Articles
Multiplier Efek Wakaf Uang Dalam Mengurangi Kemiskinan di Indonesia
Feri Irawan
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (516.895 KB)
Abstrak: Wakaf sebagai salah satu instrument fiskal Islam telah memainkan peranan yang sangat penting di dalam perekonomian. Wakaf tunai atau wakaf uang sebagai suatu instrument yang cukup baru dalam wakaf dan ekonomi Islam, sebagai suatu praktik ibadah dan sasaran pencapaian kesejahteraan sosial. Pengembangan wakaf melalui wakaf uang, dimana manajemennya lebih fleksibel dan menawarkan berbagai pilihan. Wakaf uang memiliki efek penggandaan di dalam perekonomian, melalui efek inilah wakaf ung dapat digunakan sebagai instrument untuk mengurangi kemiskinan melalui program pemberdayaan masyarakat. Wakaf uang dapat berperan dalam menunjang proses pembangunan secara menyeluruh, baik pembangunan sumber daya manusia, maupun ekonomi dan sosial. Investasi wakaf uang dapat disalurkan untuk membantu biaya operasional lembaga-lembaga pendidikan, kesehatan dan sosial. Di sinilah wakaf uang berperan sebagai salah satu sumber pendanaan alternatif untuk peningkatan kesejahteraan umat dan mengurangi kemiskinan di Indonesia.
Peran Filantropi Zakat Dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia: Peran Filantropi Zakat Dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
Feri Irawan
Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM BANI FATTAH (IAIBAFA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.616 KB)
|
DOI: 10.52431/tafaqquh.v7i2.215
Abstrak: Kemiskinan adalah masalah serius yang dihadapi oleh negara Indonesia, walaupun Banyak upaya telah dilakukan oleh pemerintah namun tingkat kemiskinannya masih sangat tinggi, dalam upaya pengentasan kemiskinan diperlukan sinergi filantropi zakat. Penelitian ini mendiskripsikan bagaimana kontribusi filantropi zakat dalam upaya pengentasan kemiskinan yang ada di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data meggunakan teknik observasi non partisipasi dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa filantropi zakat terhadap keluarga miskin baik yang berupa karitas maupun pemberdayaan, serta penyediaan sumber-sumber produksi mempunyai kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan umat di Indonesia.
DETERMINAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN RUMAH (KPR) DEVELOPER SYARIAH
Feri Irawan
Widya Balina Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.98 KB)
In this modern age, homes are becoming an increasingly increasing number of basic needs for society. However, critical urban middle communities begin to adopt an Islamic lifestyle by utilizing a sharia-based mortgage facility on sharia housing provided by the Developer Property. The purpose of this study is to determine the influence of religious conformity factors and operational factors on consumers in purchasing home mortgages developer sharia. The research method used is multiple linear regression sourced from the primary data by distributing questionnaires to home consumers KPR developer sharia as much as 90 respondents. Sampling technique used is purposive sampling technique and data using SPSS software version 22 for windows. The results of this study indicate that religious conformity factors partially no significant effect on the purchase of home mortgage developer sharia with Sig value. (0.154> 0.05) and the value of t-count (-1.439 <1.987). Operational factors partially no significant effect on the purchase of home mortgages developer sharia with Sig value. (0.416> 0.05) and the value of t-count (0.818 <1.987). While simultaneously between the factors of religious suitability and operational factors also stated no effect on the variable home mortgages developer sharia.
ANALISIS PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILTY (CSR) DALAM PERSPEKTIF SHARIA ENTERPRISE THEORY: ANALISIS PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILTY (CSR) DALAM PERSPEKTIF SHARIA ENTERPRISE THEORY
Feri Irawan;
Eva Muarifah
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52431/minhaj.v1i2.309
Corporate Social Responsibility (CSR) merujuk pada semua hubungan yang terjadi antara perusahaan dengan semua stakeholders, termasuk pelanggan, pegawai, komunitas, pemilik, pemerintah, supplier bahkan kompetitor. CSR merupakan konsep di mana Bank Syariah Mandiri (BSM) secara sukarela menyumbangkan sesuatu ke arah masyarakat yang lebih baik dan lingkungan hidup yang lebih bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan Corporate Social Responsibility dalam Perspektif Sharia Enterprise Theory (Studi Kasus Pada Bank Syariah Mandiri KC Majalengka). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus terhadap Bank Syariah Mandiri dan analisis didasarkan pada item-item pengungkapan tanggung jawab sosial berdasarkan Sharia Enterprise Theory, data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi guna mengambil bukti dilaksanankanya data yang berkaitan dengan Bank Syariah Mandiri KC Majalengka dengan cara pengamatan langsung serta melakukan wawancara terhadap pihak yang bersangkutan (informan). Selanjutnya penulis menganalisa dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis kesesuaian penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) di Bank Syariah Mandiri dengan Perspektif Sharia Enterprise Theory. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam pelaksanaan Corporate Social Responsibility di Bank Syariah Mandiri bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZNAS BSM). Yang mana lembaga ini dibangun oleh Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSM Umat) dan dikukuhkan sebagai Lembaga Amil Zakat Dalam menjalankan kegiatannya, LAZNAS ini memiliki 3 jenis program unggulan, antara lain ;Program Mitra Umat, program Didik Umat dan Program Simpati Umat. Konsep dan Implementasi Sharia Enterprise Theory di Bank Syariah Mandiri KC Majalengka meliputi; Akuntabilitas Vertikal, Akuntabilitas Horizontal (Direct Stakeholders dan Indirect Stakeholders) dan Akuntabilitas Horizontal (Alam). Secara garis besar Corporate Social Responsibility yang dilakukan di Bank Syariah Mandiri KC Majalengka sudah sesuai dengan konsep Shariah Enterprise Theory.
