Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Faktor.Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisa pada Penyakit Ginjal Kronik di RS Royal .Prima Medan. Nurhayati, Eva Latifah; Sitepu, Elsis Abia Br.; Wau, Cheryl Sapta Drawita; Putri, Zora Sahara; Tarigan, Aldi Gunawan; Rahmi, Intan Mutia; Dian, Dian
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.937 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10240

Abstract

ABSTRAK Penyakit Ginjal Kronis adalah benih kuman peduli peron kesegaran mayapada yang berlaga ambang hal medis, volume penanggung GGK yang tidak melayani melakoni penyembuhan hemodialisa, pasal ini dikarenakan kurangnya pendapat penanggung peri GGK, tidak adanya pinjaman famili peri CRF sehingga penjelajah terlibat menjelang mengerjakan ulasan, tujuannya menjelang memafhumi molekul-molekul molekul yang berpegangan tangan pakai kultur melakoni penyembuhan Hemodialisis ambang benih kuman buah punggung disposisi di RS Royal Prima Medan, petunjuk yang digunakan bagian dalam analisis ini mengabdikan ulasan kuantitatif, pakai peduli peron cross -formasi analisis sectional dimana analisis ini adalah menjelang memantau ulasan molekul-molekul yang berpegangan tangan pakai kultur bagian dalam melakoni penyembuhan hemodialisa, Penelitian ini mencakup seluruh penanggung CRF yang tinggal di Rumah Sakit Royal Prima Medan, pengambilan sampel kuantitas, pengumpulan bukti dengan menggunakan kuesioner platform care, dan patron, ulasan evidensi mengabdikan pengecekan bahan bagian dalam analisis ini, artikulasi chi square digunakan menjelang mempercakapkan atau sebab bebas (Pengetahuan, termin sakit, pinjaman famili) mempunyai pertalian yang berarti peduli peron pakai sebab terikat (kultur ) atau tidak, pakai stadium petunjuk peron peduli 95%. HASIL Terdapat pertalian yang berarti seslat pendapat pelapor pakai kultur melakoni penyembuhan hemodialisis di balairung sakit. Royal Prima Medan, Terdapat pertalian yang peduli seslat termin sakit pakai kultur melakoni penyembuhan hemodialisis. Terdapat pertalian yang berarti seslat pinjaman famili pakai kultur melakoni penyembuhan hemodialisis. Kesimpulan Disarankan agar juru bicara kesegaran menyimak penanggung zaman melakoni hemodialisis serupa pivot mengintensifkan adanya rekomendasi dan sosialisasi (pengenalan) yang lebih ganjat ihwal agenda kenaikan mutu raga penanggung benih kuman buah punggung disposisi. Kata Kunci: Analisis, Kepatuhan, Hemodialisa, GGK  ABSTRACT Chronic Kidney Disease is a germ that cares about the global health platform that competes on the threshold of medical matters, the volume of people who have chronic kidney disease who do not serve hemodialysis treatment, this article is due to the lack of opinion of the person who is responsible for CRF, there is no family loan from CRF so that explorers are involved before doing the review, the goal is before understand the molecules that hold hands using culture to carry out healing Hemodialysis threshold of germ germs of the disposition back at Royal Prima Hospital Medan, the instructions used in this section of the analysis use quantitative analysis, use the care platform cross-sectional analysis where this analysis is to monitor review of molecules that hold hands using internal culture in carrying out hemodialysis healing, this study includes all CRF sufferers living at Royal Prima Medan Hospital, quantity sampling, evidence collection using the platform care questionnaire, and patrons, evidence review using material checking In this part of the analysis, the chi square articulation is used before discussing or independent causes (knowledge, illness, family loans) have a relationship which means whether the platform is used because it is bound (culture) or not, using the level of care platform indicators is 95%. RESULTS There is a significant affinity with the opinion of the reporter using culture to undergo hemodialysis treatment in the hospital. Royal Prima Medan, there is a relationship that cares about the sick time using culture to carry out hemodialysis treatment. There is a significant affinity for family borrowing using culture to undergo hemodialysis treatment. Conclusion It is suggested that health spokespersons pay attention to caretakers who are undergoing hemodialysis as a pivot to intensify recommendations and socialization (introduction) that are more complex about the agenda for improving the quality of body care bearers of spinal fruit germ dispositions. Keywords: Analysis, Compliance, Hemodialysis, CRF
Efektivitas Spiritual Guided Imagery and Music Terhadap Kecemasan Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi di RSU Royal Prima Medan Simamora, Antonia Yunita; Zahwa, Putri Naysila; Sari, Nurmala; Laia, Ratnasari; Nurhayati, Eva Latifah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.14971

