Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analysis of Teaching Strategies by Teachers in Cultivating Reading Interest of Grade V Students at SDN Panongan 1 Khalisha Salsabila; Mawardi Mawardi; Najib Hasan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i2.8313

Abstract

This study aims to analyze teachers' teaching strategies in fostering reading interest among fifth-grade students at SDN Panongan 1. Teachers' strategies in cultivating reading interest are crucial as it significantly impacts students' literacy and academic development. The method employed was descriptive qualitative with data collected through observation, interviews, and documentation. Findings indicate that teaching strategies involving varied learning approaches, positive teacher-student interactions, and supportive learning environments significantly enhance students' reading interest. Additional supportive factors such as school support and parental involvement also play pivotal roles in the success of these strategies.
Peran Guru Dalam Membangun Karakter Peduli Lingkungan Melalui Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 1 Kota Tangerang Siti Nabillah Mahpudloh; Ferry Perdiansyah; Mawardi Mawardi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membangun karakter peduli lingkungan melalui mata pelajaran IPAS siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 1 Kota Tangerang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas IV dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peran guru dalam membangun karakter peduli lingkungan dilakukan melalui peran guru sebagai pendidik, pengajar, dan pembimbing. Guru menanamkan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan menjaga kebersihan kelas, kegiatan piket, kerja bakti, membuang sampah pada tempatnya, serta mengintegrasikan nilai-nilai peduli lingkungan dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berperan cukup baik dalam membangun karakter peduli lingkungan siswa melalui pembelajaran IPAS. Namun, masih terdapat beberapa hambatan seperti kurangnya kesadaran sebagian siswa, kurang optimalnya keterlibatan siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta perbedaan karakter setiap siswa. Adapun faktor pendukung dalam penelitian ini yaitu adanya kerja sama antar warga sekolah, sarana dan prasarana yang memadai, serta kegiatan rutin sekolah yang mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan
Implementasi Program Bank Sampah Untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah Sehat Di Sekolah Dasar Negeri Sudimara Timur Kota Tangerang Adellia Elza Sandong; Ferry Perdiansyah; Mawardi Mawardi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program bank sampah dalam menciptakan lingkungan sekolah sehat di Sekolah Dasar Negeri Sudimara Timur Kota Tangerang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah telah dilaksanakan melalui kegiatan pemilahan sampah, pengumpulan sampah, penimbangan dan pencatatan sampah, serta kegiatan pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Program ini membantu meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Faktor pendukung program meliputi dukungan sekolah, keterlibatan guru dan siswa, serta tersedianya sarana pendukung. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu masih rendahnya kesadaran sebagian siswa dan keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah.
Improving Mathematics Learning Outcomes in Addition and Subtraction Through the Direct Instruction Model among Third-Grade Elementary School Students Nuhaa Adani Pitron; Nuralfia Sauhana; Alya Shalsa Redina; Adinda Nur Fajriyanti; Mawardi Mawardi
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 4 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i4.2858

Abstract

This study aimed to improve third-grade students’ mathematics learning outcomes in addition and subtraction through the Direct Instruction model. The study employed classroom action research conducted in two cycles, each consisting of two meetings, with 10 third-grade students at an elementary school in Tangerang, Indonesia. Because no formal minimum mastery criterion was specified in the available research record, action success was operationally defined as a marked increase in the class mean together with improvement in student and teacher observation scores in Cycle II. Data were collected using cycle-end evaluation tests, student activity observation sheets, teacher instruction observation sheets, and field notes. The data were analyzed descriptively by comparing class means and observation scores across cycles and interpreting changes recorded in the field notes. The mean evaluation score increased from 54 in Cycle I to 94 in Cycle II, representing a 40-point increase. Student observation scores increased from 60 to 74, while teacher observation scores increased from 69 to 87. Cycle II refinements included animated PowerPoint media, contextual problems, gradual guided practice, immediate feedback, and targeted assistance for students who experienced difficulty. The results indicate a marked improvement within the classroom studied. However, the findings should be interpreted within the limits of the small sample, short duration, absence of a comparison group, and incomplete student-level and instrument documentation.
Peran Guru Dalam Membangun Karakter Peduli Lingkungan Melalui Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 1 Kota Tangerang Siti Nabillah Mahpudloh; Ferry Perdiansyah; Mawardi Mawardi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membangun karakter peduli lingkungan melalui mata pelajaran IPAS siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 1 Kota Tangerang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas IV dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peran guru dalam membangun karakter peduli lingkungan dilakukan melalui peran guru sebagai pendidik, pengajar, dan pembimbing. Guru menanamkan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan menjaga kebersihan kelas, kegiatan piket, kerja bakti, membuang sampah pada tempatnya, serta mengintegrasikan nilai-nilai peduli lingkungan dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berperan cukup baik dalam membangun karakter peduli lingkungan siswa melalui pembelajaran IPAS. Namun, masih terdapat beberapa hambatan seperti kurangnya kesadaran sebagian siswa, kurang optimalnya keterlibatan siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta perbedaan karakter setiap siswa. Adapun faktor pendukung dalam penelitian ini yaitu adanya kerja sama antar warga sekolah, sarana dan prasarana yang memadai, serta kegiatan rutin sekolah yang mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan
Implementasi Program Bank Sampah Untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah Sehat Di Sekolah Dasar Negeri Sudimara Timur Kota Tangerang Adellia Elza Sandong; Ferry Perdiansyah; Mawardi Mawardi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program bank sampah dalam menciptakan lingkungan sekolah sehat di Sekolah Dasar Negeri Sudimara Timur Kota Tangerang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah telah dilaksanakan melalui kegiatan pemilahan sampah, pengumpulan sampah, penimbangan dan pencatatan sampah, serta kegiatan pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Program ini membantu meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Faktor pendukung program meliputi dukungan sekolah, keterlibatan guru dan siswa, serta tersedianya sarana pendukung. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu masih rendahnya kesadaran sebagian siswa dan keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SDN PORIS PELAWAD 5 KOTA TANGERANG Putri Nur Kusumawati; Candra Puspita Rini; Mawardi Mawardi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II di SDN Poris Pelawad 5 Tangerang, khususnya dalam materi bangun ruang. penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SDN Poris Pelawad 5 yang berjumlah 62 siswa, dengan sampel dua kelas yaitu kelas II A yang berjumlah 31 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas II B yang berjumlah 31 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan soal Pilihan Ganda yang terdiri dari 25 soal yang valid. Untuk pengujian hipotesis pretest dalam pengujian ini digunakan uji t, dari hasil uji t diperoleh thitung = 1,12 dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05) dan diperoleh ttabel = 2,00. Karena 1,12 < 2,00 (thitung < ttabel), maka Ho diterima, dapat disimpulkan bahwa pada awal pembelajaran tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar matematika siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postest dari hasil uji t diperoleh uji-t pada posttest menunjukkan thitung = 2,677 dengan ttabel = 2,000. Karena 2,677 > 2,000 (thitung > ttabel), maka Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh setelah penggunaan mediaaudio visual antara kelas Eksperimen dan kelas Kontrol. Hal ini dapat diartikan bahwa adanya pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SDN Poris Pelawad 5 Tangerang.
Peningkatan Pemahaman Siswa terhadap Materi Mengenal Kelompok Binatang pada Mata Pelajaran IPAS Kelas III SD Siska Yuni Ariani; Nasywa Savina Maharani; Meli Agustin; Anisa Maharani; Mawardi Mawardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41960