PENGELOLAAN OBLIGASI SYARIAH (SUKUK) PADA DANA HAJI INDONESIA
Feri Irawan
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52431/minhaj.v2i1.391
Abstrak: Dewasa ini perkembangan keuangan syariah semakin berkembang pesat. khususnya pada surat berharga syariah. Untuk surat berharga syariah sendiri telah mengalami perkembangan yang diawali dengan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara atau biasa disebut sukuk pada tahun 2000. Sukuk yang telah diterbitkan diantaranya adalah Sukuk Ritel. Menginjak tahun 2009, pemerintah kembali melakukan diversivikasi pada sukuk dengan menerbitkan Sukuk Dana Haji Indonesia. Penerbitan Sukuk Dana Haji Indonesia didasari oleh semangat antara Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai pemegang keuangan dana Haji dan Kementrian Keuangan sebagai pengelola sukuk. Hingga tahun 2019 sudah terdapat tujuh seri Sukuk Dana Haji Indonesia yang diterbitkan dan tiga diantaranya sudah jatuh tempo. Dalam prakteknya, Sukuk Dana Haji Indonesia menggunakan akad Ijarah Al-khadamat, metode private placement, dan imbal hasil fix coupon yang akan dibayarkan setiap bulannya. Dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui kelebihan dan kekuarangan Sukuk Dana Haji Indonesia serta deskriptif kuantitatif untuk mengatahui pengelolaan dana haji pada Sukuk Dana Haji Indonesia yang dilihat dari pengelolaan anggaran negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penempatan dana haji pada Sukuk Dana Haji Indonesia menguntungkan bagi Kementrian Agama karena bebas default Risk. Sedangkan dari sisi Kementrian Keuangan akan menambah investor baru dalam pengelolaan anggaran negara.
POTENSI ZAKAT PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMMAT DI KABUPATEN SUMBAWA
feri irawan
Journal of Indonesian Comparative of Syari'ah Law Vol 5, No 2 (2022): Comparative of Syari'ah Law
Publisher : Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/jicl.v5i2.8671
Potensi zakat pertanian di Kabupaten Sumbawa sangat besar khususnya di Desa Kukin, khusus dalam pertanian padi dan jagung. Setiap panen rata-rata masyarakat paling bawah 50 karung atau 1.800 kg. Sedangkan jagung berkisar antara 5 ton sampai 10 ton dalam satu kali panen. Pengelolaan zakat di Desa Kukin Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa, belum berjalan dengan baik. Masih ada masyarakat yang belum mengeluarkan zakat, sebab kurangnya pemahaman tentang hukum zakat. Dalam hal pengeluaran zakat di Desa Kukin ada yang sudah sesuai syariat Islam dan ada yang belum sesuai takaran zakat pertanian yang dikeluarkan, sesuai dengan yang mereka inginkan atau dirasa cukup tanpa memikirkan bahwa ini sudah sesuai dengan yang ditentukan dalam Islam. Berdasarkan Undang-undang tentang pengelolaan zakat pada pasal 38, dijelaskan bahwa zakat harus dikelola oleh lembaga yang resmi agar tidak terjadi kesinambungan sosial. Walaupun pihak Kecamatan mengatakan akan membentuk amil zakat yang lebih baik, akan tetapi itu hanya di kecamatan bukan di Desa Kukin.
