Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Harga Diri pada Penderita Stroke di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Yusmawarnita Zai; Kandrinus Bu’ulolo; Novy Fajariani; Yasozatulo Hulu; Ruslan Efendi Gulo; Eva Latifah Nurhayati
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.033 KB) | DOI: 10.34008/jurhesti.v4i2.137

Abstract

Stroke is a condition where a part of the brain is suddenly disturbed which is caused by a lack of blood supply, which causes an inhibition of metabolic processes. As a result of a stroke affects the psychological function of the patient, so the patient feels his level of self-esteem decreases or is low. The role and support of families play an important role in the rehabilitation process to provide health services for stroke patients. The aim is to find out the relationship of family support with the level of self esteem (self-esteem) in stroke patients at the Royal Prima Medan Hospital in 2019. The design used a "cross sectional study" approach with a population of 2,690 people. Samples were stroke patients at RSU Royal Prima medan, as many as 25 respondents using accidental sampling techniques and questionnaires as research instruments. The test used is the chi-square test. The results of the study Based on the chi-square test found p value (<0.05) statistically shows that there is a relationship between family support and the level of self esteem (self-esteem) in stroke patients specifically there is a relationship between informational support (p-value = 0.009), assessment support (p-value = 0.003), Instrumental support is obtained (p-value = 0.009), Emotional support (p-value = 0.004) with the level of self esteem (self-esteem) in stroke patients. This research shows that good family support will positively impact the level of self esteem (self-esteem) in stroke patients.
Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Alpukat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Usia Lanjut dengan Hipertensi Mei Krismon Laoli; Rosmianti Ge’e; Putri Novi Yanti Halawa; Rotua Sumihar Sitorus; Eva Latifah Nurhayati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.480

Abstract

Penyakit Hipertensi atau tekanan darahxtinggi merupakan peningkatanxtekanan darah persisten yang juga dijulukixpembunuh diam-diamxatau silent killerxkarena tidak memilki gejala yang khas sehingga seseorang yang mengidap hipertensi selama bertahun-tahun tidak menyadari sampai terjadi kerusakan organ vital yang cukup berat yang bahkan dapat menyebabkan kematian. Lanjut usia (lansia) adalah bagian dari proses tumbuh kembang manusia tidak secara tiba-tiba menjadi tua, tetapi berkembangnya dari bayi, anak-anak, dan dewasa akhirnya menjadi tua. Daun alpukatxmerupakan salahxsatu tanamanxyangxmemiliki manfaatxsebagai obat herbal.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya penurunanxtekanan pada usia lanjut dengan hipertensi melalui pemberian air rebusan daun alpukat di UPT puskesmas rantang medan tahun 2021. Jenis Penelitian ini pre-posttest control group design. Alat ukur yang digunakan adalah lembar koesioner, observasi dan SOP . Hasil penelitian yang diperoleh melalui uji Wilcoxon Test yaitu adanya Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan DarahxPada Usia LanjutxDengan Hipertensi di UPT Puskesmas Rantang Medan Tahun 2021.
Pengaruh Peran Perawat sebagai Edukator dalam Melakukan Perawatan Luka di Rumah Sakit Royal Prima Medan Patimah Sari Siregar; Eva Latifah Nurhayati; Benediktus Giawa; Mitasari Manalu; Yurni Laia
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i9.6902