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas III SD terhadap materi mengenal kelompok binatang pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian dilaksanakan pada 5 orang siswa melalui satu siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tindakan pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan media gambar dan metode diskusi kelompok sehingga siswa dapat mengamati ciri-ciri hewan, mengidentifikasi persamaan dan perbedaannya, serta mengelompokkan hewan berdasarkan karakteristik tertentu. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah tindakan diberikan. Pada tahap prasiklus, rata-rata nilai siswa sebesar 68 dengan ketuntasan belajar mencapai 40% (2 dari 5 siswa). Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I, rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 84 dengan ketuntasan belajar mencapai 100% (5 siswa). Selain itu, aktivitas dan partisipasi siswa selama pembelajaran juga mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar yang dipadukan dengan metode diskusi efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi mengenal kelompok binatang pada mata pelajaran IPAS kelas III SD. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian PTK yang menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dan model pembelajaran aktif dapat meningkatkan hasil belajar serta pemahaman konsep IPAS pada siswa sekolah dasar.
Efforts to Improve Learning Outcomes of Addition and Subtraction of Numbers through the Direct Learning Model (Direct Instruction for Grade III Elementary School Students) Bilqist Aqila Izdihar; Anashya Meidyana Azzahra; Jihan Fadilah; Aurellia Putri Irawan; Mawardi Mawardi
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 4 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i4.2891

Abstract

The many procedural misconceptions in the material of addition and subtraction operations are the main triggers for the low mathematics learning outcomes of children at the elementary school level. To bridge abstract material with the thinking characteristics of low-grade students, this classroom action research (PTK) was applied by implementing the Direct Instruction model. Using the spiral design of Kemmis and McTaggart, this study involved five grade III students as the main subject. Data were collected comprehensively through evaluation tests, class activity observation sheets, and field notes, which were then processed using qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The findings indicate a substantial improvement in students’ learning outcomes, with the mean post-test score increasing from 34.8 in Cycle I to 82.2 in Cycle II. In line with this, the student learning activity index reached 92 and the teacher's teaching performance reached a score of 88, both categorized as "Very Good". The success of the action in the second cycle was supported by instruction modifications in the form of the use of interactive PowerPoint animations, contextualization of story questions, and the provision of personal guidance (scaffolding). These findings suggest that direct instruction integrated with visual media may contribute to improved conceptual understanding and mathematics learning outcomes within the context of the classroom investigated
Improvement of Mathematics Learning Outcomes of Addition and Subtraction Materials in Grade III Elementary School Students Salwa Alika Waluyo; Alya Nur Ramadani; Chika Aprillah Fitriadi; Septiani Nur Sabibah; Mawardi Mawardi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 4 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i4.2890

Abstract

This study aims to improve mathematics learning outcomes on addition and subtraction material for grade III elementary school students through the implementation of the Direct Instruction model assisted by "Rumah Bersusun Angka" (Numbered Stacked House) board media. The primary issue underlying this research was the low understanding of students regarding long operations using storing and borrowing techniques due to abstract learning methods. This type of research is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with the research subjects consisting of 10 third-grade students. Data were collected through test instruments for cognitive learning outcomes and non-test instruments (observation) for student activities. The results showed a significant increase from cycle I to cycle II. The average student test score rose sharply from 59 in cycle I to 86 in cycle II, with the percentage of classical learning completeness soaring from 70% to 90%, successfully meeting the target. In addition, the non-test instrument score for student engagement and positive response also increased from 71% to 83.5%. Based on these results, it can be concluded that the combination of the Direct Instruction model and the visual media of the Rumah Bersusun Angka board is effective in improving conceptual understanding and mathematics learning outcomes of elementary school students