Abstract

ABSTRACT Cancer is a disease or disorder caused by anomalies in initially healthy  tissue that attack the body. One method of treatment for cancer is chemotherapy, but it tends to cause anxiety in cancer patients, patiens often experience emotional strees due to  uncertainty about the future due to the disease they suffer from. Therefore, providing Spritual Guided Imagery and Music (SGIM) as an intervention. This research applies a single pre-and post design and also a quasi-experimental design. In this study, there were 30 patients who would represent 76 patients who were undergoing chemotherapy. The results obtained after using Guided Imagery and Music were 0.03 < 0.05. This shows that there is a difference in anxiety before and after Guided Imagery and Music in cancer patients undergoing chemotherapy. Keywords: Cancer, Chemoterapy, Guided Imagery and Music  ABSTRAK Kanker adalah salah satu penyakit atau kelainan yang disebabkan oleh anomaly pada jaringan yang awalnya sehat berbalik menyerang tubuh. Salah satu metode pengobatan dalam penyakit kanker adalah kemoterapi, namun cenderung menyebabkan kecemasan pada pasien kanker, pasien sering mengalami stress emosional disebabkan ketidakpastian mengenai masa depan akibat penyakit yang dideritanya. Oleh karena itu, pemberian Spritual Guided Imagery and Music (SGIM) sebagai interverensi. Penelitian ini menerapkan design single pre-and post dan juga design quasi eksperimental. Pada penelitian ini sebanyak 30 pasien yang akan mewakili dari 76 pasien yang sedang menjalani kemoterapi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan Guided Imagery and Music 0,03 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan Guided Imagery and Music pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Kata Kunci: Kanker, Kemoterapi, Guided Imagery and Music
Pengaruh Perawatan Paliatif Terhadap Kualitas Hidup Pasien yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Ruang Hemodialisa di Rsu Royal Prima Medan Munthe, Lily Ade Mutiara; Nurhayati, Eva Latifah; Laia, Fince Kristiani; Sinaga, Chelfin Jekson Ricardo; Pakpahan, Melva Santaria; Debora, Trionyta; Ginting, Liani Br
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.546 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10033