Abstract

ABSTRACT The job of teachers is that medical caretakers help clients in expanding the degree of wellbeing information, side effects of sickness and even activities given, so there is an adjustment of the way of behaving of the client after wellbeing training is completed. (Arif Rahman, Carla Raymondalexas Marchira, and Ibrahim Rahmat, 2016). Wound is an interruption of typical states of the skin or harm to the congruity of the skin, mucous layers and bones or other body organs, the reason for wound care is to give a satisfactory climate to wound mending, retention of waste, strain and immobilization of wounds, keeping wounds and new epithelial tissue from injury. precisely, keeping the injury from bacterial defilement, expanding hemostasis by squeezing the dressing, giving mental and actual solace to the patient (Ismail, 2020). The motivation behind this study was to decide the impact of the attendant's job as a teacher in performing twisted care at the Regal Prima Medical clinic Medan 2021. The plan of this review utilized a pre-trial plan with a one gathering pre-test post-test plan. Tests were taken utilizing a complete examining of 25 individuals. Gathering information utilizing a poll sheet. Information investigation utilized the Wilcoxon sign position test with a meaning of 0.05. The consequences of the Wilcoxon sign position test in the end-product got a p esteem = 0.000 < = 0.05 so it very well may be reasoned that there is an effect on the job of attendants as teachers in completing injury care at the Regal Prima Clinic Medan. Ideas for additional specialists can analyze the impact of the job of attendants as teachers in postoperative patients. Keywords: Role of Nurses; Educator; Injury Cure  ABSTRAK Peran Edukator (pendidik) adalah petugas medis membantu klien dalam memperluas informasi tingkat kesejahteraan, efek samping penyakit bahkan aktivitas yang diberikan, sehingga ada penyesuaian cara berperilaku klien setelah sekolah kesejahteraan dilakukan. Luka adalah gangguan keadaan khas kulit atau kerusakan perkembangan kulit, selaput lendir dan tulang atau organ tubuh lainnya, alasan perawatan luka adalah untuk memberikan iklim yang cukup untuk memperbaiki luka, menelan rembesan, ketegangan dan imobilisasi. luka, menjaga luka dan jaringan epitel baru dari cedera. mekanis, menjaga cedera dari pencemaran bakteri lebih lanjut mengembangkan hemostasis dengan meremas balutan, memberikan pelipur lara mental dan aktual kepada pasien. Alasan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari pekerjaan tenaga medis sebagai pengajar dalam melakukan perawatan terpelintir di Klinik Gawat Darurat Imperial Prima Medan 2022. -rencana tes. Pengujian dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan menyeluruh dari 25 orang. Mengumpulkan informasi menggunakan lembar jajak pendapat. Penyelidikan informasi menggunakan uji posisi tanda Wilcoxon dengan makna 0,05. Hasil uji posisi tanda Wilcoxon pada produk akhir didapatkan p esteem = 0,000 < = 0,05 sehingga dapat dimaklumi bahwa ada pengaruh pekerjaan tenaga medis sebagai guru dalam melakukan perawatan terpelintir di Klinik Regal Prima Medan. Gagasan untuk ilmuwan tambahan dapat menganalisis dampak pekerjaan petugas medis sebagai guru pada pasien pasca operasi. Kata Kunci : Peran Perawat; Edukator; Perawatan luka.
Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Alpukat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Usia Lanjut dengan Hipertensi Mei Krismon Laoli; Rosmianti Ge’e; Putri Novi Yanti Halawa; Rotua Sumihar Sitorus; Eva Latifah Nurhayati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.480

