA OF DANDER DISTRICT Monly, Lusiana; Ari, Ismu Rini Dwi; Usman, Fadly
Journal of Environmental Engineering and Sustainable Technology Vol 11, No 01 (2024)
Publisher : Directorate of Research and Community Service (DRPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jeest.2024.011.01.7

Abstract

This research uses logic model analysis to evaluate the effectiveness of the HIPPA Program (Productive and Safe Rural Irrigation Revitalization Program) in Ngulanan Village. The main objectives of the research are to assess the program's compliance with the technical guidelines of P3TGAI in 2021 and to understand the impact of community participation on program effectiveness. The analytical method involves the formation of a logical framework that encompasses program stages and issues related to sanitation infrastructure, as well as evaluating program compliance based on established criteria. The research results indicate that approximately 53% of the program's success criteria have been met, but there is still room for improvement, especially regarding community participation and effective communication. The analysis also reveals disparities among stakeholders, which can affect community participation. Implementation factors such as a lack of effective communication and resource constraints are also obstacles to program implementation. Therefore, efforts are needed to enhance community participation, improve communication, and allocate resources more efficiently to enhance the effectiveness of the HIPPA Program in the future. The research concludes that evaluation adopting the technical guidelines of P3TGAI 2021 is an essential instrument in assessing and improving program quality, along with a commitment to providing a positive and sustainable impact for the Ngulanan Village community.
A Holistic Approach to Alleviating Water Poverty in Gresik Regency Ari, Ismu Rini Dwi; Dwi Purnamasari, Wulan; Aulia, Nasya; Mayori, Indriya Mardiana
Indonesian Journal of Geography Vol 56, No 3 (2024): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.97621

Abstract

The lack of access to safe drinking water and the insufficient provision of individual drinking water needs are among the defining characteristics of slum areas. This study investigates the extent of this problem in Gresik Regency, East Java, Indonesia, a region characterized by the ubiquity of slum settlements across all sub-districts. The study aims to provide a comprehensive understanding of clean water access, water quality, and community capacity in managing water resources with implications for achieving sustainable housing. This study assesses water poverty levels using the Water Poverty Index (WPI), which considers five dimensions: resource availability, accessibility, capacity, usage efficiency, and environmental sustainability. The result shows the WPI of Gresik Regency revealed a score of 73.95, indicating a low level of water poverty, suggesting that the region's water security is in a good condition. Among the five dimensions constituting the WPI, the environmental dimension falls into the category of relatively high WPI or environmental poverty, with a score of under 50. This indicates that while access to water is available and affordable, issues related to waste management and future water resilience remain low. Water scarcity in the Gresik District is an illustration of global challenges related to water poverty, such as in Myanmar, India and South Africa, which have WPI values below 55. This research emphasizes the importance of a holistic approach in managing water resources by prioritizing environmental quality as the main priority
TINGKAT MODAL SOSIAL DALAM PENINGKATAN PENGELOLAAN AIR BERSIH PADA HIPPAM DESA SUMBERAGUNG KEPOHBARU BOJONEGORO Rahmawati, L Kurnia; Ari, Ismu Rini Dwi; Hariyani, Septiana
Tata Kota dan Daerah Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2024.016.02.7

Abstract

Program penyediaan air minum berbasis masyarakat dikenal sebagai Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum, bertujuan memberikan akses air minum kepada rumah tangga di kota maupun perdesaan yang tidak terjangkau oleh layanan Perusahaan Daerah Air Minum. Kurangnya kesadaran pelanggan air dalam pembayaran iuran menjadi hambatan dalam pemenuhan air bersih di Desa Sumberagung. Oleh karena itu, selain memperhatikan modal ekonomi dan sumber daya manusia, modal sosial masyarakat juga menjadi fokus pada peningkatan pengelolaan air bersih. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat modal sosial masyarakat Desa Sumberagung dalam peningkatan pengelolaan air bersih. Analisis dilakukan menggunakan metode Social Network Analysis dengan tiga variabel: tingkat partisipasi, kerapatan dan sentralitas, dengan memanfaatkan software UCINET Versi 6.528. Dengan teknik pengumpulan data primer yaitu observasi dan angket yang dibagikan kepada  pengguna air  sebanyak 685 KK dengan diambil sampel sebanyak 88 KK menggunakan rumus Taro Yamane. Studi ini menemukan bahwa nilai partisipasi masyarakat tergolong rendah, nilai kerapatan dan sentralitas masyarakat tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan meskipun individu dalam masyarakat tersebut cenderung berinteraksi secara intensif dan saling terkait, mereka tidak aktif secara langsung dalam pengelolaan air bersih. Masyarakat cenderung mengikuti kelembagaan internal di desa, sehingga dikategorikan dalam tingkat modal sosial Bonding Social Capital.
MENGUBAH UMPAN BALIK REVIEWER MENJADI PENERIMAAN: STRATEGI PENDAMPINGAN PENULISAN ILMIAH BAGI AKADEMISI DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI NAHDLATUL ULAMA Choiron, Moch. Agus; Suyono, Hadi; Wijatmiko, Indradi; Ari, Ismu Rini Dwi; Santosa, Herry; Maulana, Eka; Dika, Johan Wayan; Putra, Fatra Nonggala
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2024): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v7i2.6109

Abstract

ABSTRACT Salah satu indikator kinerja perguruan tinggi adalah jumlah, kualitas, dan sitasi publikasi ilmiah dosen, yang berdampak pada pemeringkatan perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang untuk membantu perguruan tinggi di bawah Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama di Indonesia melalui model konsinyering penulisan publikasi ilmiah yang telah diterapkan di Universitas Brawijaya sejak 2018. Program dengan tema “Mengubah Umpan Balik Reviewer Menjadi Penerimaan: Panduan Revisi Artikel untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi” dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, bertujuan meningkatkan kemampuan dan motivasi dosen dalam mempublikasikan artikel ilmiah. Pelaksanaannya melibatkan tahapan sosialisasi, rekapitulasi draft artikel, pemilihan reviewer dan pendamping, pemberian umpan balik, hingga pendampingan penulisan. Hasil program menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan keterampilan peserta. Kompetensi pemateri dan efektivitas model pendampingan mendapatkan apresiasi tinggi, meskipun peserta menyarankan peningkatan durasi untuk mendalami aspek teknis publikasi. Program ini membuktikan bahwa pendekatan pendampingan terstruktur efektif mendukung dosen dalam menghadapi tantangan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Keywords: Publikasi Ilmiah, Konsinyering, Umpan Balik Reviewer