Abstract

ABSTRACT Palliative care (palliative care) that can be used as a closeness that develops everyone's quality  life.The development of  quality is aimed at families or patients who have problems related to criminal illnesses or which can be life-threatening.Where is a chronic disease that requires palliative care, namely chronic renal failure. The level  quality of life that each individual has because in life a person has a different quality of life depending on each person to faceto Every obstacle encountered in existence affects not only the patient but also their loved ones. The aim of this study was to evaluate the impact of palliative care on the holistic health of patients. with chronic kidney disease who perform hemodialysis treatment services.The type in this research is analytical researcher using a transversal design;the researcher uses an observational approach.This research was conducted The research was conducted in March 2023 at the Royal Prima Medan General Hospital, comprising 132 respondents, all of whom were receiving hemodialysis treatment.The study sample consisted of all CKD patients who were undergoing hemodialysis at RSU Royal Prima Medan, totaling 56 people.In this study, collect data from respondents using the observation form and the WHOQOL-BREF questionnaire which measures quality  life. In this study, the results obtained regarding the influence of palliative care on the quality. life of people undergoing hemodialysis therapy used the chi-square test.The researchers obtained statistical test results with a q value of 0.000 < 0.05. The results therefore showed that there was  effect palliative care RSU Royal Prima Medan.With the results obtained by the researchers, it was concluded that there was effect The provision of palliative care yields a favorable outcome on the well-being of both patients and their loved ones. patients undergoing hemodialysis therapy at RSU Royal Prima Medan.  Keywords: Palliative Care, Quality of Life, Hemodialysis Therapy  ABSTRAK Perawatan paliatif (palliative care) yaitu dapat dijadikan sebagai kedekatan yang mengembangkan mutu hidup setiap orang. Pengembangan kualitas mutu ini diarahkan pada keluarga atau pasien yang sedang mempunyai masalah terkait penyakit kriminal atau yang dapat membahayakan kehidupan. Dimana penyakit kronik yang membutuhkan perawatan paliatif yaitu penyakit gagal ginjal kronik. Tingkat kualitas hidup seseorang yang dimiliki setiap individu karena didalam hidup seseorang mempunyai kualitas hidup yang berbeda-beda tergantung setiap orang untuk menghadapi setiap masalah yang dialami dalam hidup baik keluarga atau pasien. Tujuan dalam penelitian ini agar dapat mengetahui pengaruh perawatan paliatif terhadap kualitas hidup pasiengagal ginjal kronik yang sedang menjalankan pelayanan terapi hemodialisa. Jenis dalam penelitian yaitu peneliti analitik menggunakan  desain cross sectional peneliti menggunakan pendekatan observasional. Penelitian ini dilaksanakan di ruangan hemodialisa RSU Royal Prima Medan. Pada penelitian ini dilaksanakan  bulan Maret 2023. Responden pada peneliti ini terdapat 132 orang. Sampel pada penelitian yaitu seluruh pasien penderita GGK yang sedang menjalankan hemodialisa di RSU Royal Prima Medan,sebanyak 56 orang. Dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data responden menggunakan formulir observasi dan kuesioner WHOQOL-BREF yang mengukur kualitas hidup. Pada penelitian ini didapatkan hasil pada pengaruh perawatan paliatif terhadap kualitas hidup yang menjalankan terapi hemodialisa digunakan Uji Chi-Square. Peneliti mendapatkan hasil uji statistik dengan nilai p value 0,000< 0,05. Maka hasilnya terdapat pengaruh perawatanpaliatif di RSU Royal Prima Medan. Dengan hasil yang telah peneliti dapatkan maka disimpulkan adanya pengaruh perawatan paliatif terhadap kualitas hidup keluarga dan pasienyang sedang melakukan terapi hemodialisadi RSU Royal Prima Medan. Kata Kunci: Perawatan Paliatif, Kualitas Hidup, Terapi Hemodialisa
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Asam Lambung (GERD) Gastro Esofangeal Reflux Desease Di SMP Negeri 19 Medan Anggeria, Elis; Nababan, Tiarnida; Kaban, Karmila Br; Nurhayati, Eva Latifah; Sunarti, Sunarti; Silalahi, Kristina L; Gulo, Legisnaria; Gulo, Agnes; Laoly, Marnesry Rahmat Kristin; Hutagaol, Priscillia Margaretta; Sihombing, Agustina; Triono, Heru Bambang; Brahmana, Elkana Pramujaya
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan gaya hidup di masyarakat, seperti kebiasaan merokok, konsumsi junk food, dan kafein, meningkatkan risiko penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD adalah kondisi refluks asam lambung ke esofagus yang menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, dan mual. Edukasi tentang pencegahan GERD sangat penting, terutama di kalangan remaja yang mulai menunjukkan pola makan tidak sehat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMP Negeri 19 Medan tentang pencegahan GERD. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah menggunakan media presentasi PowerPoint, leaflet, dan video ilustrasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan observasi awal dan persiapan yang melibatkan pihak sekolah. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Mereka mampu memahami materi tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan GERD. Diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang GERD, sehingga mereka dapat mengelola kondisi ini dengan lebih baik dan mengadopsi pola hidup yang lebih sehat
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS RANTANG KOTA MEDAN sunarti, sunarti; Kaban, Karmila Br; Ginting, Chrismis Novalinda; Aritonang, Murni; Nurhayati, Eva Latifah
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kronis dengan peningkatan tekanan darah yang berkelanjutan dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung, stroke, serta gangguan ginjal. Penatalaksanaan mencakup terapi farmakologis dan modifikasi gaya hidup, pengurangan natrium, penurunan berat badan, diet seimbang, aktivitas fisik teratur, dan teknik relaksasi. Rendahnya literasi kesehatan masyarakat memperburuk risiko hipertensi. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan metode diskusi. Proses sosialisasi diberikan secara langsung. Tim Peneliti mengumpulkan masyarakat di wilayah UPT Puskesmas Rantang, kemudian melakukan penyuluhan secara langsung serta memberikan leaflet tentang hipertensi, selanjutnya Tim memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bertanya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Rantang, Kota Medan, berupa edukasi preventif‑promotif. Intervensi ini diharapkan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat dan menurunkan kejadian hipertensi di tingkat keluarga dan komunitas.