Abstract

Penyakit Hipertensi atau tekanan darahxtinggi merupakan peningkatanxtekanan darah persisten yang juga dijulukixpembunuh diam-diamxatau silent killerxkarena tidak memilki gejala yang khas sehingga seseorang yang mengidap hipertensi selama bertahun-tahun tidak menyadari sampai terjadi kerusakan organ vital yang cukup berat yang bahkan dapat menyebabkan kematian. Lanjut usia (lansia) adalah bagian dari proses tumbuh kembang manusia tidak secara tiba-tiba menjadi tua, tetapi berkembangnya dari bayi, anak-anak, dan dewasa akhirnya menjadi tua. Daun alpukatxmerupakan salahxsatu tanamanxyangxmemiliki manfaatxsebagai obat herbal.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya penurunanxtekanan pada usia lanjut dengan hipertensi melalui pemberian air rebusan daun alpukat di UPT puskesmas rantang medan tahun 2021. Jenis Penelitian ini pre-posttest control group design. Alat ukur yang digunakan adalah lembar koesioner, observasi dan SOP . Hasil penelitian yang diperoleh melalui uji Wilcoxon Test yaitu adanya Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan DarahxPada Usia LanjutxDengan Hipertensi di UPT Puskesmas Rantang Medan Tahun 2021.
Hubungan Motivasi Keluarga dengan Efikasi Diri (Self Efficacy) pada Pasien Post Stroke Yang Menjalani Fisioterapi Firman Halawa; Peri Budi Buulolo; Mitra Arif Gulo; Paul Karyaman Dachi; Eva Latifah Nurhayati
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan suatu penyakit yang menggangu saraf terutama saraf yang terdapat pada otak kelumpuhan saraf atau defisit neurologis akibat gangguan aliran darah (karena sumbatan atau perdarahan) pada salah satu bagian otak. Seseorang terkena serangan stroke disebabkan oleh dua hal utama, yaitu stroke iskemik/non perdarahan yang mana penyumbatan arteri yang mengalirkan ke otak dan stroke hemoragik/perdarahan darah karena adanya perdarahan di otak. Terdapat dua jenis faktor resiko terjadinya stroke yaitu faktor resiko yang dapat diubah dan faktor resiko yang tidak dapat diubah, faktor resiko yang tidak dapat diubah yaitu usia, jenis kelamin, ras, riwayat keluarga dan riwayat stroke sebelumnya dan faktor resiko yang dapat diubah yaitu hipertensi, diabetes, merokok dan dislipdemia. Di indonesia penyakit stroke sangat banyak dijumpai pada masyarakat baik itu di perkotaan dan didesa yang disebabkan oleh berbagai faktor pencetus baik itu karna komplikasi penyakit maupun penyakit genetik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian cross sectional dengan metode pengambilan sampel accidental sampling dan besar sampel 25 orang.instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner yang meliputi pernyataan motivasi keluarga dan pernyataan efikasi diri (Self Efficacy). Hasil penelitian menunjukan bahwa 14 (56%) dari 25 pasien memiliki motivasi keluarga dan efikasi diri (Self Efficacy) yang baik. Setelah dilakukan uji chi square disimpulkan bahwa ada hubungan motivasi keluarga dengan efikasi diri (Self Efficacy) dengan p value <0,05 atau (0,01 <0,05). Dengan hasil tersebut diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk menambahkan pengkajian mengenai motivasi keluarga dengan efikasi diri (Self Efficacy) di rumah sakit.
Edukasi Empat Pilar Untuk Menurunkan Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Type II Ririn Julianisme Nainggolan; Muhammad Erdianta Samosir; Logis Mawarni Tambunan; Eva Latifah Nurhayati; Rafael Ginting; Lisnawati Lubis
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.504

Abstract

The Emergency Department is one of the most important units of a hospital that functions as a place to handle emergencies at the main gate. IGD crowding is defined as the main condition in emergency services that can exceed the ability, IGD services are the type of quality care in a timely manner. Triage is a type of assessment that is precise, fast, and responsive with the time possible in utilizing human resources, facilities, and equipment efficiently which aims to classify and select all types of patients who need help and prioritize their actions. In the Emergency Department length of stay and Waiting time can see clinical performance and density levels. length of stay in the Emergency Department can see clinical workload and overcrowding levels. This study used a correlation analytic research procedure using a cross-sectional approach which aims to determine the relationship between waiting for time and Length of Stay and patient satisfaction in the Emergency Department of RSU. Royal Prima Marelan. 72 respondents were studied, and 52 respondents (72.3) were satisfied with the waiting time and Length of Stay of the Emergency Room of the Royal Prima Marelan Hospital. From the Chi-Square statistical test, the value obtained is p-value = 0.00 (p <0.05) so that the Alternative Hypothesis (Ha) can be accepted, which means that there is no relationship between waiting time and Length Of Stay and satisfaction of IGD.
HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP PENINGKATAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DM TIPE II DI RSU. ROYAL PRIMA MEDAN Nababan, Tiarnida; Kaban, Karmila Br; Nurhayati, Eva Latifah
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v3i1.809