PENGARUH FAKTOR PERMODALAN, KUALITAS ASET DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH
Feri Irawan
Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut agama islam negeri Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (71.144 KB)
|
DOI: 10.24952/yurisprudentia.v8i2.6101
Apabila bank mampu menghasilkan keuntungan yang semakin meningkat dan berkesinambungan, maka kepercayaan masyarakat untuk menggunakan jasa perbankan akan meningkat serta modal akan mudah didapat dari para investor karena deviden yang akan diterima investor meningkat, seiring meningkatnya keuntungan bank. Adapun tujuan penelitian adalah menganalisa pengaruh faktor permodalan, kualitas aset, likiuiditas terhadap profitabilitas. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan purposive sampling. purposive sampling merupakan metode pengambilan sampel yang didasarkan pada kriteria tertentu. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 14. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dari perusahaan yang diperoleh dari Direktori Perbankan Indonesia di Bank Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis rasio keuangan (financial Ratio Analysis), yaitu rasio permodalan, kualitas aset, likuiditas dan profitabilitas. Kemudian alat analisis yang digunakan untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini adalah uji signifikansi simultan (uji statistik f) dan uji signifikansi parameter individual (uji statistik t). Hasil penelitian menemukan bahwa, permodalan (KPMM), diketahui mempunyai nilai Unstandardized Coefficient B sebesar -0.05 yang menunjukkan bahwa KPMM berpengaruh negatif terhadap profitabilitas (NOM). Kualitas aset mempunyai nilai Unstandardized Coefficient B sebesar 37,003 hal ini menunjukkan bahwa kualitas aset yang diproyeksikan dengan Kualitas Aktiva Produktif (KAP) berpengaruh positif terhadap NOM. Dari kondisi likuiditas (STM), diketahui bahwa nilai Unstandardized Coefficient B sebesar 0,007 menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh postif terhadap NOM. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan likuiditas dapat meningkatkan profitabilitas perbankan syariah yang diproyeksikan dengan NOM.
RELEVANSI FINANCIAL TECHNOLOGY DI TINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARI’AH: Relevansi Financial Technology Di Tinjau Dari Perspektif Ekonomi Syariah
Feri Irawan
AL-BAYAN: JURNAL HUKUM DAN EKONOMI ISLAM Vol. 1 No. 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Jurnal ini dipublikasikan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Publikasi (P3M) STAI Nahdlatul Watan Samawa-licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.053 KB)
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Research atau kajian pustaka, yang mengumpulkan data dari literatur dan sumber-sumber lain yang mendukung dan mempunyai kaitan dengan pembahasan pada penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini, yakni: 1) Ada 5 peran besar Start-up Financial Technology yaitu, Pertama transaksi keuangan menjadi lebih praktis dan aman. Kedua, dapat memajukan perkembangan bitcoin. Ketiga, dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Keempat, dapat membangun infrastruktur perbankan sebagai solusi untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Kelima, dapat menghapus rentenir pinjaman. 2) Relevansi Financial Technology pada perkembangan zaman sekarang sudah sangat jelas keterkaitannya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, yang memberikan kemudahan bagi kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan, seperti pembayaran, jual beli saham, peminjaman dan transaksi lainnya melalui tekhnologi. 3) Financial Technology tidak bertentangan dalam sistem ekonomi Islam sepanjang mengikuti prinsip-prinsip sahnya suatu akad, serta memenuhi suatu syarat dan rukun serta hukum yang berlaku.
Peningkatan Literasi Keuangan Syariah di Kalangan Mahasiswa untuk Mewujudkan Generasi Ekonomi Muslim Mandiri
Feri Irawan
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi 8
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v5i2.1407
This study aims to improve Islamic financial literacy among university students as a strategic step in realizing a generation of independent Muslim economies. Islamic financial literacy, which includes an understanding of the basic principles of Islamic economics, Islamic financial products, as well as personal financial management in accordance with sharia, is considered important in facing modern economic challenges. This study used a qualitative method with a survey approach to students from various universities in Sumbawa. Data was collected through a questionnaire designed to measure the level of understanding and application of Islamic finance among respondents. The results showed that there was a significant increase in Islamic financial literacy after intensive education through seminars, workshops, and learning modules. The findings indicate that improving Islamic financial literacy among university students can contribute to the formation of a generation of Muslim economists who are more independent, intelligent, and ready to face the dynamics of the global economy. The implication of this study is the need for integration of Islamic financial education in the university curriculum as well as increased cooperation between educational institutions and Islamic financial institutions in order to support the development of qualified human resources in the field of Islamic economics.
Pemanfaatan Crowdfunding Syariah Untuk Pembiayaan Proyek Sosial Dan Ekonomi Berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa
Feri Irawan
IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2024): IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Indra Institute Research & Publication
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58707/ikhlas.v3i1.990
This research examines the utilization of Islamic crowdfunding for financing sustainable social and economic projects in Sumbwa. Islamic crowdfunding is a fundraising method based on Islamic sharia principles that offers an alternative solution in financing projects with positive social and economic impacts. Through a descriptive qualitative approach, data was collected through in-depth interviews, participatory observation, and document study. The results showed that Islamic crowdfunding has increased access to inclusive and fair financing for MSMEs and social projects. In addition, community participation in Islamic crowdfunding is quite high, with significant contributions in funding sustainable projects. Projects funded through these platforms provide not only economic but also social benefits, such as improving people's quality of life and supporting the Sustainable Development Goals (SDGs). However, the study also identified challenges in the implementation of Islamic crowdfunding, including inadequate regulations and lack of public understanding. In conclusion, Islamic crowdfunding has great potential to support the financing of sustainable social and economic projects in Sumbawa, but it requires regulatory support and wider public education to optimize its benefits. Collaboration between the government, crowdfunding platforms, and the public is essential to create an ecosystem that supports the growth of Islamic crowdfunding.