Abstract

Diabetes mellitus is the result of the interaction of genetic factors and environmental exposure. Genetic factors will determine the individuals susceptible to DM.Uncontrolled diabetes and over time cause serious damage to many systems of the body, especially the nerves and blood vessels. By 2014, 8.5% of adults 18 years and over have diabetes. By 2015, diabetes is a direct cause of 1.6 million deaths and by 2012 high blood glucose is the cause of 2.2 million other deaths. This study aims to determine the relationship of stress levels to elevated blood sugar levels in patients with type II DM in Royal Prima Hospytal Medan. The research design used is correlation (Correlation Study) with Cross Sectional approach. The sample of this research is patient of DM type II disease with sample number 67 respondent using chi-square statistic test. Based on chi-square statistic test can be obtained result of 0,04 that is <0,05 means smaller than value α = 0,05. Thus drawn conclusion there is a relationship of stress level to increase blood sugar levels in DM tipe II patients in Royal Prima Hospytal Medan. From the results of the study concluded that there is a relationship level of stress to elevated blood sugar levels in patients DM tipe II. Suggested to Royal Prima Hospytal Medan recommends that patients keep control of stress on natural problems and diseases in order not to lead to other forms of disease.
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Asam Lambung (GERD) Gastro Esofangeal Reflux Desease Di SMP Negeri 19 Medan Anggeria, Elis; Nababan, Tiarnida; Kaban, Karmila Br; Nurhayati, Eva Latifah; Sunarti, Sunarti; Silalahi, Kristina L; Gulo, Legisnaria; Gulo, Agnes; Laoly, Marnesry Rahmat Kristin; Hutagaol, Priscillia Margaretta; Sihombing, Agustina; Triono, Heru Bambang; Brahmana, Elkana Pramujaya
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan gaya hidup di masyarakat, seperti kebiasaan merokok, konsumsi junk food, dan kafein, meningkatkan risiko penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD adalah kondisi refluks asam lambung ke esofagus yang menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, dan mual. Edukasi tentang pencegahan GERD sangat penting, terutama di kalangan remaja yang mulai menunjukkan pola makan tidak sehat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMP Negeri 19 Medan tentang pencegahan GERD. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah menggunakan media presentasi PowerPoint, leaflet, dan video ilustrasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan observasi awal dan persiapan yang melibatkan pihak sekolah. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Mereka mampu memahami materi tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan GERD. Diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang GERD, sehingga mereka dapat mengelola kondisi ini dengan lebih baik dan mengadopsi pola hidup yang lebih sehat
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS RANTANG KOTA MEDAN sunarti, sunarti; Kaban, Karmila Br; Ginting, Chrismis Novalinda; Aritonang, Murni; Nurhayati, Eva Latifah
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kronis dengan peningkatan tekanan darah yang berkelanjutan dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung, stroke, serta gangguan ginjal. Penatalaksanaan mencakup terapi farmakologis dan modifikasi gaya hidup, pengurangan natrium, penurunan berat badan, diet seimbang, aktivitas fisik teratur, dan teknik relaksasi. Rendahnya literasi kesehatan masyarakat memperburuk risiko hipertensi. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan metode diskusi. Proses sosialisasi diberikan secara langsung. Tim Peneliti mengumpulkan masyarakat di wilayah UPT Puskesmas Rantang, kemudian melakukan penyuluhan secara langsung serta memberikan leaflet tentang hipertensi, selanjutnya Tim memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bertanya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Rantang, Kota Medan, berupa edukasi preventif‑promotif. Intervensi ini diharapkan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat dan menurunkan kejadian hipertensi di tingkat keluarga dan komunitas.
Pengaruh Latihan Slow Deep Breathing terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Penderita Hipertensi Hulu, Ristin; Sari, Milza; Junita, Ulya Anisa; Lubis, Lisnawati; Nurhayati, Eva Latifah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2665

Abstract

Hipertensi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai kejaringan tubuh yang membutuhkanyang disebabkan oleh (umur/usia,jenis kelamin), obesitas, asupan makanan, merokok, berat badan dan faktor stres, ras dan etnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh latihan slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pasien penderita hipertensi. Dalam penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen with Control Group dan Uji normalitas menggunakan Shapiro-wilk atau Kolmogorov-Smirnov. Penelitian dilaksanakan di RSU Bina Kasih Medan pada bulan 5-15 Januari 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah yang berobat pada bulan Mei-Juli 2023 sebanyak 250 orang kemudian teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga penelitian ini diikuti oleh 72 responden yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu 36 responden untuk kelompok intervensi dan 36 responden untuk kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan rata-rata tekanan darah responden pada kelompok intervensi pretes 148.97/95.67 mmHg dan posttes 142.03/90.42 mmHg, sedangkan pada kelompok kontrol pretest 167.31/97.42 mmHg dan posttest 154.78/93.64 mmHg. Perbedaan tekanan darah pada responden kelompok intervensi sebelum dan sesudah sistolik 6.944 dengan p=0.002 dan diastolik 5,250 dengan p=0.009, sedangkan pada kelompok kontrol sistolik 12,528 dengan p = 0.000 dan diastolik 3,774 dengan p = 0.045. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah.